Rabu, 4 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Investigasi » Sertifikat Tanah Dipersoalkan, Kuasa Hukum Siapkan Gugatan untuk BPN Kota Bekasi

Sertifikat Tanah Dipersoalkan, Kuasa Hukum Siapkan Gugatan untuk BPN Kota Bekasi

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BEKASI – Tim kuasa hukum pelapor menyoroti dugaan ketidaksesuaian prosedur dalam penerbitan sertifikat tanah yang menjadi objek sengketa di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Setelah mediasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota bekasi, pihak pelapor menyatakan siap menempuh jalur hukum apabila persoalan tersebut tidak memperoleh penyelesaian yang memadai.

Melalui Advokat Syamsuardi, S.H., tim kuasa hukum meminta BPN memeriksa kembali dokumen persyaratan, proses verifikasi administrasi, serta data bidang tanah yang menjadi dasar penerbitan sertifikat.

Menurut Syamsuardi, mediasi perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan menyeluruh agar duduk perkara menjadi jelas dan para pihak memperoleh kepastian hukum.

Usai mediasi, Syamsuardi menyampaikan bahwa BPN akan memanggil pihak yang dilaporkan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

Namun, tindak lanjut itu dinilai perlu disertai keterbukaan informasi mengenai objek tanah yang disengketakan, termasuk data dan dokumen yang relevan untuk menguji keberatan pelapor.

“Setiap data yang masuk wajib diverifikasi. Karena semua berawal dari situ,” ujar Syamsuardi kepada awak media, Rabu (14/10/2026).

Ia menilai, pemeriksaan administratif tidak semestinya hanya berfokus pada kelengkapan berkas, tetapi juga harus memastikan kebenaran dan kesesuaian data yang diajukan.

Menurut dia, ketidaktelitian dalam proses verifikasi berpotensi menimbulkan persoalan hukum, terutama ketika dokumen yang digunakan dalam penerbitan sertifikat dipersoalkan oleh pihak lain.

Selain proses penerbitan sertifikat, tim kuasa hukum juga menyoroti akses terhadap data bidang tanah. Informasi tersebut dinilai penting untuk menguji dokumen yang dipersoalkan dan memperjelas dasar keberatan pelapor.

“Data tersebut itu kan penting untuk menguji dokumen yang dipersoalkan sekaligus memperjelas duduk perkaranya,” jelasnya.

Syamsuardi menegaskan, penyelesaian sengketa pertanahan membutuhkan pemeriksaan objektif serta penjelasan administratif yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga meminta BPN memberikan klarifikasi resmi mengenai prosedur yang telah dijalankan, dasar penerbitan sertifikat, serta tindak lanjut atas keberatan yang disampaikan.

Baca juga :  BANN Kota Bekasi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah untuk Pencegahan Narkoba

“Klarifikasi resmi dari BPN diperlukan untuk menjelaskan prosedur yang telah dijalankan, dasar penerbitan sertifikat, serta tindak lanjut atas keberatan yang disampaikan pelapor,” tegasnya.

Meski menyampaikan penilaian bahwa BPN telah melakukan kesalahan, Syamsuardi menyatakan persoalan tersebut perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran prosedur.

“Bagaimanapun, menurut kami, BPN telah melakukan kesalahan,” ujarnya.

Berita lainnya: Adelia Dorong Edukasi Kesehatan Anak hingga Tingkat RT/RW di Kota Bekasi

Pengawasan BPN Diminta Diperkuat

Advokat Agus Bahtiar, S.H., M.H., turut menyoroti pentingnya ketelitian dalam proses penerbitan sertifikat tanah.

Menurut dia, kehati-hatian diperlukan untuk melindungi masyarakat dari risiko sengketa kepemilikan, termasuk klaim dari pihak lain terhadap tanah yang telah dibeli.

“BPN harus lebih berhati-hati dan teliti dalam memproses sertifikat tanah. Jangan sampai masyarakat yang sudah membeli tanah justru menjadi korban karena muncul sengketa atau klaim kepemilikan dari pihak lain,” kata Agus.

Ia meminta BPN memberikan perhatian serius terhadap laporan maupun informasi mengenai bidang tanah yang diduga bermasalah.

Menurut Agus, apabila terdapat indikasi sengketa, petugas perlu melakukan pemeriksaan secara cermat sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebelum mengambil keputusan administratif lebih lanjut.

Ia juga mendorong Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap jajaran pertanahan di daerah, termasuk melalui pemeriksaan dan evaluasi terhadap penanganan sengketa tanah di Kota Bekasi.

Agus menilai, evaluasi diperlukan untuk mengetahui faktor yang memicu persoalan pertanahan sekaligus mencegah munculnya kasus serupa.

“Kalau bisa, ketika ditemukan indikasi sengketa, jangan terburu-buru menerbitkan sertifikat sebelum persoalannya diperiksa dan ditangani sesuai prosedur. Ini penting agar masyarakat yang membeli tanah tidak dirugikan di kemudian hari,” terangnya.

Baca juga :  Kasus KSO PT Migas Bekasi, NCW Minta Kejagung Usut Tuntas

Ia menambahkan, upaya pencegahan perlu melibatkan pemerintah pusat dan daerah melalui pengawasan, pemeriksaan dokumen, serta penanganan pengaduan masyarakat secara konsisten.

“Kalaupun persoalan sengketa tanah ini tidak bisa langsung dihilangkan, setidaknya harus ada upaya nyata untuk menekan jumlahnya. Jangan sampai dari waktu ke waktu justru semakin banyak masyarakat yang dirugikan,” pungkas Agus.

Hingga berita ini terbit, upaya konfirmasi telah dilakukan namun BPN Kota Bekasi belum memberikan tanggapan mengenai pokok keberatan pelapor, dasar penerbitan sertifikat yang dipersoalkan, maupun hasil pemeriksaan atas dugaan ketidaksesuaian prosedur tersebut.

Redaksi tetap membuka ruang bagi BPN dan pihak yang dilaporkan untuk menyampaikan klarifikasi, tanggapan, maupun hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

FAQ: Sengketa Sertifikat Tanah di Bekasi

Apa persoalan yang disoroti dalam sengketa sertifikat tanah di Bekasi?

Tim kuasa hukum pelapor menyoroti dugaan ketidaksesuaian prosedur penerbitan sertifikat tanah, termasuk proses verifikasi dokumen dan keterbukaan data bidang tanah. Dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Siapa kuasa hukum yang menyampaikan keberatan terhadap prosedur penerbitan sertifikat?

Advokat Syamsuardi, S.H., mewakili tim kuasa hukum pelapor dalam menyampaikan keberatan dan meminta BPN memeriksa dokumen serta data bidang tanah yang dipersoalkan.

Apa tindak lanjut BPN setelah mediasi?

Menurut keterangan Syamsuardi, BPN akan memanggil pihak yang dilaporkan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Informasi yang tersedia belum memuat keterangan resmi BPN mengenai hasil pemeriksaan atau tindak lanjut akhirnya.

Mengapa verifikasi dokumen dan keterbukaan data tanah penting?

Verifikasi dokumen dan keterbukaan data diperlukan untuk menguji kesesuaian informasi yang menjadi dasar penerbitan sertifikat, memperjelas objek sengketa, serta mendukung kepastian hukum bagi pihak yang berkepentingan.

Baca juga :  Jam 2 Pagi Digerebek, Terduga Penggelap 20 Mobil Pilih Ngumpet di Kamar Mandi
Apakah tim kuasa hukum akan menggugat terkait sengketa sertifikat tanah tersebut?

Tim kuasa hukum pelapor menyatakan siap menempuh jalur hukum apabila persoalan tidak memperoleh penyelesaian yang dianggap memadai. Informasi yang tersedia belum memastikan bahwa gugatan telah didaftarkan ke pengadilan.

Apa yang diminta Agus Bahtiar terkait pengawasan penerbitan sertifikat tanah?

Agus Bahtiar, S.H., M.H., meminta BPN lebih teliti memproses sertifikat, menindaklanjuti laporan mengenai tanah yang diduga bermasalah, serta memperkuat pengawasan dan evaluasi untuk mencegah sengketa serupa.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • TMMD ke-126 Kodim 1810/Tambrauw Terus Berlanjut di Kampung Babak

    TMMD ke-126 Kodim 1810/Tambrauw Terus Berlanjut di Kampung Babak

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tambrauw – Semangat kebersamaan dan gotong royong terus mengalir di Kampung Babak. Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1810/Tambrauw bersama masyarakat setempat kembali melanjutkan pengerjaan rehab Gereja Advent, Sabtu (11/10/2025). Sejak pagi, prajurit TNI dan warga sudah terlihat bahu-membahu di lokasi. Di bawah sinar matahari yang cerah, suasana kerja tampak penuh semangat. […]

  • Hari Armada RI 2025 di Dumai: Lanal Tegaskan Kesiapan Armada sebagai Garda Pertahanan

    Hari Armada RI 2025 di Dumai: Lanal Tegaskan Kesiapan Armada sebagai Garda Pertahanan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Dumai — Semangat kebanggaan dan militansi prajurit mewarnai Upacara Peringatan Hari Armada Republik Indonesia Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Apel Markas Komando Lanal Dumai, Jumat (5/12/2025). Upacara berlangsung khidmat namun penuh energi, dipimpin oleh Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., dan diikuti seluruh prajurit serta PNS Lanal Dumai. […]

  • Danlanal Dumai Kukuhkan Saka Bahari, Dorong Generasi Muda Cintai Laut

    Danlanal Dumai Kukuhkan Saka Bahari, Dorong Generasi Muda Cintai Laut

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dumai – Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji mengukuhkan anggota Saka Bahari untuk memperkuat karakter dan kesadaran maritim generasi muda. Pengukuhan berlangsung di Jalan Mattaim, Teluk Makmur, Puak, Kota Dumai, Riau, Minggu (30/8/2026). Agung N. Kusumaji selaku Kamabisaka Bahari Provinsi Riau memimpin langsung prosesi pengukuhan anggota Saka Bahari Lanal Dumai. Kegiatan tersebut […]

  • Lanal Sabang Gelar Upacara 17-an Desember 2025

    Lanal Sabang Gelar Upacara 17-an Desember 2025

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sabang – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sabang menggelar Upacara Bendera 17-an Bulan Desember 2025 di Lapangan Mako Lanal Sabang, Jalan Yos Sudarso, Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Rabu (17/12/2025), kegiatan berlangsung khidmat sebagai wujud pembinaan tradisi kejuangan dan disiplin prajurit. Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Sabang, Kolonel Laut (P) Sadimin, S.E., M.Tr.Opsla., […]

  • Kopaska dan Pasukan Australia Latihan Infiltrasi Bawah Air di Situbondo

    Kopaska dan Pasukan Australia Latihan Infiltrasi Bawah Air di Situbondo

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Situbondo – Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut bersama unsur Maritime Tactical Operations (MTO) Australian Defence Force (ADF) melaksanakan latihan infiltrasi bawah air di perairan Banongan, Situbondo, Minggu (18/10/2026). Latihan tersebut menjadi bagian dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 yang menguji koordinasi pasukan khusus dalam menyiapkan pantai pendaratan untuk operasi amfibi. […]

  • Polda Jabar Gelar Upacara Khidmat Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI

    Polda Jabar Gelar Upacara Khidmat Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung, – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Upacara Mapolda Jawa Barat saat jajaran kepolisian menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/08/2025). Upacara dipimpin oleh Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Jabar, Kombes Pol. La Ode Aries El Fathar, S.I.K., selaku Inspektur Upacara. Hadir pula Wakapolda Jabar, Brigjen Pol. […]

expand_less