Kamis, 1 Okt 2026
Beranda » BERITA » Kasus Agus Buntung: Jumlah Korban Meningkat, DPR RI Desak Penanganan Tegas

Kasus Agus Buntung: Jumlah Korban Meningkat, DPR RI Desak Penanganan Tegas

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
  • print Cetak

Mataram – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan IWAS alias Agus Buntung, seorang penyandang disabilitas, terus menjadi sorotan. Jumlah korban yang melapor kini mencapai 15 orang, termasuk tiga anak di bawah umur. Fakta ini diungkapkan oleh Ketua Komisi Disabilitas Daerah (KDD) Nusa Tenggara Barat (NTB), Joko Jumadi, pada Jumat, 6 Desember 2024.

Kasus ini tidak hanya mencuri perhatian publik, tetapi juga menarik perhatian DPR RI, yang mendesak pemerintah untuk memberikan penanganan hukum yang adil dan tegas.

Joko Jumadi mengonfirmasi bahwa dua korban baru melapor dengan membawa bukti tambahan berupa rekaman suara dan video. Bukti-bukti ini dinilai krusial dalam memperkuat dugaan terhadap Agus.

“Meskipun video yang diterima tidak memiliki gambar, rekaman suaranya cukup memperjelas modus operandi tersangka, termasuk manipulasi psikologis yang dilakukan kepada korban,” ungkap Joko.

Ia menjelaskan bahwa rekaman suara tersebut menunjukkan pola grooming yang digunakan Agus untuk mendekati dan mengendalikan para korbannya. Bukti ini menjadi senjata penting dalam dakwaan yang sedang disusun oleh pihak penyidik.

Joko juga mendorong korban lain untuk melapor ke pihak berwajib.

“Semakin banyak korban yang melapor resmi, semakin kuat kasus ini di mata hukum,” tegasnya.

Salah satu isu utama dalam kasus ini adalah status tahanan kota yang saat ini diberikan kepada Agus Buntung. Publik mempertanyakan keputusan ini mengingat beratnya tuduhan pelecehan seksual, terutama terhadap anak di bawah umur.

Banyak pihak mendesak pencabutan status tahanan kota untuk memastikan proses penyidikan berjalan lancar. Status tersebut dianggap tidak mencerminkan keseriusan dalam menangani kasus dengan korban yang cukup banyak dan bukti yang kuat.

Koordinasi sedang dilakukan antara Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan, dan Dinas Sosial untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya, termasuk perubahan status tahanan. Hal ini diharapkan dapat memastikan keadilan bagi para korban dan mencegah tersangka mengganggu proses penyidikan.

Pilihan Editor :  Dr Diding Pimpin Era Baru PSTI Jakbar

Kasus ini juga mendapat perhatian khusus dari DPR RI. Beberapa legislator menilai perlunya evaluasi terhadap prosedur hukum yang berlaku bagi tersangka penyandang disabilitas. Mereka menekankan bahwa meskipun tersangka memiliki keterbatasan fisik, hukum harus tetap ditegakkan tanpa mengabaikan hak-hak korban.

Pilihan Editor : Polda NTB Tetapkan Pria Tunadaksa sebagai Tersangka Dugaan Pemerkosaan, Agus Membanta

Dalam pernyataan resmi yang dirilis di situs DPR RI, para anggota dewan mengusulkan agar dilakukan assessment menyeluruh.

“Proses hukum harus berjalan secara adil, baik bagi tersangka maupun korban. Penegakan hukum tidak boleh diskriminatif, tetapi juga tidak boleh lemah terhadap pelanggaran serius seperti ini,” ujar salah satu legislator.

Kasus ini tidak hanya menjadi tantangan dalam penegakan hukum, tetapi juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi korban. KDD NTB bersama instansi terkait tengah memberikan pendampingan kepada para korban, terutama yang masih di bawah umur.

“Kami memastikan bahwa para korban, terutama anak-anak, mendapatkan pendampingan psikologis untuk membantu mereka pulih dari trauma,” kata Joko Jumadi. Ia juga meminta masyarakat untuk mendukung proses hukum ini tanpa memberikan stigma kepada korban.

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM serta Kejaksaan terus mengawal jalannya kasus ini. Dinas Sosial juga terlibat aktif dalam mendampingi korban dan mengoordinasikan langkah-langkah untuk memastikan keadilan.

Publik berharap kasus ini dapat ditangani secara profesional dan transparan sehingga memberikan efek jera kepada pelaku serta keadilan bagi para korban.

“Kasus Agus Buntung adalah pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap perlindungan anak dan kelompok rentan lainnya,” kata seorang pengamat sosial.

Dengan jumlah korban yang terus bertambah dan bukti yang semakin menguat, masyarakat mendesak agar penanganan kasus ini dipercepat. DPR RI dan pemerintah pun diharapkan dapat memastikan proses hukum berjalan tanpa hambatan dan menghasilkan keputusan yang memenuhi rasa keadilan.

Pilihan Editor :  Polsek Kelapa Gading Bekuk Tiga Pelaku Curanmor, Satu Pernah Beraksi di Dua Wilayah

(red/*)

Sumber : liputan6.com

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Ancol Tiadakan Kembang Api Malam Tahun Baru, Konser Peduli Sumatera Tetap Meriah

    Ancol Tiadakan Kembang Api Malam Tahun Baru, Konser Peduli Sumatera Tetap Meriah

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Manajemen Ancol Taman Impian memutuskan meniadakan pertunjukan kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2025. Melalui langkah ini, Ancol menegaskan empati dan solidaritas terhadap masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Keputusan tersebut sekaligus mengajak masyarakat memaknai pergantian tahun dengan cara yang lebih bermakna. Alih-alih menghadirkan pesta kembang api, Ancol mengarahkan perayaan […]

  • Panglima TNI Kirim Tambahan Hercules C-130 untuk Perkuat Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

    Panglima TNI Kirim Tambahan Hercules C-130 untuk Perkuat Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Komitmen Indonesia dalam misi kemanusiaan internasional kembali ditegaskan. Panglima TNI mengirimkan tambahan pesawat Hercules C-130 dengan nomor registrasi A-1343 guna memperkuat Misi Bantuan Kemanusiaan (Banussia) ke Gaza. Pesawat yang membawa 26 personel tersebut tiba dengan selamat di Amman, Yordania, Kamis (28/8/2025). Kehadiran Hercules disambut hangat oleh perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia, Bapak Tiyo […]

  • Satgas Pamtas Yonif 126/KC Bersama Puskesmas Kombut Hadirkan Layanan Kesehatan Keliling di Amuan

    Satgas Pamtas Yonif 126/KC Bersama Puskesmas Kombut Hadirkan Layanan Kesehatan Keliling di Amuan

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar masyarakat pedalaman tetap mendapat perhatian

  • Prajurit Kodim 1710/Mimika dan Persit KCK Cabang XXXV Ikuti Sosialisasi Penggunaan Gas LPG yang Aman

    Prajurit Kodim 1710/Mimika dan Persit KCK Cabang XXXV Ikuti Sosialisasi Penggunaan Gas LPG yang Aman

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika, 4 Agustus 2025 – Keselamatan dalam penggunaan gas elpiji menjadi perhatian serius Kodim 1710/Mimika. Senin pagi, prajurit Kodim 1710/Mimika bersama Persit KCK Cabang XXXV mengikuti sosialisasi penggunaan gas LPG yang baik dan benar di lapangan upacara Makodim 1710/Mimika. Kegiatan ini menghadirkan Natan Tulak, Supervisor Koperasi Purna Karyawan Pertamina, sebagai pemateri. Ia memaparkan secara rinci […]

  • Danrem 172/PWY Salurkan Bantuan untuk 11 Kepala Suku di Yahukimo

    Danrem 172/PWY Salurkan Bantuan untuk 11 Kepala Suku di Yahukimo

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Papua Pegunungan – Kedekatan antara TNI dan masyarakat adat di pedalaman Papua kembali terjalin hangat. Danrem 172/Praja Wira Yakthi (PWY), Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu, S.E., menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan sembako kepada 11 Kepala Suku di Kabupaten Yahukimo, Rabu (25/6/2025). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Dandim 1715/Yahukimo, Letkol Inf Tommy Yudistyo, S.Sos., M.Han., […]

  • Boosting the Electric Vehicle Ecosystem: The Main Challenges for Governments

    Boosting the Electric Vehicle Ecosystem: The Main Challenges for Governments

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

      Foto oleh Mike B Electric vehicles (EVs) have been around for over a century, but it’s only in recent years that they’ve gained significant momentum.  Today, more and more car manufacturers are offering electric and hybrid models, and governments around the world are incentivizing their citizens to switch to electric vehicles.  However, while the […]

expand_less