Minggu, 13 Sep 2026
Beranda » BERITA » Pegawai PPPK Bandung Barat Disorot, Bupati Diminta Usut Percakapan Soal Persentase

Pegawai PPPK Bandung Barat Disorot, Bupati Diminta Usut Percakapan Soal Persentase

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
  • print Cetak

BANDUNG BARAT – Siaran langsung seorang pegawai Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di TikTok menuai sorotan.

Percakapan dalam siaran tersebut diduga menyinggung pembagian persentase terkait pekerjaan.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat diminta segera memeriksa konteks percakapan itu untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran etika, disiplin kepegawaian, atau aturan lain yang mengikat aparatur pemerintah.

Sorotan tersebut disampaikan Dedy Mulyadi pada Sabtu (8/8/2026).

Ia meminta Bupati Bandung Barat, JJ, tidak membiarkan persoalan tersebut berhenti sebagai perbincangan di media sosial.

Menurut Dedy, persoalan menjadi serius karena pegawai yang disorot disebut bekerja pada bidang yang berkaitan dengan pendapatan daerah.

Posisi tersebut, kata dia, menuntut kehati-hatian lebih tinggi karena bersinggungan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Namun, Dedy juga menekankan perlunya pemeriksaan untuk memastikan konteks pembicaraan.

Ia meminta pemerintah tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan percakapan yang beredar.

“Saya melihat ini bukan untuk membangun transparansi dalam pengelolaan keuangan, pengelolaan pendapatan, tetapi lebih pada ingin memperlihatkan style personal,” ujar Dedy.

Dalam siaran langsung yang menjadi sorotan, pegawai tersebut disebut berdialog dengan seorang rekannya.

Dari percakapan itu, muncul pembahasan yang oleh Dedy dipersepsikan seperti membicarakan besaran persentase apabila seseorang membantu suatu pekerjaan.

Jika percakapan tersebut benar berkaitan dengan pekerjaan kedinasan, menurut Dedy, pemerintah perlu menelusuri lebih jauh maksud pembicaraan tersebut. Pemeriksaan juga diperlukan untuk memastikan apakah terdapat tindakan nyata yang berkaitan dengan penerimaan keuntungan, konflik kepentingan, atau bentuk pelanggaran lainnya.

“Dialog yang dilakukan dengan teman sebelahnya memang seperti membicarakan, kalau membantu pekerjaan, berapa persen bagiannya. Tentunya, ini adalah sikap yang mencederai prinsip-prinsip pelayanan, sikap yang mencederai prinsip-prinsip seorang pegawai dalam melaksanakan tata kelola keuangan,” katanya.

Pilihan Editor :  Kodaeral X Didik Kadet Muda Jayapura dalam Persami KKRI

Polemik ini pada akhirnya tidak cukup dijawab dengan penilaian di ruang publik.

Pemerintah daerah perlu melakukan klarifikasi terhadap pegawai yang bersangkutan, memeriksa rekaman siaran secara utuh, serta memastikan apakah percakapan tersebut memiliki hubungan dengan tugas dan kewenangan kedinasannya.

Langkah tersebut penting untuk membedakan antara percakapan pribadi, candaan, atau pernyataan yang tidak berkaitan dengan pekerjaan dengan tindakan yang benar-benar memiliki konsekuensi terhadap integritas pelayanan publik.

Dedy Desak Pemeriksaan, Sanksi Harus Berdasarkan Bukti

Dedy meminta Bupati Bandung Barat memerintahkan pemeriksaan secara terbuka dan objektif.

Menurut dia, ketegasan pemerintah daerah diperlukan agar dugaan pelanggaran tidak menimbulkan persepsi bahwa aparatur dapat menjalankan aktivitas yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan tanpa pengawasan.

“Saya sudah meminta kepada Bupati Bandung Barat, Bapak JJ, untuk melakukan tindakan tegas. Dilakukan pemeriksaan secara terbuka. Yang kedua, dilakukan hukuman yang bersifat objektif berdasarkan kesalahan yang dibuat,” ujarnya.

Ia mengatakan sanksi tidak boleh diberikan semata-mata karena tekanan publik.

Sebaliknya, hukuman harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan tingkat pelanggaran yang terbukti.

Dedy bahkan meminta pemerintah tidak ragu menjatuhkan sanksi terberat apabila pemeriksaan nantinya menemukan pelanggaran berat yang secara hukum dan administratif memenuhi syarat untuk pemberhentian.

“Andai kata pun harus dilakukan tindakan pemberhentian, lakukanlah demi menjaga marwah Pemerintah Kabupaten Bandung Barat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menempatkan persoalan bukan sekadar pada perilaku seorang pegawai di media sosial, melainkan pada tuntutan terhadap standar integritas aparatur pemerintah.

Aparatur yang menjalankan fungsi pemerintahan memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan publik.

Karena itu, setiap dugaan yang berkaitan dengan pelayanan, pengelolaan pendapatan, maupun potensi keuntungan pribadi perlu ditangani melalui mekanisme pemeriksaan yang jelas.

Pilihan Editor :  Posal Manna Gerakkan Bersih Pantai Pasar Bawah

“Saya sering kali lewat ke wilayah Bandung Barat. Memang diperlukan pegawai-pegawai yang memiliki tanggung jawab terhadap layanan pada masyarakat,” kata Dedy.

Ia kembali meminta Bupati Bandung Barat bersikap tegas jika pemeriksaan menemukan bukti pelanggaran.

“Buat Pak JJ, bersikap tegas, jangan pernah ragu,” pungkasnya.

Meski demikian, sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengenai dugaan tersebut maupun langkah pemeriksaan terhadap pegawai yang disorot.

Dugaan pembicaraan mengenai pembagian persentase juga belum dapat disimpulkan sebagai praktik bagi hasil atau pelanggaran kepegawaian.

Hal itu masih membutuhkan verifikasi melalui pemeriksaan resmi.

Konteks utuh siaran langsung, maksud pembicaraan, keterkaitannya dengan tugas kedinasan, serta ada atau tidaknya tindakan nyata setelah percakapan tersebut menjadi bagian penting yang perlu dipastikan.

Pemeriksaan yang transparan sekaligus objektif menjadi jalan untuk menjawab persoalan tersebut.

Jika tidak ditemukan pelanggaran, pemerintah perlu memberikan penjelasan agar tidak terjadi penghakiman terhadap pegawai berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

Sebaliknya, jika ditemukan pelanggaran, pemerintah wajib mengambil tindakan sesuai aturan dan tingkat kesalahannya.

Dengan demikian, persoalan ini tidak berhenti pada viralnya sebuah siaran TikTok.

Yang lebih penting adalah bagaimana Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan standar integritas aparatur tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik tidak terkikis oleh dugaan yang belum teruji.**/Ugm

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Berita Untuk Anda

  • Aksi Pria Pembawa Busur Panah Hebohkan Kelapa Gading, Polisi Bergerak Cepat Amankan Pelaku

    Aksi Pria Pembawa Busur Panah Hebohkan Kelapa Gading, Polisi Bergerak Cepat Amankan Pelaku

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Warga Kelapa Gading dikejutkan oleh kemunculan seorang pria tak dikenal yang berjalan di tengah permukiman sambil membawa busur panah. Insiden yang terjadi di Jalan Hybrida Raya, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Minggu siang (20/4/2025), sempat membuat panik sejumlah warga yang khawatir akan keselamatan mereka. Aksi tak biasa itu segera dilaporkan warga ke layanan […]

  • Jam Komandan di Lanal Simeulue: Danlanal Tekankan Disiplin dan Loyalitas Prajurit Maritim

    Jam Komandan di Lanal Simeulue: Danlanal Tekankan Disiplin dan Loyalitas Prajurit Maritim

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Simeulue – Komandan Pangkalan TNI AL Simeulue, Letkol Laut (P) Oyu Mulia Sukmana, S.T., M.T., M.Tr.Opsla., menggelar Jam Komandan bersama seluruh prajurit Lanal Simeulue di Markas Komando, Desa Lugu, Kecamatan Simeulue Timur, Jumat (25/4/2025). Momen ini dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi, penguatan moral, dan pemantapan komitmen dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia. Di hadapan para prajurit, Danlanal […]

  • Polisi Sterilisasi Gereja Regina Caeli, Pastikan Ibadah Kamis Putih Berlangsung Aman

    Polisi Sterilisasi Gereja Regina Caeli, Pastikan Ibadah Kamis Putih Berlangsung Aman

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Aparat kepolisian mensterilisasi Gereja Regina Caeli di Kapuk Muara, Kamis, 2 April 2026, pukul 10.00 WIB, guna memastikan ibadah Kamis Putih berjalan aman. Tim Gegana Polda Metro Jaya memimpin kegiatan tersebut sebagai langkah preventif menghadapi potensi gangguan keamanan selama rangkaian ibadah berlangsung. Petugas menyisir seluruh area gereja yang berlokasi di Jalan Mediterania […]

  • Bidang Bisnis Terbaik Untuk Pemula

    Bidang Bisnis Terbaik Untuk Pemula

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Tidak ada bisnis yang benar-benar terbaik untuk pemula karena keberhasilan sebuah bisnis tergantung pada banyak faktor, termasuk minat dan kemampuan seseorang, pasar yang tersedia, dan banyak lagi. Namun, ada beberapa bisnis yang lebih mudah untuk dijalankan bagi pemula, seperti menjual produk atau jasa secara online, menjadi dropshipper, atau menjadi freelancer. Selain itu, memulai bisnis dengan […]

  • Segera Dilantik, Tri Adhianto-Harris Bobihoe Diminta Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Bekasi

    Segera Dilantik, Tri Adhianto-Harris Bobihoe Diminta Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Bekasi

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Herry menegaskan bahwa pembentukan tim percepatan pembangunan bukan sekadar formalitas, tetapi juga sebagai bentuk komitmen nyata

  • MBG di Pati Bikin Perut Demo, Ratusan Siswa dan Guru Diduga Keracunan

    MBG di Pati Bikin Perut Demo, Ratusan Siswa dan Guru Diduga Keracunan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Karena menyangkut keselamatan korban dan jumlah penderita ratusan, kasus tersebut masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB)

expand_less