Rabu, 28 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » HUKUM » Eksekusi Lahan di Bekasi Cacat Prosedur, Menteri ATR BPN Angkat Bicara

Eksekusi Lahan di Bekasi Cacat Prosedur, Menteri ATR BPN Angkat Bicara

  • account_circle Tama
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa eksekusi lahan yang dilakukan di Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, cacat prosedur. Nusron menilai bahwa proses hukum yang dijalankan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga status kepemilikan penghuni saat ini masih sah.

Pada Jumat (7/2/2025), Nusron Wahid mendatangi lokasi eksekusi dan mengungkapkan bahwa ada sejumlah tahapan yang tidak dijalankan oleh pengadilan dalam eksekusi lahan tersebut.

Salah satu tahapan penting yang diabaikan adalah pengajuan pembatalan sertifikat tanah ke Kantor BPN Kabupaten Bekasi sebelum eksekusi dilakukan.

“Jadi ini proses eksekusi yang prosedurnya kurang tepat. Saya menganggap penghuni ini masih sah,” ujar Nusron di lokasi.

Selain itu, pengadilan tidak mengajukan surat permohonan kepada BPN setempat untuk meminta bantuan pengukuran lahan yang akan disita.

Langkah ini seharusnya dilakukan untuk memastikan batas-batas tanah yang menjadi objek eksekusi. Selain itu, pengadilan juga tidak melayangkan surat pemberitahuan kepada BPN terkait pelaksanaan eksekusi.

“Ini tiga-tiganya tidak dilalui dengan baik oleh pengadilan,” tegas Nusron.

Eksekusi yang dilakukan pada 30 Januari 2025 ini melibatkan lima rumah warga yang berada di luar objek sengketa, namun tetap menjadi sasaran penggusuran.

Kelima rumah tersebut diketahui milik Asmawati, Mursiti, Siti Muhijah, Yeldi, dan Bank Perumahan Rakyat (BPR). Padahal, mereka memiliki dokumen Sertifikat Hak Milik (SHM) yang sah atas tanah yang ditempati.

Sejarah Panjang Sengketa Tanah

Sengketa lahan ini bermula dari putusan Pengadilan Negeri Bekasi dengan nomor 128/PDT.G/1996/PN.BKS tanggal 25 Maret 1997. Gugatan diajukan oleh Mimi Jamilah, ahli waris Abdul Hamid, yang mengklaim sebagai pemilik tanah berdasarkan sertifikat induk nomor 335. Tanah ini awalnya dimiliki oleh Djuju Saribanon Dolly yang menjualnya kepada Abdul Hamid pada tahun 1976.

Baca juga :  IUP Kristalin Ekalestari Dicabut, Pemerintah Tertibkan Tambang Emas di Nabire

Namun, permasalahan muncul karena Abdul Hamid menjual kembali lahan tersebut kepada Kayat, yang kemudian memecah sertifikatnya menjadi empat bidang dengan nomor SHM 704, 705, 706, dan 707. Setelah itu, Kayat menjual SHM 704 dan 705 kepada Toenggoel Paraon Siagian, sementara SHM 706 dan 707 dijual secara terpisah.

Setelah kepemilikan tanah berganti-ganti, Mimi Jamilah akhirnya menggugat semua pemilik sertifikat. Gugatan ini didasarkan pada akta jual beli antara Djuju dan Abdul Hamid yang bermasalah.

Djuju membatalkan transaksi secara sepihak setelah Abdul Hamid gagal melunasi pembayaran tanah secara penuh.

Pada tahun 2019, Toenggoel menjual tanah dengan SHM 705 kepada Bari, setelah mengetahui adanya eksekusi lahan yang diajukan Mimi sejak 2018.

Nama pemilik SHM 705 pun berganti dari Toenggoel ke Bari, yang kemudian mengembangkan lahan tersebut menjadi perumahan Cluster Setia Mekar Residence 2.

Selain cluster perumahan, eksekusi juga mencakup tiga bidang tanah lain dengan SHM nomor 704, 706, dan 707. Penggusuran ini berdampak luas bagi pemilik baru yang telah mengantongi sertifikat sah.

Menanggapi kasus ini, Nusron Wahid menegaskan bahwa pihaknya akan mengkaji ulang prosedur hukum yang telah dilakukan.

Menurutnya, pengadilan tidak bisa serta-merta melakukan eksekusi tanpa terlebih dahulu membatalkan sertifikat kepemilikan yang sah melalui BPN.

“Di dalam amar putusan itu tidak ada perintah dari pengadilan kepada BPN untuk membatalkan sertifikat. Harusnya ada perintah dulu,” kata Nusron.

Dengan adanya temuan ini, Kementerian ATR/BPN akan melakukan evaluasi terhadap mekanisme eksekusi lahan agar tidak terjadi kasus serupa di masa mendatang.

Warga yang terdampak penggusuran juga diimbau untuk segera mengajukan keberatan dan meminta perlindungan hukum.

Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat banyak warga yang memiliki dokumen sah namun tetap menjadi korban eksekusi lahan.

Baca juga :  Dua Polisi di Sumbawa Dipecat karena Narkoba, Kapolres: Jadikan Pelajaran

Keputusan pengadilan yang dinilai cacat prosedur ini diharapkan dapat segera ditinjau ulang untuk memberikan keadilan bagi para pemilik tanah yang sah.**(sumber: antaranews.com)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808 Mansel Rehab Rumah Warga

    Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808 Mansel Rehab Rumah Warga

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Manokwari Selatan – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan terus mengerjakan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak. Dalam kegiatan tersebut, personel TNI bersama warga setempat bergotong royong memperbaiki rumah melalui sejumlah tahapan pekerjaan, termasuk menyiapkan material kayu dan membenahi bagian bangunan yang […]

  • Halal Bihalal LVRI dan PPAL Perkuat Soliditas Veteran, Teguhkan Semangat Kebangsaan

    Halal Bihalal LVRI dan PPAL Perkuat Soliditas Veteran, Teguhkan Semangat Kebangsaan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 April 2026 – Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono menghadiri Halal Bihalal LVRI untuk memperkuat silaturahmi dan semangat kebangsaan. Kegiatan berlangsung di Gedung LVRI, Jakarta, Selasa, dengan menghadirkan tokoh purnawirawan lintas matra serta para veteran Republik Indonesia. Acara ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan memperkuat […]

  • Sepak Bola Jadi Jembatan Sinergi, Danlantamal I dan Gubernur Sumut Turun ke Lapangan

    Sepak Bola Jadi Jembatan Sinergi, Danlantamal I dan Gubernur Sumut Turun ke Lapangan

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan — Sepak bola bukan hanya soal strategi dan gol, tapi juga soal membangun keakraban dan menyatukan semangat. Hal itulah yang tergambar dalam laga persahabatan antara Komandan Lantamal I Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP. dan Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., yang digelar di Lapangan Sepak Bola Komplek TNI AL […]

  • Semarak HUT RI ke-81, Lurah Jatirasa Dedi Suhadi Ajak Warga Bersatu Bangun Kota Bekasi

    Semarak HUT RI ke-81, Lurah Jatirasa Dedi Suhadi Ajak Warga Bersatu Bangun Kota Bekasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    JATIRASA, KOTA BEKASI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 pada tanggal 17 Agustus 2026, Lurah Jatirasa, Bapak Dedi Suhadi, ST., menyampaikan ucapan selamat dan pesan penuh semangat kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kelurahan Jatirasa. Melalui media sosialisasi resmi, Lurah Dedi Suhadi tampil gagah mengenakan seragam dinas upacara […]

  • Prajurit Hiu Perkasa Turun ke Jalan untuk Berbagi dengan Duafa dan Anak Yatim

    Prajurit Hiu Perkasa Turun ke Jalan untuk Berbagi dengan Duafa dan Anak Yatim

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Pusat – Di balik ketegasan seragam lorengnya, prajurit Yonmarhanlan III Jakarta atau yang akrab dijuluki “Hiu Perkasa” menunjukkan sisi hangatnya kepada masyarakat. Senin (21/4/2025), mereka menyambangi kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, membagikan ratusan paket makanan siap saji kepada kaum duafa, anak yatim, dan para “manusia gerobak”. Dengan penuh empati, para prajurit turun langsung […]

  • Dari Afrika, Tujuh Prajurit Pasmar 3 Naik Pangkat di Tengah Misi Perdamaian

    Dari Afrika, Tujuh Prajurit Pasmar 3 Naik Pangkat di Tengah Misi Perdamaian

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Republik Demokratik Kongo – Tujuh prajurit petarung Pasmar 3 yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-V MONUSCO meraih kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Upacara digelar khidmat di Camp Mavivi, Kota Beni, Republik Demokratik Kongo, Rabu (1/10/2025), jauh dari tanah air, namun penuh semangat dan kebanggaan. Kenaikan pangkat […]

expand_less