Senin, 7 Sep 2026
Beranda » POLITIK » Survei Digdaya Ungkap Kepercayaan Publik terhadap Prabowo Capai 73,3 Persen

Survei Digdaya Ungkap Kepercayaan Publik terhadap Prabowo Capai 73,3 Persen

  • account_circle Gensa Media
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • print Cetak

JAKARTA – Tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto mencapai 73,3 persen berdasarkan survei nasional Digdaya Polling & Strategy yang dilakukan pada 22–31 Juli 2026.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden yang tercatat 56,3 persen dan kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran sebesar 52,7 persen.

Survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh Indonesia.

Responden merupakan warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah yang dipilih secara acak sistematis.

Digdaya Polling & Strategy menyebut survei dilakukan melalui wawancara tatap muka.

Dengan jumlah responden tersebut, survei memiliki margin of error sebesar ±2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Peneliti Digdaya Polling & Strategy, Fadhil Abdurrahim, mengatakan angka kepercayaan terhadap Prabowo menunjukkan posisi figur Presiden masih relatif kuat dalam persepsi publik.

“Tingkat kepercayaan terhadap Presiden Prabowo yang mencapai 73,3 persen menunjukkan bahwa secara personal maupun sebagai kepala pemerintahan, Prabowo masih memiliki modal kepercayaan publik yang kuat. Namun, angka ini perlu dibaca secara berbeda dari tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden maupun pemerintahan secara keseluruhan,” kata Fadhil.

Temuan survei juga memperlihatkan adanya perbedaan antara kepercayaan publik terhadap figur Presiden dan penilaian terhadap kinerja pemerintahannya.

Tingkat kepercayaan terhadap Prabowo tercatat 73,3 persen.

Sementara itu, kepuasan terhadap kinerja Presiden berada di angka 56,3 persen. Adapun kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran secara keseluruhan mencapai 52,7 persen.

Perbedaan angka tersebut menurut Digdaya menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap seorang pemimpin tidak secara otomatis berbanding lurus dengan kepuasan masyarakat terhadap hasil kerja pemerintahan.

Fadhil mengatakan temuan itu perlu menjadi perhatian pemerintah dalam mempertahankan kepercayaan publik.

Pilihan Editor :  Putra Sayuti Melik Diundang Prabowo Hadiri Upacara HUT RI di Istana

“Ada selisih yang cukup besar antara trust terhadap Presiden dengan satisfaction terhadap kinerjanya. Ini menunjukkan bahwa sebagian publik masih memberikan kepercayaan kepada figur Presiden, tetapi pada saat yang sama memiliki evaluasi yang lebih kritis terhadap capaian kinerja pemerintah,” ujarnya.

TNI Paling Dipercaya, DPR Catat Ketidakpercayaan Tertinggi

Selain mengukur kepercayaan terhadap Presiden, survei Digdaya juga mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sejumlah lembaga dan institusi publik.

TNI menempati posisi tertinggi dengan tingkat kepercayaan 79,5 persen.

Presiden berada pada angka 73,3 persen, sedangkan Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu tercatat memperoleh tingkat kepercayaan 73,4 persen.

Berdasarkan angka tersebut, TNI, Bawaslu, dan Presiden masuk dalam kelompok dengan tingkat kepercayaan publik relatif tinggi dalam pengukuran Digdaya.

Sebaliknya, sejumlah institusi politik mencatat tingkat ketidakpercayaan yang lebih tinggi.

DPR menjadi institusi dengan tingkat ketidakpercayaan tertinggi dalam temuan tersebut.

Sebanyak 44,5 persen responden menyatakan tidak percaya atau sangat tidak percaya terhadap DPR.

Polri berada di posisi berikutnya dengan tingkat ketidakpercayaan 38,9 persen.

Sementara itu, partai politik tercatat memiliki tingkat ketidakpercayaan sebesar 37,5 persen.

Menurut Fadhil, pola tersebut menunjukkan adanya perbedaan persepsi publik terhadap berbagai institusi berdasarkan fungsi dan peran masing-masing.

“Polanya cukup jelas. Institusi yang memiliki fungsi simbolik, keamanan, dan kepemimpinan nasional cenderung memperoleh tingkat kepercayaan lebih tinggi dibandingkan institusi politik representatif,” kata Fadhil.

Ia menilai rendahnya tingkat kepercayaan terhadap DPR dan partai politik menjadi tantangan bagi institusi demokrasi representatif untuk memperkuat kepercayaan masyarakat.

Namun, hasil survei tersebut perlu dibaca sesuai konteks metodologi dan waktu pelaksanaannya.

Survei Digdaya dilakukan pada 22–31 Juli 2026 sehingga angka yang diperoleh menggambarkan persepsi responden pada periode pengumpulan data tersebut.

Pilihan Editor :  Kampanye Damai 3 Pasang Cawalkot Kota Bekasi, Disaksikan Ribuan Pasang Mata

Digdaya menilai tingginya tingkat kepercayaan terhadap Presiden dapat menjadi modal bagi pemerintah dalam menjalankan agenda kebijakan.

Pada saat yang sama, jarak antara tingkat kepercayaan dan kepuasan terhadap kinerja menunjukkan bahwa masyarakat tetap memberikan penilaian terhadap hasil kerja pemerintahan.

Fadhil mengatakan pemerintah tidak cukup hanya mempertahankan tingkat kepercayaan terhadap figur Presiden.

Menurut dia, kepercayaan tersebut perlu diikuti capaian kebijakan yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kepercayaan merupakan modal yang penting, tetapi modal tersebut perlu dikonversi menjadi kepuasan melalui capaian kebijakan yang konkret dan dirasakan langsung masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan tantangan pemerintah bukan hanya menjaga tingkat kepercayaan terhadap Presiden, tetapi juga meningkatkan penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah secara keseluruhan.

Temuan Digdaya memperlihatkan tiga indikator yang berbeda.

Kepercayaan terhadap Presiden berada pada angka 73,3 persen, kepuasan terhadap kinerja Presiden 56,3 persen, sedangkan kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 52,7 persen.

Perbedaan tersebut menjadi indikator bahwa publik dapat memberikan penilaian berbeda terhadap figur Presiden dan kinerja pemerintahan.

Karena itu, angka kepercayaan tidak dapat secara langsung disamakan dengan tingkat kepuasan terhadap kebijakan atau capaian pemerintahan.

Digdaya menyatakan konsistensi kebijakan, efektivitas pelaksanaan program, dan komunikasi publik menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhatikan pemerintah untuk mempertahankan kepercayaan sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat.

Survei nasional Digdaya Polling & Strategy dilaksanakan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak sistematis dan tersebar secara proporsional di seluruh Indonesia.

Responden merupakan warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Survei memiliki margin of error ±2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dengan metodologi tersebut, Digdaya memotret persepsi publik terhadap Presiden, pemerintahan, serta sejumlah institusi publik pada periode survei.

Pilihan Editor :  Bakamla RI dan DPN Matangkan Sinergi Strategis Pertahanan Nasional

Hasilnya menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap Presiden masih berada di atas tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden maupun pemerintahan secara keseluruhan.

(Adis/Red)

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
  • Penulis: Gensa Media

Berita Untuk Anda

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tanamkan Jiwa Nasionalisme kepada Anak-Anak di Perbatasan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tanamkan Jiwa Nasionalisme kepada Anak-Anak di Perbatasan

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Gensa Media
    • 0Komentar

    Nunukan, — Dalam rangka menumbuhkan jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda di daerah perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos SeiManggaris Lama mengadakan kegiatan wawasan kebangsaan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 SeiManggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (21/10/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air kepada siswa-siswi SDN 001, yang […]

  • 85 ODGJ Ikuti Upacara HUT RI Ke-81 di Yayasan Jamrud Biru Bekasi

    85 ODGJ Ikuti Upacara HUT RI Ke-81 di Yayasan Jamrud Biru Bekasi

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    BEKASI – Sebanyak 85 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Yayasan Jamrud Biru, Jalan Asem Sari 2, RT 003/RW 004, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Senin (17/8/2026). Puluhan pasien yang masuk kategori zona hijau itu mengikuti upacara detik-detik Proklamasi dalam suasana khidmat. […]

  • Babinsa Timika Ajak Siswa SMA Gabung TNI AD Lewat Jalur Gratis dan Transparan

    Babinsa Timika Ajak Siswa SMA Gabung TNI AD Lewat Jalur Gratis dan Transparan

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TIMIKA – Suasana pagi di SMA Taruna, Distrik Wania, Mimika, mendadak penuh semangat dan harapan. Bukan karena ulangan atau kedatangan pejabat, tapi karena sosok berseragam loreng hadir membawa kabar baik: peluang jadi prajurit TNI AD terbuka lebar—dan semuanya gratis tanpa pungutan biaya! Adalah Sertu Tumpak Marpaung, Babinsa Koramil 1710-02/Timika, yang jadi motor sosialisasi penerimaan calon […]

  • Dankodiklat TNI: Sambut Menhan RI dan Panglima TNI pada Peresmian Sekolah SePa PK TNI di Serpong

    Dankodiklat TNI: Sambut Menhan RI dan Panglima TNI pada Peresmian Sekolah SePa PK TNI di Serpong

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Serpong, Tangerang – Kodiklat TNI menyambut Menhan RI dan Panglima TNI dalam rangka peresmian bangunan serta fasilitas pendidikan Sekolah Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (PAPK) TNI di Serpong, Tangerang, Senin (29/12/2023). Selain itu, Wakil Panglima TNI dan para pejabat utama TNI serta Kementerian Pertahanan juga turut hadir. Selanjutnya, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan TNI. […]

  • TNI dan Warga Mimika Menari Bersama “TMMD ke-124 Resmi Ditutup Penuh Haru”

    TNI dan Warga Mimika Menari Bersama “TMMD ke-124 Resmi Ditutup Penuh Haru”

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika – Di Gedung Eme Neme Yauware, Rabu (4/6), suasana berubah jadi hangat dan penuh kebanggaan. Ratusan pasang mata menyaksikan momen bersejarah: berakhirnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di wilayah Kodim 1710/Mimika. Tapi ini bukan sekadar seremoni—ini adalah perayaan hasil kerja gotong royong selama sebulan penuh yang menyatukan TNI dan masyarakat Mimika. Dengan […]

  • Lanal Dumai Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat Jangkau Wilayah 3T

    Lanal Dumai Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat Jangkau Wilayah 3T

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dumai, 21 Juli 2026 – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai bersama Bank Indonesia memperkuat sinergi menjaga kedaulatan negara melalui pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Markas Komando Lanal Dumai, Jalan Yos Soedarso No. 1, Kelurahan Buluh Kasap, Kota Dumai, Selasa (21/7/2026), menandai dimulainya distribusi uang Rupiah layak edar ke […]

expand_less