Sabtu, 7 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Hukum » Disnaker Bekasi Tegaskan Aturan PHK Terkait Pelanggaran di PT Glow Industri

Disnaker Bekasi Tegaskan Aturan PHK Terkait Pelanggaran di PT Glow Industri

  • account_circle Tama
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabupaten Bekasi – Dugaan pemberhentian sepihak terhadap seorang pekerja kontrak di PT Glow Industri Herbal Care yang beralamat di Jl. Raya Rengas Bandung, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi terus menjadi sorotan.

Hingga perkembangan terbaru, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa mekanisme pemutusan hubungan kerja (PHK), khususnya terhadap pekerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), wajib mengikuti ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2021.

Namun, hingga akhir Januari 2026, belum ada permohonan penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang diajukan secara resmi ke Disnaker, baik dari pihak eks pekerja maupun perusahaan.

Kasus ini bermula dari pengakuan seorang eks pekerja PT Glow Industri Herbal Care berinisial TK (nama disamarkan), yang mengaku diberhentikan sebelum masa kontrak PKWT berakhir.

TK menyatakan pemberhentian tersebut disampaikan hanya melalui sambungan telepon, tanpa surat resmi, tanpa surat peringatan, serta tanpa penjelasan alasan yang jelas.

Ia juga mengaku akses komunikasinya dengan pihak manajemen perusahaan terputus setelah kejadian tersebut.

Dalam pemberitaan sebelumnya, TK menyebutkan bahwa dirinya tidak menerima hak normatif sebagaimana diatur dalam peraturan ketenagakerjaan, termasuk uang kompensasi PKWT.

Ia menilai cara pemberhentian tersebut tidak etis dan bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Menanggapi dugaan tersebut, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) FSB KIKES KSBSI, Muhammad Fadhil, SH, MH, menegaskan bahwa PP Nomor 35 Tahun 2021 secara eksplisit mengatur kewajiban pengusaha terhadap pekerja PKWT.

Pasal 15 ayat (1) mewajibkan pengusaha membayar uang kompensasi kepada pekerja PKWT, sementara Pasal 17 mengatur bahwa kewajiban tersebut tetap berlaku meskipun hubungan kerja diakhiri sebelum masa kontrak berakhir.

Perkembangan terbaru datang dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi.

Baca juga :  Ungkap Penyalahgunaan Narkotika, Polres Tangsel Sita 642 Kg Ganja, 7,8 Kg Sabu dan 1,1 Kg MDMA

Dalam surat resmi tertanggal 28 Januari 2026 yang ditujukan kepada redaksi Gensa Media Indonesia, Disnaker menjelaskan bahwa mekanisme PHK tidak dapat dilakukan secara sepihak tanpa pemberitahuan yang jelas kepada pekerja.

Disnaker merujuk Pasal 37 ayat (2) PP Nomor 35 Tahun 2021, yang mewajibkan pengusaha menyampaikan maksud dan alasan PHK kepada pekerja atau serikat pekerja apabila PHK tidak dapat dihindari.

Selanjutnya, jika terjadi perbedaan pendapat, penyelesaian harus ditempuh melalui perundingan bipartit antara pengusaha dan pekerja, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

Apabila perundingan bipartit tidak mencapai kesepakatan, Disnaker menjelaskan bahwa salah satu pihak dapat mencatatkan perselisihan ke instansi ketenagakerjaan setempat, bahkan sebelum 30 hari kerja, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Per.31/Men/XII/2008.

Namun demikian, Disnaker Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa hingga surat tersebut diterbitkan, belum ada permohonan penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang diajukan secara resmi terkait kasus PT Glow Industri Herbal Care.

Hal ini berarti, secara administratif, Disnaker belum dapat memproses kasus tersebut ke tahap mediasi atau penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, manajemen PT Glow Industri Herbal Care belum memberikan keterangan atau klarifikasi resmi kepada media, meskipun upaya konfirmasi telah dilakukan berulang kali, termasuk dengan mendatangi langsung lokasi perusahaan.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan, khususnya di kawasan industri Kabupaten Bekasi.

Disnaker mengimbau agar setiap perselisihan hubungan industrial ditempuh melalui mekanisme hukum yang tersedia, demi menjamin kepastian hukum serta perlindungan hak pekerja dan pengusaha secara berimbang.**/Tim

Jawaban Surat Disnaker Kabupaten Bekasi dapat di Download disini: Jawaban Surat Disnaker Kabupaten Bekasi PDF

Baca juga :  Panglima TNI Tinjau Penertiban PT KEL di Nabire, Ini Temuan Pelanggarannya
Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Panglima TNI Pimpin Sertijab Strategis, Rotasi Perkuat Kinerja Organisasi

    Panglima TNI Pimpin Sertijab Strategis, Rotasi Perkuat Kinerja Organisasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 Mei 2026 – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin serah terima jabatan strategis TNI. Rotasi ini memperkuat efektivitas organisasi menghadapi dinamika tugas. Upacara berlangsung di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 21 Mei 2026. Sejumlah pejabat tinggi TNI menghadiri kegiatan tersebut. Panglima TNI memimpin langsung prosesi sertijab. Ia menegaskan […]

  • Brimob Perketat Patroli Dini Hari di Sudirman dan Semanggi

    Brimob Perketat Patroli Dini Hari di Sudirman dan Semanggi

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 April 2026 – Satuan Brimob Polda Metro Jaya memperketat patroli cipta kondisi di Sudirman hingga Semanggi pada Sabtu dini hari. Petugas menyasar titik rawan tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan guna menjaga keamanan wilayah ibu kota tetap kondusif. Patroli berlangsung di kawasan strategis seperti Semanggi, Sudirman, dan Asia Afrika yang memiliki intensitas aktivitas […]

  • TNI AL Padamkan Karhutla di Pulau Penyengat Cegah Api Meluas

    TNI AL Padamkan Karhutla di Pulau Penyengat Cegah Api Meluas

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan – Personel Posbinter Pulau Penyengat Lanal Bintan bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan kosong di Pulau Penyengat, Jumat (28/8/2026). Personel TNI AL bergerak setelah menerima informasi mengenai kebakaran yang berpotensi meluas ke area sekitar. Mereka langsung menuju lokasi dan bergabung dengan unsur terkait serta masyarakat untuk mengendalikan kobaran api. Petugas menggunakan peralatan pemadaman yang tersedia […]

  • Satgas Pamtas Yonkav 12/BC di Perbatasan RI – MLY, Lakukan Pelayanan Kesehatan Door To Door

    Satgas Pamtas Yonkav 12/BC di Perbatasan RI – MLY, Lakukan Pelayanan Kesehatan Door To Door

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Gensa Media Indonesia
    • 0Komentar

    Sajingan Besar – Membantu masyarakat perbatasan dengan melaksanakan berbagai kegiatan sosial, salah satunya adalah pelayanan kesehatan, Pos Komando Utama (Kout) Pamtas RI-Malaysia Yonkav 12/BC melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan “Door to Door” kepada masyarakat perbatasan Dusun Trans, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Senin (07/09/2024). Kegiatan yang dipimpin oleh Sertu Supriadi beserta tim kesehatan Kout melaksanakan kegiatan […]

  • Danlanal Dumai Hadiri Peletakan Batu Pertama Rumah Layak Huni Warga Pesisir

    Danlanal Dumai Hadiri Peletakan Batu Pertama Rumah Layak Huni Warga Pesisir

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dumai, 29 Juli 2025 – Suasana haru sekaligus penuh semangat menyelimuti Jalan Abdul Aziz, Kelurahan Sungai Geniot, Kecamatan Sungai Sembilan, Selasa pagi. Di tempat itulah peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat pesisir dilakukan. Acara ini menjadi simbol awal upaya bersama Pemerintah Provinsi Riau dan TNI Angkatan Laut dalam menghadirkan hunian […]

  • Rekam Wajah Orang Sembarangan, Ini Risiko Hukum yang Bisa Menjerat

    Rekam Wajah Orang Sembarangan, Ini Risiko Hukum yang Bisa Menjerat

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Gensa Media Indonesia
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kebiasaan merekam wajah orang lain kemudian mengunggahnya ke media sosial tanpa mempertimbangkan hak privasi dapat menimbulkan persoalan hukum. Di tengah budaya digital yang mendorong setiap peristiwa menjadi konten, masyarakat perlu memahami bahwa ruang publik bukan berarti seluruh aktivitas dan identitas seseorang bebas direkam, diproses, lalu disebarluaskan tanpa batas. Persoalan tersebut menjadi semakin penting […]

expand_less