Selasa, 6 Okt 2026
Beranda » BERITA » Warga Depok Tertipu Rp 430 Juta dengan Modus Kasus Narkoba dan Pencucian Uang

Warga Depok Tertipu Rp 430 Juta dengan Modus Kasus Narkoba dan Pencucian Uang

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
  • print Cetak

Depok – Seorang warga Jalan Wisma Mas Pondok Cabe, Blok B 3, No 13, Sawangan, Kota Depok, berinisial AS, menjadi korban penipuan yang mengakibatkan kerugian hingga Rp 430 juta. Penipuan ini dilakukan dengan modus menuduh korban terlibat dalam kasus narkoba dan pencucian uang. Kejadian tersebut kini tengah ditangani oleh Polres Metro Depok.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam, kasus bermula ketika pelaku menghubungi korban menggunakan telepon rumah.

Pelaku mengaku sebagai customer service Telkom dan menyatakan bahwa nomor rumah, identitas, serta alamat korban telah digunakan untuk promosi judi online.

Untuk meyakinkan korban, pelaku kemudian menyambungkan panggilan tersebut ke nomor yang mengaku sebagai petugas dari Polrestabes Bandung.

Dalam percakapan tersebut, pelaku yang mengaku sebagai petugas menyatakan bahwa nama dan nomor rekening korban digunakan untuk menampung uang dari kasus narkoba dan pencucian uang.

Selanjutnya, korban diarahkan berbicara dengan seseorang yang mengaku sebagai jaksa. Pelaku dengan terampil menanamkan ketakutan dan kebingungan pada korban, sehingga AS tidak memiliki cukup waktu untuk berpikir rasional atau memeriksa kebenaran informasi tersebut.

Pelaku meminta korban untuk mentransfer uang sebagai bagian dari proses pemeriksaan yang disebut-sebut akan dilakukan pihak kepolisian.

Korban diminta mengirim uang sebesar Rp 100 juta ke rekening Bank Mandiri atas nama YCN. Tak berhenti di situ, pelaku juga meminta transfer tambahan sebesar Rp 100 juta dan Rp 230 juta ke nomor rekening bank yang berbeda, dengan janji bahwa uang tersebut akan dikembalikan setelah pemeriksaan selesai. Janji ini disampaikan dengan penuh keyakinan, yang membuat korban merasa terpaksa menuruti permintaan tersebut.

“Ketika korban telah memberikan nominal uang yang diminta, korban baru tersadar bahwa pelaku sebenarnya tidak memiliki akses ke nomor rekeningnya. Namun, uang yang telah dikirimkan tidak kunjung dikembalikan,” ungkap Kombes Pol Ade Ary Syam dilansir dari depok.tribunnews.com.

Pilihan Editor :  Gubernur Kalsel dan Forkopimda Kerahkan Metode Undercooling Atasi Karhutla

Situasi ini menjadi bukti bahwa pelaku memang sudah merencanakan aksinya dengan matang untuk membuat korban kehilangan sejumlah besar uang dalam waktu singkat.

Setelah menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan, AS melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Depok.

Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 430 juta. Modus seperti ini seringkali memanfaatkan kelengahan korban serta tekanan psikologis yang ditimbulkan dari ancaman hukum fiktif.

Pelaku memanfaatkan ketidaktahuan korban tentang prosedur hukum serta rasa takut akan konsekuensi hukum yang tidak berdasar.

Pihak kepolisian kini sedang menyelidiki kasus tersebut dan melacak pelaku berdasarkan informasi yang diberikan oleh korban.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap panggilan telepon yang mencurigakan, apalagi jika diminta untuk mentransfer uang dalam jumlah besar. Pastikan untuk selalu memverifikasi informasi tersebut ke pihak berwenang,” tambah Kombes Pol Ade Ary Syam.

Penyelidikan ini diharapkan dapat segera mengungkap identitas pelaku dan mencegah kasus serupa terjadi pada korban lain di masa depan.

Fenomena Penipuan Kian Marak

Kasus seperti yang menimpa AS bukanlah hal baru. Penipuan dengan modus serupa telah banyak terjadi, di mana pelaku berpura-pura menjadi petugas resmi untuk menakut-nakuti korban.

Dalam beberapa kasus, pelaku menggunakan data pribadi korban yang telah bocor sebagai alat untuk meyakinkan target.

Data-data ini mungkin diperoleh melalui kebocoran informasi di dunia digital, sehingga pelaku dapat menyebutkan informasi spesifik seperti alamat rumah atau nomor rekening untuk menambah kredibilitas mereka.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana kejahatan siber dan manipulasi psikologis semakin canggih. Masyarakat perlu lebih waspada dan paham tentang berbagai jenis modus penipuan yang beredar.

Selain itu, penting untuk mengedukasi masyarakat tentang cara melindungi data pribadi mereka dari potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pilihan Editor :  Polisi Sumedang Ringkus Komplotan Pembobol Sekolah

Agar terhindar dari modus penipuan seperti ini, masyarakat diimbau untuk:

  1. Tidak mudah percaya pada panggilan telepon dari pihak yang mengaku sebagai petugas tanpa bukti resmi, terutama jika mereka mengancam atau membuat Anda panik.

  2. Tidak memberikan informasi pribadi atau nomor rekening kepada pihak yang tidak dikenal, bahkan jika mereka mengklaim memiliki otoritas resmi.

  3. Selalu memverifikasi informasi yang diterima dengan menghubungi kantor polisi, bank, atau institusi terkait secara langsung melalui nomor resmi.

  4. Segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menerima panggilan mencurigakan, apalagi jika ada permintaan untuk mentransfer uang.

Penipuan seperti ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menjaga data pribadi dan berhati-hati terhadap segala bentuk ancaman atau permintaan mencurigakan.

Kejahatan semacam ini tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga berdampak pada ketenangan dan rasa aman korban.

Semoga kasus ini dapat segera terungkap, dan para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat mencegah kejadian serupa di masa depan.***/Red

(bang tama)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • BANN Kota Bekasi Apresiasi Penegakan Hukum Polres Metro terhadap Toko Obat Ilegal

    BANN Kota Bekasi Apresiasi Penegakan Hukum Polres Metro terhadap Toko Obat Ilegal

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Peredarannya yang tidak terkendali di toko-toko obat ilegal menjadi ancaman serius bagi generasi muda di Kota Bekasi

  • Bhabinkamtibmas Pademangan Barat Jenguk Anggota Linmas, Wujud Kepedulian dan Solidaritas

    Bhabinkamtibmas Pademangan Barat Jenguk Anggota Linmas, Wujud Kepedulian dan Solidaritas

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepedulian terhadap mitra keamanan ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pademangan Barat, Brigadir Iron Prasetio Perwiro, yang menjenguk Bapak Suryanto, anggota Linmas RW 014, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (19/3). Bapak Suryanto diketahui sedang menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya. Sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan, Linmas […]

  • Panglima TNI Kirim Tambahan Hercules C-130 untuk Perkuat Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

    Panglima TNI Kirim Tambahan Hercules C-130 untuk Perkuat Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Komitmen Indonesia dalam misi kemanusiaan internasional kembali ditegaskan. Panglima TNI mengirimkan tambahan pesawat Hercules C-130 dengan nomor registrasi A-1343 guna memperkuat Misi Bantuan Kemanusiaan (Banussia) ke Gaza. Pesawat yang membawa 26 personel tersebut tiba dengan selamat di Amman, Yordania, Kamis (28/8/2025). Kehadiran Hercules disambut hangat oleh perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia, Bapak Tiyo […]

  • PPAL dan PIPAL Kirim Bantuan Untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    PPAL dan PIPAL Kirim Bantuan Untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Jakarta – Kepedulian tidak pernah pensiun. Itulah semangat yang kembali ditunjukkan Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) bersama Paguyuban Istri Purnawirawan Angkatan Laut (PIPAL) melalui program “PPAL dan PIPAL Berbagi”, yang kali ini menyasar daerah-daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan yang diberangkatkan dari Jakarta pada Selasa (9/12/2025), adalah bentuk […]

  • Anak-anak Sulsel Takjub Lihat Pesawat Tempur di Lanud Sultan Hasanuddin

    Anak-anak Sulsel Takjub Lihat Pesawat Tempur di Lanud Sultan Hasanuddin

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Teriakan kagum dan mata berbinar menyambut deretan pesawat tempur yang terparkir megah di Apron Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar. Hari itu, Jumat (9/5/2025), Lanud kedatangan tamu istimewa: 2.558 siswa dari 24 sekolah dasar dan taman kanak-kanak se-Sulawesi Selatan. Mereka datang bukan untuk sekadar berfoto, tapi untuk menyentuh langsung mimpi mereka — […]

  • Cara Mengamankan Akun Google dari Peretasan dan Pembajakan

    Cara Mengamankan Akun Google dari Peretasan dan Pembajakan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Akun Google bukan sekadar alamat Gmail. Satu akun dapat digunakan untuk mengakses Gmail, Google Drive, Google Photos, YouTube, Google Play, perangkat Android, serta berbagai layanan atau aplikasi yang menggunakan fitur login dengan Google. Karena itu, ketika akun Google berhasil diambil alih, dampaknya bisa lebih luas daripada sekadar kehilangan akses ke email. Dokumen pribadi, foto, komunikasi, […]

expand_less