Minggu, 13 Sep 2026
Beranda » LINGKUNGAN » Sardi Efendi Desak Tri Adhianto Cari Solusi PKL Sebelum Penataan Juanda-Yamin

Sardi Efendi Desak Tri Adhianto Cari Solusi PKL Sebelum Penataan Juanda-Yamin

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

BEKASI – Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi meminta Pemerintah Kota Bekasi tidak mengabaikan nasib pedagang kaki lima (PKL) dalam rencana penataan Jalan Ir. H. Juanda dan Jalan Prof. M. Yamin.

Ia menilai pembangunan infrastruktur tetap harus berjalan, tetapi pemerintah wajib memastikan masyarakat yang terdampak memperoleh kepastian dan solusi yang layak.

Sardi menyampaikan hal tersebut pada Rabu (2/9/2026) setelah mencermati aspirasi berbagai kelompok masyarakat terkait rencana penataan dua ruas jalan tersebut.

Menurut Sardi, pembangunan dan penataan kawasan merupakan bagian penting dari upaya memperbaiki wajah serta infrastruktur Kota Bekasi.

Namun, pembangunan tidak semestinya berjalan dengan mengabaikan kepentingan warga yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

Ia menyebut sejumlah elemen masyarakat telah menyampaikan dukungan terhadap rencana penataan Jalan Juanda dan Jalan Prof. M. Yamin.

Kelompok tersebut antara lain Aliansi PKL dan Pemuda Kota Bekasi, Forum Organisasi Daerah Polda, pimpinan PKL Jalan Yamin, Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Kota Bekasi, AMPUK, Forum Remaja Gemas Indonesia, PERMASI, LSM Harapan Masyarakat Indonesia, dan LSM Rimau.

“Prinsipnya mereka sepakat dan setuju dengan penataan Jalan Juanda dan Jalan Prof. M. Yamin. Mereka tidak ingin menghambat pembangunan,” ujar Sardi.

Namun, dukungan terhadap pembangunan tersebut, kata Sardi, perlu diikuti langkah konkret dari pemerintah.

Terutama menyangkut keberadaan pedagang yang selama ini menempati sejumlah titik di kawasan pasar, termasuk pelataran hingga los bagian bawah.

Menurut dia, persoalan utama bukan semata-mata mengenai setuju atau tidaknya masyarakat terhadap pembangunan, melainkan bagaimana pemerintah memberikan kepastian kepada warga yang terdampak langsung.

“Yang harus segera dicari adalah solusi untuk para pedagang. Jangan sampai pembangunan berjalan, tetapi persoalan masyarakat yang terdampak justru tidak mendapatkan kepastian,” tegasnya.

Pilihan Editor :  Lurah Jatibening Baru Cek IPAL Fasilitas SPPG

Sardi meminta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi turun langsung membuka ruang dialog dengan para pedagang serta seluruh pihak yang berkepentingan.

Menurut dia, komunikasi tersebut diperlukan agar kebijakan yang diambil pemerintah tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

Ia juga mengingatkan Pemkot Bekasi agar tidak memaksakan tahapan pembangunan apabila kondisi sosial belum kondusif.

Pemerintah, menurutnya, perlu memastikan kesiapan masyarakat dan solusi bagi pedagang sebelum pekerjaan penataan berjalan lebih jauh.

“Kalau memang belum kondusif, kondusifkan terlebih dahulu. Jangan sampai pembangunan justru menimbulkan persoalan baru,” katanya.

Pembangunan Harus Berjalan, Pedagang Jangan Kehilangan Kepastian

Sardi menilai pembangunan dan kepentingan masyarakat tidak semestinya ditempatkan sebagai dua hal yang saling bertentangan.

Pemerintah memiliki tanggung jawab menjalankan pembangunan, tetapi pada saat yang sama juga berkewajiban mengelola dampak sosial yang muncul dari kebijakan tersebut.

“Pembangunan jangan dipertentangkan dengan kepentingan masyarakat. Keduanya harus bisa berjalan bersama. Pemerintah harus hadir memberikan solusi,” ujarnya.

Ia mengatakan salah satu aspirasi yang diterimanya berkaitan dengan rencana penempatan pedagang di area dalam, termasuk lantai bawah dan kawasan parkir.

Karena itu, Sardi mendorong pemerintah segera menetapkan kebijakan yang jelas mengenai penataan dan penempatan pedagang.

Kepastian tersebut dinilai penting agar para pedagang mengetahui masa depan usaha mereka dan tidak menghadapi ketidakjelasan ketika proses penataan berlangsung.

Menurut Sardi, pemerintah perlu menyusun solusi yang mempertimbangkan kebutuhan pembangunan sekaligus keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.

Dialog dengan pedagang menjadi salah satu langkah yang dinilai penting sebelum pemerintah mengambil keputusan final.

Ia menegaskan bahwa keberadaan aspirasi masyarakat tidak seharusnya dipandang sebagai hambatan pembangunan.

Sebaliknya, aspirasi tersebut perlu menjadi bagian dari proses penyusunan kebijakan agar pembangunan dapat berlangsung dengan dukungan masyarakat.

Pilihan Editor :  Perumda Tirta Patriot Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Lomba Mancing HUT RI

“Kalau semua pihak sudah menyatakan tidak menghambat pembangunan, pemerintah tinggal mengambil kebijakan yang tepat. Pedagang harus mendapatkan solusi, pembangunan juga harus tetap berjalan,” pungkas Sardi.

Rencana penataan Jalan Juanda dan Jalan Prof. M. Yamin pada akhirnya tidak hanya menyangkut perubahan fisik kawasan.

Pemerintah juga menghadapi tantangan untuk memastikan kebijakan tersebut tidak memperlebar persoalan sosial di tengah masyarakat.

Dengan demikian, kepastian mengenai penempatan pedagang, mekanisme penataan, serta komunikasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi hal yang perlu diperjelas sebelum tahapan pembangunan berjalan lebih jauh.

Sikap tersebut menempatkan Pemkot Bekasi pada dua tuntutan yang harus dijalankan secara bersamaan: menjaga agenda pembangunan dan memastikan masyarakat terdampak tidak kehilangan kepastian atas mata pencaharian mereka.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Berita Untuk Anda

  • Bulog Jabar Kawal Ketat Program Makan Gratis di Lanud Husein Sastranegara

    Bulog Jabar Kawal Ketat Program Makan Gratis di Lanud Husein Sastranegara

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung – Ada semangat baru yang mengepul dari Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) milik Lanud Husein Sastranegara, Rabu (7/5/2025). Di balik aroma sedap dari nasi hangat dan lauk bergizi, ada sinergi kuat antara TNI AU dan Bulog Jawa Barat dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk masa depan anak bangsa. Langkah konkret datang […]

  • Jumat Berkah, Polisi Datangi Rumah Adik Gisel Penderita Celebral Palsy di Cabangbungin

    Jumat Berkah, Polisi Datangi Rumah Adik Gisel Penderita Celebral Palsy di Cabangbungin

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi – Jumat pagi di Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin, terasa berbeda. Rumah sederhana milik Amirudin tiba-tiba ramai oleh kehadiran aparat kepolisian. Namun bukan karena laporan kasus, melainkan kunjungan penuh kepedulian. Polsek Cabangbungin menggelar kegiatan Jumat Berkah dengan menyambangi keluarga kecil Amirudin, orang tua dari Gisel, anak berusia belia yang sejak lahir berjuang melawan kelainan syaraf […]

  • Sambut HUT RI ke-80, Prajurit Yonmarhanlan III Jakarta Berbagi Kasih

    Sambut HUT RI ke-80, Prajurit Yonmarhanlan III Jakarta Berbagi Kasih

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara — Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (2/7/2025), pemandangan berbeda terlihat. Prajurit Yonmarhanlan III Jakarta menyusuri gang-gang pemukiman dengan ransel berisi nasi kotak. Senyum mereka tulus, langkah mereka mantap, membawa pesan sederhana: kemerdekaan dirayakan bukan hanya dengan bendera, tetapi juga dengan kepedulian. Aksi sosial ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang […]

  • Tarif 0 Persen untuk 99 Persen Produk AS Masuk RI, Apakah Ganggu UMKM? - Foto Istimewa

    Tarif 0 Persen untuk 99 Persen Produk AS Masuk RI, Apakah Ganggu UMKM?

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Indonesia tetap memiliki ruang kebijakan untuk melindungi industri dalam negeri apabila terjadi praktik perdagangan yang merugikan.

  • Puncak HUT RI ke-81, Warga Jatiluhur Tumpah Ruah, UMKM Lokal Ikut Bergeliat

    Puncak HUT RI ke-81, Warga Jatiluhur Tumpah Ruah, UMKM Lokal Ikut Bergeliat

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Ihwan Setiawan
    • 0Komentar

    BEKASI – Lapangan RW 01 di Jalan H. Longkot, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, dipadati warga saat malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu malam. Rangkaian perayaan yang digelar masyarakat RW 01 tersebut berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan rakyat serta kegiatan yang melibatkan warga dan pelaku usaha mikro, kecil, […]

  • Warga Agimuga Didorong Manfaatkan Potensi Alam untuk Tingkatkan Ekonomi

    Warga Agimuga Didorong Manfaatkan Potensi Alam untuk Tingkatkan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Suasana penuh semangat terlihat di Kantor Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika, saat puluhan ibu-ibu PKK dan warga setempat berkumpul mengikuti pelatihan pengolahan pangan lokal. Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika ini tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga menjadi upaya nyata menggerakkan potensi lokal demi memperkuat ekonomi masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini […]

expand_less