Selasa, 13 Okt 2026
Beranda » BERITA » Kebun PTPN IV Cot Girek Dijarah, 2.400 Pekerja Kehilangan Penghasilan, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun PTPN IV Cot Girek Dijarah, 2.400 Pekerja Kehilangan Penghasilan, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cot Girek, Aceh, 18 Juni 2026 – Aksi okupasi dan penjarahan di Kebun Cot Girek milik PTPN IV Regional 6 memukul ekonomi ribuan pekerja selama lebih dari enam bulan terakhir.

Kejadian tersebut menggerus pendapatan sekitar 2.400 pekerja yang bergantung langsung pada produksi tandan buah segar di area perkebunan tersebut.

Selain itu, aksi yang berlangsung sejak September 2025 juga menimbulkan kerugian negara hingga puluhan miliar rupiah akibat hilangnya hasil panen.

Penjarahan terjadi ketika sekelompok orang mengatasnamakan warga setempat memasuki area kebun dan mengambil hasil produksi secara ilegal.

Mereka memanfaatkan isu berakhirnya masa Hak Guna Usaha sebagai dasar klaim atas lahan perkebunan tersebut.

Akibatnya, aktivitas produksi terganggu dan perusahaan kehilangan kendali atas sebagian wilayah operasionalnya.

Salah satu pekerja, Rusli Cut Ali, mengaku kondisi tersebut sangat memukul ekonomi keluarganya.

“Dulu kami menerima premi panen Rp2 sampai Rp5 juta per bulan, tetapi sekarang tidak ada lagi,” ujar Rusli, Kamis, 18 Juni 2026.

Ia menegaskan kebutuhan hidup tetap berjalan meskipun penghasilan menurun drastis.

“Anak-anak tetap sekolah, kebutuhan rumah tangga tetap ada, tetapi penghasilan kami hilang,” lanjutnya.

Ia berharap pihak berwenang segera menghentikan penjarahan agar kondisi kembali normal.

Produksi Turun, Kerugian Membengkak

Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional 6, Yudi Cahyadi, menyatakan perusahaan telah menempuh berbagai langkah penanganan.

Ia menyebut manajemen melakukan pengamanan internal serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah.

“Kami sudah berulang kali melapor ke polisi dan mengadu ke pemerintah serta DPR,” kata Yudi.

Ia menambahkan perusahaan juga memproses perpanjangan HGU sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, aksi penjarahan tetap berlangsung dan bahkan meluas di sejumlah titik kebun.

Pilihan Editor :  Tiga Bulan Menjabat, Lurah Jatimurni Dorong Penguatan Budaya dan Pelayanan Publik

Data perusahaan menunjukkan luas lahan terdampak mencapai sekitar 3.200 hektare.

Kondisi tersebut menyebabkan kehilangan produksi dalam jumlah besar secara terus-menerus.

“Kerugian hingga awal Juni 2026 mencapai Rp62,6 miliar, di luar kerusakan tanaman hampir Rp1 miliar,” jelas Yudi.

Ia menilai situasi tersebut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam stabilitas sosial masyarakat sekitar.

Menurutnya, sebagian besar warga menggantungkan hidup pada aktivitas perkebunan tersebut.

Yudi menegaskan perusahaan menghindari konflik fisik meskipun tekanan di lapangan terus meningkat.

“Kami ingin penyelesaian secara hukum tanpa benturan, agar semua pihak tetap aman,” ujarnya.

Ia juga mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menghentikan tindakan ilegal tersebut.

Jika kondisi ini terus berlanjut, ia memperingatkan kerugian negara akan semakin besar.

Selain itu, kesejahteraan pekerja dan masyarakat sekitar akan semakin terpuruk.

Perusahaan menyatakan komitmen untuk menjaga aset negara sekaligus memperjuangkan hak pekerja.

Manajemen berharap situasi segera kondusif sehingga produksi dapat kembali normal.

“Kami ingin kebun kembali aman karena setiap hasil panen berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat,” tutup Yudi.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Prajurit Lanal Simeulue Ditekankan Cinta Tanah Air Sebagai Bagian dari Iman

    Prajurit Lanal Simeulue Ditekankan Cinta Tanah Air Sebagai Bagian dari Iman

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Simeulue – Mushola Al-Bashar di Markas Komando Lanal Simeulue tampak khidmat pada Kamis (4/9/2025), saat prajurit TNI Angkatan Laut di jajaran Lanal Simeulue mengikuti kegiatan Kuliah Siraman Rohani (Kauseri) Agama yang digelar secara virtual serentak di seluruh jajaran Koarmada RI. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan rohani prajurit, dengan tujuan memperkuat keimanan, ketakwaan, serta membentuk […]

  • MARFOR Lampung Uji Tempur Perkotaan dan Raid Malam di SGS 2026

    MARFOR Lampung Uji Tempur Perkotaan dan Raid Malam di SGS 2026

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Lampung – Prajurit Marinir peserta Latgabma Super Garuda Shield (SGS) MARFOR-LAMPUNG 2026 menguji kemampuan tempur jarak dekat melalui latihan MOUT dan Raid Malam. Latihan berlangsung di lingkungan Brigif 4 Mar/BS, Lampung, Selasa (8/9/2026), bersama kontingen militer dari negara peserta SGS 2026. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan operasional sekaligus memperkuat interoperabilitas antarunsur pertahanan dalam menghadapi berbagai […]

  • Polisi Tangkap RS, Diduga Terlibat dalam Kasus Penculikan di Jakarta

    Polisi Tangkap RS, Diduga Terlibat dalam Kasus Penculikan di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Upaya panjang tim gabungan Polda Metro Jaya akhirnya membuahkan hasil. Seorang pria berinisial RS berhasil ditangkap di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, setelah diduga kuat terlibat dalam kasus penculikan yang tengah menjadi perhatian publik. Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada Minggu (24/8/2025) dini hari sekitar […]

  • TNI-Polri Jaga Damai Jumat Agung di Puncak Jaya

    TNI-Polri Jaga Damai Jumat Agung di Puncak Jaya

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya, Papua – Di tengah medan tugas yang menantang, prajurit Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 715/Motuliato (Mtl) tak hanya menunjukkan ketangguhan, tapi juga keteladanan dalam menjaga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan. Momen Jumat Agung, Jumat (18/4/2025), dimanfaatkan personel Satgas yang beragama Kristen untuk beribadah dengan khidmat di Gereja Kristen Injili (GKI) Papua, Puncak Jaya. Sementara itu, […]

  • Tasyakuran HUT ke-10 PIPAL, Wujudkan Silaturahmi dan Pengabdian Penuh Keikhlasan

    Tasyakuran HUT ke-10 PIPAL, Wujudkan Silaturahmi dan Pengabdian Penuh Keikhlasan

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat. Bagi Paguyuban Istri Purnawirawan Angkatan Laut (PIPAL), satu dekade perjalanan menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat kebersamaan dan pengabdian. Hal itu tergambar jelas dalam peringatan HUT ke-10 PIPAL yang digelar di Kantor Pusat PIPAL, Jalan Tabah Raya No. 1, Jakarta Utara, Selasa (26/8/2025). Acara tasyakuran berlangsung […]

  • Ruislag Aset Desa Mekarwangi Disorot, Dugaan Pelanggaran Prosedur Mengemuka

    Ruislag Aset Desa Mekarwangi Disorot, Dugaan Pelanggaran Prosedur Mengemuka

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi, 27 Agustus 2025 – Proses ruislag aset tanah Desa Mekarwangi menuai sorotan setelah muncul dugaan pelanggaran prosedur dalam tukar guling. Pemerintah Desa Mekarwangi dan pihak BeFa telah menandatangani kesepakatan, namun realisasi kewajiban pengganti belum sepenuhnya terpenuhi. Kepala Desa Mekarwangi, Subur Rusnadi, mengakui masih menyelesaikan kekurangan dari pihak BeFa terkait tanah pengganti. “Saya masih mengurus […]

expand_less