PMPP TNI Perlihatkan Kesiapan Pasukan Perdamaian kepada Diplomat Delapan Negara
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 43 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI) memperkenalkan kemampuan Indonesia dalam menyiapkan personel misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kepada diplomat dari delapan negara, Selasa (27/10/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Diplomat Tour Kementerian Luar Negeri RI yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 di sejumlah lokasi di Jakarta dan sekitarnya.
Delegasi itu mewakili Eritrea, Tanzania, Saint Kitts dan Nevis, Bahama, Dominika, Nauru, Mikronesia, serta Tajikistan.
Melalui kegiatan ini, PMPP TNI memperkenalkan fasilitas pelatihan, kesiapan personel, dan kemampuan teknis Indonesia dalam mendukung misi pemeliharaan perdamaian internasional.
Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kontribusi TNI dalam mendukung perdamaian dan keamanan dunia.
Perkenalkan Kapasitas Pemeliharaan Perdamaian
PMPP TNI mengawali kegiatan dengan menyambut para diplomat di Hall Mancanegara PMPP TNI.
Setelah penyambutan, delegasi menyaksikan video profil PMPP TNI yang memperkenalkan peran lembaga tersebut dalam menyiapkan personel untuk misi perdamaian PBB.
Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan, S.I.P., kemudian menyampaikan sambutan kepada para delegasi.
Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB, Umar Hadi, turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara itu memperkenalkan peran PMPP TNI dalam mendukung kesiapan personel sebelum mereka menjalankan penugasan di wilayah misi internasional.
Kesiapan tersebut mencakup pembekalan dan latihan yang relevan dengan kebutuhan operasi pemeliharaan perdamaian.
Melalui pengenalan langsung, para diplomat dapat melihat fasilitas dan kegiatan latihan yang mendukung persiapan personel TNI.
Hormati Pengorbanan Prajurit Penjaga Perdamaian
Para diplomat juga meletakkan karangan bunga di Patung Peacekeeper sebagai bentuk penghormatan kepada prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi pemeliharaan perdamaian.
Prosesi tersebut mengenang dedikasi dan pengorbanan prajurit yang menjalankan mandat perdamaian dunia.
Penghormatan itu sekaligus menegaskan bahwa misi perdamaian tidak terlepas dari risiko dan tanggung jawab besar bagi personel yang bertugas.
Bagi Indonesia, kontribusi dalam misi PBB merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya menjaga perdamaian dan keamanan internasional.
Tampilkan Kemampuan Teknis Personel TNI
Setelah prosesi penghormatan, delegasi meninjau fasilitas serta area latihan PMPP TNI.
Dalam kesempatan tersebut, para diplomat menyaksikan demonstrasi Explosive Ordnance Disposal (EOD) oleh personel Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA CAR.
Personel tersebut tengah bersiap untuk berangkat menjalankan misi di Republik Afrika Tengah.
Demonstrasi EOD memperlihatkan kemampuan teknis personel dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah penugasan.
Kemampuan tersebut menjadi bagian dari kesiapan personel untuk menghadapi kebutuhan operasional sesuai mandat misi.
Kegiatan ini juga memberi gambaran mengenai latihan dan persiapan yang dilakukan sebelum personel menjalankan tugas pemeliharaan perdamaian di luar negeri.
Sejumlah perwakilan pejabat Kementerian Luar Negeri RI beserta staf turut menghadiri kegiatan tersebut bersama para pejabat utama PMPP TNI.
Melalui kunjungan Diplomat Tour, Indonesia memperkenalkan kapasitas pelatihan dan kesiapan personel TNI kepada perwakilan delapan negara.
Pengenalan tersebut menjadi bagian dari upaya menunjukkan kontribusi Indonesia dalam mendukung misi pemeliharaan perdamaian PBB serta menjaga keamanan internasional.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

