Selasa, 13 Okt 2026
Beranda » BERITA » Peternak Setia Mekar Pertanyakan Transparansi Program Swasembada Pangan

Peternak Setia Mekar Pertanyakan Transparansi Program Swasembada Pangan

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Harapan seorang peternak di Kampung Bulu, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, untuk mendapatkan bantuan melalui Program Swasembada Pangan tak kunjung terwujud.

Selama lebih dari 12 tahun menggeluti usaha peternakan, pria yang meminta identitasnya disamarkan dengan nama Ozi Estilo mengaku belum pernah sekalipun menjadi penerima manfaat program tersebut.

Kepada wartawan, Ozi mengaku kecewa lantaran menilai penyaluran bantuan belum dilakukan secara merata dan kurang transparan.

Menurutnya, hingga kini tidak ada kejelasan mengenai mekanisme, persyaratan, maupun kriteria penerima bantuan yang dapat diakses masyarakat.

“Saya sudah belasan tahun beternak, tetapi belum pernah mendapatkan program itu. Yang saya lihat justru orang-orang tertentu saja yang menerima, bahkan ada yang berulang kali mendapat bantuan. Sementara kami yang juga beternak tidak pernah dilibatkan,” ungkap Ozi, Senin (22/6/2026).

Ia menilai semestinya pemerintah desa membentuk kelompok penerima manfaat secara terbuka agar masyarakat mengetahui proses seleksi dan penetapan penerima bantuan.

Dengan demikian, kata dia, program dapat dirasakan secara adil oleh seluruh peternak yang memenuhi syarat.

Ozi juga mengaku pernah mencoba mencari informasi langsung mengenai prosedur pengajuan sebagai penerima Program Swasembada Pangan. Namun, jawaban yang diterimanya justru membuat dirinya semakin bingung.

“Saya pernah bertanya bagaimana syarat untuk bisa ikut program tersebut. Tetapi saya malah disebut sebagai bandar sehingga tidak bisa menerima bantuan. Padahal saya hanya memelihara tiga ekor kambing. Kalau dibilang bandar, seharusnya jumlah ternaknya puluhan ekor, bukan seperti saya,” ujarnya.

Selain itu, Ozi mengaku memperoleh informasi dari sejumlah pihak bahwa terdapat skema pengembalian modal dalam program tersebut.

Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti mekanisme maupun dasar aturan yang diterapkan karena tidak pernah mendapatkan penjelasan resmi.

Pilihan Editor :  Danlanal Dumai Tanam 3.000 Mangrove Bersama Warga dan Forkopimda

Ia juga menyebut pernah melihat ada penerima bantuan yang mengelola lima ekor sapi dan lima ekor kambing, namun beberapa tahun kemudian ternak tersebut telah dikembalikan.

Kondisi itu, menurutnya, semakin menimbulkan pertanyaan mengenai sistem pengelolaan program tersebut.

“Yang saya pertanyakan bukan hanya soal siapa yang menerima, tetapi bagaimana sistemnya. Sampai sekarang saya tidak pernah mendapatkan penjelasan yang jelas,” katanya.

Ozi menjelaskan, berdasarkan pemahamannya, program tersebut hanya dapat direalisasikan setelah melalui mekanisme perencanaan resmi di tingkat desa.

Menurutnya, proses diawali dengan pendataan oleh Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa terhadap potensi lahan, baik tanah kas desa maupun pekarangan warga, serta pemetaan komoditas peternakan atau perikanan yang dinilai unggul, seperti ayam petelur, kambing, maupun budidaya ikan.

Selanjutnya, usulan program harus dibahas dan disepakati melalui musyawarah yang melibatkan masyarakat, kelompok tani atau kelompok peternak, serta pemerintah desa.

Hasil kesepakatan tersebut kemudian dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa dan dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sebagai dasar pelaksanaan program.

Karena itu, ia berharap pemerintah desa dapat membuka informasi secara transparan agar tidak menimbulkan berbagai persepsi di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi telah dilakukan namun pihak Pemerintah Desa Setia Mekar, termasuk Kepala Desa, belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.**/Firman

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Tentang Irian Barat Papua, Masa Lalu dan Harapannya

    Tentang Irian Barat Papua, Masa Lalu dan Harapannya

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Semoga Bapak Presiden Republik Indonesia kita yang baru Prabowo Subianto, mampu menjalankan aturan yang dibuat

  • Komitmen Tiga Pilar dan Sekolah di Kecamatan Jatisampurna Cegah Tawuran untuk Kondusifitas Pilkada 2024

    Komitmen Tiga Pilar dan Sekolah di Kecamatan Jatisampurna Cegah Tawuran untuk Kondusifitas Pilkada 2024

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Dalam rangka menciptakan situasi kondusif menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Polsek Jatisampurna menginisiasi kegiatan bertajuk “Cooling System” yang melibatkan tiga pilar bersama sekolah dan komite sekolah se-Kecamatan Jatisampurna. Acara ini dilaksanakan pada Rabu (16/10/2024) di Aula Kantor Polsek Jatisampurna, Kota Bekasi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini dihadiri […]

  • Wakil Panglima Dampingi Menhan Kunjungi Yonif 852

    Wakil Panglima Dampingi Menhan Kunjungi Yonif 852

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Deli Serdang – Wakil Panglima TNI Tandyo Budi R mendampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat kunjungan kerja ke Yonif TP 852/ABY di Deli Serdang, 14/02/2026. Kunjungan tersebut berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026, sekaligus memperkuat pembinaan prajurit serta kesiapan operasional satuan di wilayah strategis Sumatera Utara. Menhan memberikan pengarahan langsung kepada prajurit dengan menekankan pentingnya […]

  • Pemerintah Dinilai Kurang Serius Lindungi Anak, DPRD Soroti Minimnya Fasilitas dan Anggaran DP3A

    Pemerintah Dinilai Kurang Serius Lindungi Anak, DPRD Soroti Minimnya Fasilitas dan Anggaran DP3A

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi Kota – Pemerintah dinilai belum menunjukkan keseriusan dalam upaya perlindungan anak. Hal ini mengemuka dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan tentang Perlindungan Anak yang digelar pada Senin, 21 Juli 2025, dengan leading sektor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Anggota Pansus 6 DPRD, Alimudin, menyoroti sejumlah fakta yang menunjukkan lemahnya komitmen pemerintah […]

  • Diduga Mafia Klaim Tanah Masyarakat Kampung Ceger, Binson Purba : Akan Kita Sikat!

    Diduga Mafia Klaim Tanah Masyarakat Kampung Ceger, Binson Purba : Akan Kita Sikat!

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Kita tegak lurus melawan mafia tanah. Siapapun yang terlibat, baik individu maupun pejabat, akan kita sikat. Hak rakyat kecil harus,…

  • Dandim 1715/Yahukimo Hadiri HUT ke-23 Kabupaten Yahukimo dan Natal

    Dandim 1715/Yahukimo Hadiri HUT ke-23 Kabupaten Yahukimo dan Natal

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Yahukimo – Suasana penuh sukacita dan kekeluargaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Yahukimo yang dirangkaikan dengan Natal Bersama Korpri, TNI/Polri, dan masyarakat di Kantor Bupati Yahukimo, Distrik Dekai, Kamis (11/12/2025). Komandan Kodim 1715/Yahukimo, Letkol Inf Didiet Trilaksono, S.M., M.H.I., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Acara dibuka dengan ibadah Natal yang berlangsung khidmat, kemudian […]

expand_less