Selasa, 13 Okt 2026
Beranda » LINGKUNGAN » Sardi Efendi Desak Tri Adhianto Cari Solusi PKL Sebelum Penataan Juanda-Yamin

Sardi Efendi Desak Tri Adhianto Cari Solusi PKL Sebelum Penataan Juanda-Yamin

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi meminta Pemerintah Kota Bekasi tidak mengabaikan nasib pedagang kaki lima (PKL) dalam rencana penataan Jalan Ir. H. Juanda dan Jalan Prof. M. Yamin.

Ia menilai pembangunan infrastruktur tetap harus berjalan, tetapi pemerintah wajib memastikan masyarakat yang terdampak memperoleh kepastian dan solusi yang layak.

Sardi menyampaikan hal tersebut pada Rabu (2/9/2026) setelah mencermati aspirasi berbagai kelompok masyarakat terkait rencana penataan dua ruas jalan tersebut.

Menurut Sardi, pembangunan dan penataan kawasan merupakan bagian penting dari upaya memperbaiki wajah serta infrastruktur Kota Bekasi.

Namun, pembangunan tidak semestinya berjalan dengan mengabaikan kepentingan warga yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

Ia menyebut sejumlah elemen masyarakat telah menyampaikan dukungan terhadap rencana penataan Jalan Juanda dan Jalan Prof. M. Yamin.

Kelompok tersebut antara lain Aliansi PKL dan Pemuda Kota Bekasi, Forum Organisasi Daerah Polda, pimpinan PKL Jalan Yamin, Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Kota Bekasi, AMPUK, Forum Remaja Gemas Indonesia, PERMASI, LSM Harapan Masyarakat Indonesia, dan LSM Rimau.

“Prinsipnya mereka sepakat dan setuju dengan penataan Jalan Juanda dan Jalan Prof. M. Yamin. Mereka tidak ingin menghambat pembangunan,” ujar Sardi.

Namun, dukungan terhadap pembangunan tersebut, kata Sardi, perlu diikuti langkah konkret dari pemerintah.

Terutama menyangkut keberadaan pedagang yang selama ini menempati sejumlah titik di kawasan pasar, termasuk pelataran hingga los bagian bawah.

Menurut dia, persoalan utama bukan semata-mata mengenai setuju atau tidaknya masyarakat terhadap pembangunan, melainkan bagaimana pemerintah memberikan kepastian kepada warga yang terdampak langsung.

“Yang harus segera dicari adalah solusi untuk para pedagang. Jangan sampai pembangunan berjalan, tetapi persoalan masyarakat yang terdampak justru tidak mendapatkan kepastian,” tegasnya.

Pilihan Editor :  AKP Rusnawati Resmi Pimpin Polsek Jatiasih, Gantikan AKP Marganda Siahaan

Sardi meminta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi turun langsung membuka ruang dialog dengan para pedagang serta seluruh pihak yang berkepentingan.

Menurut dia, komunikasi tersebut diperlukan agar kebijakan yang diambil pemerintah tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

Ia juga mengingatkan Pemkot Bekasi agar tidak memaksakan tahapan pembangunan apabila kondisi sosial belum kondusif.

Pemerintah, menurutnya, perlu memastikan kesiapan masyarakat dan solusi bagi pedagang sebelum pekerjaan penataan berjalan lebih jauh.

“Kalau memang belum kondusif, kondusifkan terlebih dahulu. Jangan sampai pembangunan justru menimbulkan persoalan baru,” katanya.

Pembangunan Harus Berjalan, Pedagang Jangan Kehilangan Kepastian

Sardi menilai pembangunan dan kepentingan masyarakat tidak semestinya ditempatkan sebagai dua hal yang saling bertentangan.

Pemerintah memiliki tanggung jawab menjalankan pembangunan, tetapi pada saat yang sama juga berkewajiban mengelola dampak sosial yang muncul dari kebijakan tersebut.

“Pembangunan jangan dipertentangkan dengan kepentingan masyarakat. Keduanya harus bisa berjalan bersama. Pemerintah harus hadir memberikan solusi,” ujarnya.

Ia mengatakan salah satu aspirasi yang diterimanya berkaitan dengan rencana penempatan pedagang di area dalam, termasuk lantai bawah dan kawasan parkir.

Karena itu, Sardi mendorong pemerintah segera menetapkan kebijakan yang jelas mengenai penataan dan penempatan pedagang.

Kepastian tersebut dinilai penting agar para pedagang mengetahui masa depan usaha mereka dan tidak menghadapi ketidakjelasan ketika proses penataan berlangsung.

Menurut Sardi, pemerintah perlu menyusun solusi yang mempertimbangkan kebutuhan pembangunan sekaligus keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.

Dialog dengan pedagang menjadi salah satu langkah yang dinilai penting sebelum pemerintah mengambil keputusan final.

Ia menegaskan bahwa keberadaan aspirasi masyarakat tidak seharusnya dipandang sebagai hambatan pembangunan.

Sebaliknya, aspirasi tersebut perlu menjadi bagian dari proses penyusunan kebijakan agar pembangunan dapat berlangsung dengan dukungan masyarakat.

Pilihan Editor :  Lanud Sjamsudin Noor Kembali Salurkan Air Bersih untuk Warga Banjarbaru

“Kalau semua pihak sudah menyatakan tidak menghambat pembangunan, pemerintah tinggal mengambil kebijakan yang tepat. Pedagang harus mendapatkan solusi, pembangunan juga harus tetap berjalan,” pungkas Sardi.

Rencana penataan Jalan Juanda dan Jalan Prof. M. Yamin pada akhirnya tidak hanya menyangkut perubahan fisik kawasan.

Pemerintah juga menghadapi tantangan untuk memastikan kebijakan tersebut tidak memperlebar persoalan sosial di tengah masyarakat.

Dengan demikian, kepastian mengenai penempatan pedagang, mekanisme penataan, serta komunikasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi hal yang perlu diperjelas sebelum tahapan pembangunan berjalan lebih jauh.

Sikap tersebut menempatkan Pemkot Bekasi pada dua tuntutan yang harus dijalankan secara bersamaan: menjaga agenda pembangunan dan memastikan masyarakat terdampak tidak kehilangan kepastian atas mata pencaharian mereka.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Satgas TNI AD dan Warga Mentawai Perkuat Landasan Jembatan Antar Desa

    Satgas TNI AD dan Warga Mentawai Perkuat Landasan Jembatan Antar Desa

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    Kepulauan Mentawai – Personel Satgas Karya Bakti TNI AD bersama warga bergotong royong memperkuat landasan tepi jembatan penghubung Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jumat (29/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kekuatan konstruksi jembatan sekaligus memperlancar akses transportasi masyarakat di wilayah terpencil itu. Pekerjaan penguatan dilakukan dengan pengisian semen pada bagian tepi […]

  • Warga Pringamba Resah Jalan Rusak, Perbaikan Tertunda karena Anggaran Dialihkan

    Warga Pringamba Resah Jalan Rusak, Perbaikan Tertunda karena Anggaran Dialihkan

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Pemerintah desa sebenarnya berupaya semaksimal mungkin untuk perbaikan jalan. Namun, karena keterbatasan dana

  • Danlanal Sabang Laksanakan Kunjungan Kehormatan ke Danguskamla Koarmada I

    Danlanal Sabang Laksanakan Kunjungan Kehormatan ke Danguskamla Koarmada I

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Sabang – Tidak butuh waktu lama bagi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Sabang, Kolonel Laut (P) Sadimin, S.E., M.Tr.Opsla., untuk menunjukkan langkah awal kepemimpinannya. Baru saja menempati jabatan, ia langsung melaksanakan kunjungan kehormatan (Courtesy Call) ke Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada I, Laksma TNI Anung Sutanto, S.Sos., M.Si., di Mako Guskamla […]

  • Polsek Penjaringan Gelar KRYD, Bubarkan Tawuran dan Amankan Titik Rawan Kriminalitas

    Polsek Penjaringan Gelar KRYD, Bubarkan Tawuran dan Amankan Titik Rawan Kriminalitas

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kami terus meningkatkan patroli dan langkah pencegahan agar masyarakat merasa aman.

  • Pangdam Jaya Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Pemerintah Dorong Ekonomi Desa

    Pangdam Jaya Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Pemerintah Dorong Ekonomi Desa

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Mei 2026 – Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi menghadiri peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih melalui konferensi video yang terhubung ke Nganjuk, Jawa Timur. Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung peresmian nasional tersebut, sekaligus menandai dimulainya operasional koperasi di berbagai daerah secara serentak. Kegiatan ini berlangsung di Meruya Selatan, Jakarta Barat, pada Sabtu, […]

  • Gegana Sterilisasi Gereja di Cilangkap, Pengamanan Paskah 2026 Berjalan Ketat

    Gegana Sterilisasi Gereja di Cilangkap, Pengamanan Paskah 2026 Berjalan Ketat

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur, 4 April 2026 – Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi Gereja St. Yohanes Maria Vianney Paroki, Cilangkap. Langkah ini memastikan pelaksanaan ibadah Paskah 2026 berlangsung aman, tertib, dan tanpa gangguan keamanan. Tim Jibom menyisir seluruh area gereja sejak pagi hingga menjelang pelaksanaan ibadah pada Sabtu. Petugas memeriksa ruang utama ibadah, halaman, […]

expand_less