Senin, 5 Okt 2026
Beranda » POLITIK » Setahun Dipimpin Plt, DPRD Desak Pemkot Bekasi Isi Direktur RSUD Pondok Gede

Setahun Dipimpin Plt, DPRD Desak Pemkot Bekasi Isi Direktur RSUD Pondok Gede

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • print Cetak

KOTA BEKASI – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Ahmadi, menyoroti belum terisinya jabatan definitif Direktur RSUD Tipe D Pondok Gede yang hingga kini masih dipimpin pelaksana tugas (Plt) selama sekitar satu tahun.

Kondisi tersebut dinilai menunjukkan penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi belum sepenuhnya tuntas, meski pemerintah daerah baru saja melaksanakan rotasi dan mutasi puluhan pejabat.

Sorotan itu disampaikan Ahmadi, yang akrab disapa Bang Madonk, pada Jumat (1/8/2026).

Menurutnya, keberadaan pimpinan sementara dalam waktu yang cukup panjang berpotensi memengaruhi efektivitas pengelolaan rumah sakit daerah yang memiliki fungsi strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia mempertanyakan alasan Pemerintah Kota Bekasi belum menetapkan pejabat definitif untuk memimpin RSUD Tipe D Pondok Gede.

Padahal, rotasi dan mutasi pejabat yang baru dilakukan seharusnya dapat menjadi momentum untuk menyelesaikan kekosongan jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.

“Plt memiliki kewenangan yang terbatas. Padahal rumah sakit membutuhkan pemimpin definitif yang bisa mengambil keputusan strategis terkait pelayanan pasien, pengembangan fasilitas, hingga kebijakan manajerial,” kata Madonk.

Menurutnya, jabatan pelaksana tugas pada dasarnya bersifat sementara sehingga memiliki keterbatasan dalam mengambil sejumlah keputusan strategis.

Kondisi tersebut, kata dia, dapat berdampak pada percepatan program-program pengembangan rumah sakit.

Madonk menilai kepemimpinan definitif dibutuhkan untuk memastikan berbagai kebijakan berjalan optimal, mulai dari peningkatan mutu pelayanan kesehatan, pengembangan sarana dan prasarana, pengelolaan anggaran, hingga penyelesaian proses administrasi yang memerlukan kewenangan penuh seorang pimpinan.

Ia mengatakan dampak dari belum terisinya jabatan tersebut tidak hanya dirasakan dalam aspek birokrasi internal, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan publik apabila proses pengambilan keputusan menjadi lebih lambat.

Pilihan Editor :  Pj Gubernur Jawa Barat Pastikan Kampanye Pilkada 2024, Berjalan Jujur dan Adil

Selain itu, menurut Madonk, keterlambatan dalam menetapkan pimpinan definitif juga dapat berdampak pada pelaksanaan program pembangunan sektor kesehatan, termasuk efektivitas penyerapan anggaran yang membutuhkan keputusan manajerial secara cepat.

“Kalau jabatan strategis terus diisi Plt, jangan heran kalau banyak program berjalan lambat. Rumah sakit membutuhkan kepastian kepemimpinan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.

Ia juga berpandangan bahwa kepastian kepemimpinan penting untuk menjaga stabilitas organisasi serta meningkatkan motivasi tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Minta Wali Kota Segera Tetapkan Direktur Definitif

Madonk meminta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto segera menetapkan Direktur RSUD Tipe D Pondok Gede secara definitif.

Menurutnya, Kota Bekasi memiliki sumber daya manusia yang memenuhi kompetensi untuk menduduki jabatan tersebut.

“Kota Bekasi tidak kekurangan tenaga kesehatan yang kompeten. Yang dibutuhkan adalah keberanian mengambil keputusan berdasarkan profesionalisme, bukan kepentingan tertentu. Pengisian jabatan strategis harus mengutamakan kualitas dan integritas,” tegasnya.

Sorotan tersebut muncul setelah Pemerintah Kota Bekasi melantik sebanyak 24 pejabat hasil rotasi dan mutasi.

Pelantikan itu terdiri atas empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 13 Pejabat Administrator, dan tujuh Pejabat Pengawas.

Namun, jabatan Direktur RSUD Tipe D Pondok Gede belum termasuk posisi yang diisi secara definitif.

Menurut Madonk, masyarakat tidak hanya menilai banyaknya pejabat yang dilantik, tetapi juga menaruh perhatian terhadap pengisian jabatan strategis yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

Rumah sakit daerah, kata dia, merupakan salah satu institusi yang membutuhkan kepastian kepemimpinan agar mampu menjalankan fungsi pelayanan secara maksimal.

Ia menambahkan bahwa DPRD Kota Bekasi sebelumnya juga telah mengingatkan pentingnya penataan birokrasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pilihan Editor :  Sekretariat DPRD Sumedang Sukseskan Gerakan Jumat Bersih, Wujudkan Kota Indah dan Nyaman

Oleh karena itu, pengisian jabatan strategis dinilai menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pertanyaannya sederhana, untuk RSUD Tipe D Pondok Gede, siapa yang masih ditunggu?” pungkasnya.**/Ugm

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Pasiter Kodim 1506/Namlea: TMMD Ke-125 Percepat Pembangunan

    Pasiter Kodim 1506/Namlea: TMMD Ke-125 Percepat Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Buru Selatan – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang dilaksanakan Kodim 1506/Namlea menjadi langkah nyata TNI AD dalam mempercepat pembangunan di wilayah tertinggal sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pasiter Kodim 1506/Namlea, Letda Inf Jufri Sanrah Henaulu, Jumat (8/8/2025) mengatakan, kegiatan ini menyasar pembangunan infrastruktur dasar dan pemberdayaan masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten […]

  • Satlinlamil 3 Asah Kesiapsiagaan, Gelar Latihan SAR Laut di Makassar

    Satlinlamil 3 Asah Kesiapsiagaan, Gelar Latihan SAR Laut di Makassar

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Laut tak hanya jadi jalur transportasi dan sumber kehidupan, tapi juga menyimpan risiko bencana yang bisa datang tiba-tiba. Menyadari hal itu, prajurit Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) 3 TNI AL menggelar latihan Search and Rescue (SAR) di Pantai Jalaria, Makassar, Jumat (29/8/2025). Latihan ini dirancang untuk mengasah kemampuan personel dalam melakukan pencarian, pertolongan, […]

  • TNI Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera

    TNI Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi menggelar rapat koordinasi bersama DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 18/02/2026. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memimpin pertemuan bersama Cucun Ahmad Syamsurizal serta Saan Mustopa. Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon menegaskan komitmen aktif dan berkelanjutan TNI dalam setiap tahapan penanganan bencana. […]

  • Patroli Brimob Cegah Tawuran di Pulogadung

    Patroli Brimob Cegah Tawuran di Pulogadung

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur – Patroli gabungan Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan potensi tawuran di Pulogadung, Selasa dini hari (10/2/2026). Petugas mengamankan empat pemuda, satu bilah celurit, serta sejumlah barang yang diduga akan digunakan dalam aksi kekerasan jalanan. Kegiatan ini menjadi bagian Program Jaga Jakarta yang Kapolda Metro Jaya dorong untuk menekan […]

  • Hotspot Karhutla Kalbar Menurun, TNI Kerahkan 6.000 Personel

    Hotspot Karhutla Kalbar Menurun, TNI Kerahkan 6.000 Personel

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Pontianak – Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat menunjukkan tren membaik setelah titik panas menurun di sejumlah wilayah. Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengatakan penurunan hotspot terjadi setelah operasi darat dan udara berjalan secara terpadu. Kodam XII/Tanjungpura mengerahkan sekitar 6.000 personel untuk mendukung pemadaman sekaligus memperkuat pencegahan Karhutla di Kalimantan Barat. […]

  • Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Masih Berjalan, Polda Metro Jaya Klarifikasi 29 Saksi

    Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Masih Berjalan, Polda Metro Jaya Klarifikasi 29 Saksi

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kami bekerja berdasarkan laporan, alat bukti, dan pemeriksaan ahli. Semua tahapan dilaksanakan dengan menjunjung asas hukum yang berlaku

expand_less