Minggu, 13 Sep 2026
Beranda » LINGKUNGAN » Relokasi Pasar Baru Bekasi Diwarnai Dugaan Pungli, Pengelola Klaim Kantongi Nama Oknum

Relokasi Pasar Baru Bekasi Diwarnai Dugaan Pungli, Pengelola Klaim Kantongi Nama Oknum

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

BEKASI – Dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pedagang mencuat di tengah polemik penataan dan relokasi pedagang di kawasan Pasar Baru, Kota Bekasi.

Pengelola pasar, PT Mitra Patriot, mengaku telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dan kini melakukan pendalaman bersama pihak kepolisian.

Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Hendrajid Raharja, mengatakan dugaan pungutan tersebut terungkap setelah pihaknya berkomunikasi dengan sejumlah pedagang yang beraktivitas di luar area resmi pasar.

Menurut David, pedagang disebut harus mengeluarkan uang setiap hari kepada pihak tertentu dengan nominal berkisar Rp29.000 hingga Rp45.000.

Namun, ia tidak merinci identitas pihak yang diduga menerima pungutan tersebut maupun bentuk pungutan yang dimaksud.

“Kami bersama pihak kepolisian sudah mengantongi nama-nama terduga oknum pungli tersebut dan saat ini sedang dilakukan pendalaman,” ujar David, Rabu (2/9/2026).

David mengatakan dugaan pungutan itu menjadi salah satu persoalan yang tengah ditelusuri pengelola di tengah proses penataan pedagang Pasar Baru.

Ia menduga keberadaan pungutan tersebut turut memengaruhi sikap sebagian pedagang yang menolak atau keberatan direlokasi ke dalam area pasar.

Pengelola menduga terdapat pihak tertentu yang selama ini memperoleh keuntungan dari aktivitas perdagangan di luar area resmi pasar sehingga berpotensi kehilangan sumber pemasukan apabila seluruh pedagang masuk ke dalam kawasan Pasar Baru.

“Kami menduga ada oknum yang khawatir kehilangan ‘lahan’ pungli apabila pedagang masuk ke dalam pasar secara resmi,” kata David.

Meski demikian, dugaan tersebut masih membutuhkan pembuktian.

Nama-nama yang disebut telah dikantongi pengelola juga belum dapat dinyatakan sebagai pelaku sebelum terdapat hasil pemeriksaan dan proses hukum dari aparat yang berwenang.

Persoalan pungli tersebut muncul bersamaan dengan rencana penataan pedagang yang berjualan di koridor Jalan M Yamin. Pengelola menyebut sekitar 150 pedagang direncanakan masuk ke dalam area Pasar Baru.

Pilihan Editor :  77,22 Ton Beras Disalurkan untuk 2.574 Warga Bojongmenteng

PT Mitra Patriot membantah informasi yang menyebut seluruh tempat berjualan di dalam pasar telah terisi sehingga tidak tersedia ruang bagi pedagang yang akan direlokasi.

Berdasarkan data layout yang disampaikan pengelola, masih terdapat sekitar 300 titik yang dapat digunakan. Sebanyak 140 titik berada di area Basement Blok 2, sedangkan 160 titik lainnya tersedia di kawasan Rooftop.

Dengan jumlah tersebut, pengelola menilai kapasitas Pasar Baru masih mencukupi untuk menampung pedagang yang terdampak penataan.

“Informasi seolah-olah tidak ada tempat di dalam pasar itu tidak benar. Data valid kami menunjukkan masih tersedia sekitar 300 titik yang siap digunakan,” ujarnya.

Pengelola Buka Posko Pengaduan

Selain dugaan pungutan terhadap pedagang, PT Mitra Patriot juga menyoroti adanya laporan mengenai dugaan penarikan retribusi parkir ganda di kawasan Pasar Baru, termasuk di area Rooftop dan pintu keluar.

Pengelola meminta masyarakat maupun pedagang yang menemukan indikasi pungutan ilegal menyampaikan laporan disertai bukti yang dapat diverifikasi. PT Mitra Patriot menyatakan telah membuka Posko Pengaduan di kawasan Pasar Baru sebagai salah satu saluran pelaporan.

David mengatakan pihaknya bahkan menyiapkan imbalan sebesar Rp500.000 bagi setiap laporan yang dinilai memiliki bukti valid terkait praktik pungli.

“Jika ada yang menemukan praktik pungli parkir atau pungutan ilegal lainnya, baik oleh oknum internal maupun pihak luar, silakan ambil foto dan laporkan ke Posko Pengaduan PT Mitra Patriot di Pasar Baru,” katanya.

Kebijakan tersebut menunjukkan pengelola ingin menjadikan laporan masyarakat sebagai bagian dari pengawasan terhadap aktivitas di kawasan pasar. Namun, setiap laporan tetap perlu diverifikasi agar tidak berkembang menjadi tuduhan terhadap pihak tertentu tanpa dasar yang memadai.

David menegaskan penataan Pasar Baru tidak semata-mata bertujuan memindahkan pedagang dari ruang publik ke dalam gedung pasar. Menurut dia, penataan diarahkan untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib sekaligus memberikan kepastian mengenai lokasi, tarif, dan aturan bagi pedagang.

Pilihan Editor :  Disdamkarmat Kota Bekasi Sigap Evakuasi Jenazah di Harapan Jaya

Di sisi lain, proses relokasi tetap membutuhkan komunikasi dengan pedagang agar kebijakan penataan tidak menimbulkan persoalan baru. Pengelola juga perlu memastikan seluruh pungutan yang diterapkan kepada pedagang memiliki dasar dan mekanisme yang jelas.

PT Mitra Patriot berharap proses penataan dapat berlangsung tanpa intimidasi maupun provokasi. Pengelola menargetkan Pasar Baru menjadi kawasan perdagangan yang lebih tertib, aman, nyaman, dan terbebas dari praktik pungutan ilegal.

“Kami berharap proses penataan tetap berjalan tanpa intimidasi maupun provokasi. Pasar Baru ditargetkan menjadi kawasan perdagangan yang lebih tertib, aman, nyaman, dan bebas dari praktik pungutan ilegal,” pungkas David.

Sementara itu, dugaan pungli dan dugaan retribusi parkir ganda yang disampaikan pengelola masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. Pembuktian mengenai siapa pihak yang terlibat, bentuk pungutan, dasar penarikan, serta aliran uangnya menjadi bagian penting untuk memastikan persoalan tersebut tidak berhenti pada klaim, tetapi dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Hingga tahap tersebut terungkap secara terang, pihak-pihak yang disebut atau diduga terlibat tetap harus ditempatkan dalam koridor asas praduga tak bersalah.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Berita Untuk Anda

  • Lurah Bojong Menteng, Kodriana, S.Sos., M.Si., Ucapkan Selamat HUT RI ke-81

    Lurah Bojong Menteng, Kodriana, S.Sos., M.Si., Ucapkan Selamat HUT RI ke-81

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    Bekasi – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Lurah Bojong Menteng, Kodriana, S.Sos., M.Si., menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaiknya bagi bangsa dan negara. Dalam sebuah publikasi resmi, Kodriana tampil mengenakan seragam dinas upacara lengkap, menyertakan semangat peringatan dengan tema “Dirgahayu INDONESIA, 17 AGUSTUS 2026”. Angka “81” yang mencolok melambangkan tahun kemerdekaan, […]

  • Satgas TMMD Hidupkan Kembali Lapangan Voli Desa Bokimaake

    Satgas TMMD Hidupkan Kembali Lapangan Voli Desa Bokimaake

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Halmahera Timur – Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore merehabilitasi lapangan bola voli di Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Rabu (5/8/2026). Program tersebut mengembalikan fungsi fasilitas olahraga yang lama terbengkalai sekaligus memperluas manfaat TMMD bagi masyarakat. Selama bertahun-tahun, lapangan itu kehilangan fungsi karena kerusakan pada sejumlah bagian. Akibatnya, warga menghentikan berbagai aktivitas olahraga […]

  • Danrem 172/PWY Rangkul Tokoh Keerom Perkuat Persatuan di Perbatasan

    Danrem 172/PWY Rangkul Tokoh Keerom Perkuat Persatuan di Perbatasan

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Keerom — Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan demi menjaga keamanan dan mendukung pembangunan Keerom. Ajakan itu disampaikan Robby saat bertatap muka dengan tokoh agama, adat, dan masyarakat Kabupaten Keerom di Mayonif TP 815/WGT. Pertemuan berlangsung di Kampung Yamua, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, Kamis, 27 Agustus 2026, […]

  • Bidpropam Polda Metro Jaya Gelar Bakti Sosial dalam Rangka HUT Propam ke-22

    Bidpropam Polda Metro Jaya Gelar Bakti Sosial dalam Rangka HUT Propam ke-22

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Jakarta, – Bidpropam Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan bakti sosial di Yayasan Yatim Al Abror, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (18/10/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan HUT Propam yang ke-22 tahun. Acara dimulai pada pukul 12.45 WIB dengan pembacaan doa. Ketua Yayasan, Bapak H. Madrofi Mussa, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada […]

  • Reol/Drainase TMMD 125 Kodim 1506/Namlea di Desa Wainono Capai 82 Persen

    Reol/Drainase TMMD 125 Kodim 1506/Namlea di Desa Wainono Capai 82 Persen

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Buru Selatan, 14 Agustus 2025 – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Kodim 1506/Namlea terus mencatat progres signifikan dalam pembangunan reol/drainase sepanjang 315,10 meter di Desa Wainono, Kabupaten Buru Selatan. Hingga hari ini, pekerjaan telah mencapai 82 persen. Pembangunan reol/drainase ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD 125 yang bertujuan mengurangi risiko banjir […]

  • Pasmar 3 dan Forkopimda Papua Barat Daya Sambut Duta Besar Uni Emirat Arab

    Pasmar 3 dan Forkopimda Papua Barat Daya Sambut Duta Besar Uni Emirat Arab

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Dispen Kormar Sorong — Dalam semangat mempererat hubungan diplomatik dan persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA), Wakil Komandan Pasmar 3 Brigjen TNI (Mar) A.S. Alimudin, M.Tr.Opsla., M.Han., bersama Forkopimda Provinsi Papua Barat Daya, menyambut kedatangan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Republik Indonesia, H.E. Abdulla Salem Obaid Salem AlDhaheri, di Bandar […]

expand_less