Tak Sekadar Seremonial, Bekasi Selatan Libatkan 40 UMKM dan Warga
BEKASI – Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, menyiapkan sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, mulai dari pemberdayaan 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemeriksaan kesehatan gratis, hingga...

BEKASI – Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, menyiapkan sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, mulai dari pemberdayaan 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemeriksaan kesehatan gratis, hingga Festival Talenta di tingkat rukun warga (RW).
Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya mengatakan rangkaian kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang partisipasi masyarakat sekaligus wadah untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki warga di setiap lingkungan.
Menurut Karya, sebanyak 40 UMKM binaan akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Para pelaku usaha diharapkan tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga dapat memperkenalkan produk yang mereka hasilkan kepada masyarakat.
“Sebanyak 40 UMKM binaan akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para pelaku UMKM diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong perekonomian masyarakat sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan warga,” kata Karya, Rabu (12/8/2026).
Pelibatan UMKM menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah kecamatan memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang. Produk warga dapat diperkenalkan secara lebih luas sekaligus membuka peluang interaksi ekonomi di tengah masyarakat.
Selain sektor ekonomi, Kecamatan Bekasi Selatan juga menyiapkan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pelayanan tersebut melibatkan sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit.
Karya menyebut Rumah Sakit Hermina juga turut dilibatkan dalam pelayanan kesehatan tersebut. Masyarakat nantinya dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disiapkan selama kegiatan berlangsung.
“Pemeriksaan kesehatan gratis melibatkan beberapa fasilitas kesehatan. Ada rumah sakit, puskesmas, kemudian Hermina. Jadi, macam-macam pelayanan kita siapkan untuk masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan itu juga akan diisi Festival Talenta per RW. Berbeda dari kegiatan yang berorientasi pada kompetisi, festival tersebut tidak dirancang sebagai ajang perlombaan antarkelompok masyarakat.
Karya mengatakan pemerintah kecamatan ingin memberikan kesempatan kepada warga untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas yang selama ini berkembang di lingkungan masing-masing.
Festival Talenta Jadi Ruang Ekspresi Warga
“Festival talenta ini bukan lomba. Kita ingin memberikan ruang bagi masing-masing RW untuk menampilkan talenta yang dimiliki warganya,” kata Karya.
Konsep tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian utama dari kegiatan. Setiap RW memiliki kesempatan untuk menampilkan potensi warganya, baik dalam bidang seni, kreativitas maupun kemampuan lain yang berkembang di lingkungan masing-masing.
Pemerintah Kecamatan Bekasi Selatan berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan sosial antarwarga. Pemerintah juga mendorong agar kegiatan kemasyarakatan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026. Pada saat yang sama, Kecamatan Bekasi Selatan mulai melakukan persiapan untuk pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Menurut Karya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun lingkungan yang kondusif. Pemerintah kecamatan berharap warga semakin memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mampu menjaga hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat.
“Harapannya masyarakat semakin kompak, semakin peduli terhadap lingkungan, semakin inklusif, sehingga wilayah menjadi semakin harmonis, kondusif, dan budaya semakin terbangun,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat ikut mengambil bagian dalam pembangunan wilayah dengan memanfaatkan berbagai potensi yang tersedia. Menurutnya, persoalan di lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat.
“Mari sama-sama membangun wilayah Kecamatan Bekasi Selatan dengan berbagai potensi yang dimiliki. Kalau ada masalah, mari kita tangani bersama-sama,” pungkasnya.
Dengan melibatkan pelaku UMKM, fasilitas kesehatan, serta warga dari tingkat RW, Kecamatan Bekasi Selatan berupaya menjadikan rangkaian kegiatan tersebut sebagai ruang interaksi masyarakat. Pemerintah kecamatan menempatkan kebersamaan, kepedulian lingkungan, pemberdayaan ekonomi, dan partisipasi warga sebagai bagian dari pembangunan sosial di tingkat wilayah.










