Minggu, 8 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Disnaker Belum Terima Laporan, Begini Tanggapan PT Kawatan Jaya Abadi

Disnaker Belum Terima Laporan, Begini Tanggapan PT Kawatan Jaya Abadi

  • account_circle Tama
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Dugaan pelanggaran hak normatif terhadap seorang pekerja berinisial MS, dengan PT Kawatan Jaya Abadi (PTKJA) menuai perhatian publik.

Namun hingga kini, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Administrasi Jakarta Selatan mengaku belum menerima laporan resmi terkait perselisihan hubungan industrial antara MS dan pihak perusahaan.

Salah satu pengawas ketenagakerjaan di Disnaker Jakarta Selatan, yang enggan disebutkan namanya, menegaskan belum ada pengaduan yang masuk dari pihak manapun terkait dugaan pelanggaran hak normatif tersebut.

“Sepengetahuan kami sampai hari ini belum ada laporan masuk atau informasi resmi mengenai permasalahan antara MS dan PT Kawatan Jaya Abadi,” ujarnya kepada gensa.club, Selasa (11/11/2025).

Pejabat itu juga mengingatkan bahwa baik pengusaha maupun pekerja memiliki kewajiban untuk melaporkan setiap perselisihan hubungan kerja kepada Disnaker agar dapat ditangani sesuai mekanisme hukum.

“Kepada setiap pekerja yang mengalami perselisihan dengan perusahaan atau tempat kerja dapat melalui mekanisme pencatatan perselisihan hubungan industrial,” tambahnya.

Saat awak media mendatangi alamat kantor PT Kawatan Jaya Abadi sebagaimana tercantum dalam dokumen resmi, manajemen perusahaan tidak dapat ditemui.

Hanya terdapat pengelola virtual office di lokasi tersebut yang menyatakan bahwa aktivitas operasional perusahaan tidak dilakukan di tempat itu.

Langkah konfirmasi pun dilanjutkan melalui sambungan telepon, Direktur PTKJA, M. Agus Fathoni, S.E., kemudian memberikan tanggapan resmi melalui surat penjelasan resmi tertulis yang dikirim via WhatsApp pada Rabu (12/11/2025).

Surat tersebut memuat penjelasan menyeluruh mengenai status hubungan kerja, dasar hukum surat peringatan, pembayaran gaji, serta komitmen penyelesaian hak normatif MS.

Perusahaan Klaim Hubungan Kerja Sah

Dalam surat resmi berjudul “Penjelasan Resmi PT Kawatan Jaya Abadi Terkait Hak Pekerja,” perusahaan menyatakan bahwa MS merupakan tenaga kerja kontrak atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang ditempatkan sebagai teknisi plumbing di Gedung Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Baca juga :  Upacara Militer Iringi Kepergian Sertu Arifin Cepa

Meskipun kontrak kerja tertulis belum ditandatangani karena alasan administratif, PTKJA menegaskan bahwa hubungan kerja tetap sah secara de facto, karena telah memenuhi unsur pekerjaan, perintah, dan pembayaran upah sebagaimana diatur dalam Pasal 50 jo. Pasal 51 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 jo. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Ketenagakerjaan.

Menanggapi tudingan pelanggaran, perusahaan menjelaskan bahwa Surat Peringatan Kedua (SP2) kepada MS dikeluarkan karena pelanggaran disiplin, yakni ketidakhadiran tanpa keterangan selama lebih dari lima hari kerja berturut-turut dan ketidakdisiplinan dalam pelaporan kegiatan lapangan.

Langkah itu, menurut PTKJA, sesuai dengan Pasal 161 UU Ketenagakerjaan yang memperbolehkan pemberian surat peringatan hingga tiga kali sebelum pemutusan hubungan kerja (PHK) dilakukan.

“SP2 bersifat administratif dan pembinaan. PHK baru dapat dilakukan setelah melalui proses mediasi dan pemeriksaan oleh Dinas Tenaga Kerja,” tulis perusahaan dalam penjelasannya.

Terkait pembayaran gaji, PTKJA membantah adanya penahanan upah MS untuk bulan Oktober 2025.

Perusahaan mengklaim bahwa pembayaran belum dilakukan karena alasan administratif dan akan dibayarkan secara proporsional jika terbukti terdapat hari kerja yang sah secara administrasi.

PTKJA juga menyebut bahwa MS sempat meminta perusahaan melalui koordinator teknisinya, Samsul Arifin, agar sebagian gajinya digunakan untuk membayar hutang pribadi kepada rekan kerjanya.

Janji Perusahaan untuk Selesaikan Hak Pekerja

Dalam poin akhir surat klarifikasi, PT Kawatan Jaya Abadi menyatakan telah dan akan menempuh berbagai langkah penyelesaian untuk memastikan hak normatif MS terpenuhi sesuai ketentuan hukum. Langkah tersebut meliputi:

  1. Mengikuti proses mediasi di Disnaker Jakarta Selatan untuk menyelesaikan sengketa secara damai.
  2. Melakukan audit internal terhadap seluruh pembayaran upah dan hak normatif MS, termasuk iuran BPJS Ketenagakerjaan dan uang lembur (jika ada).
  3. Menyediakan pendampingan HRD internal agar proses mediasi berjalan terbuka dan adil.
  4. Menyiapkan pembayaran hak akhir jika terjadi PHK sesuai Pasal 156 UU Ketenagakerjaan, mencakup pesangon, penghargaan masa kerja, dan penggantian hak lain.
  5. Memperketat SOP ketenagakerjaan agar kasus serupa tidak terjadi kembali.
Baca juga :  Panglima TNI Tinjau Pembangunan Fasilitas di Brigif 17/Kostrad: Tingkatkan Kesejahteraan, Dorong Semangat Prajurit

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk mematuhi hukum, menghormati proses mediasi, dan menjamin perlindungan hak pekerja dengan prinsip profesionalitas.

Hingga berita ini terbit, diketahui MS sudah tidak lagi bekerja di PT Kawatan Jaya Abadi sejak November 2025 dan belum menerima haknya secara penuh hingga saat ini.**(Tama & Tim)

Berita terkait :

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Satgas Yonif 126/KC Bantu Pemakaman Guru Honorer Inspiratif di Kombut

    Satgas Yonif 126/KC Bantu Pemakaman Guru Honorer Inspiratif di Kombut

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Boven Digoel, Papua – Kisah haru dan keteladanan menyelimuti wilayah Kombut, Boven Digoel, saat Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC Pos Kombut menunjukkan kepedulian dan empatinya dengan turut membantu pemakaman seorang guru honorer yang dikenal inspiratif, Jumat (4/7/2025). Almarhum adalah Bapak Estanus Laus Kawung, seorang pengajar yang penuh dedikasi di salah satu sekolah di Kombut. Meski […]

  • Sahur Humanis Marinir Hangatkan Dini Hari Jakarta

    Sahur Humanis Marinir Hangatkan Dini Hari Jakarta

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Prajurit Hiu Perkasa Pasmar 1 menghidupkan dini hari ibu kota melalui aksi sahur keliling yang menyasar warga jalanan dan pekerja malam, Jumat (27/02/2026). Ketika ritme kota melambat, para prajurit bergerak cepat menyusuri jalan sunyi sambil membawa paket sahur untuk masyarakat yang masih berjuang mencari nafkah. Mereka memasuki kolong jembatan, menyapa penghuni emperan toko, […]

  • KRI SHS-990 Sandar, Prajurit Kodaeral I: Gerak Cepat Salurkan Bantuan dan Evakuasi Warga Seruway

    KRI SHS-990 Sandar, Prajurit Kodaeral I: Gerak Cepat Salurkan Bantuan dan Evakuasi Warga Seruway

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Belawan – Detik demi detik menjadi sangat berharga bagi warga Aceh Tamiang yang masih terdampak banjir, di tengah situasi penuh keterbatasan itu, kehadiran KRI SHS-990 membawa harapan baru. Prajurit Kodaeral I bersama Lanal Lhokseumawe bergerak cepat melaksanakan debarkasi bantuan kemanusiaan di Desa Pusong Kapal, Jumat (12/12/2025). Sejumlah bantuan vital—mulai dari beras, sembako, pakaian, […]

  • Kopaska dan Pasukan Australia Latihan Infiltrasi Bawah Air di Situbondo

    Kopaska dan Pasukan Australia Latihan Infiltrasi Bawah Air di Situbondo

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Situbondo – Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut bersama unsur Maritime Tactical Operations (MTO) Australian Defence Force (ADF) melaksanakan latihan infiltrasi bawah air di perairan Banongan, Situbondo, Minggu (18/10/2026). Latihan tersebut menjadi bagian dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 yang menguji koordinasi pasukan khusus dalam menyiapkan pantai pendaratan untuk operasi amfibi. […]

  • Jangan Lukai Demokrasi Organisasi, Frits Saikat: PWI Bekasi Raya Sudah Sah, Tidak Ada PLT - Foto Istimewa

    Aktivis Soroti Hibah Rp4,5 Miliar Pemkot Bekasi untuk Kejari

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Pemberian dana hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi sebesar Rp4,5 miliar kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menuai perhatian dari kalangan masyarakat sipil. Aktivis sosial dan pemerhati kebijakan publik, Frits Saikat, meminta penggunaan anggaran tersebut dilakukan secara transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang dapat dirasakan […]

  • Back To Back! Satuan Brimob PMJ Pertahankan Juara 1 Mini Soccer Kapolda Cup 2025

    Back To Back! Satuan Brimob PMJ Pertahankan Juara 1 Mini Soccer Kapolda Cup 2025

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Jumat, 4 Juli 2025, – Prestasi gemilang kembali diraih Satuan Brimob Polda Metro Jaya dalam ajang Mini Soccer Kapolda Cup 2025 yang digelar dalam rangka HUT ke-79 Bhayangkara. Tim tangguh ini sukses mencetak back to back juara, usai menaklukkan Dit Samapta PMJ dalam laga final yang berlangsung sengit di Lapangan Presisi Polda Metro […]

expand_less