Infrastruktur Dikeluhkan Warga Jatirangga, Edi Dorong Aspirasi Masuk Prioritas Pembangunan
- account_circle Ihwan Setiawan
- calendar_month 45 menit yang lalu
- print Cetak

BEKASI – Persoalan infrastruktur masih menjadi salah satu keluhan warga Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Jaring Aspirasi atau Reses III Tahun 2026 yang digelar anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Solidaritas, H. Edi, S.Sos.I., di lingkungan RT 03 RW 13, Kamis (8/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga mendapat kesempatan menyampaikan berbagai persoalan dan usulan terkait pembangunan wilayah.
Aspirasi itu menjadi bahan bagi wakil rakyat untuk mengawal kebutuhan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
H. Edi juga memaparkan sejumlah usulan masyarakat yang diklaim telah terealisasi sepanjang tahun anggaran 2026. Namun, rincian program, nilai anggaran, serta lokasi pembangunan yang telah direalisasikan belum dijelaskan dalam informasi kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, anggota DPRD memiliki fungsi pengawasan dan penganggaran yang perlu dijalankan untuk memastikan pembangunan daerah sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, penyerapan aspirasi melalui reses menjadi salah satu jalur bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan sosial.
Selain pembangunan fisik, H. Edi menyoroti pentingnya akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat.
Ia meminta warga turut memperhatikan kondisi lingkungan sosial agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan bersekolah maupun warga yang kesulitan memperoleh layanan kesehatan.
“Jangan sampai ada anak-anak kita tidak bisa sekolah, orang tua kita tidak bisa berobat ketika sakit. Sekolah swasta sudah ada yang gratis dari program Pemerintah Kota Bekasi. Puskesmas semua layanan gratis karena terintegrasi dengan BPJS Kesehatan,” ujar H. Edi.
Pernyataan tersebut menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai bagian penting dari aspirasi pembangunan yang perlu dikawal bersama.
Meski demikian, ketentuan program pendidikan gratis dan cakupan layanan kesehatan tetap perlu merujuk pada persyaratan serta kebijakan resmi pemerintah yang berlaku.
Aspirasi Warga Jadi Bahan Pokok Pikiran DPRD
H. Edi juga mengingatkan masyarakat agar tidak bersikap apatis terhadap kegiatan reses. Ia menilai, forum tersebut merupakan ruang bagi warga untuk menyampaikan kritik, masukan, dan harapan mengenai kebijakan pemerintah maupun arah pembangunan Kota Bekasi.
“Lewat reses ini, warga punya kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, harapan, dan kritik-saran terhadap pembangunan ekonomi, infrastruktur, dan sosial Kota Bekasi melalui kami anggota DPRD,” katanya.
Ia berharap partisipasi masyarakat dalam forum tersebut dapat membantu menentukan kebutuhan pembangunan yang perlu diperjuangkan melalui lembaga legislatif.
Aspirasi yang dihimpun dalam reses selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD untuk diperjuangkan dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah pada tahap berikutnya.
Meski demikian, penyampaian aspirasi dalam reses tidak otomatis menjamin seluruh usulan akan direalisasikan.
Pelaksanaannya tetap bergantung pada hasil pembahasan, penentuan prioritas, kemampuan anggaran daerah, serta mekanisme perencanaan pembangunan yang berlaku.
Bagi warga Jatirangga, persoalan infrastruktur yang masih dikeluhkan membutuhkan tindak lanjut yang terukur, mulai dari pendataan kebutuhan, penentuan skala prioritas, hingga kejelasan rencana pelaksanaan.
Realisasi aspirasi tersebut nantinya menjadi salah satu tolok ukur bagi masyarakat dalam menilai sejauh mana hasil reses dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang menjawab kebutuhan warga.
(Ihwan)
FAQ Seputar Aspirasi Infrastruktur Warga Jatirangga
Apa persoalan utama yang dikeluhkan warga Jatirangga?
Persoalan infrastruktur masih menjadi salah satu keluhan warga Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Warga menyampaikan aspirasi tersebut dalam kegiatan Reses III Tahun 2026.
Siapa yang menggelar Reses III Tahun 2026 di Jatirangga?
Kegiatan tersebut digelar oleh H. Edi, S.Sos.I., anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Solidaritas, di lingkungan RT 03 RW 13, Kelurahan Jatirangga, pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Apa saja isu yang disoroti dalam kegiatan reses tersebut?
Selain infrastruktur, H. Edi menyoroti akses pendidikan dan kesehatan serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, kritik, dan masukan terhadap pembangunan Kota Bekasi.
Apa fungsi reses bagi masyarakat Jatirangga?
Reses menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, harapan, kritik, dan masukan kepada anggota DPRD sebagai bahan pertimbangan dalam pengawasan serta perencanaan pembangunan daerah.
Apakah seluruh aspirasi warga pasti direalisasikan?
Tidak. Aspirasi yang dihimpun menjadi bahan penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD untuk diperjuangkan dalam perencanaan dan penganggaran. Realisasinya bergantung pada pembahasan, penentuan prioritas, kemampuan anggaran daerah, dan mekanisme yang berlaku.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Ihwan Setiawan
Ihwan adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

