Jumat, 6 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Politik » Hj Evi Mafiningsianti Ingatkan Biaya Program Wali Kota Bekasi Turun ke RW

Hj Evi Mafiningsianti Ingatkan Biaya Program Wali Kota Bekasi Turun ke RW

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Hj. Evi Mafiningsianti, meminta Pemerintah Kota Bekasi mengevaluasi efektivitas dan kebutuhan anggaran program Wali Kota Tri Adhianto turun langsung ke lingkungan rukun warga (RW) untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Menurut Evi, program tersebut dapat menjadi sarana bagi kepala daerah untuk mendengar langsung keluhan warga. Namun, pelaksanaannya perlu mempertimbangkan keseimbangan antara manfaat yang diperoleh, anggaran yang digunakan, dan sumber daya aparatur yang dikerahkan.

“Untuk pelaksanaannya perlu mempertimbangkan manfaat yang diperoleh dibandingkan dengan anggaran dan sumber daya yang harus dikerahkan,” ujar Evi saat kegiatan reses di RW 04, Kelurahan Aren Jaya, Kota Bekasi, Minggu (11/10/2026).

Ia menjelaskan, kunjungan kepala daerah ke lingkungan masyarakat tidak hanya melibatkan Wali Kota, tetapi juga memerlukan kehadiran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan jajaran terkait agar persoalan warga dapat ditangani sesuai kewenangan masing-masing.

Keterlibatan sejumlah perangkat daerah tersebut membutuhkan koordinasi dan dukungan sumber daya. Karena itu, Evi menilai pemerintah perlu mengukur efektivitas pelaksanaan program agar anggaran yang dikeluarkan sebanding dengan hasil yang dicapai.

“Harus dilihat antara manfaat dan biaya yang ditimbulkan. Pemerintah sebenarnya bisa mendengar langsung aspirasi masyarakat melalui berbagai kegiatan, termasuk di tingkat RW,” katanya.

Evi menegaskan, evaluasi bukan berarti meniadakan kehadiran kepala daerah di tengah masyarakat. Menurut dia, Wali Kota tetap dapat turun langsung ke lingkungan warga dengan mekanisme pelaksanaan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta tingkat urgensi persoalan.

Ia menilai, keberhasilan program penyerapan aspirasi tidak cukup diukur dari frekuensi kunjungan atau jumlah pertemuan dengan masyarakat. Pemerintah juga harus memastikan keluhan yang disampaikan warga memperoleh tindak lanjut yang jelas.

Baca juga :  Indonesia Longgarkan Batas Kepemilikan Asing Perusahaan AS

“Penyerapan aspirasi tidak cukup hanya melalui pertemuan atau kunjungan. Hal yang lebih penting adalah memastikan setiap keluhan masyarakat mendapatkan tindak lanjut yang jelas dari perangkat daerah terkait,” ujarnya.

Berita lainnya: Jalan Rusak dan Tangga Sekolah Retak, Warga Aren Jaya Tagih Pemkot Bekasi

Evi, yang merupakan legislator dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), juga menyoroti upaya Pemerintah Kota Bekasi mencapai target zero keluhan atau nol keluhan masyarakat.

Menurut dia, target tersebut perlu ditopang sistem pelayanan publik yang melibatkan seluruh unsur pemerintahan. Sebab, persoalan yang dihadapi masyarakat memiliki karakteristik berbeda dan membutuhkan penanganan oleh dinas teknis sesuai bidang serta kewenangannya.

“Tidak semua masalah bisa diselesaikan Wali Kota sendiri. Tetap dibutuhkan keterlibatan dinas terkait dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Ia berharap, program turun ke RW mampu memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus mendorong penyelesaian persoalan di tingkat lingkungan secara lebih terarah.

Evi juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara efektif agar setiap pengeluaran pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut dia, evaluasi yang terukur diperlukan untuk memastikan program tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan perbaikan pelayanan publik dan penyelesaian keluhan warga.

Dengan demikian, pelaksanaan program penyerapan aspirasi di tingkat RW diharapkan tidak hanya mendekatkan pemimpin daerah dengan masyarakat, tetapi juga memperkuat koordinasi antarperangkat daerah serta meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran di Kota Bekasi.

FAQ

Apa yang disoroti Evi Mafiningsianti terkait program Wali Kota Bekasi turun ke RW?

Evi Mafiningsianti menyoroti perlunya evaluasi efektivitas program Wali Kota Bekasi turun ke RW, terutama dengan mempertimbangkan manfaat, anggaran, dan sumber daya yang dikerahkan.

Mengapa anggaran program turun ke RW perlu dievaluasi?
Baca juga :  Kontroversi 100 Hari Jabatan Raffi Ahmad: Pengawalan Mobil Kosong Jadi Sorotan

Menurut Evi, pemerintah perlu menilai apakah manfaat program sebanding dengan biaya dan sumber daya yang digunakan untuk melibatkan Wali Kota, kepala OPD, serta jajaran terkait.

Apakah Evi Mafiningsianti meminta Wali Kota Bekasi menghentikan kunjungan ke RW?

Tidak. Evi menegaskan bahwa evaluasi bukan berarti meniadakan kehadiran kepala daerah di tengah masyarakat. Pelaksanaan program perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan urgensi persoalan warga.

Apa yang harus dilakukan setelah warga menyampaikan keluhan?

Menurut Evi, perangkat daerah terkait harus memastikan setiap keluhan masyarakat mendapatkan tindak lanjut yang jelas sesuai tugas dan kewenangannya.

Bagaimana target zero keluhan di Kota Bekasi dapat didukung?

Evi menilai target zero keluhan perlu didukung sistem pelayanan publik yang melibatkan dinas terkait dan seluruh elemen masyarakat agar persoalan warga dapat ditangani sesuai kewenangan masing-masing.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • TNI, Polri, dan Pemda Puncak Jaya Perkuat Sinergi Lewat Senam Jumat Sehat

    TNI, Polri, dan Pemda Puncak Jaya Perkuat Sinergi Lewat Senam Jumat Sehat

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya, 26 Juni 2026 – TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya memperkuat sinergi antarlembaga melalui Senam Jumat Sehat Gabungan di halaman Polres Puncak Jaya, Jumat. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat koordinasi antarunsur pemerintah dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Polres Puncak Jaya menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan yang melibatkan berbagai elemen […]

  • Cabai Rawit Tembus Rp152 Ribu, Sambal Kini Berasa Cicilan

    Cabai Rawit Tembus Rp152 Ribu, Sambal Kini Berasa Cicilan

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    JAKARTA – Harga cabai rawit sedang naik kelas, bukan menjadi sambal, melainkan menembus Rp152.872 per kilogram di Sulawesi Utara. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga rata-rata nasional cabai rawit mencapai Rp81.052 per kilogram. Kenaikan tersebut membuat pemerintah menyiapkan langkah distribusi pasokan dari daerah yang harganya relatif rendah menuju wilayah yang mengalami kekurangan pasokan. Jadi, kalau […]

  • Brimob Gerebek Dua Titik Balap Liar dan Amankan Remaja di Duren Sawit & Kalimalang

    Brimob Gerebek Dua Titik Balap Liar dan Amankan Remaja di Duren Sawit & Kalimalang

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Aksi balap liar yang kerap membuat warga resah kembali mendapat penindakan tegas. Tim Patroli Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, di bawah pimpinan Iptu Guliansyah Zulfikar, S.Tr.K., S.I.K., bergerak cepat membubarkan kerumunan remaja di dua lokasi yang kerap dijadikan arena balapan: kawasan BKT Duren Sawit dan depan Depo Bangunan Kalimalang, Jakarta Timur. […]

  • Detasemen Gegana Satbrimob PMJ Tangani Ledakan Gas di Pondok Cabe Ilir

    Detasemen Gegana Satbrimob PMJ Tangani Ledakan Gas di Pondok Cabe Ilir

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan, 12 September 2025 – Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk melakukan penanganan pasca ledakan gas yang terjadi di Jl. Talas 2 RT 03/01, Pondok Cabe Ilir, Tangerang Selatan. Dipimpin oleh Kompol Nofriansyah, S.H., M.M., 1 Unit Jibom dan KBR melaksanakan apel pemberangkatan dari Mako Den Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya […]

  • TNI AU Resmikan SPPG Maluka Baulin, Perkuat Program Gizi Nasional di Tanah Laut

    TNI AU Resmikan SPPG Maluka Baulin, Perkuat Program Gizi Nasional di Tanah Laut

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tanah Laut, 25 Mei 2026 – Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Maluka Baulin, Senin (25/5/2026). Peresmian berlangsung di Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dengan dihadiri sekitar 100 undangan lintas sektor. Kegiatan tersebut menjadi bagian dukungan konkret TNI Angkatan Udara terhadap […]

  • Dua Polisi di Sumbawa Dipecat karena Narkoba, Kapolres: Jadikan Pelajaran

    Dua Polisi di Sumbawa Dipecat karena Narkoba, Kapolres: Jadikan Pelajaran

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Jadikan momen ini sebagai pelajaran, agar kita semua dapat terus melangkah ke arah yang lebih baik. Ini adalah bentuk penegakan disiplin

expand_less