Rabu, 30 Sep 2026
Beranda » OPINI » Workaholic: Tanda-Tanda Kamu Terlalu Gila Kerja dan Cara Mengatasinya

Workaholic: Tanda-Tanda Kamu Terlalu Gila Kerja dan Cara Mengatasinya

  • account_circle Tama
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • print Cetak

Opini – Workaholic adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kecanduan terhadap pekerjaan.

Mereka bukan sekadar rajin atau berdedikasi, melainkan memiliki dorongan yang kompulsif untuk terus bekerja, bahkan ketika tubuh dan pikiran butuh istirahat.

Fenomena ini tidak hanya menyasar para eksekutif senior, tapi juga semakin umum terjadi di kalangan profesional muda dan pekerja kantoran.

Profesional muda dengan ambisi tinggi, lingkungan kerja yang kompetitif, serta budaya hustle culture menjadi kombinasi yang rawan memicu perilaku workaholic.

Di era digital, batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi makin kabur, apalagi dengan adanya akses kerja 24/7 melalui gawai.

Beberapa profesi yang memiliki tekanan tinggi dan jam kerja panjang, seperti jurnalis, konsultan, pengacara, atau pekerja startup, juga rentan terhadap kondisi ini.

Workaholic bisa terlihat “produktif” dari luar, tapi saat pekerjaan mulai mengambil alih waktu tidur, hubungan pribadi, dan kesehatan mental, itu menjadi alarm bahaya.

Ketika seseorang tak bisa berhenti bekerja meskipun sudah lelah atau sakit, itu adalah titik di mana kecanduan kerja bukan lagi soal etos, tapi gangguan yang perlu ditangani.

Dampak dari perilaku workaholic tidak hanya dirasakan di kantor, tetapi juga menjalar ke rumah, ruang sosial, dan bahkan kesehatan fisik.

Lingkungan sekitar seringkali menjadi korban pertama dari perilaku ini, terutama keluarga dan pasangan yang merasa diabaikan.

Beberapa faktor yang mendorong seseorang menjadi workaholic antara lain:

  • Tekanan budaya kerja: Lingkungan yang memuja kerja keras dan menganggap lembur sebagai tanda loyalitas.
  • Pembuktian diri: Keinginan untuk diakui atau merasa bernilai hanya ketika produktif.
  • Perfeksionisme: Standar tinggi terhadap hasil kerja yang membuat seseorang sulit merasa puas.
  • Penghindaran emosional: Pekerjaan dijadikan pelarian dari masalah pribadi atau trauma.
Pilihan Editor :  Polisi Amankan Pelaku Pencurian Motor Yamaha Mio

Ciri-Ciri Workaholic

Berikut ini beberapa ciri-ciri workaholic yang perlu diwaspadai:

  1. Terus memikirkan pekerjaan meski sedang libur atau cuti.
  2. Merasa bersalah saat tidak bekerja.
  3. Mengabaikan waktu istirahat, makan, atau tidur demi menyelesaikan tugas.
  4. Menolak bantuan dan merasa hanya dirinya yang bisa mengerjakan dengan benar.
  5. Hubungan sosial terganggu, sering absen dari acara keluarga atau teman.
  6. Sulit menikmati waktu luang, selalu merasa harus produktif.

Bahaya Workaholic

Workaholic bukan sekadar gaya hidup sibuk, tapi memiliki risiko serius. Beberapa bahaya workaholic antara lain:

1. Kesehatan Fisik

  • Kurang tidur dan kelelahan kronis
  • Masalah jantung karena stres berkepanjangan
  • Sakit kepala, gangguan pencernaan, hingga penurunan imun tubuh

2. Kesehatan Mental

  • Burnout, depresi, dan kecemasan
  • Kehilangan motivasi dan kreativitas
  • Merasa terjebak dalam rutinitas tanpa makna

3. Kehidupan Sosial dan Emosional

  • Menjauh dari orang terdekat
  • Kesepian dan rasa hampa
  • Potensi konflik dalam hubungan

Cara Mengatasi Workaholic

Mengatasi kebiasaan kerja berlebihan butuh kesadaran diri dan strategi yang tepat.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Kenali Pola Kerja

Sadari apakah kamu bekerja karena harus, atau karena merasa tidak bisa berhenti.

Cobalah membuat catatan harian tentang jam kerja dan aktivitas non-kerja untuk mengukur keseimbangan.

2. Tetapkan Batasan

  • Tentukan jam kerja dan patuhi.
  • Matikan notifikasi pekerjaan di luar jam kantor.
  • Jangan bawa pekerjaan ke tempat tidur.

3. Prioritaskan Istirahat dan Rekreasi

  • Ambil cuti tanpa rasa bersalah.
  • Luangkan waktu untuk hobi dan aktivitas sosial.
  • Tidur cukup dan rutin berolahraga ringan.

4. Delegasi dan Percayai Tim

Belajar mendelegasikan pekerjaan menunjukkan kedewasaan profesional. Percayai rekan kerja untuk membantu menyelesaikan tugas bersama.

5. Konsultasi Profesional

Jika kebiasaan ini sudah mengganggu fungsi hidup sehari-hari, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog. Terapi kognitif perilaku (CBT) terbukti efektif mengatasi kecanduan kerja.

Pilihan Editor :  Kodim Jakarta Timur Tanam 1.000 Pohon Sambut HUT TNI ke-81

6. Evaluasi Makna Kerja

Refleksikan kembali: Apakah pekerjaan menjadi satu-satunya sumber identitas dan harga diri? Temukan arti hidup lain di luar karier.

Kesimpulan

Workaholic adalah kondisi psikologis yang serius dan dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik, mental, serta kehidupan sosial.

Mengenali ciri-ciri workaholic dan memahami bahaya workaholic adalah langkah awal untuk mengatasinya.

Profesional muda yang sadar akan pentingnya keseimbangan hidup bisa memutus siklus ini sebelum terlambat.**/

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • HUT ke-79 Jalasenastri, Prajurit Hiu Perkasa Yonmarhanlan III Ramaikan Bazar UMKM

    HUT ke-79 Jalasenastri, Prajurit Hiu Perkasa Yonmarhanlan III Ramaikan Bazar UMKM

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Suasana meriah dan penuh keakraban mewarnai Lapangan Amigos, Komplek TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Selasa (5/8/2025). Dalam rangka memperingati HUT ke-79 Jalasenastri, Prajurit Hiu Perkasa Yonmarhanlan III Jakarta turut hadir memeriahkan kegiatan Bazar UMKM dan Lingkungan Sehat yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan tersebut. Deretan stan UMKM tampil memikat dengan ragam produk […]

  • HUT Bhayangkara ke-79, Polda Jabar Hadirkan Sketsa Wajah Gratis untuk Masyarakat

    HUT Bhayangkara ke-79, Polda Jabar Hadirkan Sketsa Wajah Gratis untuk Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung.– Ada yang berbeda di Mapolda Jawa Barat, Selasa (1/O7/2025) Suasana yang biasanya dipenuhi aktivitas serius kepolisian, kali ini berubah menjadi lebih hangat dan artistik. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polda Jabar melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) memberikan hadiah istimewa kepada masyarakat, layanan sketsa wajah gratis. Tak tanggung-tanggung, Polda Jabar menggandeng […]

  • Pemkab Sumedang Luncurkan Program Graduasi Kemiskinan, Wabup, Pendamping Harus Jadi Inspirator

    Pemkab Sumedang Luncurkan Program Graduasi Kemiskinan, Wabup, Pendamping Harus Jadi Inspirator

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang– Upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumedang memasuki babak baru. Pemerintah daerah menyiapkan Program Graduasi Kemiskinan, yakni mekanisme penghentian bantuan sosial bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang sudah mandiri secara ekonomi dan tidak lagi membutuhkan bantuan. Program ini disosialisasikan melalui Sosialisasi Persiapan Tenaga Teknis Pendampingan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, […]

  • Batalyon B Pelopor Satbrimob dan Samapta Hatrick Gagalkan Tawuran Jakarta Timur

    Batalyon B Pelopor Satbrimob dan Samapta Hatrick Gagalkan Tawuran Jakarta Timur

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur – Tim gabungan Brimob dan Samapta menggagalkan potensi tawuran selama tiga hari berturut-turut di sejumlah titik rawan Jakarta Timur. Melalui Operasi Pekat Jaya 2026, petugas meningkatkan patroli pada jam rawan sekaligus menekan balap liar dan kejahatan jalanan. Pada Minggu pagi di Ciracas, petugas mengamankan 16 pemuda beserta senjata tajam yang mereka bawa untuk […]

  • TNI AL dan Bank Indonesia Hadir di Buru Selatan, Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Rupiah

    TNI AL dan Bank Indonesia Hadir di Buru Selatan, Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Rupiah

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Ambon, Maluku – Ratusan warga Kecamatan Kapala Madan, Kabupaten Buru Selatan, menyambut dengan penuh antusias kehadiran Satgas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Kodaeral IX Ambon bersama Bank Indonesia, Senin (29/9/2025). Tidak hanya membawa layanan kesehatan gratis, tim juga menghadirkan sosialisasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah yang dikemas secara sederhana dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dipimpin Letda (K) […]

  • Brimob Metro Jaya Pastikan Keamanan Daihatsu Indonesia Masters 2026 Lewat Sterilisasi Istora

    Brimob Metro Jaya Pastikan Keamanan Daihatsu Indonesia Masters 2026 Lewat Sterilisasi Istora

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Satuan Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan sterilisasi guna memastikan keamanan Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan. Sejak awal, Brimob mengedepankan langkah preventif agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan tertib. Selanjutnya, Unit Penjinak Bom dan Unit KBRN Brimob menyisir area Istora Senayan secara menyeluruh. Sebelum sterilisasi, personel Brimob berkoordinasi dengan pengamanan internal […]

expand_less