Rabu, 28 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » INVESTIGASI » Camat Jatisampurna Buka Suara soal Kericuhan di Helen’s Night Mart Cibubur

Camat Jatisampurna Buka Suara soal Kericuhan di Helen’s Night Mart Cibubur

  • account_circle Ihwan Setiawan
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Camat Jatisampurna, Nata Wirya, buka suara mengenai kericuhan antar-pengunjung yang terjadi di Helen’s Night Mart (HNM) Cibubur, Jalan Alternatif Cibubur, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Nata mengatakan pihak Kecamatan Jatisampurna mengetahui peristiwa tersebut setelah video keributan beredar dan menjadi perhatian di media sosial.

Menurut Nata, pihak kecamatan kemudian melakukan konfirmasi kepada pengelola hotel yang berada dalam satu lokasi dengan HNM untuk mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut.

“Keberadaan tempat cafe miras tersebut baru diketahui pihaknya setelah viral di media sosial atas peristiwa keributan antar-pengunjung,” ujar Nata saat dikonfirmasi pada Selasa (15/9/2026).

HNM Cibubur diketahui berada di kompleks Cibubur Inn Hotel, Jalan Alternatif Cibubur No. 99, Jatisampurna, Kota Bekasi. Situs resmi HNM mencantumkan jam operasional outlet tersebut mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB.

Informasi mengenai jam operasional tersebut menjadi salah satu hal yang akan diperiksa pemerintah daerah menyusul kericuhan yang terjadi pada dini hari.

Nata mengatakan wilayah Jatisampurna, khususnya kawasan Cibubur, memiliki karakteristik yang membuat informasi mengenai kegiatan usaha tidak selalu langsung diterima pihak kecamatan.

Menurut dia, proses perizinan usaha saat ini dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS), sedangkan proses pelayanan perizinan berada pada perangkat daerah terkait.

“Wilayah terkadang tidak ada tembusan dari perizinan perihal adanya tempat seperti itu,” kata Nata.

Ia menambahkan, pihak kecamatan akan melakukan pengecekan terhadap legalitas dan kegiatan usaha tersebut setelah munculnya informasi mengenai kericuhan.

Berita lainnya: Proyek Reklame Disetop Ketua RW di Jatisari, Izin dan Lokasi Jadi Sorotan

Camat Koordinasi dengan Satpol PP

Nata mengatakan dirinya telah meminta informasi dari pihak hotel mengenai waktu terjadinya keributan.

Baca juga :  Wartawan Bekasi Raya Desak Copot Kadis LH, Aksi Digelar di Kantor Bupati

“Dan saya konfirmasi ke pihak hotel yang satu lokasi dengan cafe itu, kejadian keributan terjadi pada dini hari jam 02.00. Informasinya juga mulai buka jam 9 malam sampai 3 dini hari bahkan sampai pukul 04.00,” ujarnya.

Keterangan tersebut masih merupakan informasi yang diperoleh Camat Jatisampurna dari pihak hotel dan belum menjadi hasil pemeriksaan resmi pemerintah daerah terhadap operasional HNM.

Karena itu, dugaan pelanggaran jam operasional maupun ketidaksesuaian perizinan belum dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum dilakukan pemeriksaan oleh instansi yang berwenang.

Pemeriksaan menjadi penting karena Pemerintah Kota Bekasi telah memiliki Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 17 Tahun 2024 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol.

Perda tersebut ditetapkan dan mulai berlaku pada 31 Desember 2024 serta mencabut Perda Kota Bekasi Nomor 17 Tahun 2009. Materi pengaturannya mencakup klasifikasi minuman beralkohol, peredaran, pengendalian dan pengawasan, larangan, penyidikan, hingga ketentuan pidana.

Dalam Perda 17/2024, penjualan minuman beralkohol untuk diminum langsung di tempat diatur antara lain pada hotel, restoran, bar sesuai ketentuan bidang kepariwisataan, serta karaoke eksekutif, kafe skala besar, dan pub musik.

Perda tersebut juga mengatur bahwa konsumen minuman beralkohol harus berusia paling sedikit 21 tahun dan menunjukkan kartu identitas kepada petugas atau pramuniaga. Untuk penjualan langsung di tempat maupun penjualan eceran tertentu, terdapat pula ketentuan mengenai rekomendasi atau keterangan teknis dari perangkat daerah terkait.

Dengan demikian, pemeriksaan terhadap HNM tidak hanya menyangkut jam operasional, tetapi juga perlu mencakup jenis kegiatan usaha, izin yang dimiliki, ketentuan penjualan minuman beralkohol, serta kesesuaian kegiatan di lapangan dengan dokumen perizinannya.

Nata menegaskan pihak Kecamatan Jatisampurna telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi untuk melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi.

Baca juga :  Pilih Ketua RW Kok Berpolemik? Netralitas Panitia RW 03 Bantargebang Dipertanyakan

“Nanti kita cek legalitas perizinannya,” kata Nata.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai status operasional HNM sekaligus memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Kota Bekasi sendiri telah memasukkan penyusunan petunjuk pelaksanaan Perda Nomor 17 Tahun 2024 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol dalam program pembentukan peraturan kepala daerah.

Di sisi lain, kericuhan antar-pengunjung pada dini hari 13 September 2026 menjadi persoalan tersendiri karena berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban di kawasan usaha tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari manajemen Helen’s Night Mart mengenai kronologi kericuhan, jam operasional, maupun legalitas kegiatan usahanya.

Keterangan resmi dari Satpol PP Kota Bekasi mengenai rencana atau hasil pemeriksaan di lokasi juga belum diperoleh.

Redaksi tetap membuka ruang bagi pihak manajemen HNM, Satpol PP Kota Bekasi, DPMPTSP Kota Bekasi, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi dan informasi tambahan mengenai peristiwa tersebut.

Dengan adanya pemeriksaan lapangan, pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan apakah kegiatan operasional HNM telah sesuai dengan perizinan dan ketentuan pengendalian peredaran minuman beralkohol yang berlaku di Kota Bekasi.

FAQ: Seputar Kericuhan di Helen’s Night Mart Cibubur

P: Apa tanggapan Camat Jatisampurna terkait peristiwa kericuhan di Helen’s Night Mart Cibubur?
J: Camat Jatisampurna memberikan klarifikasi resmi bahwa pihak pemerintah kecamatan mendorong evaluasi menyeluruh, pengawasan ketat terhadap operasional tempat hiburan/tempat usaha, serta menyerahkan penanganan gangguan keamanan dan ketertiban kepada pihak berwenang/kepolisian.

P: Langkah apa yang dilakukan otoritas setempat pasca-kejadian kericuhan tersebut?
J: Aparat kewilayahan bersama unsur Muspika meningkatkan koordinasi untuk memanggil pihak pengelola usaha, memverifikasi perizinan operasional, dan memastikan standar pengamanan lokasi ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga :  Fasilitas Lapas Cibinong Dipertanyakan, 5 Pejabat Dicopot dari Jabatan

P: Apa imbauan pemerintah bagi pengelola usaha hiburan malam di wilayah Jatisampurna?
J: Pengelola usaha diimbau untuk selalu mematuhi aturan jam operasional, menjaga kondusivitas lingkungan, serta bertanggung jawab penuh terhadap ketertiban dan keselamatan pengunjung maupun warga sekitar.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Ihwan adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Prajurit TNI Lumpuhkan Wakil Panglima OPM Kodap XII/Lanny Jaya di Papua Pegunungan

    Prajurit TNI Lumpuhkan Wakil Panglima OPM Kodap XII/Lanny Jaya di Papua Pegunungan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Prajurit TNI berhasil melumpuhkan Mayer Wenda alias Kuloi Wonda, salah satu tokoh penting kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menjabat sebagai Wakil Panglima Kodap XII/Lanny Jaya. Operasi ini berlangsung di Kampung Mukoni, Distrik Mukoni, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Selasa (5/8/2025) pukul 16.30 WIT. Informasi keberadaan Mayer Wenda diperoleh dari laporan […]

  • Laporan Tirta Patriot Masih Berproses

    Laporan Tirta Patriot Masih Berproses

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Kasi Intel Kejari Kota Bekasi Ryan Anugrah memastikan laporan masyarakat terkait dugaan permasalahan di Perumda Tirta Patriot masih berproses sesuai mekanisme hukum. Ia menegaskan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi terus menjalankan penanganan laporan secara profesional dan berpedoman pada aturan perundang-undangan. Ryan menyampaikan Kejari Kota Bekasi saat ini menangani satu laporan yang berkaitan dengan […]

  • Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sertijab Kadispers dan Kepala RSAU dr. Dody Sardjoto

    Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sertijab Kadispers dan Kepala RSAU dr. Dody Sardjoto

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar — Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han. memimpin upacara penerimaan jabatan Kepala Dinas Personel (Kadispers) serta serah terima jabatan Kepala Rumah Sakit TNI AU (RSAU) dr. Dody Sardjoto, yang digelar di Gedung Serba Guna Lanud Sultan Hasanuddin, Rabu (15/10/2025). Dalam prosesi tersebut, jabatan Kadispers Lanud Sultan Hasanuddin secara resmi diserahkan […]

  • Babinsa Batuceper Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos

    Babinsa Batuceper Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Tangerang – Babinsa Koramil 02/Batuceper Kodim 0506/Tangerang, Serka Amardi, memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di RT 02 RW 01, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang […]

  • Babinsa Mapurujaya Turun ke Lahan, Dampingi Petani Cabai Keriting di Kaugapu

    Babinsa Mapurujaya Turun ke Lahan, Dampingi Petani Cabai Keriting di Kaugapu

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika, 26 Oktober 2025 — Bentuk kepedulian TNI terhadap warga binaan kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya, Sertu Tangkas Budiono, yang turun langsung membantu para petani cabai keriting di Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Minggu (26/10/2025). Dalam kegiatan yang dikemas melalui Komunikasi Sosial (Komsos) ini, Sertu Tangkas ikut serta mencabut rumput liar dan membersihkan area […]

  • Pasal 33 UUD 1945 hingga Tuntutan Ideologi Gen Z, Diskusi Publik Soroti Peran Negara dan Masyarakat

    Pasal 33 UUD 1945 hingga Tuntutan Ideologi Gen Z, Diskusi Publik Soroti Peran Negara dan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 19/10/2026 – Diskusi publik yang diselenggarakan Indonesia Youth Epicentrum menyoroti tantangan implementasi Pasal 33 UUD 1945, pentingnya keterlibatan masyarakat dalam perencanaan kebijakan, serta munculnya tuntutan ideologis generasi Z terhadap arah politik dan masa depan mereka. Bagaimana memastikan kebijakan negara benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat? Pertanyaan mendasar itu menjadi benang merah pembahasan mengenai perencanaan ekonomi, partisipasi […]

expand_less