Jumat, 6 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » DLH Kota Bekasi Sebut Pencemaran Kali Bekasi Diduga Berasal dari Hulu Bogor

DLH Kota Bekasi Sebut Pencemaran Kali Bekasi Diduga Berasal dari Hulu Bogor

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BEKASI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi menyebut hasil uji laboratorium mengindikasikan pencemaran Kali Bekasi yang masuk ke wilayah Kota Bekasi telah terjadi sejak kawasan hulu di Kabupaten Bogor.

Pemerintah daerah kini memperluas penelusuran untuk memastikan sumber pencemar dan pihak yang bertanggung jawab.

Kepala DLH Kota Bekasi Dra. Kiswatiningsih, M.Si., mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan pengambilan dan pengujian sejumlah sampel air di wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor.

“Berdasarkan hasil uji laboratorium, pencemaran yang terjadi di aliran sungai tersebut diduga berasal dari wilayah hulu di Kabupaten Bogor,” kata Kiswatiningsih, Jumat (7/8/2026).

Menurut Kiswatiningsih, DLH Kota Bekasi pertama kali menerima informasi mengenai dugaan pencemaran Kali Bekasi pada 19 Juli 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim DLH Kota Bekasi melakukan penelusuran lapangan pada 20 Juli 2026.

Petugas mengambil sampel air Kali Bekasi untuk mengetahui kondisi kualitas air sekaligus mengidentifikasi karakteristik pencemar yang terkandung di dalamnya.

Penelusuran tidak berhenti di wilayah administrasi Kota Bekasi. DLH kemudian memperluas pemeriksaan hingga wilayah Kabupaten Bogor yang menjadi bagian hulu aliran Kali Bekasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk membandingkan kondisi air di sejumlah titik dan mengetahui apakah karakteristik pencemaran yang ditemukan di Kota Bekasi memiliki kesamaan dengan kondisi air di wilayah hulu.

“Tidak berhenti di wilayah Kota Bekasi, penelusuran kemudian diperluas hingga ke Kabupaten Bogor guna memastikan sumber pencemaran,” ujarnya.

Sampel air dari kedua wilayah selanjutnya diuji di laboratorium. Hasil pengujian menunjukkan adanya kesamaan parameter pencemar pada sampel yang berasal dari wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi.

“Hasil uji laboratorium mengindikasikan bahwa karakteristik sumber pencemarnya memiliki parameter yang sama. Artinya, air yang masuk ke wilayah Kota Bekasi memang sudah dalam kondisi tercemar sejak dari wilayah Kabupaten Bogor,” kata Kiswatiningsih.

Baca juga :  Dari Jayapura ke Sarmi Dankodaeral X Pimpin Arung Samudera

Penelusuran Sumber Pencemar Masih Berlanjut

DLH Kota Bekasi juga membandingkan hasil pengujian sampel yang diambil pada 20 Juli dengan sampel lanjutan pada 22 Juli 2026. Perbandingan tersebut menunjukkan karakteristik pencemaran yang dinilai konsisten pada sampel dari wilayah Kabupaten Bogor maupun Kota Bekasi.

Berdasarkan rangkaian hasil pengujian tersebut, DLH Kota Bekasi menyatakan terdapat indikasi kuat bahwa pencemaran Kali Bekasi berasal dari kawasan hulu di Kabupaten Bogor.

“Berdasarkan hasil pengujian tersebut, DLH Kota Bekasi menyimpulkan bahwa indikasi pencemaran Kali Bekasi berasal dari wilayah hulu yang berada di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Meski demikian, temuan tersebut belum secara otomatis menunjukkan pihak atau kegiatan tertentu sebagai penyebab pencemaran. DLH masih melakukan investigasi untuk mengidentifikasi sumber pencemar secara lebih spesifik.

Pemerintah Kota Bekasi juga perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait di wilayah Kabupaten Bogor. Koordinasi lintas daerah menjadi penting karena aliran sungai tidak mengenal batas administratif sehingga penanganan pencemaran membutuhkan pemeriksaan dari hulu hingga hilir.

DLH Kota Bekasi menyatakan hasil uji laboratorium akan menjadi salah satu dasar dalam memperkuat koordinasi dan menentukan langkah penanganan berikutnya.

Investigasi juga diarahkan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab apabila nantinya ditemukan sumber pencemar tertentu. Pemerintah menyatakan proses tersebut harus didukung bukti teknis dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Investigasi masih terus dilakukan bersama instansi terkait guna memastikan pihak yang bertanggung jawab atas pencemaran serta mendorong penegakan hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup,” kata Kiswatiningsih.

Dengan demikian, dugaan pencemaran Kali Bekasi saat ini masih berada dalam tahap penelusuran. Hasil uji laboratorium memberikan indikasi mengenai lokasi asal pencemaran, tetapi penetapan sumber pencemar dan pihak yang harus bertanggung jawab tetap membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga :  Polda Jabar Ungkap Kasus Pengrusakan dan Pembakaran Kantor Pemerintah

Pemerintah daerah dituntut tidak berhenti pada identifikasi wilayah hulu sebagai lokasi dugaan asal pencemaran. Penelusuran terhadap kegiatan atau sumber yang menghasilkan pencemar menjadi tahapan penting agar penanganan tidak sekadar bersifat sementara, tetapi mampu mencegah pencemaran kembali terjadi di sepanjang aliran Kali Bekasi.**/Ugm

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Safari Bintal TNI AL Perkuat Mental dan Karakter Prajurit Lanal Dumai

    Safari Bintal TNI AL Perkuat Mental dan Karakter Prajurit Lanal Dumai

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dumai – Safari Pembinaan Mental TNI AL memperkuat mental, moral, dan karakter prajurit Lanal Dumai menghadapi dinamika tugas serta perubahan zaman. Kegiatan berlangsung di Gedung Wijaya Kusuma, Mako Lanal Dumai, Kamis (20/8/2026), dengan melibatkan prajurit, PNS, dan Jalasenastri. Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji bersama Ketua Cabang 4 Daerah Kodaeral I Jalasenastri […]

  • Target 8 Kursi DPRD, PAN Kota Bekasi Mulai Merawat Basis Politik

    Target 8 Kursi DPRD, PAN Kota Bekasi Mulai Merawat Basis Politik

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi mulai memperkuat konsolidasi organisasi untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 dengan membidik posisi tiga besar kekuatan politik di Kota Bekasi dan menargetkan perolehan delapan kursi DPRD. Strategi tersebut disiapkan melalui pembenahan struktur organisasi hingga tingkat ranting, penguatan loyalitas kader, serta perluasan komunikasi dengan masyarakat. Ketua Dewan […]

  • Komandan Kodaeral I Sambut Courtesy Call Komandan Lanud Soewondo

    Komandan Kodaeral I Sambut Courtesy Call Komandan Lanud Soewondo

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan – Suasana hangat terasa di VIP Room Markas Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) pada Selasa (16/9/2025). Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., menerima kunjungan kehormatan (Courtesy Call) dari Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Kolonel Pnb Tiopan Hutapea, S.Sos., M.A.P. Kunjungan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus perkenalan Kolonel Tiopan […]

  • Satdik 1 Kodiklatal Tegaskan Zona Integritas

    Satdik 1 Kodiklatal Tegaskan Zona Integritas

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan – Satuan Pendidikan 1 Kodiklatal mengukuhkan komitmen antikorupsi melalui penandatanganan Pakta Zona Integritas di Tanjung Uban, Senin (23/02/2026). Seluruh personel berkumpul dan menunjukkan tekad membangun lingkungan kerja bersih serta profesional. Wakil Komandan Letkol Marinir Edy Effendi memimpin langsung prosesi penandatanganan mewakili Komandan satuan. Ia mengajak prajurit memperkuat integritas dalam setiap pelaksanaan program dan pengelolaan […]

  • Kiriman Air Hulu dan Saluran Terbatas Picu Banjir Sepanjang Jaya

    Kiriman Air Hulu dan Saluran Terbatas Picu Banjir Sepanjang Jaya

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Banjir di Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Kota Bekasi, kini berangsur surut setelah sempat merendam sejumlah wilayah. Namun demikian, kiriman air dari wilayah hulu dan keterbatasan saluran hilir terus memicu munculnya genangan. Lurah Sepanjang Jaya Djunaidi langsung meninjau lapangan untuk memantau dampak banjir di wilayah terdampak. Ia mencatat genangan di RW 9 dan […]

  • Kasus Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru: Keluarga Tuntut Hukuman Terberat

    Kasus Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru: Keluarga Tuntut Hukuman Terberat

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pihak TNI AL melalui Denpomal Banjarmasin memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku

expand_less