Rabu, 7 Okt 2026
Beranda » BERITA » DPR Desak Evaluasi Kinerja Pembantu Presiden Usai Kasus Miftah

DPR Desak Evaluasi Kinerja Pembantu Presiden Usai Kasus Miftah

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
  • print Cetak

Jakarta – Kasus viral yang melibatkan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman, terus memicu reaksi publik dan pemerintahan. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah mengevaluasi kinerja para pembantu presiden guna memastikan insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

Dilansir dari laman tempo.co. Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa pernyataan kontroversial Miftah menjadi pengingat bagi pemerintah untuk lebih serius menilai performa pejabat yang diamanahkan tugas-tugas penting.

“Kami DPR juga melihat aspirasi masyarakat yang meminta pemerintah tidak hanya memerhatikan Gus Miftah, tetapi juga melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap kinerja para pembantu presiden maupun Utusan Khusus Presiden,” tegas Dasco dalam keterangannya pada Kamis, 5 Desember 2024, seperti dikutip dari Antara.

Ketua DPR, Puan Maharani, juga angkat bicara mengenai polemik ini. Ia mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga kerukunan nasional dengan menghindari tindakan saling merendahkan.

“Marilah kita membangun Indonesia dengan saling menghormati, saling menghargai, tanpa saling merendahkan. Bangunlah Indonesia dengan rasa persaudaraan,” ujarnya.

Polemik ini bermula saat Miftah, yang dikenal dengan sebutan Gus Miftah, memberikan ceramah dalam sebuah pengajian di Magelang, Jawa Tengah. Dalam video yang viral di media sosial, ia memanggil seorang pedagang es teh untuk bercanda di depan jamaah.

Namun, candaan yang ia lontarkan dianggap kasar dan merendahkan martabat penjual tersebut. Ekspresi pedagang yang tampak tidak nyaman memicu reaksi negatif dari masyarakat.

Netizen menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan, terutama mengingat posisi Miftah sebagai pejabat yang ditugaskan untuk memperkuat kerukunan umat beragama. Kritik mengalir deras, menuntut Miftah untuk bertanggung jawab atas ucapannya.

Menanggapi situasi yang semakin panas, Miftah segera mengeluarkan permintaan maaf secara terbuka. Dalam pernyataannya, ia mengakui kekhilafannya dan menyampaikan penyesalan atas kegaduhan yang timbul.

Pilihan Editor :  TNI AL Bersinergi Amankan Mudik Lebaran: Asintel Danlantamal I Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba-2025

“Saya juga minta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan ini, yang merasa terganggu atas candaan saya, yang dinilai oleh masyarakat berlebihan. Untuk itu, saya juga minta maaf,” ujarnya.

Namun, permintaan maaf tersebut tidak cukup untuk meredam kritik publik. Banyak pihak mendesak agar Miftah mempertimbangkan posisinya sebagai pejabat publik.

Miftah Mengundurkan Diri

Sebagai respons atas tekanan publik, Miftah akhirnya mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat, 6 Desember 2024. Dalam konferensi pers di kediamannya di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, ia menyampaikan keputusan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab atas kegaduhan yang terjadi.

“Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan,” katanya. Langkah ini ia ambil demi menjaga suasana kondusif dan meminimalkan dampak negatif dari peristiwa tersebut.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah dalam hal penunjukan pejabat publik. DPR menekankan perlunya evaluasi mendalam untuk memastikan para pembantu presiden memiliki kompetensi, sensitivitas sosial, dan kemampuan menjaga kehormatan jabatan yang mereka emban.

Pengamat politik juga menilai insiden ini sebagai cerminan perlunya perbaikan sistem seleksi pejabat. “Kasus Miftah menunjukkan bahwa bukan hanya kemampuan teknis yang dibutuhkan seorang pejabat, tetapi juga pemahaman etika dan komunikasi yang baik di tengah masyarakat,” kata seorang pakar.

Dengan adanya desakan dari DPR, diharapkan pemerintah dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan profesionalisme dan integritas dalam lingkup kerja pembantu presiden. Evaluasi yang menyeluruh tidak hanya dapat memperbaiki kinerja, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Kasus Miftah sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi, baik di ranah publik maupun dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, diharapkan insiden serupa dapat dihindari melalui seleksi yang lebih ketat dan pembinaan yang berkelanjutan bagi para pejabat publik.

Pilihan Editor :  Pasmar 3 Dukung Pembahasan RUU BPIP di Tanah Papua

(red/*)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Brimob dan Bhayangkari Hidupkan Ramadan Lewat Tadarus

    Brimob dan Bhayangkari Hidupkan Ramadan Lewat Tadarus

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Suasana Masjid Al-Amin Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya terasa hangat ketika personel Brimob bersama Bhayangkari menggelar tadarus Al-Qur’an pada Jumat pagi, 27/02/2026. Kegiatan ini menghadirkan momen pembinaan mental dan spiritual sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota melalui ibadah bersama yang berlangsung penuh kekhusyukan. AKBP Maskat membuka kegiatan dengan doa pembuka, kemudian peserta langsung […]

  • PPAL Yudo Margono Ajak Purnawirawan Terus Mengabdi untuk Negeri di Upacara HUT RI ke 80

    PPAL Yudo Margono Ajak Purnawirawan Terus Mengabdi untuk Negeri di Upacara HUT RI ke 80

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Surabaya – Suasana khidmat menyelimuti Museum Pusat TNI Angkatan Laut di Surabaya pada Minggu (17/8/2025). Ratusan purnawirawan TNI AL berkumpul dalam upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang digelar oleh Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL). Upacara ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PPAL, Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, S.E., M.M. Dalam amanatnya, Yudo […]

  • Danlanal Simeulue Hadiri Pantukhirda Penerimaan Calon Tamtama PK TNI AL 2025

    Danlanal Simeulue Hadiri Pantukhirda Penerimaan Calon Tamtama PK TNI AL 2025

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Proses seleksi calon prajurit TNI AL memasuki tahap akhir di daerah, menekankan integritas dan objektivitas untuk menghasilkan prajurit berkualitas.

  • Kapuspen TNI Tegaskan Isu Prajurit Jadi Provokator Demo Adalah Hoax

    Kapuspen TNI Tegaskan Isu Prajurit Jadi Provokator Demo Adalah Hoax

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – TNI menegaskan bahwa tuduhan prajuritnya menjadi provokator dalam sejumlah aksi unjuk rasa hanyalah kabar bohong. Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI) Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (5/9/2025). Freddy menyebut beberapa kasus yang ramai di media […]

  • Bupati Cup 2025 Polres Bintan & Megat 707 Sabet Juara Voli

    Bupati Cup 2025 Polres Bintan & Megat 707 Sabet Juara Voli

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan – Riuh sorak sorai penonton memecah langit Kijang, Minggu sore (1/6/2025), saat Tim Polres Bintan sukses menuntaskan laga pamungkas Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2025. Tanpa ampun, mereka menekuk Tim Budi Mulya Club (BMC) dengan skor 3-0 di Lapangan GOR Demang Lebar Daun, dan resmi keluar sebagai juara voli putra. Sementara itu, di kategori […]

  • Mahasiswa Politeknik Bosowa ‘Ngintip’ Dapur Pemeliharaan Pesawat TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin

    Mahasiswa Politeknik Bosowa ‘Ngintip’ Dapur Pemeliharaan Pesawat TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Skadron Teknik (Skatek) 044 Lanud Sultan Hasanuddin kembali membuka pintunya untuk dunia pendidikan. Sabtu (23/5/2025), sebanyak 50 mahasiswa dan dosen dari Politeknik Bosowa Makassar berkesempatan “mengintip” langsung dapur pemeliharaan pesawat tempur TNI Angkatan Udara. Kunjungan ini merupakan bagian dari program studi lapangan untuk mahasiswa dari Program Studi Teknik Mekatronika dan Perawatan & Perbaikan […]

expand_less