Panglima TNI dan BOPPJ Perkuat Sinergi Kelola Pantura Jawa
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
- print Cetak

Jakarta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kepala BOPPJ Dr. Didit Herdiawan Ashaf menandatangani Nota Kesepahaman pengelolaan Pantai Utara Jawa.
Penandatanganan berlangsung di Subden Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).
Kesepakatan tersebut memperkuat sinergi TNI dan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) dalam mendukung pembangunan Tanggul Laut Pantai Utara Jawa.
Program itu menjadi bagian dari program strategis nasional yang membutuhkan koordinasi lintas pihak secara terpadu dan berkelanjutan.
Melalui kerja sama tersebut, TNI dan BOPPJ menyatukan dukungan terhadap pengelolaan kawasan Pantai Utara Jawa.
Sinergi itu juga diarahkan untuk mendukung pembangunan tanggul laut sekaligus memperkuat ketahanan wilayah di kawasan pembangunan.
Perkuat Ketahanan Wilayah
Pembangunan Tanggul Laut Pantai Utara Jawa memiliki peran penting bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir.
Keberadaan tanggul tersebut berkaitan dengan upaya melindungi masyarakat pesisir serta mengendalikan risiko banjir rob.
Selain itu, pembangunan tanggul mendukung konektivitas dan keberlangsungan aktivitas ekonomi di kawasan Pantai Utara Jawa.
Karena itu, pelaksanaan program strategis tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Panglima TNI menilai perkembangan pembangunan strategis nasional menuntut penguatan ketahanan wilayah secara terpadu.
“Perkembangan pembangunan strategis nasional menuntut kita semakin memperkuat ketahanan wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Panglima TNI.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas wilayah selama pembangunan strategis nasional berlangsung.
Dengan demikian, sinergi TNI dan BOPPJ tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik.
Kerja sama tersebut juga mencakup dukungan terhadap kondisi wilayah dan koordinasi menghadapi dinamika selama program berjalan.
Dukungan Pengamanan dan Teknologi
Nota Kesepahaman itu mengatur sejumlah ruang lingkup kerja sama antara TNI dan BOPPJ.
Salah satunya berupa dukungan pengamanan terhadap Program Kerja Prioritas Nasional Pembangunan Tanggul Laut Pantai Utara Jawa.
Kedua pihak juga menyepakati pemanfaatan serta pengawasan personel, sarana, dan prasarana sesuai kebutuhan program.
Selanjutnya, kerja sama mencakup dukungan penguatan pembinaan teritorial di wilayah pembangunan tanggul laut.
Aspek tersebut menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi yang lebih terpadu antara para pihak.
Kerja sama juga membuka ruang pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelaksanaan program pengelolaan Pantai Utara Jawa.
Selain teknologi, kedua pihak dapat melakukan pertukaran data dan informasi sesuai ruang lingkup kesepakatan.
Pertukaran tersebut bertujuan membangun koordinasi yang efektif, terpadu, dan responsif terhadap perkembangan di lapangan.
Melalui mekanisme itu, TNI dan BOPPJ dapat memperkuat sinergi dalam mendukung kebutuhan program strategis nasional.
Berkelanjutan untuk Kepentingan Nasional
TNI dan BOPPJ berkomitmen menjaga keberlanjutan kerja sama dalam mendukung pembangunan Tanggul Laut Pantai Utara Jawa.
Komitmen tersebut mencakup berbagai aspek yang telah menjadi ruang lingkup Nota Kesepahaman kedua pihak.
Sinergi diharapkan memperkuat perlindungan masyarakat pesisir sekaligus mendukung ketahanan wilayah.
Di sisi lain, kelancaran konektivitas dan keberlanjutan aktivitas ekonomi juga menjadi bagian dari manfaat yang diharapkan.
Kerja sama tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam mendukung pembangunan strategis nasional.
TNI dan BOPPJ selanjutnya memiliki dasar kerja sama untuk memperkuat dukungan terhadap pengelolaan kawasan Pantai Utara Jawa.
Kesepakatan itu diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi kepentingan nasional melalui sinergi yang terpadu dan berkelanjutan.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

