Dankodiklat TNI Tinjau Bakti Kesehatan dan Sosial SGS 2026 di Martapura
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 42 menit yang lalu
- print Cetak

Martapura, Sumatra Selatan – Dankodiklat TNI Letnan Jenderal TNI Mohamad Naudi Nurdika meninjau bakti kesehatan dan sosial SGS 2026, Senin (7/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Stadion Tebat Sari, Martapura, Sumatra Selatan, sebagai bagian dari puncak Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026.
Melalui Medical Civic Action Program (MEDCAP), TNI bersama negara peserta SGS 2026 memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial kepada masyarakat.
Program tersebut melayani pemeriksaan kesehatan umum bagi 500 warga serta menggelar sunatan massal untuk 50 anak.
Selain itu, panitia menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat sekitar Stadion Tebat Sari yang mengikuti rangkaian kegiatan kemanusiaan tersebut.
Kegiatan itu menjadi bentuk kepedulian dan kontribusi nyata TNI bersama mitra internasional terhadap kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.
MEDCAP Hadirkan Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Pelaksanaan MEDCAP memperluas manfaat Latgabma SGS 2026 melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi latihan.
Selain meningkatkan kemampuan militer, latihan multinasional tersebut menghadirkan ruang kerja sama kemanusiaan antara TNI dan negara-negara peserta.
Pelayanan kesehatan umum memberikan akses pemeriksaan kepada warga, sementara sunatan massal membantu memenuhi kebutuhan kesehatan anak-anak peserta kegiatan.
Di sisi lain, penyaluran sembako memberikan dukungan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Kombinasi pelayanan kesehatan dan bantuan sosial tersebut memperlihatkan perhatian peserta SGS 2026 terhadap kondisi masyarakat di wilayah kegiatan.
Karena itu, MEDCAP tidak hanya menjadi kegiatan pendukung latihan, tetapi juga sarana membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Perkuat Kebersamaan dan Persahabatan Antarbangsa
Kehadiran TNI bersama mitra internasional dalam kegiatan kemanusiaan tersebut membawa pesan kebersamaan melalui semangat gotong royong dan kepedulian.
Program MEDCAP sekaligus menunjukkan bahwa kerja sama pertahanan dapat berjalan berdampingan dengan kontribusi sosial bagi masyarakat.
Melalui interaksi langsung, prajurit dan peserta internasional membangun komunikasi dengan warga di sekitar lokasi kegiatan.
Hubungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan masyarakat dengan TNI serta memperluas makna kemitraan antarnegara.
Pada saat yang sama, kegiatan bakti kesehatan dan sosial memberikan dimensi kemanusiaan dalam pelaksanaan SGS 2026.
Dengan demikian, Latgabma SGS 2026 tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan dan interoperabilitas militer antarnegara.
Latihan tersebut juga menghadirkan manfaat nyata melalui pelayanan kesehatan dan bantuan sosial bagi masyarakat.
Kegiatan di Martapura menjadi salah satu wujud semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong dalam memperkokoh persahabatan antarbangsa.
Penulis Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi
