Selasa, 20 Okt 2026
Beranda » BERITA » Warga Protes, Pemkab Bekasi Percepat Reaktivasi Kartu KIS yang Dinonaktifkan

Warga Protes, Pemkab Bekasi Percepat Reaktivasi Kartu KIS yang Dinonaktifkan

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Pemkab Bekasi mempercepat proses reaktivasi Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk warga yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) setelah munculnya keluhan warga akibat penonaktifan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Reaktivasi ini diharapkan selesai dalam waktu maksimal delapan hari sejak dimulai pada 10 Januari 2025. Langkah ini dilakukan untuk memastikan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan tetap terjamin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, mengungkapkan langkah konkret yang diambil pemerintah daerah untuk merespons keluhan masyarakat.

“Masyarakat yang ada di DTKS dan kepesertaan JKN-nya dinonaktifkan akan segera direaktivasi. Proses ini paling lama delapan hari,” ujar Alamsyah pada Jumat (10/1/2025) seperti dilansir dari laman wartakota.tribunnews.com.

Ia menambahkan bahwa proses ini dilakukan secara terkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kecepatan dan akurasi.

Sebagai upaya mempercepat reaktivasi, Pemkab Bekasi telah menyiapkan surat resmi yang akan dikirimkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Hal ini dilakukan agar pelayanan kesehatan masyarakat segera kembali berjalan normal dan mengurangi beban warga yang selama ini terdampak.

“Kita akan bersurat ke BPJS agar diaktifkan kembali. Kami berharap proses ini dapat dilakukan secepat mungkin,” jelas Alamsyah.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan solusi sementara untuk warga yang membutuhkan layanan kesehatan secara mendesak.

“Pasien rawat jalan masih bisa berobat di Puskesmas terdekat. Untuk rawat inap, jika kartu KIS tidak aktif, warga dapat menggunakan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan mendapatkan Surat Jaminan Pelayanan (SJP) dari Dinas Kesehatan melalui rumah sakit,” tambahnya. Sistem ini dirancang untuk meminimalkan gangguan layanan selama masa transisi.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menyoroti pentingnya koordinasi antara Pemkab Bekasi dan pemerintah pusat untuk memastikan program berjalan lancar.

Pilihan Editor :  Korps Rapot Kodim Puncak Jaya, Rotasi Personel Perkuat Kinerja Satuan

Ia menjelaskan bahwa 146.405 penerima Bantuan Iuran (PBI) yang didanai oleh APBD Kabupaten Bekasi akan dialihkan menjadi penerima PBI yang didanai APBN. Langkah ini dinilai lebih efisien untuk jangka panjang.

“Kami meminta Dinas Sosial Kabupaten Bekasi untuk memaksimalkan koordinasi dengan Kementerian Sosial guna mempercepat proses perubahan ini,” kata Ade Sukron.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya validasi data secara menyeluruh agar tidak ada warga yang terlewat.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) juga diminta untuk menggali potensi anggaran tambahan yang dapat mendukung sektor kesehatan.

Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) berperan penting dalam memverifikasi data administrasi kependudukan peserta KIS, terutama bagi mereka yang tidak termasuk dalam DTKS.

Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan akurasi data penerima manfaat dan mengurangi risiko kesalahan administratif.

Antrean Panjang di Mall Pelayanan Publik

Sebelumnya, pada Selasa (8/1/2025), puluhan warga rela bermalam di depan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Lotte Mart, Jalan Gatot Subroto.

Hal ini dilakukan demi mendapatkan nomor antrean untuk reaktivasi KIS mereka. Namun, sistem pelayanan di MPP dibatasi hanya untuk 50 orang per hari, sehingga banyak warga yang tidak terlayani.

“Kami terpaksa menginap di sini karena takut kehabisan kuota antrean. Kartu KIS ini sangat penting bagi kami untuk mendapatkan layanan kesehatan,” ujar salah satu warga yang mengantre. Ia menambahkan bahwa kondisi ini sangat memberatkan, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari lokasi MPP.

Situasi ini memicu protes dari berbagai pihak, yang menilai bahwa pembatasan kuota pelayanan terlalu kecil dan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami harap pemerintah segera menambah kuota pelayanan agar tidak ada warga yang merasa terabaikan,” tambah warga lainnya. Beberapa pihak juga mengusulkan agar sistem antrean daring diterapkan untuk mempermudah akses.

Pilihan Editor :  Al-Ta'ee vs Al-Nassr, Penalti Ronaldo Mengantarkan Tamu Menang

Dengan reaktivasi yang dijanjikan selesai dalam delapan hari, masyarakat berharap pelayanan kesehatan dapat kembali normal tanpa kendala administratif.

Mereka juga meminta pemerintah untuk memperbaiki sistem pelayanan publik agar lebih ramah dan efisien.

“Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Kami berharap pemerintah tidak hanya mempercepat reaktivasi, tetapi juga membuat sistem yang lebih adil dan merata bagi semua,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan bahwa transparansi dalam proses reaktivasi sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat.

Langkah percepatan yang dilakukan Pemkab Bekasi diharapkan dapat mengurangi keresahan warga. Ke depan, kolaborasi antarlembaga pemerintah diharapkan semakin solid agar masalah serupa tidak terulang.

Dengan koordinasi yang baik, masyarakat miskin dapat terus menerima manfaat dari program kesehatan yang sudah menjadi hak mereka.

Selain itu, evaluasi menyeluruh terhadap sistem jaminan kesehatan diperlukan untuk memastikan program ini berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

(Red)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Brimob Batalyon C Pelopor Kawal Ketat Laga Persita vs PSIM, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

    Brimob Batalyon C Pelopor Kawal Ketat Laga Persita vs PSIM, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan — Personel Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimobda Banten melaksanakan tugas pengamanan pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Persita Tangerang melawan PSIM Yogyakarta yang digelar di Indomilk Arena Stadium, Tangerang Selatan, Jumat (17/10/2025). Sebanyak 2 SSK PHH dan 10 unit Patroli Mobile (Patmob) diterjunkan dalam kegiatan ini, di bawah kendali Kompol Tabrani, S.E., S.I.K., […]

  • TNI AL dan Polri Perkuat Sinergi di Hari Bhayangkara Ke-79 “Polri Untuk Masyarakat”

    TNI AL dan Polri Perkuat Sinergi di Hari Bhayangkara Ke-79 “Polri Untuk Masyarakat”

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Ambon, 1 Juli 2025 – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sinergi TNI-Polri dengan menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-79 di Markas Polda Maluku. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M., didampingi Ketua Korcab IX DJA III Ny. Febi Naomi Suwandi, turut memeriahkan acara bertema “Polri Untuk Masyarakat” ini. […]

  • Ayah Terduga Pelaku Bantah Anak Aniaya Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi

    Ayah Terduga Pelaku Bantah Anak Aniaya Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kuasa hukum korban menyatakan bahwa rumah sakit juga telah menyerahkan rekaman CCTV serta data pendukung lainnya kepada penyidik

  • Kunjungi Sukabumi–Cianjur, Ketum PPAL Tekankan Soliditas dan Arah Strategis Organisasi

    Kunjungi Sukabumi–Cianjur, Ketum PPAL Tekankan Soliditas dan Arah Strategis Organisasi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sukabumi, 21 Mei 2026 – Ketua Umum PPAL Yudo Margono menguatkan konsolidasi organisasi saat mengunjungi Rayon Sukabumi–Cianjur di Grand Cikareo, Kamis. Ia datang bersama Ketua Umum PIPAL Vero Yudo Margono untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendorong peran aktif organisasi di tingkat daerah. Kunjungan ini menargetkan penguatan soliditas internal sekaligus memastikan keberlanjutan program organisasi di wilayah Sukabumi […]

  • Brimob Jabar Sigap Bersihkan Material Pasir di Jalan Raya Tangkuban Perahu

    Brimob Jabar Sigap Bersihkan Material Pasir di Jalan Raya Tangkuban Perahu

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Setiap potensi bahaya sekecil apa pun harus segera ditangani

  • Asal Usul Nama Gensa Sampai Menjadi Gensa Club

    Asal Usul Nama Gensa Sampai Menjadi Gensa Club

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Pesisir Selatan – Nama Gensa Club, sebuah platform digital berbasis situs web dengan domain gensa.club, memiliki akar historis yang kuat dari sebuah kampung kecil di Sumatera Barat. Gensa, yang merupakan singkatan dari Generasi Surau Anjuang, lahir dari inisiatif individu untuk menjaga identitas lokal sekaligus menghadirkan ruang informasi yang dapat diakses masyarakat luas di era digital. […]

expand_less