Rabu, 14 Okt 2026
Beranda » BUDAYA » Adelia Dorong Edukasi Kesehatan Anak hingga Tingkat RT/RW di Kota Bekasi

Adelia Dorong Edukasi Kesehatan Anak hingga Tingkat RT/RW di Kota Bekasi

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month 56 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BEKASI – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar, Adelia, S.H., M.M., mendorong penguatan edukasi kesehatan anak dengan melibatkan orang tua, kader Posyandu, sekolah, organisasi kepemudaan, hingga pengurus RT/RW.

Upaya tersebut dinilai penting untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pola hidup sehat dan meningkatkan kesadaran terhadap risiko gangguan kesehatan pada anak, termasuk penyakit ginjal.

Dalam keterangannya pada Rabu (14/10/2026), Adelia menekankan bahwa upaya menjaga kesehatan anak tidak dapat hanya mengandalkan program pemerintah atau dinas terkait.

Menurut dia, keluarga dan lingkungan tempat tinggal memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan sehat sejak dini.

Adelia menyoroti pentingnya perhatian orang tua terhadap pola makan, konsumsi minuman manis, serta penggunaan gawai yang perlu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak.

“Perubahan pola asuh dan kebiasaan sehari-hari perlu mendapat perhatian. Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sekaligus mengawasi aktivitas anak sejak dini,” ujar Adelia kepada gensa.club, Rabu (14/10/2026).

Ia juga mendorong pengurus RT/RW dan kader Posyandu untuk memperkuat peran dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada warga.

Menurut Adelia, pengurus lingkungan tidak seharusnya hanya berfokus pada urusan administratif, tetapi juga dapat membantu membuka akses masyarakat terhadap kegiatan edukasi kesehatan.

“Dari akar rumput, RT/RW seharusnya memberikan ruang bagi ibu-ibu untuk mengikuti kegiatan edukasi,” katanya.

Pendekatan berbasis lingkungan tersebut dinilai relevan bagi Kota Bekasi yang memiliki jumlah penduduk besar dan kebutuhan penyebaran informasi kesehatan yang luas.

Melalui keterlibatan pengurus lingkungan, informasi mengenai kesehatan anak diharapkan dapat menjangkau keluarga secara lebih merata.

Materi edukasi yang didorong mencakup pola makan seimbang, pembatasan konsumsi minuman manis, pendampingan penggunaan gawai, serta pengenalan tanda-tanda gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan tenaga medis.

Pilihan Editor :  Setrika Bukan Cuma Buat Baju Kusut, Bisa Bikin Sablon Juga

Adelia menilai, pemahaman orang tua mengenai kesehatan anak perlu dibangun melalui informasi yang mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

KNPI dan Tenaga Kesehatan Didorong Terlibat

Selain keluarga dan kader Posyandu, Adelia melihat organisasi kepemudaan, termasuk Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), berpotensi membantu memperluas jangkauan edukasi kesehatan masyarakat.

Keterlibatan organisasi pemuda dinilai dapat menjadi salah satu jalur untuk menyampaikan informasi kepada keluarga, terutama karena sebagian anggotanya telah berkeluarga dan memiliki anak.

Ia berharap bidang kesehatan KNPI yang melibatkan tenaga medis dapat mendukung penyampaian informasi yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Namun, rencana kolaborasi tersebut masih perlu dimatangkan sebelum diterapkan. Bentuk kegiatan, pembagian peran, materi edukasi, serta keterlibatan dinas terkait perlu disusun agar pelaksanaannya terarah.

Adelia juga menekankan pentingnya pendampingan orang tua dalam penggunaan gawai oleh anak.

Menurut dia, penggunaan teknologi perlu disertai batasan yang sesuai dengan usia serta komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.

Pendampingan tersebut diperlukan agar penggunaan perangkat digital tidak mengurangi interaksi keluarga maupun mengganggu aktivitas anak yang menunjang tumbuh kembangnya.

Di sisi lain, persoalan gangguan ginjal pada anak perlu dijelaskan secara hati-hati dan berdasarkan bukti medis.

Gangguan ginjal tidak dapat disimpulkan semata-mata disebabkan oleh pola asuh, konsumsi minuman manis, atau penggunaan gawai. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan berbagai faktor, termasuk penyakit tertentu, kondisi bawaan, maupun penyebab medis lainnya.

Karena itu, edukasi kepada masyarakat perlu melibatkan tenaga kesehatan agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan kesalahpahaman atau kekhawatiran yang tidak berdasar.

Pengenalan gejala juga perlu disertai pemahaman mengenai kapan anak harus mendapatkan pemeriksaan medis, bukan sekadar mengandalkan informasi yang beredar di masyarakat.

Pilihan Editor :  Malam Puncak HUT RI di Jatisari Jadi Panggung Seni dan Solidaritas untuk NTT

Adelia berharap kolaborasi antara Komisi IV DPRD Kota Bekasi, dinas terkait, KNPI, sekolah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta pengurus RT/RW dapat memperkuat upaya edukasi kesehatan anak.

“Upaya menjaga kesehatan anak membutuhkan kerja sama berkelanjutan. Keluarga menjadi lingkungan pertama dalam membentuk kebiasaan hidup sehat, sementara sekolah dan masyarakat dapat memperkuat edukasi melalui kegiatan yang terarah,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterlibatan berbagai unsur masyarakat diharapkan dapat membuat edukasi kesehatan anak menjangkau lebih banyak keluarga.

Dengan pendekatan yang dimulai dari lingkungan terdekat, edukasi kesehatan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat.

Meski demikian, efektivitas gagasan tersebut nantinya perlu ditopang program yang terukur, materi berbasis bukti medis, serta koordinasi antarpihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh keluarga di Kota Bekasi.

FAQ: Edukasi Kesehatan Anak di Kota Bekasi

Siapa yang mendorong penguatan edukasi kesehatan anak di Kota Bekasi?

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar, Adelia, S.H., M.M., mendorong penguatan edukasi kesehatan anak dengan melibatkan keluarga dan berbagai unsur masyarakat.

Mengapa edukasi kesehatan anak perlu diperkuat hingga tingkat RT/RW?

Edukasi hingga tingkat RT/RW diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi kesehatan agar lebih mudah diakses keluarga dan masyarakat di lingkungan tempat tinggal.

Apa saja materi edukasi kesehatan anak yang perlu disampaikan?

Materi edukasi mencakup pola makan seimbang, pembatasan konsumsi minuman manis, pendampingan penggunaan gawai, serta pengenalan tanda-tanda gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan tenaga medis.

Siapa saja yang diharapkan terlibat dalam edukasi kesehatan anak?

Pihak yang diharapkan terlibat meliputi orang tua, kader Posyandu, sekolah, tenaga kesehatan, KNPI, dinas terkait, serta pengurus RT/RW.

Pilihan Editor :  Warga RW 07 Jatisari Hidupkan Gobak Sodor Menyambut HUT RI
Apakah gangguan ginjal pada anak hanya disebabkan oleh pola asuh dan konsumsi minuman manis?

Tidak. Gangguan ginjal pada anak dapat berkaitan dengan berbagai faktor, termasuk penyakit tertentu, kondisi bawaan, dan penyebab medis lainnya. Penentuan penyebab memerlukan penilaian tenaga kesehatan.

Apakah kolaborasi edukasi kesehatan anak di Kota Bekasi sudah dilaksanakan?

Rencana kolaborasi tersebut masih perlu dimatangkan. Bentuk kegiatan, pembagian peran, materi edukasi, dan keterlibatan dinas terkait perlu disusun sebelum pelaksanaan.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Brimob Metro Jaya Bersihkan Bantaran Kali Senen

    Brimob Metro Jaya Bersihkan Bantaran Kali Senen

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Jaga Jakarta Bersih di Jalan Prapatan RT 001 RW 005 Kecamatan Senen, Minggu pagi, 08/02/2026. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Sejak awal kegiatan, personel Brimob bergerak cepat menyasar bantaran kali yang […]

  • Wakapolda Jabar Tegaskan Pentingnya Sinergi, Inovasi, Empati dalam Kehumasan.

    Wakapolda Jabar Tegaskan Pentingnya Sinergi, Inovasi, Empati dalam Kehumasan.

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung – Peran Humas Polri kini tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Di era banjir informasi dan serangan hoaks yang begitu masif, Humas menjadi garda terdepan penjaga citra institusi. Hal inilah yang ditekankan Wakapolda Jabar, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. saat membuka Rakernis Bidhumas Polda Jabar Tahun 2025.Selasa, (03/06/2025) “Kita bukan […]

  • Panglima TNI Bersilaturahmi dengan Ketua Badan Pertimbangan Pusat PPAD

    Panglima TNI Bersilaturahmi dengan Ketua Badan Pertimbangan Pusat PPAD

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersilaturahmi dengan Ketua Badan Pertimbangan Pusat Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD), Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, didampingi Plt. Ketua Umum PPAD Mayjen TNI (Purn) Dr. Komaruddin Simanjuntak. Pertemuan penuh kehangatan itu berlangsung di Aula Soeryadi PPAD, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Jumat (12/9/2025). Silaturahmi ini menjadi wujud […]

  • Prajurit Hiu Perkasa dan Pahlawan Lingkungan Berbagi Rasa di Bantaran Sungai Sunter

    Prajurit Hiu Perkasa dan Pahlawan Lingkungan Berbagi Rasa di Bantaran Sungai Sunter

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Sabtu pagi (7/6/2025), di tengah riuh lalu lintas kota dan teriknya mentari yang mulai meninggi, ada pemandangan hangat di bantaran Sungai Sunter. Prajurit-prajurit gagah berseragam loreng dari Yonmarhanlan III Jakarta — yang dikenal dengan julukan Hiu Perkasa, tidak sedang mengangkat senjata. Mereka membawa sesuatu yang lain: kotak-kotak berisi nasi hangat dan senyum […]

  • BNN Gerebek Kampung Bahari, Petugas Dihujani Mercon

    BNN Gerebek Kampung Bahari, Petugas Dihujani Mercon

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penggerebekan Badan Narkotika Nasional (BNN) di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diwarnai perlawanan dari sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan jaringan peredaran narkotika. Petugas disebut diserang menggunakan mercon dan petasan saat mengembangkan penangkapan seorang pria berinisial MR yang diduga sebagai salah satu bos jaringan narkoba di kawasan tersebut. Direktur Penindakan dan […]

  • 32 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Danjen Akademi Hingga Kapuspen Sandang Bintang Baru

    32 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Danjen Akademi Hingga Kapuspen Sandang Bintang Baru

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebanyak 32 Perwira Tinggi (Pati) TNI resmi menyandang pangkat baru dalam upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat yang digelar di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/5/2025). Acara dipimpin oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon yang mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kenaikan pangkat ini berdasarkan […]

expand_less