Senin, 12 Okt 2026
Beranda » BERITA » Satgas Lanud Sjamsudin Noor Buru Bara Tersembunyi di Lahan Gambut Banjarbaru

Satgas Lanud Sjamsudin Noor Buru Bara Tersembunyi di Lahan Gambut Banjarbaru

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjarbaru – Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor terus menyisir lahan gambut yang masih mengeluarkan asap di Jalan Gubernur Syarkawi, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Penanganan dilakukan dengan pembasahan dan pendinginan untuk memastikan bara yang tersisa di bawah permukaan tidak kembali memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Operasi tersebut berlangsung Jumat (2/10/2026), ketika personel menemukan kepulan asap masih muncul dari kawasan lahan gambut terdampak.

Kondisi itu menjadi perhatian karena permukaan lahan yang terlihat sudah tidak terbakar belum tentu menunjukkan seluruh sumber panas telah padam.

Personel kemudian menyisir area terdampak untuk menemukan lokasi yang masih mengeluarkan asap.

Setelah titik tersebut ditemukan, pembasahan dilakukan secara berulang untuk menurunkan suhu dan menghilangkan sumber panas yang tersisa.

Pada area gambut, Satgas menerapkan metode undercooling atau suntik gambut.

Metode tersebut dilakukan dengan mengalirkan air hingga menembus lapisan gambut yang berpotensi menyimpan bara.

Pendekatan itu berbeda dari sekadar membasahi permukaan lahan karena sasaran penanganannya berada pada lapisan yang menyimpan panas.

Karena itu, proses pendinginan membutuhkan pemantauan dan pembasahan berulang pada lokasi yang masih menunjukkan tanda-tanda adanya sumber panas.

Bara Gambut Jadi Perhatian

Kepulan asap menjadi salah satu indikator yang diperhatikan personel ketika melakukan penyisiran kawasan terdampak.

Dalam bahan keterangan Lanud Sjamsudin Noor, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya potensi bara yang tersimpan di bawah permukaan.

Karakter lahan gambut membuat penanganan kebakaran membutuhkan perhatian terhadap sumber panas yang tidak selalu terlihat dari permukaan.

Ketika bagian atas lahan terlihat telah padam, sumber panas di bawahnya tetap dapat menjadi sasaran pendinginan.

Satgas karena itu tidak menghentikan penanganan setelah api permukaan tidak lagi terlihat.

Pilihan Editor :  Kodim 1714/Puncak Jaya Perindah SMP Negeri 1 Mulia Lewat Karya Bakti

Pembasahan terus dilakukan terutama pada bagian lahan yang masih ditemukan asap mengepul.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya lanjutan Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor dalam menangani Karhutla di wilayah tugasnya.

Penanganan serupa sebelumnya juga dilakukan melalui pembasahan dan pendinginan pada lokasi yang masih menunjukkan indikasi adanya asap dari lahan gambut.

Upaya berkelanjutan tersebut diarahkan untuk mengurangi kemungkinan sumber panas kembali aktif.

Namun, rilis tidak mencantumkan luas area yang ditangani dalam kegiatan pada Jumat tersebut.

Tidak tersedia pula data mengenai jumlah titik asap, jumlah personel yang dikerahkan, volume air yang digunakan, maupun durasi penanganan.

Informasi tersebut penting untuk mengetahui skala operasi dan perkembangan kondisi lahan secara lebih terukur.

Tanpa data tersebut, kondisi kawasan hanya dapat digambarkan berdasarkan temuan asap dan tindakan pendinginan yang dilakukan personel.

Pencegahan Agar Api Tak Kembali

Penanganan bara tersembunyi menjadi bagian penting dalam pengendalian Karhutla karena api tidak selalu berada di permukaan.

Satgas menyebut kondisi kemarau meningkatkan kerawanan kebakaran sehingga proses pembasahan dan pendinginan perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, penyisiran menjadi tahapan penting untuk menemukan bagian lahan yang masih menunjukkan tanda-tanda panas atau asap.

Setelah titik ditemukan, air diarahkan ke lokasi tersebut untuk membantu menurunkan suhu lapisan gambut.

Metode undercooling digunakan untuk menjangkau bagian bawah permukaan yang berpotensi menyimpan bara.

Dengan pendekatan itu, operasi tidak semata-mata mengejar api yang terlihat, tetapi juga menangani sumber panas yang masih tersembunyi.

Bahan keterangan Lanud Sjamsudin Noor menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari konsistensi Satgas Darat dalam mendukung penanganan Karhutla.

Bagi masyarakat sekitar, keberlanjutan pemantauan menjadi penting karena kondisi lahan setelah pemadaman perlu dipastikan tetap terkendali.

Pilihan Editor :  Bhabinkamtibmas Jatiasih Pasang Spanduk Anti Tawuran, Ajak Siswa SMA Tulus Bhakti Fokus Raih Prestasi

Meski demikian, belum ada keterangan dalam rilis mengenai kapan kawasan tersebut dinyatakan sepenuhnya aman dari potensi munculnya kembali titik api.

Begitu pula belum tersedia informasi mengenai hasil pemeriksaan akhir setelah seluruh proses pembasahan dan pendinginan dilakukan.

Fakta yang dapat dipastikan, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor masih melakukan penanganan terhadap lahan yang mengeluarkan asap di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi.

Upaya tersebut dilakukan dengan penyisiran, pembasahan berulang, pendinginan, serta metode suntik gambut pada area yang dinilai membutuhkan penanganan lebih dalam.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pengendalian Karhutla tidak berhenti ketika nyala api sudah tidak terlihat.

Pemantauan terhadap bara dan sumber panas di bawah permukaan tetap menjadi bagian dari penanganan untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.

Di mana Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor menangani lahan gambut yang masih mengeluarkan asap?

Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor menangani lahan gambut yang masih mengeluarkan asap di Jalan Gubernur Syarkawi, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Kapan penanganan lahan gambut tersebut dilakukan?

Penanganan tersebut berlangsung Jumat (2/10/2026).

Mengapa Satgas melakukan penyisiran dan pembasahan berulang?

Penyisiran dan pembasahan berulang dilakukan untuk menemukan serta mendinginkan bagian lahan yang masih mengeluarkan asap atau berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan.

Apa metode yang digunakan untuk menangani bara di bawah permukaan gambut?

Satgas menerapkan metode undercooling atau suntik gambut dengan mengalirkan air hingga menembus lapisan gambut yang berpotensi menyimpan bara.

Mengapa lahan gambut tetap dipantau meskipun api di permukaan sudah tidak terlihat?

Lahan gambut tetap dipantau karena sumber panas atau bara dapat tersimpan di bawah permukaan meskipun bagian atas lahan terlihat telah padam.

Apa saja tindakan yang dilakukan Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor?
Apakah rilis mencantumkan luas area yang ditangani?

Tidak. Rilis tidak mencantumkan luas area yang ditangani dalam kegiatan pada Jumat tersebut.

Apakah tersedia data jumlah titik asap dan personel yang dikerahkan?

Tidak tersedia. Rilis tidak mencantumkan jumlah titik asap, jumlah personel yang dikerahkan, volume air yang digunakan, maupun durasi penanganan.

Apakah kawasan tersebut sudah dinyatakan sepenuhnya aman dari potensi kebakaran kembali?

Belum ada keterangan dalam rilis mengenai kapan kawasan tersebut dinyatakan sepenuhnya aman dari potensi munculnya kembali titik api.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Satgas TNI AD dan Warga Mentawai Perkuat Landasan Jembatan Antar Desa

    Satgas TNI AD dan Warga Mentawai Perkuat Landasan Jembatan Antar Desa

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    Kepulauan Mentawai – Personel Satgas Karya Bakti TNI AD bersama warga bergotong royong memperkuat landasan tepi jembatan penghubung Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jumat (29/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kekuatan konstruksi jembatan sekaligus memperlancar akses transportasi masyarakat di wilayah terpencil itu. Pekerjaan penguatan dilakukan dengan pengisian semen pada bagian tepi […]

  • KSP SADA INDO UTAMA Diduga Intimidasi Seorang Janda di Bekasi

    KSP SADA INDO UTAMA Diduga Intimidasi Seorang Janda di Bekasi

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Latif juga membantah tuduhan terhadapnya yang diduga melakukan penagihan secara kasar, apalagi mendatangi rumah Eva pada waktu subuh

  • Panglima TNI Dampingi Presiden di Sawah: Simbol Kekuatan Bangsa Dimulai dari Ketahanan Pangan

    Panglima TNI Dampingi Presiden di Sawah: Simbol Kekuatan Bangsa Dimulai dari Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir bukan hanya sebagai pendamping, tetapi sebagai representasi komitmen TNI

  • Ide Bisnis Untung Besar Dengan Modal Kecil Selama Bulan Ramadhan

    Ide Bisnis Untung Besar Dengan Modal Kecil Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2022
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Gensa – Ramadhan adalah bulan yang baik untuk semua orang. Bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momen kebahagiaan bagi umat Islam yang berpuasa, tetapi juga bagi para pebisnis. Pasalnya, banyak pelaku usaha yang mengaku bisa mendapatkan untung hingga 2-3 kali lipat dibandingkan bulan-bulan biasa. Bagi Anda yang ingin merasakan nikmatnya Ramadhan dalam berbisnis, Anda bisa mulai mempersiapkannya […]

  • Gegana Brimob Intensifkan Patroli Dini Hari

    Gegana Brimob Intensifkan Patroli Dini Hari

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 April 2026 – Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya mengintensifkan patroli dini hari untuk menekan tawuran berulang di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Petugas menyasar kawasan rawan seperti Palmerah, Slipi, Kemanggisan, Grogol, Kebon Jeruk, hingga Petamburan yang kerap menjadi titik gesekan kelompok. Kegiatan diawali dengan apel pemberangkatan yang dipimpin Supiadi sebelum tim bergerak […]

  • Audit Itkoopsudnas di Lanud Sultan Hasanuddin Resmi Rampung

    Audit Itkoopsudnas di Lanud Sultan Hasanuddin Resmi Rampung

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar, 24 Juli 2025 – Proses audit Inspektorat Komando Operasi Udara Nasional (Itkoopsudnas) di Lanud Sultan Hasanuddin resmi ditutup melalui exit briefing yang berlangsung di ruang rapat Markas Komando Lanud, Kamis (24/7). Kegiatan ini dipimpin langsung Irkoopsudnas Marsma TNI Zulfahmi, S.Sos., M.Han., dan turut dihadiri Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han. […]

expand_less