Panglima TNI Serahkan 12 Ranpur AAV M-35 untuk Perkuat Marinir
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 16 menit yang lalu
- print Cetak

Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima penyerahan kendaraan tempur AAV M-35 dari Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.
Selanjutnya, Panglima TNI menyerahkan kendaraan tempur tersebut kepada Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Prosesi berlangsung di atas Ranpur LVT-7A1, Lapangan Apel Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).
Penyerahan tersebut menjadi bagian dari modernisasi alat utama sistem persenjataan Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Selain itu, modernisasi tersebut memperkuat kemampuan operasi amfibi serta kesiapan pasukan pendarat prajurit Marinir.
Sebanyak 12 unit AAV M-35 menjadi tahap pertama dari total 35 unit yang akan dipenuhi secara bertahap hingga akhir 2026.
Kehadiran kendaraan tempur tersebut memperkuat kebutuhan operasional pasukan Marinir dalam menjalankan tugas pertahanan, khususnya pada operasi yang membutuhkan kemampuan amfibi.
Punya Kemampuan Operasi Amfibi
AAV M-35 merupakan varian AAV-7A1 RAM/RS buatan Amerika Serikat yang memiliki kemampuan jelajah hingga Sea State 5.
Kendaraan tempur tersebut memiliki bobot 23 ton dengan dimensi panjang 7,94 meter, lebar 3,27 meter, dan tinggi 3,26 meter.
Dari sisi kapasitas, AAV M-35 mampu mengangkut hingga 21 personel dalam pelaksanaan operasi.
Kendaraan tersebut juga memiliki kecepatan hingga 15 kilometer per jam ketika bergerak di air.
Sementara itu, kemampuan mobilitasnya di darat mencapai kecepatan hingga 75 kilometer per jam.
Kemampuan tersebut mendukung kebutuhan mobilitas pasukan dalam menjalankan operasi yang menggabungkan pergerakan melalui wilayah perairan dan daratan.
Untuk mendukung kemampuan tempurnya, AAV M-35 membawa persenjataan berupa senapan mesin kaliber 12,7 milimeter.
Ranpur tersebut juga dilengkapi pelontar granat otomatis kaliber 40 milimeter untuk mendukung pelaksanaan tugas operasional.
Modernisasi Perkuat Pasukan Pendarat
Pengadaan AAV M-35 menjadi bagian dari upaya TNI memperkuat kemampuan pasukan pendarat Korps Marinir.
Tahap pertama menghadirkan 12 unit, sedangkan pemenuhan keseluruhan mencapai 35 unit secara bertahap hingga akhir 2026.
Modernisasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesiapan satuan dalam menghadapi kebutuhan operasi amfibi.
Kemampuan kendaraan tempur menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung mobilitas dan daya tempur pasukan pendarat.
Karena itu, penyerahan AAV M-35 kepada TNI Angkatan Laut menjadi bagian dari penguatan alat utama sistem persenjataan Marinir.
Langkah tersebut juga mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat kesiapan pasukan pendarat prajurit Marinir.
Pada saat yang sama, modernisasi alutsista tersebut mendukung upaya menjaga kedaulatan pertahanan maritim Indonesia.
Dengan pemenuhan kendaraan tempur secara bertahap, TNI menyiapkan kemampuan operasional Marinir sesuai kebutuhan pertahanan dan karakter wilayah Indonesia.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

