Slide News
Hot Tags
Beranda » BERITA » AS Tetap Ditahan, Dua Terduga Penadah Dilepas, Kuasa Hukum: Polisi Jangan Pilih Kasih

AS Tetap Ditahan, Dua Terduga Penadah Dilepas, Kuasa Hukum: Polisi Jangan Pilih Kasih

  • account_circle Tama
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • print Cetak

BEKASI – LJ, istri AS, warga yang ditahan di Polsek Rawalumbu sejak 9 Juli 2026 dalam perkara dugaan tindak pidana penggelapan, mengaku merasa diperlakukan tidak adil oleh kepolisian.

LJ mempertanyakan kondisi keluarganya setelah suaminya ditahan, sementara AS disebut sebagai pencari nafkah utama bagi istri dan empat anaknya.

Ia berharap proses hukum terhadap suaminya tetap berjalan secara adil dan sesuai prosedur.

“Kalaupun Bapak bertemu dengan Sidik, sampaikan pesan saya, Pak. Bagaimana caranya saya dan keempat anak saya bertahan hidup sedangkan yang mencari nafkah ditahan. Jika pihak polisi adil, mungkin saya ikhlas. Kenyataannya mereka tidak adil,” ujar LJ, kepada gensa.club Kamis (13/8/2026).

Menurut LJ, penahanan AS tidak hanya berdampak terhadap proses hukum yang sedang dihadapi suaminya, tetapi juga berimbas langsung pada keberlangsungan kehidupan keluarga.

Ia mengaku harus menghadapi situasi tersebut bersama empat anak tanpa sumber nafkah utama keluarga.

Persoalan yang dipersoalkan keluarga AS bukan semata mengenai status penahanan, melainkan juga dugaan tidak terpenuhinya prosedur dalam proses penangkapan.

LJ dan pihak kuasa hukum menyebut AS ditangkap dan ditahan sejak 9 Juli 2026 tanpa diperlihatkan surat penangkapan.

Kuasa Hukum Soroti Prosedur dan Status Dua Terduga Penadah

Michael Parluhutan Turnip, S.H., selaku kuasa hukum, juga mempertanyakan prosedur yang digunakan kepolisian dalam menangani perkara tersebut.

Ia menilai proses penangkapan terhadap kliennya harus dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara pidana dan tidak boleh mengabaikan hak-hak orang yang berhadapan dengan hukum.

“Ini kok polisi nangkap orang sudah kayak nangkap ayam, main caplok aja tanpa prosedur yang sah. Padahal dia ini bukan teroris, bukan pembunuh, bukan yang bikin negara ini gaduh, tapi kenapa perlakuannya kejam sekali ya, polisi jangan pilih kasih lah” kata Turnip kepada awak media.

Pilihan Editor :  Pusjianstralitbang TNI Bahas Strategi Pertahanan Holistik, Dukung Laju Indonesia Menuju 2045

Turnip menegaskan, kritik yang disampaikannya bukan dimaksudkan untuk menghalangi proses penyidikan.

Menurut dia, aparat penegak hukum tetap memiliki kewenangan melakukan penyelidikan dan penyidikan apabila terdapat dugaan tindak pidana.

Namun, kewenangan tersebut harus dijalankan berdasarkan hukum dan prosedur yang berlaku.

Selain mempersoalkan proses penangkapan AS, Turnip mempertanyakan perkembangan perkara yang disebut berkaitan dengan dugaan penadahan hasil pengembangan penyidikan polisi.

Ia menyebut terdapat dua orang yang diduga sebagai penadah dan sebelumnya telah diamankan pada Rabu.

Namun, menurut informasi yang diterimanya, kedua orang tersebut kemudian dilepaskan pada Kamis.

“Yang lebih aneh itu, polisi melepaskan kembali dua orang yang diduga penadah yang sudah diamankan dan ditangkap Rabu dan dilepaskan kembali Kamis, tetapi AS tetap mendekam. Ada apa ini, Polsek Rawalumbu?” ujar Turnip.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari kritik kuasa hukum terhadap konsistensi penanganan perkara.

Meski demikian, status hukum kedua orang yang disebut Turnip sebagai terduga penadah, alasan mereka diamankan, serta alasan pelepasannya belum mendapatkan penjelasan resmi dari kepolisian.

Dalam konteks proses pidana, setiap tindakan penyidik terhadap seseorang semestinya memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Demikian pula informasi mengenai penangkapan, penahanan, maupun pelepasan seseorang perlu dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan dugaan perlakuan berbeda dalam perkara yang berkaitan.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Sidik selaku Ketua Tim Penyidik, Kapolsek Rawalumbu, serta Kabid Humas Polda Metro Jaya untuk memperoleh penjelasan mengenai dasar hukum penangkapan dan penahanan AS, termasuk tudingan tidak adanya surat penangkapan serta informasi mengenai dua orang yang disebut telah diamankan kemudian dilepaskan.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak tersebut belum memberikan tanggapan resmi.

Pilihan Editor :  Jelang Hari Bhayangkara ke 80, Polres Mentawai Gelar Ziarah Laut dan Tabur Bunga

Kasus ini kini menjadi perhatian karena menyangkut dua aspek sekaligus, yakni proses penegakan hukum terhadap AS dan dampak penahanan terhadap keluarganya.

Kepastian mengenai dasar penangkapan, prosedur penahanan, serta perkembangan perkara menjadi penting untuk memastikan proses hukum berjalan transparan, objektif, dan tetap menghormati hak setiap pihak.

(Tim/Red)

Berita terkait: Penangkapan dan Penahanan AS Dipersoalkan, Polsek Rawalumbu jadi Sorotan

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Tags
Avatar photo

Penulis

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang aktif meliput dan mengolah berbagai informasi aktual seputar peristiwa, hukum, sosial, dan isu publik. Dalam setiap karya jurnalistiknya, Tama mengedepankan ketelitian, keberimbangan, verifikasi informasi, serta kepentingan publik.

Berita Untuk Anda

  • Warga Bilogai Semangat Latihan Musik Bersama Satgas Habema

    Warga Bilogai Semangat Latihan Musik Bersama Satgas Habema

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Gensa Media
    • 0Komentar

    Intan Jaya, Papua — Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Raider 509/Balawara Yudha Kostrad, bagian dari Komando Operasi HABEMA di Papua, tengah melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Mobil RI-PNG, khususnya di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah. Pada hari Rabu (16/10/2024). Satgas Yonif 509 Kostrad melakukan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan para warga Kampung Bilogai, […]

  • Mudik Gratis Pulang Basamo 2025: Kesempatan Kembali ke Kampung Halaman Tanpa Biaya

    Mudik Gratis Pulang Basamo 2025: Kesempatan Kembali ke Kampung Halaman Tanpa Biaya

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Dengan adanya program mudik gratis Pulang Basamo 2025 ini, diharapkan dapat membantu masyarakat DKI Jakarta yang ingin pulang

  • Lanal Bandung dan Basarnas Perkuat Kolaborasi Tugas Kemanusiaan

    Lanal Bandung dan Basarnas Perkuat Kolaborasi Tugas Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung, 12 Agustus 2025 – Dalam suasana hangat penuh keakraban, Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (P) Muhammad Taufik, M.Tr.Hanla., M.M., menerima kunjungan audiensi Kepala Kantor SAR Kelas A Bandung Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si., beserta staf di Markas Komando Lanal Bandung, Jalan Aria Jipang No. 8 Kota Bandung. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menjalin […]

  • Tim Rescue Damkar Bekasi Selamatkan Korban KDRT, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

    Tim Rescue Damkar Bekasi Selamatkan Korban KDRT, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Kami langsung bergerak begitu menerima laporan. Situasi di lapangan cukup menegangkan karena pelaku sempat sulit dikendalikan

  • Pria Ditemukan Meninggal di Kos Tuban, Diduga Serangan Jantung

    Pria Ditemukan Meninggal di Kos Tuban, Diduga Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Kami temukan korban dalam kondisi tidak bernyawa. Pakaiannya hanya celana dalam, dan di sekitar kamar terdapat pakaian

  • Harmonisasi Antar Satuan, Wadan Pasmar 3 Hadiri Lepas Sambut Danrem 181/PVT

    Harmonisasi Antar Satuan, Wadan Pasmar 3 Hadiri Lepas Sambut Danrem 181/PVT

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong, Papua Barat Daya – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara lepas sambut Komandan Korem 181/PVT yang digelar di Aula Praja Vira Tama Makorem 181/PVT, Jalan Pramuka No. 1, Kota Sorong, Kamis (4/9/2025). Acara tersebut menjadi momen penting peralihan kepemimpinan dari Brigjen TNI Totok Sutriono, S.Sos., M.M. kepada Kolonel Inf Slamet Riadi, S.IP., sekaligus […]

expand_less