Safari Bintal TNI AL Perkuat Mental dan Karakter Prajurit Lanal Dumai

Dumai – Safari Pembinaan Mental TNI AL memperkuat mental, moral, dan karakter prajurit Lanal Dumai menghadapi dinamika tugas serta perubahan zaman. Kegiatan berlangsung di Gedung Wijaya Kusuma, Mako Lanal Dumai,...

-AA+

Dumai – Safari Pembinaan Mental TNI AL memperkuat mental, moral, dan karakter prajurit Lanal Dumai menghadapi dinamika tugas serta perubahan zaman.

Kegiatan berlangsung di Gedung Wijaya Kusuma, Mako Lanal Dumai, Kamis (20/8/2026), dengan melibatkan prajurit, PNS, dan Jalasenastri.

Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji bersama Ketua Cabang 4 Daerah Kodaeral I Jalasenastri Ny. Genia Agung N. Kusumaji turut mengikuti kegiatan.

Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI AL Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid menjadi pemateri utama dalam kegiatan tersebut.

Harun hadir bersama Kasubdis Binideologi Letkol Laut (KH) Miftachul Hufa dan Tim Disbintal TNI AL untuk memberikan pembinaan kepada peserta.

Advertisement

Safari Bintal mengangkat pentingnya ketahanan mental, moral, karakter, serta iman dan takwa sebagai fondasi prajurit dalam menjalankan tugas.

Mental Prajurit Hadapi Tantangan Zaman

Danlanal Dumai menegaskan, kemampuan fisik dan kecerdasan intelektual harus berjalan seimbang dengan kekuatan mental dan moral.

Menurut Agung, fondasi tersebut membantu prajurit menentukan pola pikir, sikap, dan tindakan ketika menghadapi dinamika tugas negara.

“Sebagai seorang prajurit, kita tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan kecerdasan intelektual yang kuat,” tegas Agung.

Ia menekankan pentingnya landasan iman dan takwa agar prajurit mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Selain itu, setiap prajurit harus berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam menjalankan kehidupan kedinasan.

Agung menilai nilai-nilai tersebut menjadi pedoman penting untuk menjaga integritas, loyalitas, disiplin, serta profesionalisme prajurit.

Karena itu, pembinaan mental perlu berlangsung secara berkelanjutan seiring meningkatnya kompleksitas tugas dan perubahan lingkungan strategis.

Pilihan Editor :  Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi Lokasi Konser Super Junior di ICE BSD

Safari Bintal kemudian memberikan ruang bagi peserta untuk memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan prajurit.

Ancaman Meluas ke Ruang Digital

Dalam materi pembinaan, Harun Arrasyid menjelaskan bahwa tantangan ketahanan nasional kini berkembang dalam bentuk yang semakin beragam.

Menurut Harun, ancaman terhadap ketahanan nasional tidak hanya muncul melalui ancaman militer secara fisik.

Perkembangan teknologi, dinamika geopolitik global, serta derasnya arus informasi juga dapat memengaruhi pola pikir dan karakter prajurit.

Karena itu, prajurit harus mampu menyaring informasi, menilai kebenarannya, serta menentukan sikap secara bijak.

Kemampuan tersebut penting untuk mencegah informasi yang keliru memengaruhi disiplin, loyalitas, integritas, dan profesionalisme prajurit.

Di tengah perubahan tersebut, ketangguhan mental dan karakter menjadi benteng penting bagi prajurit dalam menghadapi berbagai pengaruh eksternal.

Selain pembinaan, kegiatan juga menghadirkan dialog interaktif yang dipimpin Kasubdis Binideologi Letkol Laut (KH) Miftachul Hufa.

Dialog tersebut mengangkat tema “Memahami Keikutsertaan Prajurit Dalam Ormas Keagamaan” sebagai bagian dari penguatan pemahaman peserta.

Forum dialog memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pertanyaan dan membahas persoalan secara langsung bersama pemateri.

Melalui pendekatan tersebut, pembinaan tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mendorong peserta memahami persoalan yang muncul dalam kehidupan kedinasan.

Perkuat Prajurit yang Adaptif dan Berintegritas

Safari Bintal TNI AL di Lanal Dumai diharapkan memperkuat ketahanan mental dan moral seluruh peserta.

Pembinaan tersebut juga diarahkan untuk membentuk pribadi yang profesional, berintegritas, humanis, serta memiliki karakter kuat dalam menjalankan tugas.

Kebutuhan itu semakin penting karena prajurit menghadapi lingkungan tugas yang terus berubah dan menuntut kemampuan beradaptasi.

Di sisi lain, kekuatan institusi tidak hanya bergantung pada kemampuan persenjataan dan kesiapan fisik personel.

Pilihan Editor :  Anies Baswedan Berjanji Bentuk Tim Khusus Tata Niaga Pangan

“Kekuatan TNI AL pada hakikatnya tidak hanya bertumpu pada Alutsista maupun kemampuan fisik prajurit, tetapi juga pada kualitas pribadi,” demikian penekanan dalam kegiatan tersebut.

Kualitas pribadi yang tangguh, moral yang kuat, dan karakter yang kokoh menjadi modal penting untuk menjaga profesionalisme prajurit.

Melalui pembinaan secara konsisten, TNI AL berupaya memastikan personel mampu menghadapi tantangan tugas tanpa kehilangan nilai dasar keprajuritan.

Safari Bintal di Lanal Dumai menjadi bagian dari upaya tersebut sekaligus memperkuat kesiapan mental keluarga besar Lanal Dumai menghadapi perkembangan zaman.

Dengan fondasi mental, moral, dan karakter yang kuat, prajurit diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan tetap berpegang pada nilai-nilai TNI.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti