Jumat, 30 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » BERITA » Polsek Kelapa Gading Copot Atribut Ormas yang Langgar Aturan

Polsek Kelapa Gading Copot Atribut Ormas yang Langgar Aturan

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Suasana sore di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, tampak sedikit berbeda pada Jumat (16/5/2025). Satu per satu bendera ormas yang berkibar di pinggir jalan diturunkan oleh petugas. Polsek Kelapa Gading tengah menggelar penertiban atribut organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dinilai melanggar aturan pemasangan di ruang publik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Berantas Jaya 2025, sebuah langkah strategis kepolisian dalam menjaga ketertiban umum dan mencegah potensi konflik sosial. Dipimpin langsung oleh Wakapolsek AKP Purwo Widodo, SH, MH, bersama 18 personel gabungan, operasi ini menyisir beberapa titik rawan di wilayah hukum Kelapa Gading.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus adalah Jalan Raya Pegangsaan Dua, tepatnya di Gang Armada, Kelurahan Pegangsaan Dua. Di sana, petugas mencopot dua bendera ormas—masing-masing milik Forum Betawi Rempug (FBR) dan FORKABI—yang terpasang tanpa izin.

“Ini bukan soal siapa yang punya bendera, tapi soal aturan. Ruang publik milik bersama, dan harus kita jaga bersama pula,” tegas AKP Purwo di sela-sela kegiatan.

Penertiban berjalan lancar tanpa hambatan. Warga sekitar pun terlihat mendukung langkah aparat yang dinilai menjaga kenyamanan lingkungan. Tidak ada perlawanan dari pihak ormas, mencerminkan efektivitas pendekatan humanis yang diusung dalam operasi ini.

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra, S.I.Kom., S.I.K., menyatakan bahwa penertiban atribut ormas akan dilakukan secara rutin. “Kami ingin menciptakan ruang publik yang bersih dari potensi gesekan. Ini bagian dari upaya menjaga Kelapa Gading tetap damai dan nyaman,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau semua organisasi dan kelompok masyarakat untuk menaati aturan dalam memasang simbol atau atribut di ruang terbuka. Karena ketertiban bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi juga bentuk kedewasaan demokrasi dalam bermasyarakat.

Baca juga :  Aksi Demo Buruh FSB KIKES KSBSI Mengecam PHK Sepihak

(Humas Polsek Kelapa Gading)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • 18 Tahun Tertunda, 47.000 Hektare Lahan Akhirnya Dieksekusi Satgas PKH TNI di Sumatera Utara

    18 Tahun Tertunda, 47.000 Hektare Lahan Akhirnya Dieksekusi Satgas PKH TNI di Sumatera Utara

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 April 2025 – Setelah menanti hampir dua dekade, negara akhirnya bertindak tegas. Tim Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) TNI berhasil mengeksekusi fisik 47.000 hektare lahan yang dikuasai secara ilegal oleh PT Torganda di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dan Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara. Eksekusi ini bukan hanya soal tanah, tapi soal […]

  • Atlet Taekwondo Indonesia Sabet 3 Emas, 5 Perak, dan 5 Perunggu di China Open 2025

    Atlet Taekwondo Indonesia Sabet 3 Emas, 5 Perak, dan 5 Perunggu di China Open 2025

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tiongkok — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para atlet Pelatnas Taekwondo Indonesia di bawah kepemimpinan Ketum PBTI, Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M., yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI. Pada ajang internasional “China Open Taekwondo Championship 2025” di Kota Changsha, Provinsi Hunan, para atlet sukses membawa pulang total 13 medali, terdiri dari 3 emas, […]

  • Hasil Olah TKP Gudang Oli Diduga Palsu di Kubu Raya, Polda Kalbar Sita 165 Jenis Pelumas

    Hasil Olah TKP Gudang Oli Diduga Palsu di Kubu Raya, Polda Kalbar Sita 165 Jenis Pelumas

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kalimantan Barat — Misteri peredaran oli ilegal di Kalimantan Barat mulai terkuak. Kepolisian Daerah Kalbar kembali bergerak cepat dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh di tiga gudang yang diduga menjadi pusat penyimpanan pelumas palsu. Olah TKP berlangsung pada Kamis (26/6/2025), sejak pukul 14.00 hingga 19.30 WIB, di Komplek Pergudangan Jalan Extra Joss, […]

  • Segera Amankan Mobil Anda Sebelum Ditarik Paksa

    Segera Amankan Mobil Anda Sebelum Ditarik Paksa

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Gensa Media Indonesia – Tunggakan cicilan mobil selama empat hingga enam bulan dapat meningkatkan risiko penagihan, denda sesuai perjanjian, dan tindakan eksekusi kendaraan oleh perusahaan pembiayaan. Namun, berapa lama cicilan menunggak bukan satu-satunya faktor yang menentukan apakah mobil dapat ditarik. Debitur perlu memahami isi perjanjian kredit, status jaminan fidusia, prosedur penagihan, serta hak dan kewajibannya […]

  • Sambut HUT TNI ke-80, Kodim 1715/Yahukimo Gelar Donor Darah

    Sambut HUT TNI ke-80, Kodim 1715/Yahukimo Gelar Donor Darah

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Yahukimo – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 1715/Yahukimo bekerja sama dengan RSUD Dekai menggelar aksi donor darah di Makodim 1715/Yahukimo, Rabu (17/9/2025). Kegiatan sosial ini disambut antusias prajurit dan masyarakat. Sedikitnya 100 kantong darah dari berbagai golongan berhasil terkumpul dari peserta yang terdiri atas personel Kodim 1715/Yahukimo, Yonif […]

  • Mobil, Utang, dan Harga Diri yang Terenggut: Kisah Bunga dari Bekasi

    Mobil, Utang, dan Harga Diri yang Terenggut: Kisah Bunga dari Bekasi

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Mereka bertemu di sebuah restoran sederhana di pinggiran Bekasi. Toni bersikap seperti kekasih, menggandeng tangannya, memesan makanan

expand_less