Slide News
Hot Tags
Beranda » OPINI » Workaholic: Tanda-Tanda Kamu Terlalu Gila Kerja dan Cara Mengatasinya

Workaholic: Tanda-Tanda Kamu Terlalu Gila Kerja dan Cara Mengatasinya

  • account_circle Tama
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • print Cetak

Opini – Workaholic adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kecanduan terhadap pekerjaan.

Mereka bukan sekadar rajin atau berdedikasi, melainkan memiliki dorongan yang kompulsif untuk terus bekerja, bahkan ketika tubuh dan pikiran butuh istirahat.

Fenomena ini tidak hanya menyasar para eksekutif senior, tapi juga semakin umum terjadi di kalangan profesional muda dan pekerja kantoran.

Profesional muda dengan ambisi tinggi, lingkungan kerja yang kompetitif, serta budaya hustle culture menjadi kombinasi yang rawan memicu perilaku workaholic.

Di era digital, batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi makin kabur, apalagi dengan adanya akses kerja 24/7 melalui gawai.

Beberapa profesi yang memiliki tekanan tinggi dan jam kerja panjang, seperti jurnalis, konsultan, pengacara, atau pekerja startup, juga rentan terhadap kondisi ini.

Workaholic bisa terlihat “produktif” dari luar, tapi saat pekerjaan mulai mengambil alih waktu tidur, hubungan pribadi, dan kesehatan mental, itu menjadi alarm bahaya.

Ketika seseorang tak bisa berhenti bekerja meskipun sudah lelah atau sakit, itu adalah titik di mana kecanduan kerja bukan lagi soal etos, tapi gangguan yang perlu ditangani.

Dampak dari perilaku workaholic tidak hanya dirasakan di kantor, tetapi juga menjalar ke rumah, ruang sosial, dan bahkan kesehatan fisik.

Lingkungan sekitar seringkali menjadi korban pertama dari perilaku ini, terutama keluarga dan pasangan yang merasa diabaikan.

Beberapa faktor yang mendorong seseorang menjadi workaholic antara lain:

  • Tekanan budaya kerja: Lingkungan yang memuja kerja keras dan menganggap lembur sebagai tanda loyalitas.
  • Pembuktian diri: Keinginan untuk diakui atau merasa bernilai hanya ketika produktif.
  • Perfeksionisme: Standar tinggi terhadap hasil kerja yang membuat seseorang sulit merasa puas.
  • Penghindaran emosional: Pekerjaan dijadikan pelarian dari masalah pribadi atau trauma.
Pilihan Editor :  Soal Kematian Pekerja di SPBU Rawa Lumbu, GMBI: Negara Tak Boleh Diam

Ciri-Ciri Workaholic

Berikut ini beberapa ciri-ciri workaholic yang perlu diwaspadai:

  1. Terus memikirkan pekerjaan meski sedang libur atau cuti.
  2. Merasa bersalah saat tidak bekerja.
  3. Mengabaikan waktu istirahat, makan, atau tidur demi menyelesaikan tugas.
  4. Menolak bantuan dan merasa hanya dirinya yang bisa mengerjakan dengan benar.
  5. Hubungan sosial terganggu, sering absen dari acara keluarga atau teman.
  6. Sulit menikmati waktu luang, selalu merasa harus produktif.

Bahaya Workaholic

Workaholic bukan sekadar gaya hidup sibuk, tapi memiliki risiko serius. Beberapa bahaya workaholic antara lain:

1. Kesehatan Fisik

  • Kurang tidur dan kelelahan kronis
  • Masalah jantung karena stres berkepanjangan
  • Sakit kepala, gangguan pencernaan, hingga penurunan imun tubuh

2. Kesehatan Mental

  • Burnout, depresi, dan kecemasan
  • Kehilangan motivasi dan kreativitas
  • Merasa terjebak dalam rutinitas tanpa makna

3. Kehidupan Sosial dan Emosional

  • Menjauh dari orang terdekat
  • Kesepian dan rasa hampa
  • Potensi konflik dalam hubungan

Cara Mengatasi Workaholic

Mengatasi kebiasaan kerja berlebihan butuh kesadaran diri dan strategi yang tepat.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Kenali Pola Kerja

Sadari apakah kamu bekerja karena harus, atau karena merasa tidak bisa berhenti.

Cobalah membuat catatan harian tentang jam kerja dan aktivitas non-kerja untuk mengukur keseimbangan.

2. Tetapkan Batasan

  • Tentukan jam kerja dan patuhi.
  • Matikan notifikasi pekerjaan di luar jam kantor.
  • Jangan bawa pekerjaan ke tempat tidur.

3. Prioritaskan Istirahat dan Rekreasi

  • Ambil cuti tanpa rasa bersalah.
  • Luangkan waktu untuk hobi dan aktivitas sosial.
  • Tidur cukup dan rutin berolahraga ringan.

4. Delegasi dan Percayai Tim

Belajar mendelegasikan pekerjaan menunjukkan kedewasaan profesional. Percayai rekan kerja untuk membantu menyelesaikan tugas bersama.

5. Konsultasi Profesional

Jika kebiasaan ini sudah mengganggu fungsi hidup sehari-hari, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog. Terapi kognitif perilaku (CBT) terbukti efektif mengatasi kecanduan kerja.

Pilihan Editor :  Cerminan Buruk Bupati Bekasi dalam Rekrutmen Direksi Perumda Tirta Bhagasasi

6. Evaluasi Makna Kerja

Refleksikan kembali: Apakah pekerjaan menjadi satu-satunya sumber identitas dan harga diri? Temukan arti hidup lain di luar karier.

Kesimpulan

Workaholic adalah kondisi psikologis yang serius dan dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik, mental, serta kehidupan sosial.

Mengenali ciri-ciri workaholic dan memahami bahaya workaholic adalah langkah awal untuk mengatasinya.

Profesional muda yang sadar akan pentingnya keseimbangan hidup bisa memutus siklus ini sebelum terlambat.**/

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Avatar photo

Penulis

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang aktif meliput dan mengolah berbagai informasi aktual seputar peristiwa, hukum, sosial, dan isu publik. Dalam setiap karya jurnalistiknya, Tama mengedepankan ketelitian, keberimbangan, verifikasi informasi, serta kepentingan publik.

Berita Untuk Anda

  • Disdukcapil Kota Bekasi Imbau Warga Aktifkan IKD di Tengah Risiko Banjir

    Disdukcapil Kota Bekasi Imbau Warga Aktifkan IKD di Tengah Risiko Banjir

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi – Disdukcapil Kota Bekasi mengimbau warga segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital untuk melindungi dokumen kependudukan dari risiko banjir berulang. Kepala Disdukcapil Kota Bekasi Taufiq Rachmat Hidayat menilai pemanfaatan IKD masyarakat masih belum optimal hingga saat ini. Ia menyebut banyak warga belum mengaktifkan IKD meskipun layanan tersebut telah tersedia dan terus disosialisasikan. “Masih banyak warga […]

  • Batalyon C Pelopor Brimob PMJ Tebar Kebaikan Lewat Program Jumat Peduli

    Batalyon C Pelopor Brimob PMJ Tebar Kebaikan Lewat Program Jumat Peduli

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat di wilayah Ciputat dan Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (21/11/2025). Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya kembali turun langsung ke tengah masyarakat untuk menebar kepedulian melalui program bakti sosial “Jumat Peduli”. Dalam kegiatan ini, personel Brimob menyusuri permukiman padat dan kawasan warga kurang mampu untuk […]

  • Pengaspalan Jalan Desa Tangkil Dukung Ekonomi Lokal-BRI BO Cibinong

    Pengaspalan Jalan Desa Tangkil Dukung Ekonomi Lokal-BRI BO Cibinong

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bogor – Kehadiran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di tengah masyarakat kembali dirasakan secara nyata. Melalui Kantor Cabang (BO) Cibinong, BRI menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan memperbaiki jalan fasilitas umum di Desa Tangkil, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Program bertajuk “BRI Peduli TJSL Perbaikan Jalan Fasilitas Umum” ini menyasar ruas jalan […]

  • Irjen TNI Pimpin Penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa UO Mabes TNI TA 2026

    Irjen TNI Pimpin Penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa UO Mabes TNI TA 2026

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 Januari 2026 – Inspektur Jenderal TNI Laksdya TNI Hersan memimpin penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa UO Mabes TNI TA 2026. Irjen TNI mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Melalui kegiatan ini, Mabes TNI menandatangani 49 kontrak pengadaan barang […]

  • Lanal Simeulue Bersihkan Pantai Kawasan Konservasi Penyu dalam Memperingati Hari Maritim Sedunia 2025

    Lanal Simeulue Bersihkan Pantai Kawasan Konservasi Penyu dalam Memperingati Hari Maritim Sedunia 2025

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Simeulue – Dalam rangka memperingati Hari Maritim Sedunia atau World Maritime Day 2025 yang jatuh pada 25 September, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Simeulue bersama sejumlah pemangku kepentingan maritim melaksanakan aksi bersih-bersih pantai di Desa Along, Kecamatan Salang, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, Kamis (25/9/2025). Dengan mengusung tema “Our Ocean, Our Obligation, Our Opportunity”, kegiatan ini […]

  • Richard Lee Tak Ditahan, Polda Metro Jaya Terapkan Wajib Lapor

    Richard Lee Tak Ditahan, Polda Metro Jaya Terapkan Wajib Lapor

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Jakarta – Polda Metro Jaya tidak melakukan penahanan terhadap dokter kecantikan Richard Lee meski telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Kepolisian memilih menerapkan kewajiban wajib lapor sembari melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan ke jaksa penuntut umum. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol […]

expand_less