Kamis, 8 Okt 2026
Beranda » HUKUM » Membongkar Istilah Konsorsium dan Humas dalam Kasus Jaringan Judi Online di Semarang

Membongkar Istilah Konsorsium dan Humas dalam Kasus Jaringan Judi Online di Semarang

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
  • print Cetak

Semarang – Kasus jaringan judi online besar yang diungkap oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri membawa banyak fakta menarik. Salah satunya adalah munculnya istilah โ€œkonsorsiumโ€ dan โ€œhumasโ€ yang kerap digunakan para pelaku untuk menjalankan bisnis ilegal mereka. Terungkapnya kasus ini melibatkan Komisaris PT Arta Jaya Putra, Firman Hertanto alias Aseng, yang diduga kuat menjadi otak di balik jaringan tersebut.

Menurut hasil penyidikan, Firman diduga mencuci uang hasil bisnis judi online melalui Hotel Aruss di Semarang. Seorang sumber yang mengetahui proses penyelidikan menyebutkan bahwa Firman memiliki peran sentral sebagai kepala konsorsium.

โ€œBiasanya, selain menjadi kepala konsorsium, orang tersebut juga memiliki website judi online sendiri,โ€ kata sumber tersebut.

Dalam konteks bisnis judi online, konsorsium merujuk pada kumpulan pemilik website perjudian yang bekerja sama di bawah kepemimpinan seorang kepala.

Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konsorsium berarti himpunan beberapa pengusaha yang mengadakan usaha bersama.

Dalam kasus ini, kepala konsorsium bertugas mengatur berbagai hal, mulai dari aliran dana hingga penyediaan rekening penampung yang menggunakan identitas orang lain.

โ€œKepala konsorsium tidak bekerja sendiri. Ia dibantu tim untuk mengelola setoran dari para bandar judi online. Setiap bulan, para bandar menyetor Rp 15 juta per website ke rekening-rekening tertentu,โ€ ungkap sumber tersebut.

Dengan ratusan website yang dimiliki oleh setiap bandar, jumlah uang yang terkumpul mencapai Rp 40-45 miliar setiap bulannya.

Nama konsorsium juga mencuat dalam kasus lain, seperti dugaan keterlibatan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo sebagai pemimpin Konsorsium 303. Istilah ini merujuk pada jaringan pengamanan bisnis judi yang melibatkan oknum penegak hukum.

Istilah konsorsium tidak hanya menggambarkan jaringan bisnis ilegal yang terorganisir, tetapi juga menunjukkan seberapa besar skala operasional mereka.

Pilihan Editor :  Polisi Amankan Dua Senjata Api dari Dua Kasus Berbeda di Tasikmalaya

Dalam beberapa kasus, anggota konsorsium dapat berasal dari berbagai wilayah dengan sistem kerja yang terkoordinasi. Hal ini menjadikan bisnis judi online sulit dilacak dan diberantas sepenuhnya.

Selain konsorsium, penyidik juga menemukan istilah โ€œhumasโ€ dalam jaringan ini. Humas adalah individu yang ditunjuk oleh konsorsium untuk menjadi penghubung dengan pihak eksternal, termasuk oknum aparat hukum.

Dalam jaringan judi online di Semarang, dua orang bernama Sinda dan Johan diketahui menjalankan peran ini.

Kedua humas tersebut rutin bertemu di sebuah restoran Korea di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, untuk mengatur strategi.

Tugas utama mereka adalah mendistribusikan uang โ€œpengamananโ€ kepada oknum tertentu, memastikan bisnis haram ini bisa berjalan lancar tanpa gangguan hukum.

โ€œHumas memiliki kontribusi besar dalam keberlangsungan bisnis judi online. Mereka menjadi perantara penting antara konsorsium dan pihak-pihak yang dapat melindungi jaringan ini,โ€ ujar sumber tersebut.

Tidak hanya itu, humas juga bertugas membangun relasi dengan pihak lain yang dapat memberikan akses atau fasilitas untuk memperluas bisnis ini.

Peran mereka sangat strategis karena mereka memastikan jaringan tetap beroperasi meskipun menghadapi ancaman hukum atau tekanan eksternal lainnya.

Modus Operandi dan Dampak Ekonomi

Dalam jaringan ini, setiap bandar judi online wajib menyetor sejumlah uang ke rekening yang sudah ditentukan. Uang tersebut digunakan untuk membiayai operasional jaringan, termasuk pembayaran kepada humas dan kepala konsorsium.

Modus ini memastikan semua anggota jaringan mendapatkan perlindungan, baik secara hukum maupun operasional.

Namun, praktik ini berdampak besar terhadap ekonomi dan hukum. Dengan omzet yang mencapai puluhan miliar rupiah per bulan, jaringan judi online ini tidak hanya merugikan negara dari sisi pajak, tetapi juga memperparah masalah sosial, seperti kecanduan judi dan tindak kriminal yang menyertainya.

Pilihan Editor :  MK Batasi Pasal 14 Tipikor, Pelanggaran Sektoral Tak Otomatis Korupsi

Selain kerugian ekonomi, dampak sosial dari praktik ini juga signifikan. Banyak individu dan keluarga yang terjebak dalam lingkaran kecanduan judi, yang pada akhirnya menyebabkan kerugian finansial, keretakan rumah tangga, dan bahkan tindakan kriminal seperti pencurian atau penipuan.

Bareskrim Polri terus mendalami peran Firman Hertanto dalam jaringan ini. Penelusuran aliran dana, identitas pemilik rekening penampung, serta pihak-pihak yang menerima uang โ€œpengamananโ€ menjadi fokus utama.

Penyidik juga berupaya mengidentifikasi keterlibatan oknum lembaga penegak hukum dalam melindungi jaringan ini.

Pengungkapan kasus ini menunjukkan betapa kompleksnya bisnis judi online. Istilah-istilah seperti konsorsium dan humas menjadi bukti bahwa praktik ini dijalankan secara terorganisir, melibatkan berbagai pihak dengan peran yang terstruktur.

Selain itu, Bareskrim Polri juga menggandeng lembaga lain untuk memperluas penyelidikan, termasuk melibatkan pakar keuangan dalam melacak transaksi mencurigakan.

Langkah ini diharapkan dapat mengungkap lebih banyak pelaku dan menghentikan operasi jaringan judi online yang masih aktif.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan ketat terhadap bisnis digital yang berpotensi melanggar hukum.

Selain tindakan tegas terhadap pelaku, edukasi kepada masyarakat tentang bahaya judi online juga harus ditingkatkan. Penegakan hukum yang transparan dan konsisten menjadi kunci untuk memutus mata rantai bisnis haram ini.

Dengan temuan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada terhadap dampak negatif judi online. Sementara itu, aparat penegak hukum dituntut untuk terus mengusut tuntas kasus ini demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari kejahatan terorganisir.

Untuk langkah jangka panjang, pemerintah perlu mempertimbangkan regulasi yang lebih ketat terhadap aktivitas online yang mencurigakan.

Kerjasama dengan platform teknologi juga harus ditingkatkan untuk mendeteksi dan menutup situs judi online secara cepat. Semua pihak harus berperan aktif dalam memastikan bahwa jaringan seperti ini tidak lagi memiliki tempat di masyarakat.***/Red

Pilihan Editor :  Bawa Kabur Pacar Tanpa Izin, Pemuda di Cikarang Jadi Tersangka

Sumber : Tempo.co


Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

๐Ÿ“ฒ Scan QRIS di Sini ๐Ÿค Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Danlanal Sabang Terima Kunjungan Unsur TNI-Polri Bersinergi Untuk Keamanan Kota Sabang

    Danlanal Sabang Terima Kunjungan Unsur TNI-Polri Bersinergi Untuk Keamanan Kota Sabang

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Sabang โ€“ Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Lobby Malahayati Mako Lanal Sabang, Selasa (26/8/2025). Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Sabang, Kolonel Laut (P) Sadimin, S.E., M.Tr.Opsla., menyambut langsung kunjungan para pejabat unsur TNI-Polri Kota Sabang. Hadir dalam pertemuan tersebut, Danlanudal Sabang Letkol Laut (P) Ahmad Ervan Gustanto, CH., M.Tr.Sou., M.Han., Danlanud […]

  • Aksi Kompak Bakamla RI dan Japan Coast Guard di Selat Singapura

    Aksi Kompak Bakamla RI dan Japan Coast Guard di Selat Singapura

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Selat Singapura โ€” Langit cerah, ombak bersahabat, dan semangat kolaborasi memenuhi perairan strategis Selat Singapura pagi ini. Dua kapal penjaga laut dari dua negara sahabatโ€”KN Tanjung Datu-301 milik Bakamla RI dan kapal ITSUKUSHIMA dari Japan Coast Guard (JCG)โ€”berlayar berdampingan, bukan dalam misi patroli biasa, melainkan dalam latihan gabungan yang sarat makna persaudaraan dan profesionalisme maritim. […]

  • Lanal Bengkulu dan Korem Garuda Emas Gelar Bakti Sosial Kesehatan

    Lanal Bengkulu dan Korem Garuda Emas Gelar Bakti Sosial Kesehatan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bengkulu โ€“ Deru langkah prajurit TNI berpadu dengan senyum warga menghiasi halaman Denkesyah 02.04.01 Bengkulu, Minggu (21/9/2025). Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu bersama Korem 041/Garuda Emas menghadirkan bakti sosial kesehatan yang sarat kepedulian, menjadi persembahan khusus dalam rangka HUT Ke-80 TNI. Sejak pagi, warga sudah memadati area acara. Ada yang mendaftar untuk donor darah […]

  • Brimob Jabar Sigap Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang di Cikole Lembang

    Brimob Jabar Sigap Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang di Cikole Lembang

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    BANDUNG BARAT โ€“ Hujan deras yang mengguyur kawasan Lembang pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 14.00 WIB mengakibatkan banjir bandang di Kampung Gamblok, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Banjir membawa material lumpur dan tanah hingga masuk ke permukiman warga RT Marga, menyebabkan sejumlah rumah rusak serta akses jalan tertutup endapan lumpur. Untuk menanggulangi dampak […]

  • Brimob Metro Jaya Sigap Perbaiki Tanggul Jebol di Muara Gembong

    Brimob Metro Jaya Sigap Perbaiki Tanggul Jebol di Muara Gembong

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kab. Bekasi – Satuan Brimob Polda Metro Jaya Batalyon D Pelopor bergerak cepat menangani tanggul Sungai Citarum yang jebol di Muara Gembong. Sebelumnya, jebolnya tanggul kembali memicu kekhawatiran warga setelah kejadian serupa menyebabkan banjir di permukiman pesisir. Menyikapi kondisi tersebut, tim SAR Brimob Metro Jaya segera mendatangi lokasi guna melaksanakan penanganan darurat. Selanjutnya, personel Brimob […]

  • Tips Agar Mobil Tidak Ditarik Debt Collector Leasing Ketika Sudah Nunggak 3 Bulan Atau Lebih

    Tips Agar Mobil Tidak Ditarik Debt Collector Leasing Ketika Sudah Nunggak 3 Bulan Atau Lebih

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Banyak sekali kejadian penarikan unit mobil yang dilakukan oleh pihak leasing dan jasa penagihan kepada debitur yang menurut mereka telah melanggar perjanjian kredit. Bahkan tidak main – main mereka (debt collector) bahkan berani menarik paksa mobil yang sedang berada di jalan (bukan di alamat debitur). Tips Agar Mobil Tidak Ditarik Debt Collector Leasing Ketika Sudah […]

expand_less