Polwan Batalyon B Pelopor Dekatkan Polri dengan Anak Lewat Aksi Sosial
Jakarta, 3 September 2026 – Polwan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menggelar aksi sosial memperingati HUT Polwan ke-78, Kamis (3/9/2026). Rangkaian kegiatan menyasar TK Kemala Bhayangkari 20 dan...
Jakarta, 3 September 2026 – Polwan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menggelar aksi sosial memperingati HUT Polwan ke-78, Kamis (3/9/2026).
Rangkaian kegiatan menyasar TK Kemala Bhayangkari 20 dan Pondok Pesantren Darussalam dengan mengusung kegiatan Polwan Goes to School dan santunan anak yatim.
Kegiatan itu mempertemukan personel Polwan dengan anak-anak melalui pendekatan edukatif, humanis, sekaligus kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Edukasi Polisi Sejak Usia Dini
Di TK Kemala Bhayangkari 20, para Polwan berinteraksi langsung dengan puluhan siswa melalui berbagai aktivitas edukatif dan permainan interaktif.
Mereka mengenalkan profesi kepolisian secara humanis sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak untuk mengenal disiplin dan kebersamaan.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi positif antara anggota kepolisian dan generasi muda sejak usia dini.
Selain memberikan edukasi, para Polwan menciptakan suasana interaksi yang akrab sehingga anak-anak dapat mengenal polisi dalam suasana yang lebih bersahabat.
Cara itu penting untuk membangun kedekatan tanpa menghilangkan pesan utama mengenai disiplin, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Dari lingkungan pendidikan, rombongan kemudian melanjutkan kegiatan sosial menuju Pondok Pesantren Darussalam.
Sisihkan Penghasilan untuk Anak Yatim
Di pesantren tersebut, Polwan Batalyon B Pelopor menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Polwan ke-78.
Santunan itu bersumber dari sedekah sebagian penghasilan pribadi para personel Polwan yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa kegiatan peringatan ulang tahun tidak hanya berorientasi pada seremoni internal kepolisian.
Sebaliknya, momentum HUT Polwan menjadi ruang bagi personel untuk berbagi dan membangun kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Eko Supriyanto, S.H., menegaskan pentingnya kehadiran Polri melalui kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Polwan Goes To School tidak hanya menjadi sarana edukasi bagi para pelajar, tetapi juga momentum menanamkan nilai kepedulian,” ujar Eko.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga mendorong kebersamaan serta semangat berbagi kepada sesama dalam kehidupan bermasyarakat.
HUT Polwan Tak Sekadar Seremoni
Eko menilai peringatan HUT Polwan ke-78 perlu menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.
Karena itu, pendekatan sosial dan edukatif menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan Polwan Batalyon B Pelopor.
Melalui interaksi dengan pelajar, Polwan memperkenalkan kepolisian melalui komunikasi yang lebih dekat, terbuka, dan humanis.
Sementara itu, pemberian santunan memperkuat pesan kepedulian sosial yang menjadi bagian dari pengabdian personel kepolisian.
Kegiatan tersebut sekaligus membuka ruang interaksi antara Polri dan masyarakat di luar konteks penegakan hukum.
Dengan demikian, hubungan kepolisian dengan masyarakat tidak hanya dibangun melalui tugas keamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial.
Bangun Kedekatan dengan Masyarakat
Polwan Batalyon B Pelopor berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Selain itu, kegiatan sosial tersebut diharapkan menumbuhkan nilai kasih sayang, kepedulian, serta semangat berbagi kepada generasi muda.
Kedekatan semacam itu menjadi penting untuk membangun komunikasi publik yang sehat antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Pada akhirnya, peringatan HUT Polwan ke-78 tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi momentum memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan pendidikan dan sosial, Polwan Batalyon B Pelopor menunjukkan bentuk kehadiran Polri yang berupaya dekat dengan masyarakat.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat peran Polwan dalam menjalankan fungsi kepolisian dengan pendekatan humanis, edukatif, dan berorientasi pada kepedulian sosial.













