Sabtu, 7 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Pegawai PPPK Bandung Barat Disorot, Bupati Diminta Usut Percakapan Soal Persentase

Pegawai PPPK Bandung Barat Disorot, Bupati Diminta Usut Percakapan Soal Persentase

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG BARAT – Siaran langsung seorang pegawai Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di TikTok menuai sorotan.

Percakapan dalam siaran tersebut diduga menyinggung pembagian persentase terkait pekerjaan.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat diminta segera memeriksa konteks percakapan itu untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran etika, disiplin kepegawaian, atau aturan lain yang mengikat aparatur pemerintah.

Sorotan tersebut disampaikan Dedy Mulyadi pada Sabtu (8/8/2026).

Ia meminta Bupati Bandung Barat, JJ, tidak membiarkan persoalan tersebut berhenti sebagai perbincangan di media sosial.

Menurut Dedy, persoalan menjadi serius karena pegawai yang disorot disebut bekerja pada bidang yang berkaitan dengan pendapatan daerah.

Posisi tersebut, kata dia, menuntut kehati-hatian lebih tinggi karena bersinggungan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Namun, Dedy juga menekankan perlunya pemeriksaan untuk memastikan konteks pembicaraan.

Ia meminta pemerintah tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan percakapan yang beredar.

“Saya melihat ini bukan untuk membangun transparansi dalam pengelolaan keuangan, pengelolaan pendapatan, tetapi lebih pada ingin memperlihatkan style personal,” ujar Dedy.

Dalam siaran langsung yang menjadi sorotan, pegawai tersebut disebut berdialog dengan seorang rekannya.

Dari percakapan itu, muncul pembahasan yang oleh Dedy dipersepsikan seperti membicarakan besaran persentase apabila seseorang membantu suatu pekerjaan.

Jika percakapan tersebut benar berkaitan dengan pekerjaan kedinasan, menurut Dedy, pemerintah perlu menelusuri lebih jauh maksud pembicaraan tersebut. Pemeriksaan juga diperlukan untuk memastikan apakah terdapat tindakan nyata yang berkaitan dengan penerimaan keuntungan, konflik kepentingan, atau bentuk pelanggaran lainnya.

“Dialog yang dilakukan dengan teman sebelahnya memang seperti membicarakan, kalau membantu pekerjaan, berapa persen bagiannya. Tentunya, ini adalah sikap yang mencederai prinsip-prinsip pelayanan, sikap yang mencederai prinsip-prinsip seorang pegawai dalam melaksanakan tata kelola keuangan,” katanya.

Baca juga :  Sambut HUT TNI ke-80, Kodim 1715/Yahukimo Gelar Donor Darah

Polemik ini pada akhirnya tidak cukup dijawab dengan penilaian di ruang publik.

Pemerintah daerah perlu melakukan klarifikasi terhadap pegawai yang bersangkutan, memeriksa rekaman siaran secara utuh, serta memastikan apakah percakapan tersebut memiliki hubungan dengan tugas dan kewenangan kedinasannya.

Langkah tersebut penting untuk membedakan antara percakapan pribadi, candaan, atau pernyataan yang tidak berkaitan dengan pekerjaan dengan tindakan yang benar-benar memiliki konsekuensi terhadap integritas pelayanan publik.

Dedy Desak Pemeriksaan, Sanksi Harus Berdasarkan Bukti

Dedy meminta Bupati Bandung Barat memerintahkan pemeriksaan secara terbuka dan objektif.

Menurut dia, ketegasan pemerintah daerah diperlukan agar dugaan pelanggaran tidak menimbulkan persepsi bahwa aparatur dapat menjalankan aktivitas yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan tanpa pengawasan.

“Saya sudah meminta kepada Bupati Bandung Barat, Bapak JJ, untuk melakukan tindakan tegas. Dilakukan pemeriksaan secara terbuka. Yang kedua, dilakukan hukuman yang bersifat objektif berdasarkan kesalahan yang dibuat,” ujarnya.

Ia mengatakan sanksi tidak boleh diberikan semata-mata karena tekanan publik.

Sebaliknya, hukuman harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan tingkat pelanggaran yang terbukti.

Dedy bahkan meminta pemerintah tidak ragu menjatuhkan sanksi terberat apabila pemeriksaan nantinya menemukan pelanggaran berat yang secara hukum dan administratif memenuhi syarat untuk pemberhentian.

“Andai kata pun harus dilakukan tindakan pemberhentian, lakukanlah demi menjaga marwah Pemerintah Kabupaten Bandung Barat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menempatkan persoalan bukan sekadar pada perilaku seorang pegawai di media sosial, melainkan pada tuntutan terhadap standar integritas aparatur pemerintah.

Aparatur yang menjalankan fungsi pemerintahan memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan publik.

Karena itu, setiap dugaan yang berkaitan dengan pelayanan, pengelolaan pendapatan, maupun potensi keuntungan pribadi perlu ditangani melalui mekanisme pemeriksaan yang jelas.

Baca juga :  Prajurit Hiu Perkasa Gelar Sahur On The Road, Hangatkan Ramadan Kaum Dhuafa

“Saya sering kali lewat ke wilayah Bandung Barat. Memang diperlukan pegawai-pegawai yang memiliki tanggung jawab terhadap layanan pada masyarakat,” kata Dedy.

Ia kembali meminta Bupati Bandung Barat bersikap tegas jika pemeriksaan menemukan bukti pelanggaran.

“Buat Pak JJ, bersikap tegas, jangan pernah ragu,” pungkasnya.

Meski demikian, sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengenai dugaan tersebut maupun langkah pemeriksaan terhadap pegawai yang disorot.

Dugaan pembicaraan mengenai pembagian persentase juga belum dapat disimpulkan sebagai praktik bagi hasil atau pelanggaran kepegawaian.

Hal itu masih membutuhkan verifikasi melalui pemeriksaan resmi.

Konteks utuh siaran langsung, maksud pembicaraan, keterkaitannya dengan tugas kedinasan, serta ada atau tidaknya tindakan nyata setelah percakapan tersebut menjadi bagian penting yang perlu dipastikan.

Pemeriksaan yang transparan sekaligus objektif menjadi jalan untuk menjawab persoalan tersebut.

Jika tidak ditemukan pelanggaran, pemerintah perlu memberikan penjelasan agar tidak terjadi penghakiman terhadap pegawai berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

Sebaliknya, jika ditemukan pelanggaran, pemerintah wajib mengambil tindakan sesuai aturan dan tingkat kesalahannya.

Dengan demikian, persoalan ini tidak berhenti pada viralnya sebuah siaran TikTok.

Yang lebih penting adalah bagaimana Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan standar integritas aparatur tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik tidak terkikis oleh dugaan yang belum teruji.**/Ugm

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Kebun PTPN IV Cot Girek Dijarah, 2.400 Pekerja Kehilangan Penghasilan, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

    Kebun PTPN IV Cot Girek Dijarah, 2.400 Pekerja Kehilangan Penghasilan, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Cot Girek, Aceh, 18 Juni 2026 – Aksi okupasi dan penjarahan di Kebun Cot Girek milik PTPN IV Regional 6 memukul ekonomi ribuan pekerja selama lebih dari enam bulan terakhir. Kejadian tersebut menggerus pendapatan sekitar 2.400 pekerja yang bergantung langsung pada produksi tandan buah segar di area perkebunan tersebut. Selain itu, aksi yang berlangsung sejak […]

  • Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026, PDM Depok Siapkan 29 Titik Salat Ied

    Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026, PDM Depok Siapkan 29 Titik Salat Ied

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    “Muhammadiyah yang menetapkan Idul Fitri lebih awal dibandingkan potensi penetapan pemerintah menjadi perhatian publik setiap tahunnya”

  • TNI Evakuasi Kecelakaan Pesawat Pelita Air

    TNI Evakuasi Kecelakaan Pesawat Pelita Air

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kalimatan Utara – TNI bergerak cepat merespons kecelakaan pesawat milik Pelita Air Service di pegunungan Krayan Timur, Kalimantan Utara. Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 4/Prh bersama Kodim Nunukan langsung menuju lokasi jatuhnya pesawat di Pabetung Remayo, Kabupaten Nunukan. Pesawat Air Tractor AT802 dengan call sign PK-PAA mengangkut dukungan logistik BBM untuk operasional Pertamina dengan rute Tarakan-Long […]

  • Mayor Laut (P) Firman Cahyadi Raih Lulusan Terbaik Akademi AL Rusia

    Mayor Laut (P) Firman Cahyadi Raih Lulusan Terbaik Akademi AL Rusia

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Satu lagi kabar membanggakan datang dari jajaran TNI Angkatan Laut. Mayor Laut (P) Firman Cahyadi, CTMP., CBEI., S.Hub.Int., menorehkan prestasi gemilang di panggung pendidikan militer internasional dengan menyabet gelar lulusan terbaik dalam program Military Educational and Scientific Center of the Navy (MSCN) di Admiral Kusnitsova Naval Academy, Saint Petersburg, Rusia. Program bergengsi yang […]

  • Koorsparik Koopsud II Tanam Padi Bersama Presiden di Gowa

    Koorsparik Koopsud II Tanam Padi Bersama Presiden di Gowa

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Gowa – Di bawah terik matahari pagi, barisan petani, pejabat, dan prajurit berkumpul di sawah Dusun Punaga, Desa Maradekayya. Kolonel Tek Wahyu Adji Susanto, Koordinator Perwira Pemeriksa Inspektorat Koopsud II, mewakili Pangkoopsud II, secara simbolis menanam batang padi bersama Presiden RI Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto—memulai Gerakan Menanam Padi Serentak di 14 provinsi. Presiden Prabowo […]

  • Tua Muda Kompak dan Penuh Warna: Jelang Penutupan TMMD

    Tua Muda Kompak dan Penuh Warna: Jelang Penutupan TMMD

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Kampung Pigapu sedang bersolek! Menjelang penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 oleh Kodim 1710/Mimika, warga dari segala usia tumpah ruah menunjukkan semangat gotong royong yang menginspirasi. Sejak pagi, suasana kampung terasa hidup. Anak-anak muda dan para orang tua kompak bekerja sama: ada yang sibuk merapikan lapangan, ada yang menghiasi jalan dengan […]

expand_less