Frits Saikat Desak Evaluasi Total Direksi Perumda Tirta Patriot

KOTA BEKASI – Kinerja Perumda Tirta Patriot sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bertugas menyediakan layanan air bersih di Kota Bekasi kembali menjadi sorotan. Berbagai keluhan pelanggan yang terus...

Frits Saikat Desak Evaluasi Total Direksi Perumda Tirta Patriot – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

KOTA BEKASI – Kinerja Perumda Tirta Patriot sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bertugas menyediakan layanan air bersih di Kota Bekasi kembali menjadi sorotan.

Berbagai keluhan pelanggan yang terus berulang, mulai dari distribusi air yang tidak lancar, kualitas air yang dinilai buruk, hingga pelayanan pengaduan yang dianggap lambat, memicu desakan agar Pemerintah Kota Bekasi segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran manajemen dan direksi perusahaan daerah tersebut.

Desakan tersebut disampaikan tokoh masyarakat Kota Bekasi, Frits Saikat, yang menilai pelayanan Perumda Tirta Patriot belum mampu memenuhi hak dasar masyarakat atas akses air bersih secara optimal.

Menurut Frits, persoalan pelayanan air bersih di Kota Bekasi bukan lagi bersifat insidental, melainkan telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan berulang di sejumlah wilayah.

Kondisi itu, kata dia, menunjukkan perlunya pembenahan serius terhadap tata kelola perusahaan maupun kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Manajemen dan jajaran direksi Perumda Tirta Patriot telah gagal memberikan pelayanan dasar yang layak kepada masyarakat. Sudah saatnya dilakukan evaluasi secara menyeluruh demi memperbaiki pelayanan publik,” ujar Frits Saikat saat ditemui sejumlah awak media di Kota Bekasi.

Ia mengungkapkan, salah satu persoalan yang paling sering dikeluhkan pelanggan adalah distribusi air bersih yang tidak menentu.

Berdasarkan laporan warga yang diterimanya, aliran air kerap mati selama berhari-hari tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak perusahaan.

Di sejumlah kawasan, termasuk wilayah Bekasi Utara, pelanggan bahkan mengaku air hanya menetes dengan debit yang sangat kecil atau baru mengalir pada tengah malam sehingga menyulitkan aktivitas rumah tangga.

Pilihan Editor :  Pj Wali Kota Bekasi, Buka Kompetisi Liga Junior Tenis Meja Indonesia

Selain masalah distribusi, kualitas air juga menjadi perhatian.

Frits mengatakan banyak warga menyampaikan keluhan mengenai kondisi air yang keruh, berbau, bahkan berwarna kehitaman.

Menurutnya, kondisi tersebut kerap terjadi ketika kualitas air baku di Kali Bekasi mengalami penurunan akibat dugaan pencemaran dari wilayah hulu.

Keluhan lain yang dinilai memicu keresahan masyarakat ialah tagihan rekening air yang tetap muncul bahkan disebut mengalami kenaikan meskipun pelanggan mengaku tidak memperoleh layanan air secara normal dalam periode tertentu.

Frits menilai kondisi tersebut perlu mendapatkan penjelasan secara transparan dari pihak Perumda Tirta Patriot agar pelanggan memperoleh kepastian mengenai dasar perhitungan rekening air yang diterbitkan setiap bulan.

Menurut dia, persoalan pelayanan pelanggan juga belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.

Sejumlah warga disebut mengeluhkan lambatnya respons layanan pengaduan maupun call center ketika terjadi gangguan distribusi air.

Bahkan, lanjutnya, bantuan air bersih menggunakan mobil tangki yang dijanjikan perusahaan dalam kondisi darurat dinilai belum selalu dapat diakses secara cepat oleh masyarakat yang terdampak gangguan layanan.

Infrastruktur dan Pelayanan Dinilai Perlu Dibenahi

Selain pelayanan administrasi, Frits juga menyoroti kondisi infrastruktur jaringan distribusi air yang dinilainya membutuhkan perhatian lebih serius.

Ia menyebut kebocoran pipa distribusi utama yang beberapa kali terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Bekasi Selatan dan sekitarnya, menjadi indikasi perlunya program peremajaan jaringan secara bertahap.

Menurutnya, gangguan jaringan yang berulang tidak hanya menghambat distribusi air kepada pelanggan, tetapi juga berpotensi meningkatkan tingkat kehilangan air (non-revenue water) yang dapat berdampak terhadap efisiensi operasional perusahaan.

Pilihan Editor :  Satgas Sampah Kodim 0506/Tgr Gelar Aksi Bersih, Sentil Disiplin Warga Pamulang

Frits menegaskan bahwa Perumda Tirta Patriot memiliki tanggung jawab besar sebagai perusahaan milik daerah yang mengelola pelayanan publik.

Oleh karena itu, evaluasi terhadap kinerja perusahaan, termasuk jajaran direksi dan manajemen, dinilai menjadi langkah yang patut dipertimbangkan apabila berbagai persoalan pelayanan tidak kunjung terselesaikan.

“Evaluasi terhadap direksi merupakan langkah yang harus dipertimbangkan apabila pelayanan kepada masyarakat terus mengalami persoalan yang sama. Kepentingan masyarakat sebagai pelanggan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Bekasi selaku pemegang kewenangan pembinaan terhadap BUMD dapat melakukan penilaian secara objektif terhadap capaian kinerja Perumda Tirta Patriot, termasuk menindaklanjuti berbagai keluhan pelanggan yang selama ini berkembang di masyarakat.

Hingga berita ini disusun, upaya konfirmasi telah dilakukan namun belum terdapat keterangan resmi dari pihak Perumda Tirta Patriot terkait berbagai kritik dan pernyataan yang disampaikan Frits Saikat tersebut.

Redaksi masih berupaya menghubungi pihak manajemen Perumda Tirta Patriot untuk memperoleh tanggapan dan penjelasan sebagai bagian dari penerapan prinsip keberimbangan sesuai Kode Etik Jurnalistik.

Apabila terdapat tanggapan resmi dari Perumda Tirta Patriot, berita ini akan diperbarui.**/Red

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *