Merah Putih Raksasa Berkibar di Gunung Cycloop, 1.200 Warga Bersatu
Jayapura – Sebanyak 1.200 prajurit, pelajar, aparat, pemerintah daerah, dan warga membentangkan Merah Putih berukuran 120×80 meter. Mereka membentangkan bendera raksasa itu di kawasan Bukit Paralayang Rindam XVII/Cenderawasih, Gunung Cycloop,...

Jayapura – Sebanyak 1.200 prajurit, pelajar, aparat, pemerintah daerah, dan warga membentangkan Merah Putih berukuran 120×80 meter.
Mereka membentangkan bendera raksasa itu di kawasan Bukit Paralayang Rindam XVII/Cenderawasih, Gunung Cycloop, Kabupaten Jayapura, Senin (10/8/2026).
Koops TNI Habema menggelar kirab dan pembentangan bendera tersebut untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Panglima Koops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga memimpin langsung kegiatan yang memadukan semangat nasionalisme, kebersamaan, dan budaya Papua.
Kegiatan berlangsung di Kampung Ifar Gunung, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat.
1.200 Peserta Satukan Langkah
Sebelum kirab dimulai, Sanggar Tari SMKS YPKP Sentani menyambut rombongan dengan Tari Yospan.
Satgas Teritorial Koops TNI Habema membina sanggar tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat keterlibatan generasi muda Papua.
Selanjutnya, Pangkoops TNI Habema melepas Kirab Merah Putih yang mendapat pengiringan dari Grup Drumband SMKS YPKP Sentani.
Rombongan kemudian menempuh jalur kirab sepanjang sekitar satu kilometer menuju kawasan Bukit Paralayang Rindam XVII/Cenderawasih.
Prajurit, pelajar, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat berjalan dalam satu barisan sepanjang perjalanan tersebut.
Kebersamaan itu menunjukkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam menyambut momentum kemerdekaan sekaligus memperkuat pesan persatuan.
Setibanya di lokasi, peserta membentangkan Sang Merah Putih raksasa di kawasan ketinggian Gunung Cycloop.
Bendera tersebut memiliki lebar 120 meter dan tinggi 80 meter, sehingga membentang luas di tengah panorama pegunungan Papua.
Para peserta kemudian memberikan penghormatan kepada Sang Merah Putih dengan iringan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Momentum tersebut menghadirkan suasana khidmat sekaligus menegaskan simbol persatuan dalam peringatan kemerdekaan Indonesia.
Pangkoops: Persatuan Harus Terus Dirawat
Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga mengatakan kegiatan tersebut memperkuat nasionalisme sekaligus memperlihatkan sinergi berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, pembentangan Merah Putih di Gunung Cycloop membawa pesan persatuan dari Papua untuk seluruh Indonesia.
“Merah Putih di Gunung Cycloop bukan sekadar simbol kemerdekaan, tetapi pengingat untuk terus menjaga persatuan dan keutuhan NKRI,” ujar Yudha.
Ia menilai keterlibatan pelajar memiliki arti penting dalam meneruskan nilai perjuangan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air.
Karena itu, kehadiran generasi muda Papua dalam kirab menjadi bagian penting dari pesan kebangsaan yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.
Selain pelajar, pemerintah daerah dan masyarakat turut mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di kawasan Gunung Cycloop.
Sinergi tersebut memperlihatkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat persaudaraan dan kebangsaan.
Di sisi lain, Tari Yospan dan iringan drumband memberikan nuansa budaya lokal dalam rangkaian kegiatan nasional tersebut.
Perpaduan budaya Papua dan simbol kebangsaan memperkuat pesan bahwa keberagaman menjadi bagian penting dalam kehidupan berbangsa.
Kegiatan itu sekaligus menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tumbuh melalui keterlibatan masyarakat, bukan hanya melalui seremoni formal.
Dari Gunung Cycloop, peserta membawa pesan bahwa persatuan membutuhkan komitmen seluruh elemen untuk terus merawat kebersamaan.
Prajurit, pelajar, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menyatukan langkah dalam satu kegiatan yang mengedepankan semangat kebangsaan.
Koops TNI Habema menilai momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kecintaan terhadap Merah Putih serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui kirab dan pembentangan bendera, masyarakat Papua turut menunjukkan komitmen terhadap persatuan dan masa depan Indonesia.
Dari Tanah Papua, Merah Putih berkibar membawa pesan bahwa persatuan Indonesia tumbuh dari keberagaman yang terus dirawat bersama.









