Kamis, 8 Okt 2026
Beranda » BERITA » Rp66 Miliar Insentif Dispenda Bekasi Dipersoalkan, Aktivis Minta Transparansi

Rp66 Miliar Insentif Dispenda Bekasi Dipersoalkan, Aktivis Minta Transparansi

  • account_circle Tama
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

Kabupaten Bekasi – Dugaan alokasi insentif khusus sebesar Rp66 miliar bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bekasi pada tahun anggaran 2024 menuai sorotan.

Aktivis yang tergabung dalam Lembaga Investigasi Negara (LIN) menilai kebijakan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik karena bersumber dari penerimaan pajak masyarakat.

Sorotan itu disampaikan Ependi, aktivis antikorupsi yang kini aktif di LIN.

Ia mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta mekanisme pembagian insentif yang nilainya disebut meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang ia sampaikan, insentif bagi pegawai Dispenda pada 2023 tercatat sebesar Rp64 miliar dan naik menjadi Rp66 miliar pada 2024.

“Ini harus dijelaskan kepada masyarakat. Uang yang dikelola itu berasal dari pajak rakyat. Jangan sampai publik merasa tidak mendapatkan penjelasan yang utuh,” ujar Ependi dalam keterangannya.

Polemik muncul terkait kenaikan insentif ASN Dispenda Kabupaten Bekasi yang mencapai Rp66 miliar pada 2024.

Besaran itu dinilai signifikan dan memunculkan pertanyaan tentang proporsionalitas serta transparansi penggunaannya.

Pihak yang disorot adalah ASN di lingkungan Dispenda Kabupaten Bekasi dengan jumlah pegawai disebut sekitar 180 orang.

Ependi sebagai perwakilan LIN menyuarakan kritik.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Dispenda maupun Pemerintah Kabupaten Bekasi terkait rincian kebijakan tersebut.

Alokasi insentif tersebut tercantum dalam tahun anggaran 2024, meningkat dari tahun anggaran 2023.

Kebijakan ini berlaku di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, khususnya pada instansi Dispenda sebagai pengelola pendapatan asli daerah (PAD).

Ependi mempertanyakan urgensi pemberian insentif tambahan kepada ASN yang menurutnya telah menerima gaji dan tunjangan rutin.

Ia juga menyoroti bahwa tugas utama pegawai Dispenda adalah melakukan penarikan pajak dan mencapai target penerimaan, yang merupakan bagian dari fungsi struktural mereka.

Pilihan Editor :  Brimob Batalyon D Pelopor dan Aliansi Ormas Bekasi Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih Sambut HUT RI ke-80

Menurut perhitungannya, jika Rp66 miliar dibagi kepada sekitar 180 pegawai, maka rata-rata insentif per orang dapat mencapai sekitar Rp366 juta per tahun, di luar gaji pokok dan tunjangan lainnya.

Namun, angka tersebut masih bersifat asumsi rata-rata karena pembagian biasanya mempertimbangkan jabatan dan beban kerja.

Ependi juga mengaitkan isu ini dengan komposisi belanja daerah.

Ia menduga belanja pegawai, termasuk gaji dan insentif, menyerap porsi besar anggaran daerah.

“Jika sebagian besar APBD terserap untuk belanja pegawai, maka ruang fiskal untuk pembangunan dan pelayanan publik bisa semakin terbatas,” ujarnya.

Salah seorang pegawai Dispenda, menurut Ependi, menyebut bahwa insentif tersebut mengacu pada peraturan pemerintah (PP) yang mengatur pemberian insentif pemungutan pajak daerah.

Dalam sejumlah regulasi nasional, pemerintah memang memberikan ruang bagi daerah untuk memberikan insentif kepada pemungut pajak sebagai bentuk penghargaan atas capaian kinerja.

Namun demikian, Ependi menilai penerapan aturan tersebut harus tetap mempertimbangkan asas kepatutan, keadilan, serta transparansi anggaran.

Tuntutan Transparansi dan Evaluasi Kebijakan

Ependi mendesak Bupati Bekasi untuk melakukan telaah ulang terhadap kebijakan pembagian insentif tersebut.

Ia meminta pemerintah daerah membuka secara rinci dasar hukum, skema perhitungan, indikator kinerja, serta proporsi pembagiannya kepada publik.

Menurutnya, transparansi penting agar tidak muncul persepsi negatif di tengah masyarakat, terutama ketika pajak menjadi beban wajib yang disertai sanksi bagi penunggak.

“Masyarakat wajib pajak memiliki hak untuk tahu bagaimana uang mereka dikelola,” katanya.

Ia juga menyinggung perlunya evaluasi menyeluruh terhadap struktur belanja daerah.

Jika benar belanja pegawai mendominasi hingga 60-70 persen dari APBD, maka pemerintah daerah perlu memastikan bahwa alokasi tersebut tetap seimbang dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Pilihan Editor :  Danlanal Sabang Hadiri Zikir Bersama Dalam Hari Santri Nasional 2025 di Kota Sabang

Di sisi lain, sejumlah kalangan berpendapat bahwa insentif pemungutan pajak merupakan instrumen untuk mendorong optimalisasi PAD.

Dengan target penerimaan yang terus meningkat setiap tahun, pemerintah daerah dituntut bekerja lebih efektif dan inovatif dalam menggali potensi pajak.

Insentif dianggap sebagai stimulus kinerja yang sah selama sesuai regulasi.

Perdebatan ini mencerminkan pentingnya tata kelola keuangan daerah yang akuntabel.

Undang-Undang tentang Keuangan Negara dan prinsip transparansi publik mengamanatkan setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Dispenda maupun Pemerintah Kabupaten Bekasi terkait detail kebijakan insentif Rp66 miliar tersebut.

Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi guna memperoleh penjelasan berimbang dari pihak terkait.

Isu ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan pajak daerah tidak hanya soal pencapaian target penerimaan, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik.

Kejelasan informasi, keterbukaan data, dan evaluasi berkala menjadi kunci agar kebijakan fiskal daerah tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.**/Tim

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Posal Lampulo dan Polairud Polda Aceh Perketat Pengamanan Perairan Aceh

    Posal Lampulo dan Polairud Polda Aceh Perketat Pengamanan Perairan Aceh

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Sabang – Laut Aceh pada Kamis (20/11/2025) tampak lebih sibuk dari biasanya. Kapal Polisi KP.I-2009 melaju membelah ombak, diiringi dua Sea Raider milik Posal Lampulo dan Polairud Polda Aceh. Di atas geladak, Komandan Pos TNI AL (Posal) Lampulo Lettu Laut (S) Endison berdiri bersama jajaran Polairud Polda Aceh. Mereka turun langsung ke laut […]

  • Kodim 0507/Bekasi Gelar Bakti Kesehatan Teritorial, 137 Warga Jatiasih Terima Layanan Pemeriksaan Gratis

    Kodim 0507/Bekasi Gelar Bakti Kesehatan Teritorial, 137 Warga Jatiasih Terima Layanan Pemeriksaan Gratis

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi, 3 Juli 2026 – Kodim 0507/Bekasi melalui Koramil 04/Jatiasih menggelar Bakti Kesehatan Teritorial di Pendopo Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat (3/7/2026). Sebanyak 137 warga, yang didominasi lanjut usia (lansia), memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya TNI mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan dukungan tenaga medis dari Puskesmas Jatiasih […]

  • Babinsa Koramil 05/Ciputat Ajak Warga Perkuat Budaya Bersih Lewat Komsos

    Babinsa Koramil 05/Ciputat Ajak Warga Perkuat Budaya Bersih Lewat Komsos

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan, 14 Juli 2026 – Babinsa Koramil 05/Ciputat Kodim 0506/Tangerang, Praka Yoga, mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di kawasan pangkalan angkutan umum, Jalan WR Supratman RT 002/RW 001, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan Babinsa dengan warga, Raka dan Aldi, […]

  • Brimob Polda Metro Jaya Kawal Aksi Solidaritas Palestina di Kedubes AS

    Brimob Polda Metro Jaya Kawal Aksi Solidaritas Palestina di Kedubes AS

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Kawasan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Minggu (27/7/2025), menjadi pusat perhatian publik saat ratusan massa menggelar aksi solidaritas untuk Palestina. Di balik riuhnya orasi dan poster-poster dukungan, pasukan Brimob Polda Metro Jaya hadir mengawal jalannya demonstrasi dengan pendekatan yang berbeda: humanis dan tanpa senjata api. Sejak pagi, Kompi 1 Yon A Pelopor […]

  • KDM Minta Wali Kota Bekasi Pecat Oknum Dishub Diduga Peras Sopir

    KDM Minta Wali Kota Bekasi Pecat Oknum Dishub Diduga Peras Sopir

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    BEKASI – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendesak Pemerintah Kota Bekasi menjatuhkan sanksi tegas terhadap oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi yang diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) dan pemerasan terhadap sopir. Gubernur menegaskan aparatur negara yang terbukti menyalahgunakan kewenangan tidak layak dipertahankan dalam birokrasi dan harus diberhentikan sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan itu disampaikan […]

  • PB Perkemi Gelar Penataran Nasional Shorinji Kempo di Padang

    PB Perkemi Gelar Penataran Nasional Shorinji Kempo di Padang

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    penataran tersebut mampu melahirkan pelatih, penguji, dan wasit yang profesional, kompeten, serta memiliki standar kemampuan yang seragam

expand_less