Kamis, 22 Okt 2026
Beranda » OPINI » Workaholic: Tanda-Tanda Kamu Terlalu Gila Kerja dan Cara Mengatasinya

Workaholic: Tanda-Tanda Kamu Terlalu Gila Kerja dan Cara Mengatasinya

  • account_circle Tama
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Opini – Workaholic adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kecanduan terhadap pekerjaan.

Mereka bukan sekadar rajin atau berdedikasi, melainkan memiliki dorongan yang kompulsif untuk terus bekerja, bahkan ketika tubuh dan pikiran butuh istirahat.

Fenomena ini tidak hanya menyasar para eksekutif senior, tapi juga semakin umum terjadi di kalangan profesional muda dan pekerja kantoran.

Profesional muda dengan ambisi tinggi, lingkungan kerja yang kompetitif, serta budaya hustle culture menjadi kombinasi yang rawan memicu perilaku workaholic.

Di era digital, batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi makin kabur, apalagi dengan adanya akses kerja 24/7 melalui gawai.

Beberapa profesi yang memiliki tekanan tinggi dan jam kerja panjang, seperti jurnalis, konsultan, pengacara, atau pekerja startup, juga rentan terhadap kondisi ini.

Workaholic bisa terlihat “produktif” dari luar, tapi saat pekerjaan mulai mengambil alih waktu tidur, hubungan pribadi, dan kesehatan mental, itu menjadi alarm bahaya.

Ketika seseorang tak bisa berhenti bekerja meskipun sudah lelah atau sakit, itu adalah titik di mana kecanduan kerja bukan lagi soal etos, tapi gangguan yang perlu ditangani.

Dampak dari perilaku workaholic tidak hanya dirasakan di kantor, tetapi juga menjalar ke rumah, ruang sosial, dan bahkan kesehatan fisik.

Lingkungan sekitar seringkali menjadi korban pertama dari perilaku ini, terutama keluarga dan pasangan yang merasa diabaikan.

Beberapa faktor yang mendorong seseorang menjadi workaholic antara lain:

  • Tekanan budaya kerja: Lingkungan yang memuja kerja keras dan menganggap lembur sebagai tanda loyalitas.
  • Pembuktian diri: Keinginan untuk diakui atau merasa bernilai hanya ketika produktif.
  • Perfeksionisme: Standar tinggi terhadap hasil kerja yang membuat seseorang sulit merasa puas.
  • Penghindaran emosional: Pekerjaan dijadikan pelarian dari masalah pribadi atau trauma.
Pilihan Editor :  KRI Teluk Banten-516 TNI AL Debarkasi Personel dan Salurkan Bantuan Logistik di Belawan

Ciri-Ciri Workaholic

Berikut ini beberapa ciri-ciri workaholic yang perlu diwaspadai:

  1. Terus memikirkan pekerjaan meski sedang libur atau cuti.
  2. Merasa bersalah saat tidak bekerja.
  3. Mengabaikan waktu istirahat, makan, atau tidur demi menyelesaikan tugas.
  4. Menolak bantuan dan merasa hanya dirinya yang bisa mengerjakan dengan benar.
  5. Hubungan sosial terganggu, sering absen dari acara keluarga atau teman.
  6. Sulit menikmati waktu luang, selalu merasa harus produktif.

Bahaya Workaholic

Workaholic bukan sekadar gaya hidup sibuk, tapi memiliki risiko serius. Beberapa bahaya workaholic antara lain:

1. Kesehatan Fisik

  • Kurang tidur dan kelelahan kronis
  • Masalah jantung karena stres berkepanjangan
  • Sakit kepala, gangguan pencernaan, hingga penurunan imun tubuh

2. Kesehatan Mental

  • Burnout, depresi, dan kecemasan
  • Kehilangan motivasi dan kreativitas
  • Merasa terjebak dalam rutinitas tanpa makna

3. Kehidupan Sosial dan Emosional

  • Menjauh dari orang terdekat
  • Kesepian dan rasa hampa
  • Potensi konflik dalam hubungan

Cara Mengatasi Workaholic

Mengatasi kebiasaan kerja berlebihan butuh kesadaran diri dan strategi yang tepat.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Kenali Pola Kerja

Sadari apakah kamu bekerja karena harus, atau karena merasa tidak bisa berhenti.

Cobalah membuat catatan harian tentang jam kerja dan aktivitas non-kerja untuk mengukur keseimbangan.

2. Tetapkan Batasan

  • Tentukan jam kerja dan patuhi.
  • Matikan notifikasi pekerjaan di luar jam kantor.
  • Jangan bawa pekerjaan ke tempat tidur.

3. Prioritaskan Istirahat dan Rekreasi

  • Ambil cuti tanpa rasa bersalah.
  • Luangkan waktu untuk hobi dan aktivitas sosial.
  • Tidur cukup dan rutin berolahraga ringan.

4. Delegasi dan Percayai Tim

Belajar mendelegasikan pekerjaan menunjukkan kedewasaan profesional. Percayai rekan kerja untuk membantu menyelesaikan tugas bersama.

5. Konsultasi Profesional

Jika kebiasaan ini sudah mengganggu fungsi hidup sehari-hari, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog. Terapi kognitif perilaku (CBT) terbukti efektif mengatasi kecanduan kerja.

Pilihan Editor :  Sinergi Lancarkan Mudik, Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Penutupan Posko Lebaran 2025 di Bandara

6. Evaluasi Makna Kerja

Refleksikan kembali: Apakah pekerjaan menjadi satu-satunya sumber identitas dan harga diri? Temukan arti hidup lain di luar karier.

Kesimpulan

Workaholic adalah kondisi psikologis yang serius dan dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik, mental, serta kehidupan sosial.

Mengenali ciri-ciri workaholic dan memahami bahaya workaholic adalah langkah awal untuk mengatasinya.

Profesional muda yang sadar akan pentingnya keseimbangan hidup bisa memutus siklus ini sebelum terlambat.**/

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Pecalang Bali Deklarasikan Penolakan terhadap Premanisme Berkedok Ormas

    Pecalang Bali Deklarasikan Penolakan terhadap Premanisme Berkedok Ormas

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Deklarasi penolakan premanisme oleh 13.000 pecalang dari seluruh Bali ini menunjukkan keseriusan masyarakat adat

  • Pasmar 3 Hadirkan Kepedulian di Yayasan Emeyodere dalam Jumat Berkah

    Pasmar 3 Hadirkan Kepedulian di Yayasan Emeyodere dalam Jumat Berkah

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong, Papua Barat Daya – Suasana penuh kehangatan terasa di Yayasan Emeyodere, Kota Sorong, saat prajurit Pasmar 3 hadir dalam kegiatan Jumat Berkah, Jumat (5/9/2025). Dipimpin Kaset Pasmar 3 Letda Mar Catur Prasetiyo Wibowo, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Acara dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan penyerahan bantuan […]

  • Patroli Gabungan TNI dan Warga di Tangerang Tekan Potensi Kriminalitas Usai Idul Adha

    Patroli Gabungan TNI dan Warga di Tangerang Tekan Potensi Kriminalitas Usai Idul Adha

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, 28 Mei 2026 – TNI bersama komponen masyarakat menggelar patroli malam terpadu di Ciledug dan Pondok Aren untuk menjaga keamanan pasca Idul Adha. Kodim 0506/Tangerang mengerahkan Babinsa Koramil 04/Ciledug dan Koramil 07/Pondok Aren dalam patroli yang berlangsung Kamis malam secara terkoordinasi. Petugas menyasar wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, khususnya titik rawan kriminalitas […]

  • Pererat Kolaborasi, Lanal Bengkulu Gelar Coffee Morning Bersama Forkopimda Provinsi Bengkulu

    Pererat Kolaborasi, Lanal Bengkulu Gelar Coffee Morning Bersama Forkopimda Provinsi Bengkulu

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bengkulu – Dalam semangat memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, Pangkalan TNI AL (Lanal) Bengkulu menggelar kegiatan Coffee Morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu, Selasa (15/4/2025). Bertempat di Lapangan Tembak Indoor Mako Lanal Bengkulu, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi strategis antara unsur pimpinan daerah untuk bersama-sama membangun Bengkulu yang lebih […]

  • Pengembangan Infrastruktur Jalan Provinsi Kalimantan Timur

    Pengembangan Infrastruktur Jalan Provinsi Kalimantan Timur

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pengembangan infrastruktur jalan ini saya harap dapat memperlancar akses transportasi, memudahkan mobilitas warga, serta membuka peluang

  • Tadarus Brimob Bangun Mental dan Spiritualitas

    Tadarus Brimob Bangun Mental dan Spiritualitas

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menguatkan spiritualitas melalui tadarus Al-Qur’an di Masjid Al-Kautsar, Sabtu pagi, 28/02/2026. Kegiatan pembinaan rohani dimulai pukul 09.30 WIB setelah personel mengikuti apel pagi dengan penuh disiplin dan kesiapan. Anggota langsung melanjutkan kegiatan dengan membaca Al-Qur’an Juz 10 secara bersama dan bergantian. Personel melantunkan ayat suci […]

expand_less