Purnawirawan TNI AU Bekasi Santuni 33 Anak Yatim di Bulan Muharram
BEKASI – Paguyuban Purnawirawan TNI Angkatan Udara (AU) Bumi Dirgantara Permai menggelar kegiatan santunan bagi 33 anak yatim di kawasan Bumi Dirgantara Permai, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Kegiatan...

BEKASI – Paguyuban Purnawirawan TNI Angkatan Udara (AU) Bumi Dirgantara Permai menggelar kegiatan santunan bagi 33 anak yatim di kawasan Bumi Dirgantara Permai, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
Kegiatan sosial yang berlangsung dalam momentum bulan Muharram tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat silaturahmi antaranggota paguyuban yang sebagian besar merupakan purnawirawan TNI AU.
Kegiatan itu dihadiri sekitar 70 anggota paguyuban yang memadati lokasi acara.
Selain memberikan santunan kepada anak-anak yatim, kegiatan juga diisi dengan pertemuan rutin bulanan yang selama ini menjadi agenda tetap organisasi untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan di antara para anggotanya.
Ketua Paguyuban Purnawirawan TNI AU Bumi Dirgantara Permai, H. Rosidin, mengatakan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga nilai-nilai sosial dan kebersamaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Menurutnya, momentum Muharram menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim sekaligus memperkuat tali silaturahmi antaranggota paguyuban. Kepedulian sosial merupakan bagian dari nilai yang terus kami jaga,” ujar H. Rosidin dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut sehingga dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh anggota paguyuban.
H. Rosidin menjelaskan bahwa Paguyuban Purnawirawan TNI AU Bumi Dirgantara Permai dibentuk sebagai wadah kebersamaan bagi para purnawirawan tanpa membedakan latar belakang korps maupun satuan selama bertugas di lingkungan TNI AU.
Semangat inklusivitas tersebut, kata dia, menjadi salah satu fondasi utama yang membuat organisasi tetap solid hingga saat ini.
“Paguyuban ini terbuka bagi seluruh purnawirawan TNI AU dari berbagai korps. Kebersamaan dan rasa kekeluargaan menjadi modal utama kami untuk terus menjaga kekompakan,” katanya.
Selama lebih dari satu dekade berdiri, paguyuban tersebut secara konsisten menggelar berbagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada penguatan hubungan antaranggota, tetapi juga menyentuh aspek sosial kemasyarakatan.
Jaga Kepedulian Sosial dan Kebersamaan
H. Rosidin mengungkapkan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah berdiri selama 13 tahun.
Dalam kurun waktu tersebut, berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan silaturahmi rutin terus dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus menjaga hubungan emosional antaranggota yang telah memasuki masa purna tugas.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang dibangun sejak masa kedinasan perlu terus dirawat meskipun para anggota telah menyelesaikan tugas aktif sebagai prajurit.
Karena itu, kegiatan rutin seperti pertemuan bulanan dan aksi sosial dinilai memiliki peran penting dalam menjaga soliditas organisasi.
Momentum Muharram juga dipandang sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi bagian dari ajaran keagamaan dan kehidupan bermasyarakat.
Melalui santunan kepada anak yatim, paguyuban berharap dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban.
Para anggota paguyuban, pengurus, serta penerima santunan mengikuti rangkaian acara dengan tertib hingga selesai.
Selain penyerahan santunan, acara juga diisi dengan ramah tamah yang menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan negara, serta keberkahan bagi seluruh keluarga besar purnawirawan TNI AU.
Melalui kegiatan tersebut, Paguyuban Purnawirawan TNI AU Bumi Dirgantara Permai menunjukkan bahwa semangat pengabdian kepada masyarakat tetap dapat diwujudkan meskipun para anggotanya telah memasuki masa pensiun.
Santunan kepada anak yatim yang digelar pada bulan Muharram menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi sosial yang diharapkan dapat terus berlanjut pada masa mendatang.**/Ihwan











