Kamis, 10 Sep 2026
Beranda » BERITA » Polemik Honor Berlanjut, Eks Staf SMPN 5 Cikarang Barat Bantah Klarifikasi Kepsek

Polemik Honor Berlanjut, Eks Staf SMPN 5 Cikarang Barat Bantah Klarifikasi Kepsek

  • account_circle Tama
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

Bekasi Polemik terkait honor Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) milik L, mantan staf Tata Usaha (TU) di SMP Negeri 5 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, terus berlanjut.

Meski Kepala Sekolah, Hartono, telah memberikan klarifikasi bahwa honor tersebut belum dibayarkan karena kelengkapan berkas belum terpenuhi, L membantah keras alasan tersebut dan menilai pernyataan itu tidak sesuai dengan fakta yang dialaminya.

Kasus ini mencuat setelah L mengaku honor perjalanan dinas sejak Januari 2025 belum juga dibayarkan hingga saat ini.

Dalam keterangannya kepada awak media pada Selasa (7/10/2025), L menyatakan telah melengkapi seluruh dokumen pendukung, termasuk foto dan resume kegiatan perjalanan dinas.

“Kalo bilang nya kurang lengkap, mana coba buktinya, orang saya sudah melampirkan foto dan resume,” kata L saat dihubungi melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.

Lebih lanjut, L juga menuturkan dirinya merasa dirugikan setelah secara sepihak dikeluarkan dari sistem Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) tanpa adanya konfirmasi dari pihak sekolah.

Padahal, menurutnya, saat itu ia masih dalam proses pemindahan tugas ke sekolah lain berdasarkan surat perintah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi.

Saya itu lagi proses pemindahan kan, surat perintah nya turun dari dinas, kan saya udah izin juga ke beliau (kepsek/red) kan, terus tiba-tiba dalam proses saya itu menagih SPPD saya, karna belum dibayarkan dari Januari kan, nah tiba-tiba saya malah dikelurain dari DAPODIK tanpa sepengetahuan saya,” kata L melalui sambungan telepon, Selasa, (07/10/2025)

Menurut L, langkah yang diambil pihak sekolah tidak hanya merugikan dirinya secara administratif, tetapi juga menghambat proses penarikan data ke sekolah tujuan barunya.

Ia menilai, seharusnya pihak SMPN 5 Cikarang Barat memberikan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum menghapus data dirinya dari sistem DAPODIK.

“Seharusnya kalo emang saya tidak boleh disitu lagi, seharusnya konfirmasi dulu ke saya, biar di tarik di sini nih (sekolah lain/red), jadi,… kan kalo saya tiba-tiba dikeluarin, kemaren itu sempat tidak aktif DAPODIK saya,” jelasnya.

Selain persoalan honor, L juga membantah pernyataan Kepala Sekolah Hartono yang menyebut bahwa aktivasi DAPODIK di sekolah tujuan secara otomatis.

Pilihan Editor :  Panglima TNI Hadiri Silaturahmi Presiden dengan Ulama

Menurutnya, sistem tersebut tidak bisa berjalan tanpa koordinasi antar operator sekolah.

“Gak ada secara otomatis, kan dia tau saya lagi proses pemindahan, seharusnya jangan dikeluarin dulu gitu,” tegas L.

Sementara itu, hingga berita ini terbit, awak media masih berupaya mengonfirmasi ulang pernyataan Kepala Sekolah SMPN 5 Cikarang Barat, Hartono, guna mendapatkan klarifikasi tambahan.

Tim redaksi juga berusaha menghubungi Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi untuk meminta penjelasan resmi terkait dugaan keterlambatan pembayaran honor SPPD dan mekanisme pemindahan data DAPODIK tersebut.

Permasalahan ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai transparansi dan tata kelola administrasi di lingkungan sekolah negeri, khususnya terkait hak-hak pegawai dan pengelolaan keuangan perjalanan dinas.

Jika benar terjadi kesalahan prosedur, hal ini dapat menjadi preseden buruk bagi sistem birokrasi pendidikan di tingkat satuan pendidikan.

Hingga kini, L masih menunggu kejelasan pembayaran haknya yang belum dibayarkan pihak SMP Negeri 5 Cikarang Barat.**/Tama

Berita Terkait : Honor Diduga Mandek, Kepsek SMP Negeri 5 Cikarang Barat: Sudah Cair Sesuai Aturan

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Berita Untuk Anda

  • Nakes Diduga Berkata Tak Pantas ke Pasien, Dedi Mulyadi Minta Sanksi Tegas

    Nakes Diduga Berkata Tak Pantas ke Pasien, Dedi Mulyadi Minta Sanksi Tegas

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melontarkan ucapan tidak pantas kepada seorang pasien. Penegasan tersebut disampaikan menyusul mencuatnya dugaan pelanggaran etika pelayanan publik yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Dedi menilai setiap aparatur pelayanan publik, khususnya tenaga kesehatan, wajib menjaga sikap, tutur kata, dan […]

  • Verifikasi LPJ Dana Hibah di Bintara Jaya Dikebut, Ditargetkan Rampung 15 Desember

    Verifikasi LPJ Dana Hibah di Bintara Jaya Dikebut, Ditargetkan Rampung 15 Desember

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Proses verifikasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dana hibah di Kelurahan Bintara Jaya terus menunjukkan progres signifikan. Dari total 14 RW penerima dana hibah, hingga Rabu (11/12/2025) sebanyak 8 RW telah selesai diverifikasi oleh tim kelurahan bersama pihak kecamatan, meski demikian, proses masih berlangsung intensif dan ditargetkan tuntas pada 15 Desember 2025. Seluruh RW […]

  • MBG Bikin Geger Karo, Siswi Ini Masih Sulit Mengingat

    MBG Bikin Geger Karo, Siswi Ini Masih Sulit Mengingat

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pihak RSUP H. Adam Malik belum memberikan diagnosis lebih jauh mengenai kondisi yang dialami Febiona karena proses pemeriksaan …

  • Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan dengan Masyarakat

    Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan dengan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya, 26 Juni 2026 – Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat sebagai upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan berlangsung meriah pada Jumat (26/6/2026) dengan melibatkan prajurit Kodim 1714/Puncak Jaya, perwakilan instansi terkait, serta masyarakat dari berbagai kalangan. Peserta memenuhi lokasi kegiatan sejak sebelum […]

  • Ketum PBTI Lepas 13 Atlet Taekwondo Menuju SEA Games 2025 Thailand

    Ketum PBTI Lepas 13 Atlet Taekwondo Menuju SEA Games 2025 Thailand

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) sekaligus Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Tampubolon, secara resmi melepas 13 atlet Pelatnas Taekwondo Indonesia yang akan berlaga pada SEA Games ke-33 tahun 2025 di Thailand. Ajang olahraga bergengsi tingkat Asia Tenggara ini akan berlangsung pada 10–14 Desember 2025, dibuka dengan menggelar upacara […]

  • Remaja Buncit 3 Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu

    Remaja Buncit 3 Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Saya sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga sangat bermanfaat bagi anak yatim

expand_less