Wadan Kodiklat TNI Tinjau Pengerasan Jalan Tiga Kilometer di Baturaja

Baturaja – Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto meninjau proyek pengerasan jalan sepanjang tiga kilometer dalam Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026. Proyek tersebut berlangsung di Markas Komando Pusat...

-AA+

Baturaja – Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto meninjau proyek pengerasan jalan sepanjang tiga kilometer dalam Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026.

Proyek tersebut berlangsung di Markas Komando Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan itu menjadi bagian dari Humanitarian Civic Activities (HCA) melalui Engineer Civil Action Project (ENCAP) dalam rangkaian SGS 2026.

Program tersebut menunjukkan bahwa SGS 2026 tidak hanya menggelar latihan taktis dan tempur multinasional.

Lebih jauh, kegiatan ini juga menghadirkan aksi nyata melalui pembangunan infrastruktur yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang.

Advertisement

Perkuat Infrastruktur di Kawasan Latihan

Proyek ENCAP tersebut berfokus pada pengerasan jalan sepanjang tiga kilometer di kawasan Puslatpur Kodiklat TNI AD.

Pengerasan jalan bertujuan memperbaiki fasilitas pendukung di sekitar kawasan latihan militer.

Menurut Bambang, proyek tersebut mencerminkan kerja sama erat antara TNI, Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat (USINDOPACOM), dan negara-negara mitra.

Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan SGS 2026 yang melibatkan sejumlah negara mitra.

“Pengerasan jalan ini merupakan bentuk kerja sama erat antara TNI bersama USINDOPACOM dan negara-negara mitra,” kata Bambang.

Selain mendukung aktivitas latihan, pembangunan tersebut juga memiliki manfaat praktis bagi mobilitas di sekitar pangkalan.

Jalan yang diperkeras dapat mendukung kelancaran pergerakan prajurit selama kegiatan latihan berlangsung.

Pada saat yang sama, fasilitas tersebut juga membantu akses transportasi warga yang berada di sekitar kawasan latihan.

Dengan demikian, proyek ENCAP tidak hanya berorientasi pada kebutuhan operasional militer.

Pilihan Editor :  Koramil Ciracas Perkuat Patroli Jaga Kamtibmas

Program tersebut juga memperlihatkan pendekatan kerja sama pertahanan yang menyentuh kebutuhan infrastruktur di lingkungan sekitar.

SGS 2026 Dorong Manfaat bagi Masyarakat

Pelaksanaan ENCAP menjadi salah satu bagian dari pendekatan kemanusiaan dalam Latgabma SGS 2026.

Melalui kegiatan tersebut, TNI berupaya menghadirkan manfaat langsung yang dapat dirasakan masyarakat sekitar kawasan latihan.

Langkah itu juga memperkuat hubungan antara prajurit dan masyarakat melalui kegiatan pembangunan yang bersifat konkret.

Selain membangun infrastruktur, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

TNI berharap pelaksanaan SGS 2026 mampu memberikan dampak lebih luas di luar aspek latihan militer.

Bambang menilai kegiatan bersama negara mitra juga dapat memperkuat interoperabilitas dan kesiapsiagaan operasional antarangkatan bersenjata.

Interoperabilitas menjadi salah satu aspek penting dalam latihan multinasional karena melibatkan koordinasi, prosedur, dan kemampuan berbagai negara.

Karena itu, rangkaian SGS 2026 menggabungkan latihan militer dengan kegiatan kemanusiaan dan pembangunan infrastruktur.

Melalui pendekatan tersebut, TNI ingin memastikan kerja sama pertahanan juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Pengerasan jalan tiga kilometer di Baturaja menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.

Kegiatan itu sekaligus memperlihatkan bahwa kerja sama militer dapat berjalan beriringan dengan pengabdian kepada masyarakat.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti
Advertisement
Advertisement