Kamis, 22 Okt 2026
Beranda » BERITA » Kasus Agus Buntung: Jumlah Korban Meningkat, DPR RI Desak Penanganan Tegas

Kasus Agus Buntung: Jumlah Korban Meningkat, DPR RI Desak Penanganan Tegas

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan IWAS alias Agus Buntung, seorang penyandang disabilitas, terus menjadi sorotan. Jumlah korban yang melapor kini mencapai 15 orang, termasuk tiga anak di bawah umur. Fakta ini diungkapkan oleh Ketua Komisi Disabilitas Daerah (KDD) Nusa Tenggara Barat (NTB), Joko Jumadi, pada Jumat, 6 Desember 2024.

Kasus ini tidak hanya mencuri perhatian publik, tetapi juga menarik perhatian DPR RI, yang mendesak pemerintah untuk memberikan penanganan hukum yang adil dan tegas.

Joko Jumadi mengonfirmasi bahwa dua korban baru melapor dengan membawa bukti tambahan berupa rekaman suara dan video. Bukti-bukti ini dinilai krusial dalam memperkuat dugaan terhadap Agus.

“Meskipun video yang diterima tidak memiliki gambar, rekaman suaranya cukup memperjelas modus operandi tersangka, termasuk manipulasi psikologis yang dilakukan kepada korban,” ungkap Joko.

Ia menjelaskan bahwa rekaman suara tersebut menunjukkan pola grooming yang digunakan Agus untuk mendekati dan mengendalikan para korbannya. Bukti ini menjadi senjata penting dalam dakwaan yang sedang disusun oleh pihak penyidik.

Joko juga mendorong korban lain untuk melapor ke pihak berwajib.

“Semakin banyak korban yang melapor resmi, semakin kuat kasus ini di mata hukum,” tegasnya.

Salah satu isu utama dalam kasus ini adalah status tahanan kota yang saat ini diberikan kepada Agus Buntung. Publik mempertanyakan keputusan ini mengingat beratnya tuduhan pelecehan seksual, terutama terhadap anak di bawah umur.

Banyak pihak mendesak pencabutan status tahanan kota untuk memastikan proses penyidikan berjalan lancar. Status tersebut dianggap tidak mencerminkan keseriusan dalam menangani kasus dengan korban yang cukup banyak dan bukti yang kuat.

Koordinasi sedang dilakukan antara Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan, dan Dinas Sosial untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya, termasuk perubahan status tahanan. Hal ini diharapkan dapat memastikan keadilan bagi para korban dan mencegah tersangka mengganggu proses penyidikan.

Pilihan Editor :  Yayasan Hang Tuah Ambon Gelar Lomba Renang Antar Siswa SD Hang Tuah Sambut HUT-79

Kasus ini juga mendapat perhatian khusus dari DPR RI. Beberapa legislator menilai perlunya evaluasi terhadap prosedur hukum yang berlaku bagi tersangka penyandang disabilitas. Mereka menekankan bahwa meskipun tersangka memiliki keterbatasan fisik, hukum harus tetap ditegakkan tanpa mengabaikan hak-hak korban.

Pilihan Editor : Polda NTB Tetapkan Pria Tunadaksa sebagai Tersangka Dugaan Pemerkosaan, Agus Membanta

Dalam pernyataan resmi yang dirilis di situs DPR RI, para anggota dewan mengusulkan agar dilakukan assessment menyeluruh.

“Proses hukum harus berjalan secara adil, baik bagi tersangka maupun korban. Penegakan hukum tidak boleh diskriminatif, tetapi juga tidak boleh lemah terhadap pelanggaran serius seperti ini,” ujar salah satu legislator.

Kasus ini tidak hanya menjadi tantangan dalam penegakan hukum, tetapi juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi korban. KDD NTB bersama instansi terkait tengah memberikan pendampingan kepada para korban, terutama yang masih di bawah umur.

“Kami memastikan bahwa para korban, terutama anak-anak, mendapatkan pendampingan psikologis untuk membantu mereka pulih dari trauma,” kata Joko Jumadi. Ia juga meminta masyarakat untuk mendukung proses hukum ini tanpa memberikan stigma kepada korban.

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM serta Kejaksaan terus mengawal jalannya kasus ini. Dinas Sosial juga terlibat aktif dalam mendampingi korban dan mengoordinasikan langkah-langkah untuk memastikan keadilan.

Publik berharap kasus ini dapat ditangani secara profesional dan transparan sehingga memberikan efek jera kepada pelaku serta keadilan bagi para korban.

“Kasus Agus Buntung adalah pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap perlindungan anak dan kelompok rentan lainnya,” kata seorang pengamat sosial.

Dengan jumlah korban yang terus bertambah dan bukti yang semakin menguat, masyarakat mendesak agar penanganan kasus ini dipercepat. DPR RI dan pemerintah pun diharapkan dapat memastikan proses hukum berjalan tanpa hambatan dan menghasilkan keputusan yang memenuhi rasa keadilan.

Pilihan Editor :  Danlanal Sabang Pimpin Sertijab Komandan KAL Iboih dan Kukuhkan Komandan Posal Lhoknga

(red/*)

Sumber : liputan6.com

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Menko Polkam Siagakan Nasional Hadapi Potensi Tsunami Imbas Gempa Dahsyat 8,7 SR di Rusia

    Menko Polkam Siagakan Nasional Hadapi Potensi Tsunami Imbas Gempa Dahsyat 8,7 SR di Rusia

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 Juli 2025 – Gempa dahsyat bermagnitudo 8,7 yang mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, Rabu (30/7) pukul 06.24 WIB, memicu potensi tsunami yang berdampak hingga ke wilayah Indonesia timur. Pemerintah pusat langsung bergerak cepat memastikan kesiapsiagaan nasional menghadapi ancaman ini. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan […]

  • Brimob Kendalikan Wisata Ragunan Saat Lebaran

    Brimob Kendalikan Wisata Ragunan Saat Lebaran

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu (25/3/2026) – Gelombang pengunjung langsung memadati Taman Margasatwa Ragunan sehingga Brimob Polda Metro Jaya bergerak cepat memperkuat pengamanan. Selanjutnya, personel Batalyon C Pelopor menguasai pintu masuk serta jalur utama guna mengendalikan arus pengunjung. Kemudian, petugas meningkatkan patroli aktif sambil memantau aktivitas wisata agar suasana tetap aman dan tertib. Kondisi ramai tersebut mendorong aparat […]

  • Kodaeral I Sambut Pangkoarmada RI, Meriahkan HUT Armada ke-80 dengan Lomba Dayung Sampan Tradisional

    Kodaeral I Sambut Pangkoarmada RI, Meriahkan HUT Armada ke-80 dengan Lomba Dayung Sampan Tradisional

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan — Suasana penuh semangat kebersamaan menyelimuti Markas Komando Daerah Angkatan Laut I (Mako Kodaeral I) Belawan saat Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., menyambut kedatangan Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., Kamis (13/11/2025). Kehadiran Pangkoarmada RI sekaligus menjadi pembuka rangkaian peringatan […]

  • Patroli Dini Hari Gegana Brimob PMJ Perketat Pengawasan

    Patroli Dini Hari Gegana Brimob PMJ Perketat Pengawasan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Barat – Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya meningkatkan patroli dini hari di sejumlah titik rawan Jakarta Barat, Senin (31/3/2026). Langkah ini menegaskan upaya preventif kepolisian dalam menekan potensi gangguan keamanan serta menjaga stabilitas kamtibmas pada jam-jam krusial. Kegiatan patroli ini dimulai pukul 01.00 WIB dengan apel kesiapan yang dipimpin Aipda Agus. Setelah […]

  • CERI Bantah Jaksa Agung: Blending BBM Diduga Masih Berlangsung

    CERI Bantah Jaksa Agung: Blending BBM Diduga Masih Berlangsung

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jika ada narasi bahwa saat ini tidak ada blending atau pengoplosan, menurut hemat kami, itu adalah pernyataan yang menyesatkan

  • Gegana Brimob Polda Metro Jaya Sterilkan Lokasi Konser KOSTCON 2025 di Indonesia Arena

    Gegana Brimob Polda Metro Jaya Sterilkan Lokasi Konser KOSTCON 2025 di Indonesia Arena

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Agustus 2025 — Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan sterilisasi di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari pengamanan konser KOSTCON 2025 (Korean OST Concert) yang digelar pada Sabtu malam, 2 Agustus 2025. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama panitia penyelenggara yang diwakili oleh Bapak Jaka. Tim kemudian melakukan penyisiran di […]

expand_less