Jumat, 2 Okt 2026
Beranda » EKONOMI » PMK di Kabupaten Bekasi Makin Mengkhawatirkan, Pemerintah Perketat Langkah Pengendalian

PMK di Kabupaten Bekasi Makin Mengkhawatirkan, Pemerintah Perketat Langkah Pengendalian

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
  • print Cetak

Bekasi – Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Bekasi semakin mengkhawatirkan. Hingga 21 Januari 2025, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 86 hewan ternak telah terinfeksi PMK.

Dari jumlah tersebut, 26 hewan berhasil sembuh, tiga hewan mati, dan 10 lainnya harus dipotong demi mencegah penularan lebih lanjut. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan peternak dan masyarakat yang bergantung pada sektor peternakan sebagai sumber penghidupan utama.

Menurut Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, drh. Dwiyan Wahyudiharto, tingginya mobilitas hewan ternak menjelang perayaan keagamaan menjadi salah satu faktor utama penyebaran virus.

Pergerakan hewan antar daerah, terutama tanpa pengawasan ketat, berpotensi besar membawa virus ke peternakan yang sebelumnya bebas PMK.

Selain itu, lemahnya penerapan biosekuriti di kalangan peternak turut memperburuk situasi. “Desinfeksi kandang yang tidak rutin dan kurangnya pembatasan terhadap hewan baru yang masuk adalah contoh praktik yang kurang disiplin. Ditambah dengan kondisi cuaca lembap akibat musim hujan, situasi ini semakin sulit dikendalikan,” ujar Dwiyan. Cuaca lembap diketahui menciptakan lingkungan yang mendukung penyebaran virus, meningkatkan risiko penularan antar hewan.

PMK merupakan penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah, seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba. Gejala umum meliputi lepuhan di mulut, pincang, dan penurunan nafsu makan.

Penyakit ini tidak hanya mengancam kesehatan hewan, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi peternak, termasuk biaya pengobatan, penurunan produksi susu, dan hilangnya nilai jual hewan yang terinfeksi.

Sebagai respons terhadap situasi yang semakin mengkhawatirkan, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi telah mengambil berbagai langkah strategis.

Program vaksinasi tengah digencarkan untuk meningkatkan kekebalan hewan ternak. Hingga saat ini, ratusan dosis vaksin telah didistribusikan ke peternakan yang teridentifikasi memiliki risiko tinggi.

Pilihan Editor :  Tarif 0 Persen untuk 99 Persen Produk AS Masuk RI, Apakah Ganggu UMKM?

Selain vaksinasi, pengawasan ketat dilakukan di pasar hewan dan peternakan melalui monitoring dan surveilans rutin. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa hewan yang dijual atau dipindahkan dalam kondisi sehat.

“Kami melakukan inspeksi secara berkala dan langsung di lapangan untuk mendeteksi dini kasus PMK,” tambah Dwiyan.

Edukasi kepada peternak juga menjadi prioritas utama pemerintah. Kampanye penyadaran digelar melalui pelatihan, seminar, dan distribusi bahan informasi terkait penanganan PMK.

“Kami terus memberikan informasi terkait cara penanganan PMK, pentingnya menjaga kebersihan kandang, serta desinfeksi peralatan peternakan. Kolaborasi antara peternak, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan dalam upaya ini,” jelas Dwiyan.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, sejumlah tantangan tetap dihadapi. Rendahnya kesadaran peternak terhadap pentingnya biosekuriti menjadi salah satu hambatan terbesar. Banyak peternak yang masih mengabaikan risiko hewan yang tampak sehat namun sebenarnya menjadi pembawa virus.

“Hewan yang terlihat sehat bisa saja menjadi pembawa virus tanpa menunjukkan gejala. Oleh karena itu, langkah pencegahan harus lebih ketat,” jelas Dwiyan.

Selain itu, keterbatasan tenaga medis, peralatan pendukung, serta kuota vaksin turut menjadi kendala dalam pengendalian wabah ini. Beberapa peternakan di daerah terpencil bahkan belum mendapatkan akses penuh terhadap layanan kesehatan hewan.

Dukungan logistik dan anggaran yang memadai juga menjadi tantangan penting. Proses vaksinasi dan pengawasan membutuhkan biaya besar, sementara sumber daya yang tersedia terbatas. Pemerintah daerah berharap adanya dukungan tambahan dari pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan kasus.

Dinas Pertanian mengimbau para peternak untuk segera melapor jika ternaknya menunjukkan gejala PMK. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah penularan lebih luas.

Langkah-langkah sederhana seperti desinfeksi rutin, pengawasan ketat terhadap hewan baru, serta pemberian pakan yang berkualitas dapat membantu menekan risiko.

Pilihan Editor :  Satgas Yonif 323 Berikan Pertolongan Pertama Masyarakat Yang Terluka Akibat Terkena Parang

Peternak juga diharapkan lebih aktif dalam mengikuti program edukasi yang diselenggarakan pemerintah. Pelatihan mengenai cara pengelolaan peternakan yang higienis dan pencegahan penyakit menjadi kunci dalam melindungi hewan ternak mereka.

Selain itu, kerja sama antar peternak dalam membangun sistem pengawasan komunitas dapat menjadi langkah efektif untuk mengidentifikasi dan menangani kasus lebih cepat.

“Penting bagi para peternak untuk lebih disiplin dalam menerapkan biosekuriti. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlanjutan sektor peternakan di Kabupaten Bekasi,” tegas Dwiyan.

Harapan ke Depan

Dengan kerja sama yang erat antara peternak, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan penyebaran PMK dapat segera terkendali. Langkah-langkah edukasi, vaksinasi, dan pengawasan yang terus digalakkan menjadi harapan besar dalam menjaga kesehatan hewan ternak di Kabupaten Bekasi.

“Bersama-sama kita dapat mengatasi lonjakan kasus ini. Dengan disiplin dan kolaborasi, sektor peternakan akan tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat,” tutup Dwiyan.

Dalam jangka panjang, pemerintah daerah juga berencana meningkatkan investasi di sektor kesehatan hewan, termasuk pembangunan fasilitas laboratorium diagnostik dan penambahan tenaga medis veteriner.

Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan deteksi dan respons terhadap penyakit hewan di masa depan, sehingga sektor peternakan di Kabupaten Bekasi tetap tangguh dan berdaya saing.


sumber : bacaind.com
editor : chatgpt.com ^__^


Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • TNI Bergerak Cepat Tangani Dampak Gempa M7,6 di Sulawesi Utara

    TNI Bergerak Cepat Tangani Dampak Gempa M7,6 di Sulawesi Utara

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 April 2026 – TNI mengerahkan prajurit secara cepat untuk menangani dampak gempa bumi magnitudo 7,6 di Provinsi Sulawesi Utara. Langkah tersebut menunjukkan respons awal TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat penanganan bencana dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak. Melalui jajaran Kodam XIII/Merdeka, TNI langsung mengirim personel ke sejumlah wilayah terdampak sejak gempa mengguncang pada […]

  • Kiriman Air Hulu dan Saluran Terbatas Picu Banjir Sepanjang Jaya

    Kiriman Air Hulu dan Saluran Terbatas Picu Banjir Sepanjang Jaya

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Banjir di Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Kota Bekasi, kini berangsur surut setelah sempat merendam sejumlah wilayah. Namun demikian, kiriman air dari wilayah hulu dan keterbatasan saluran hilir terus memicu munculnya genangan. Lurah Sepanjang Jaya Djunaidi langsung meninjau lapangan untuk memantau dampak banjir di wilayah terdampak. Ia mencatat genangan di RW 9 dan […]

  • 6 Cara Menghilangkan Cat Pada Blok Mesin Sepeda Motor Dengan Paint Remover

    6 Cara Menghilangkan Cat Pada Blok Mesin Sepeda Motor Dengan Paint Remover

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Terkadang kita sebagai pemilik sepeda motor suka merasa tidak nyaman dengan cat yang menempel pada blok sepeda motor. Hal ini jelas mengganggu penampilan motor kita.  Property of Gensa Club Body motor sudah mulus, tapi ternyata blok mesin motor masih tersumbat banyak kotoran. Tentu Anda atau siapapun yang melihatnya langsung kaget. Bagaimana mungkin sebuah sepeda motor […]

  • TNI Uji Evakuasi Medis Udara dalam Latihan Multinasional SGS 2026

    TNI Uji Evakuasi Medis Udara dalam Latihan Multinasional SGS 2026

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Baturaja – TNI menguji kemampuan Evakuasi Medis Udara atau Air Medevac dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026. Latihan berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Rabu (2/9/2026). Skenario tersebut menguji kesiapan unsur kesehatan TNI menangani prajurit yang mengalami luka dalam situasi operasi gabungan multinasional. Dalam skenario latihan, prajurit terluka terlebih […]

  • Warga Kayuringin Bekasi Dikepung Banjir, Minta Pemkot Segera Nyalakan Pompa

    Warga Kayuringin Bekasi Dikepung Banjir, Minta Pemkot Segera Nyalakan Pompa

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Warga berharap Pemkot Bekasi segera mengambil langkah cepat dalam menangani situasi ini agar banjir tidak semakin parah

  • Kapolres Jakut Salurkan Tali Asih

    Kapolres Jakut Salurkan Tali Asih

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara, Kamis, 26 Maret 2026 – Polres Metro Jakarta Utara menyalurkan 50 paket tali asih kepada mahasiswa, komunitas ojek online, dan organisasi kemasyarakatan di kantor Polres. Kapolres Erick Frendriz memimpin langsung penyerahan bantuan berupa sembako, dukungan transportasi, serta voucher bagi penerima. Ia mengarahkan kegiatan sosial tersebut sebagai bagian program Polri Untuk Masyarakat guna mempererat […]

expand_less