Selasa, 29 Sep 2026
Beranda » BERITA » Warga Protes, Pemkab Bekasi Percepat Reaktivasi Kartu KIS yang Dinonaktifkan

Warga Protes, Pemkab Bekasi Percepat Reaktivasi Kartu KIS yang Dinonaktifkan

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
  • print Cetak

Bekasi – Pemkab Bekasi mempercepat proses reaktivasi Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk warga yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) setelah munculnya keluhan warga akibat penonaktifan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Reaktivasi ini diharapkan selesai dalam waktu maksimal delapan hari sejak dimulai pada 10 Januari 2025. Langkah ini dilakukan untuk memastikan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan tetap terjamin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, mengungkapkan langkah konkret yang diambil pemerintah daerah untuk merespons keluhan masyarakat.

“Masyarakat yang ada di DTKS dan kepesertaan JKN-nya dinonaktifkan akan segera direaktivasi. Proses ini paling lama delapan hari,” ujar Alamsyah pada Jumat (10/1/2025) seperti dilansir dari laman wartakota.tribunnews.com.

Ia menambahkan bahwa proses ini dilakukan secara terkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kecepatan dan akurasi.

Sebagai upaya mempercepat reaktivasi, Pemkab Bekasi telah menyiapkan surat resmi yang akan dikirimkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Hal ini dilakukan agar pelayanan kesehatan masyarakat segera kembali berjalan normal dan mengurangi beban warga yang selama ini terdampak.

“Kita akan bersurat ke BPJS agar diaktifkan kembali. Kami berharap proses ini dapat dilakukan secepat mungkin,” jelas Alamsyah.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan solusi sementara untuk warga yang membutuhkan layanan kesehatan secara mendesak.

“Pasien rawat jalan masih bisa berobat di Puskesmas terdekat. Untuk rawat inap, jika kartu KIS tidak aktif, warga dapat menggunakan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan mendapatkan Surat Jaminan Pelayanan (SJP) dari Dinas Kesehatan melalui rumah sakit,” tambahnya. Sistem ini dirancang untuk meminimalkan gangguan layanan selama masa transisi.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menyoroti pentingnya koordinasi antara Pemkab Bekasi dan pemerintah pusat untuk memastikan program berjalan lancar.

Pilihan Editor :  Patroli Gabungan Kodim 0506/Tangerang Perkuat Keamanan Wilayah pada Malam Hari

Ia menjelaskan bahwa 146.405 penerima Bantuan Iuran (PBI) yang didanai oleh APBD Kabupaten Bekasi akan dialihkan menjadi penerima PBI yang didanai APBN. Langkah ini dinilai lebih efisien untuk jangka panjang.

“Kami meminta Dinas Sosial Kabupaten Bekasi untuk memaksimalkan koordinasi dengan Kementerian Sosial guna mempercepat proses perubahan ini,” kata Ade Sukron.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya validasi data secara menyeluruh agar tidak ada warga yang terlewat.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) juga diminta untuk menggali potensi anggaran tambahan yang dapat mendukung sektor kesehatan.

Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) berperan penting dalam memverifikasi data administrasi kependudukan peserta KIS, terutama bagi mereka yang tidak termasuk dalam DTKS.

Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan akurasi data penerima manfaat dan mengurangi risiko kesalahan administratif.

Antrean Panjang di Mall Pelayanan Publik

Sebelumnya, pada Selasa (8/1/2025), puluhan warga rela bermalam di depan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Lotte Mart, Jalan Gatot Subroto.

Hal ini dilakukan demi mendapatkan nomor antrean untuk reaktivasi KIS mereka. Namun, sistem pelayanan di MPP dibatasi hanya untuk 50 orang per hari, sehingga banyak warga yang tidak terlayani.

“Kami terpaksa menginap di sini karena takut kehabisan kuota antrean. Kartu KIS ini sangat penting bagi kami untuk mendapatkan layanan kesehatan,” ujar salah satu warga yang mengantre. Ia menambahkan bahwa kondisi ini sangat memberatkan, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari lokasi MPP.

Situasi ini memicu protes dari berbagai pihak, yang menilai bahwa pembatasan kuota pelayanan terlalu kecil dan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami harap pemerintah segera menambah kuota pelayanan agar tidak ada warga yang merasa terabaikan,” tambah warga lainnya. Beberapa pihak juga mengusulkan agar sistem antrean daring diterapkan untuk mempermudah akses.

Pilihan Editor :  Festival Band HUT ke-81 TNI Jadi Ruang Kreativitas Generasi Muda

Dengan reaktivasi yang dijanjikan selesai dalam delapan hari, masyarakat berharap pelayanan kesehatan dapat kembali normal tanpa kendala administratif.

Mereka juga meminta pemerintah untuk memperbaiki sistem pelayanan publik agar lebih ramah dan efisien.

“Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Kami berharap pemerintah tidak hanya mempercepat reaktivasi, tetapi juga membuat sistem yang lebih adil dan merata bagi semua,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan bahwa transparansi dalam proses reaktivasi sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat.

Langkah percepatan yang dilakukan Pemkab Bekasi diharapkan dapat mengurangi keresahan warga. Ke depan, kolaborasi antarlembaga pemerintah diharapkan semakin solid agar masalah serupa tidak terulang.

Dengan koordinasi yang baik, masyarakat miskin dapat terus menerima manfaat dari program kesehatan yang sudah menjadi hak mereka.

Selain itu, evaluasi menyeluruh terhadap sistem jaminan kesehatan diperlukan untuk memastikan program ini berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

(Red)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Pangdam XIV/Hasanuddin Tutup Pendidikan SPPI Batch-3 di Makassar

    Pangdam XIV/Hasanuddin Tutup Pendidikan SPPI Batch-3 di Makassar

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar — Lapangan Karebosi sore itu dipenuhi lautan manusia. Di bawah langit Makassar yang cerah, ribuan mata menyaksikan momen mengharukan: 1.658 pemuda-pemudi Sulawesi berdiri gagah, resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) usai menuntaskan Pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch-3. Upacara penutupan ini dipimpin langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, dengan penuh khidmat dan […]

  • Satgas Sampah Koramil 01 Tangerang Bersihkan Tumpukan Sampah di Gempol Raya

    Satgas Sampah Koramil 01 Tangerang Bersihkan Tumpukan Sampah di Gempol Raya

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Satgas Sampah Koramil 01/Tangerang bersama masyarakat membersihkan tumpukan sampah di Jalan Gempol Raya, Kelurahan Kunciran, Kota Tangerang. Kegiatan berlangsung di RT 04/RW 02, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (19/8/2026). Personel gabungan turun langsung mengangkat sampah yang menumpuk di sepanjang jalan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut juga bertujuan mengurangi potensi gangguan […]

  • Pusziad Wakili TNI AD di Ajang Internasional ADEXCO 2025

    Pusziad Wakili TNI AD di Ajang Internasional ADEXCO 2025

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad) mendapat kehormatan besar mewakili TNI Angkatan Darat dalam ajang internasional Asia Disaster Management & Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) ke-4 Tahun Anggaran 2025 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 10–13 September 2025. Pameran bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan […]

  • TMMD Kodim 1505 Bangun Sumur Bor Atasi Krisis Air Bersih

    TMMD Kodim 1505 Bangun Sumur Bor Atasi Krisis Air Bersih

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Halmahera Timur, 19 Juli 2026 – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1505/Tidore membangun sumur bor di Desa Foli, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Minggu (19/7/2026). Program tersebut menjawab kebutuhan mendesak masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses air bersih, terutama ketika musim kemarau melanda. Pembangunan sumur bor menjadi salah […]

  • Satgas TNI AD Kerja Hingga Larut Malam, Percepat Rehabilitasi RTLH di Mentawai

    Satgas TNI AD Kerja Hingga Larut Malam, Percepat Rehabilitasi RTLH di Mentawai

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    MENTAWAI – Personel Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 terus mempercepat penyelesaian rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Bahkan, pengerjaan dilakukan hingga larut malam untuk memastikan pembangunan rumah milik Tertinus dan Robert di Dusun Karoniet, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, dapat selesai sesuai target waktu yang […]

  • Inspektorat Nias Selatan: Laporan Dana Desa Tak Ditolak, Tapi Harus Disertai Bukti

    Inspektorat Nias Selatan: Laporan Dana Desa Tak Ditolak, Tapi Harus Disertai Bukti

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Yamutolo Zagoto
    • 0Komentar

    NIAS SELATAN – Inspektorat Kabupaten Nias Selatan menegaskan setiap laporan masyarakat terkait dugaan persoalan dalam pengelolaan Dana Desa tetap diterima dan ditindaklanjuti melalui mekanisme pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku. Penegasan tersebut disampaikan di tengah banyaknya persoalan pengelolaan Dana Desa yang kerap menjadi perhatian masyarakat. Dengan jumlah mencapai 459 desa, Inspektorat Kabupaten Nias Selatan menyatakan membuka […]

expand_less