Jumat, 6 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Opini » Solusi Kezaliman Kapitalisme : Hak Pekerja Buruh Wajib Dibayarkan oleh Pengusaha

Solusi Kezaliman Kapitalisme : Hak Pekerja Buruh Wajib Dibayarkan oleh Pengusaha

  • account_circle Gensa Media Indonesia
  • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Opini – Hanya karena berlandaskan surat perjanjian kerja yang dibuat sepihak, oleh pengusaha lalu membenarkan hal itu menjadi sebuah kesepakatan antara pekerja dan pengusaha. Tanpa mendaftarkannya terlebih dahulu ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), dan mengenyampingkan peraturan serta Undang-undang terkait ketenagakerjaan adalah kesalahan besar.

Entah karena pengusaha yang tidak mengerti hal ini atau memang diabaikan. Padahal jelas sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2021 (PP/No.35/Tahun2021). Tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), bahwa pengusaha wajib mendaftarkan PKWT sebagai berikut :

Pasal 14 – PP/No.35/Tahun2021
(1) PKWT harus dicatatkan oleh pengusaha pada kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan secara daring paling lama 3 (tiga) hari kerja sejak penandatanganan PKWT.
(2) Dalam hal pencatatan PKWT secara daring belum tersedia maka pencatatan PKWT dilakukan oleh pengusaha secara tertulis di dinas yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan kabupaten/kota, paling lama 7 (tujuh) hari kerja sejak penandatanganan PKWT.

Tidak hanya soal PKWT, pengusaha terkadang masih suka menahan Ijazah Asli milik buruh yang sudah tidak bekerja, dengan berbagai alasan seperti jaminan karena pekerja memiliki beban tanggungan yang mesti dilunasi terlebih dahulu, atas kerugian pengusaha yang jelas tidak berdasar dan tidak dapat dibuktikan.

Seperti yang dialami oleh salah seorang pekerja di Kota Bekasi yang tidak ingin ditulis namanya, mengatakan bahwa Ijazah Asli miliknya masih ditahan oleh perusahaan sejak tahun 2021. Dengan alasan harus membayar 50% dari kerugian yang ditimbulkan oleh hutang customer (bad debt).

“Ijazah saya masih ditahan di sana, karena harus membayar kerugian 50% dari hutang customer, padahal posisi saya hanya marketing. Tugas saya hanya mencari pelanggan bukan memvalidasi atau analisis data, tetapi kenapa saya yang disuruh membayar” ucapnya

Baca juga :  Tentang Irian Barat Papua, Masa Lalu dan Harapannya

Lebih lanjut, perkara penahanan ijazah asli milik buruh yang dilakukan oleh perusahaan memang banyak kita temukan, meskipun tidak ada aturan dan perundang – undangan yang mengatur secara ekspilist untuk melarang pengusaha atau perusahaan menahan ijazah asli. Selama itu menjadi kesepakatan bersama, bukan karena di paksa atau terpaksa, namun penahanan ijazah asli bagi buruh yang sudah tidak bekerja, jelas merugikan baginya dalam mencari kerja di tempat yang baru.

Dilansir dari laman hukumonline.com. Juanda Pangaribuan, praktisi hukum hubungan industrial sekaligus mantan hakim ad hoc Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berpendapat, agar kesepakatan penahanan ijazah memenuhi asas iktikad baik.

Menurut Juanda Pangaribuan ada beberapa ketentuan yang sebaiknya diatur dalam perjanjian kerja, yaitu:

  1. Perusahaan wajib mengembalikan ijazah saat masa kontrak berakhir. Hal ini untuk menjamin kepastian hukum karyawan agar dapat menuntut haknya atas ijazah yang ditahan perusahaan.
  2. Bentuk jaminan dari perusahaan jika perusahaan melanggar perjanjian kerja.
  3. Pertanggungjawaban perusahaan jika ijazah mengalami kerusakan atau musnah.

Selain itu, Juanda Pangaribuan juga memberikan alternatif jaminan bagi perusahaan jika khawatir karyawan yang bersangkutan akan melalaikan kewajibannya selama masa kontrak. Dalam hal ini, perusahaan tidak perlu menahan ijazah melainkan dapat memproses hukum karyawan yang bersangkutan.

Dan bagi karyawan yang sudah di pecat atau mengundurkan diri alias tidak bekerja lagi, terkait ijazah miliknya mesti dikembalikan oleh perusahaan tanpa syarat. Adapun ternyata pekerja tersebut masih memiliki tanggungan dalam pekerjaan, lebih baik memilih opsi lain untuk penyelesaiannya. Bila memang ada perbuatan melawan hukum, maka pengusaha silahkan melaporkan saja ke pihak berwenang.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Interesting

  • Dugaan Modus Acara PMI di Jatimulya Gagal, Vendor Alami Kerugian Puluhan Juta Rupiah

    Dugaan Modus Acara PMI di Jatimulya Gagal, Vendor Alami Kerugian Puluhan Juta Rupiah

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tambun Selatan – Rencana pagelaran acara yang mengatasnamakan Palang Merah Indonesia (PMI) di Gedung Serba Guna Jalan Melati Raya, RW 11/13, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kamis (15/1/2026), berakhir gagal. Kegagalan ini langsung membatalkan seluruh agenda kegiatan dan sekaligus menimbulkan kerugian materiil serta immateriil bagi vendor dan warga. Vendor Kehilangan 150 Kursi, Kerugian Tembus Rp27 […]

  • Jembatan Garuda Hampir Rampung, Akses Warga Panunggangan Utara Segera Terbuka

    Jembatan Garuda Hampir Rampung, Akses Warga Panunggangan Utara Segera Terbuka

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, 28 April 2026 – Pembangunan Jembatan Garuda di Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, memasuki tahap akhir dan segera difungsikan untuk mendukung mobilitas warga. Proyek infrastruktur tersebut menjawab kebutuhan akses yang selama ini terbatas di wilayah tersebut. Kodim 0506/Tangerang melalui Koramil 01/Tgr mengakselerasi pembangunan bersama masyarakat setempat. Personel TNI dan warga bekerja intensif […]

  • Gerakan Pangan Murah: Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tidak Panic Buying, Stok Pangan Aman

    Gerakan Pangan Murah: Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tidak Panic Buying, Stok Pangan Aman

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi menggelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Pondok Gede hari ini. Acara ini merupakan hasil kerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, Kepala Badan Pangan […]

  • Korem 052 Tanam 2.000 Pohon Peringati Hari Hutan Nasional

    Korem 052 Tanam 2.000 Pohon Peringati Hari Hutan Nasional

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kab. Tangerang, 7 Agustus 2026 – Korem 052/Wijayakrama menanam 2.000 pohon secara serentak di seluruh wilayah jajarannya untuk memperingati Hari Hutan Nasional sekaligus menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Jumat (7/8). Aksi penghijauan tersebut menjadi bagian dari program “Jaga Bumi, Jaga Jayakarta” yang terus dijalankan Kodam Jaya sebagai gerakan pelestarian lingkungan berkelanjutan. Korem 052/Wijayakrama memusatkan salah […]

  • Dua Siswa Takut Sekolah, Keributan Bon Cabe di SD Gowa Masuk Jalur Hukum

    Dua Siswa Takut Sekolah, Keributan Bon Cabe di SD Gowa Masuk Jalur Hukum

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    GOWA – Sekolah mestinya tempat anak belajar membaca, menulis, berhitung, dan sesekali berebut penghapus. Namun, di SD Inpres Tetebatu Lama, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, persoalan yang mencuat justru berujung keributan saat jam pulang sekolah. Dua siswa disebut mengalami ketakutan hingga tidak masuk sekolah selama lebih dari sepekan setelah terjadi keributan pada 8 September 2026. Persoalan […]

  • Danlantamal I Hadiri High Level Meeting TPID Sumut, Bahas Strategi Pengendalian Inflasi di Ramadan

    Danlantamal I Hadiri High Level Meeting TPID Sumut, Bahas Strategi Pengendalian Inflasi di Ramadan

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHMRP., menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (14/3/2025). Pertemuan ini menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mengendalikan […]

expand_less