Kamis, 15 Okt 2026
Beranda » BERITA » SMEE SGS 2026 Perkuat Kemampuan Operasi Hutan dan Bantuan Tembakan

SMEE SGS 2026 Perkuat Kemampuan Operasi Hutan dan Bantuan Tembakan

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lampung – Prajurit TNI Korps Marinir bersama personel militer Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan memperkuat interoperabilitas melalui pertukaran pengetahuan operasi hutan dan bantuan tembakan.

Kegiatan tersebut berlangsung melalui skema Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026.

SMEE berlangsung di Yonif 7 Marinir, Lampung, Sabtu (5/9/2026), dengan melibatkan prajurit Yonif 7 Marinir dan Yonif 9 Marinir.

Selain itu, personel United States Marine Corps (USMC), Japan Ground Self Defense Force (JGSDF), dan Republic of Korea Marine Corps (ROK MC) turut berpartisipasi.

Pertukaran keahlian tersebut membahas dua materi utama, yakni Jungle Operation dan Fire Support Team (FST).

Pertajam Kemampuan Operasi Hutan

Pada materi Jungle Operation, para prajurit bertukar pengetahuan mengenai berbagai teknik dasar dan prosedur yang dibutuhkan dalam operasi di medan hutan.

Materi tersebut mencakup kontak drill purnjumpa, penyelesaian sasaran, serta penggunaan isyarat lengan dan tangan dalam pergerakan satuan.

Para peserta juga membahas taktik regu ketika melaksanakan patroli di medan hutan.

Selain patroli, materi mencakup navigasi darat untuk mendukung kemampuan prajurit bergerak secara terkoordinasi dalam kondisi medan yang kompleks.

Pertukaran pengetahuan itu memungkinkan setiap peserta memahami pendekatan, prosedur, dan teknik yang digunakan satuan negara mitra.

Dengan demikian, latihan tidak hanya menguji kemampuan individu, tetapi juga memperkuat kesamaan pemahaman ketika prajurit beroperasi dalam satu lingkungan tugas.

Selaraskan Bantuan Tembakan

Sementara itu, materi Fire Support Team berfokus pada integrasi bantuan tembakan dalam operasi gabungan.

Para peserta membahas koordinasi antara Forward Observer (FO) atau pengamat depan dengan satuan artileri dan unsur Close Air Support (CAS).

Pembahasan tersebut menitikberatkan pada penyelarasan prosedur komunikasi serta taktik pemanggilan bantuan tembakan.

Pilihan Editor :  Semarak HUT ke-77, Polda Jabar Gelar Donor Darah Polwan

Pemahaman terhadap prosedur tersebut menjadi penting ketika beberapa unsur tempur dari negara berbeda harus bekerja dalam satu rangkaian operasi.

Melalui SMEE, para prajurit dapat membandingkan prosedur sekaligus menyamakan pemahaman mengenai mekanisme koordinasi bantuan tembakan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk mengidentifikasi perbedaan prosedur sebelum personel melaksanakan operasi bersama secara lebih kompleks.

Pada akhirnya, pertukaran keahlian tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan TNI bersama USINDOPACOM dan negara mitra dalam menghadapi dinamika operasi gabungan.

Selain aspek teknis, kegiatan juga memperkuat hubungan antarmiliter melalui interaksi langsung antar-prajurit negara peserta.

Latgabma SGS 2026 karena itu tidak hanya menjadi sarana menguji kemampuan tempur, tetapi juga membangun kesamaan prosedur dan kepercayaan antarnegara.

Kesamaan pemahaman tersebut menjadi salah satu fondasi penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan keamanan kawasan.

Melalui rangkaian latihan dan pertukaran keahlian, TNI bersama negara mitra terus membangun interoperabilitas yang mendukung kemampuan operasi gabungan secara profesional.

Upaya tersebut sekaligus memperkuat kemitraan strategis, diplomasi pertahanan, serta kontribusi bersama terhadap stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Satlinlamil 3 Asah Kesiapsiagaan, Gelar Latihan SAR Laut di Makassar

    Satlinlamil 3 Asah Kesiapsiagaan, Gelar Latihan SAR Laut di Makassar

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Laut tak hanya jadi jalur transportasi dan sumber kehidupan, tapi juga menyimpan risiko bencana yang bisa datang tiba-tiba. Menyadari hal itu, prajurit Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) 3 TNI AL menggelar latihan Search and Rescue (SAR) di Pantai Jalaria, Makassar, Jumat (29/8/2025). Latihan ini dirancang untuk mengasah kemampuan personel dalam melakukan pencarian, pertolongan, […]

  • Patroli Dini Hari di Koja, Polisi Amankan Dua Juru Parkir Liar

    Patroli Dini Hari di Koja, Polisi Amankan Dua Juru Parkir Liar

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Suasana dini hari di wilayah Koja mendadak berubah. Saat sebagian warga terlelap, puluhan aparat gabungan justru bersiaga. Polsek Koja menggelar patroli skala besar sebagai bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (20/7/2025) dini hari. Dua juru parkir liar berhasil diamankan. Dipimpin IPTU M. Erfan, patroli dimulai pukul 00.10 WIB dan menyasar […]

  • Politik Estetika dan Krisis Tata Kelola: Mengapa Renovasi Gedung Sate 3,9 M Bernuansa Candi Layak Dikritisi

    Politik Estetika dan Krisis Tata Kelola: Mengapa Renovasi Gedung Sate 3,9 M Bernuansa Candi Layak Dikritisi

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Oleh: Izus Salam S. SosKetua Umum PW KAMMI Jawa Barat, Mahasiswa Magister Administrasi Publik UNPAD Bandung – Renovasi Gedung Sate dengan biaya mencapai 3,9 miliar rupiah dan penambahan ornamen bernuansa candi kembali menimbulkan pertanyaan besar tentang arah tata kelola pemerintahan di Jawa Barat. Publik wajar bertanya: apa urgensi estetikanya? Apa relevansinya dengan kebutuhan masyarakat? Dan […]

  • Rawalumbu Banjir Selutut, Hujan Deras dan Penyempitan Saluran Air Jadi Faktor Pemicu

    Rawalumbu Banjir Selutut, Hujan Deras dan Penyempitan Saluran Air Jadi Faktor Pemicu

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pemerintah Kecamatan Rawalumbu berharap kondisi cuaca membaik dalam beberapa hari ke depan sehingga genangan air dapat sepenuhnya surut

  • Pendangkalan SS Rawa Baru Picu Banjir di Bekasi Timur, DBMSDA Lakukan Normalisasi Darurat

    Pendangkalan SS Rawa Baru Picu Banjir di Bekasi Timur, DBMSDA Lakukan Normalisasi Darurat

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    DBMSDA Kota Bekasi berharap, setelah proses normalisasi selesai, SS Rawa Baru dapat kembali berfungsi optimal dalam mengalirkan air

  • Laksda Djodi Ajak Prajurit Panjatkan Harapan untuk Indonesia Damai

    Laksda Djodi Ajak Prajurit Panjatkan Harapan untuk Indonesia Damai

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Ambon, Maluku – Suasana teduh menyelimuti Masjid Nurul Iman Kodaeral IX Ambon, Halong, Baguala, Minggu (31/8/2025). Ratusan prajurit dan PNS Kodaeral IX larut dalam doa bersama, memanjatkan permohonan agar Maluku tetap kondusif dan Indonesia senantiasa diberkahi kedamaian. Kegiatan doa bersama dipimpin langsung Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., yang akrab disapa […]

expand_less