Danpusterad Tinjau Proyek Bakti TNI AD di Mentawai, Pastikan Tepat Sasaran
Mentawai – Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad), Mochamad Syafei Kasno, meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan dalam program Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sabtu (20/6/2026). Kunjungan...

Mentawai – Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad), Mochamad Syafei Kasno, meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan dalam program Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sabtu (20/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sasaran fisik yang dikerjakan personel Satuan Tugas (Satgas) Bakti TNI AD berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik pembangunan yang tersebar di wilayah Kepulauan Mentawai.
Program tersebut mencakup rehabilitasi rumah ibadah, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan infrastruktur penghubung, fasilitas pendidikan, hingga sarana kesehatan lingkungan dan penyediaan air bersih.
Dalam agenda tersebut, Danpusterad meninjau rehabilitasi Gereja Elbetel yang berada di Dusun Pogari, Desa Goisoinan.
Selain itu, ia juga melihat langsung progres rehabilitasi RTLH milik Hilarius dan Darlius di Desa Sioban yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Tidak hanya itu, perhatian juga diberikan terhadap pembangunan infrastruktur yang dinilai memiliki dampak strategis bagi mobilitas warga.
Danpusterad meninjau pembangunan jembatan di Dusun Gobik dan Dusun Katiet, Desa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan.
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Kunjungan kerja tersebut juga mencakup rehabilitasi SD Negeri 7 Beriulou yang tengah dikerjakan oleh personel Satgas bersama masyarakat.
Perbaikan fasilitas pendidikan itu diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi para siswa.
Selain sektor pendidikan dan infrastruktur, Danpusterad turut meninjau pembangunan sumur bor di Pastoran Santo Yosef, Desa Sioban.
Sarana tersebut diproyeksikan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dan lingkungan sekitar.
Selanjutnya, rombongan juga melihat pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Desa Beriulou yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sanitasi masyarakat.
Menurut Danpusterad, program Bakti TNI AD untuk Rakyat merupakan implementasi nyata peran TNI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pelayanan publik.
Wujud Kemanunggalan TNI dan Masyarakat
Dalam kesempatan itu, Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno memberikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas Bakti TNI AD yang selama ini bekerja di lapangan bersama masyarakat.
Ia menilai semangat gotong royong yang terbangun menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan penyelesaian berbagai sasaran pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, seluruh pekerjaan diharapkan tetap mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, dan keberlanjutan pemanfaatannya.
“Program Bakti TNI AD untuk Rakyat merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Dalam peninjauan itu, Danpusterad didampingi Direktur Teritorial Pusterad Farouk, Kasubdit Kombak TNI Kolonel Inf Dani, Dandim 0319/Mentawai Bambang Budi Hartanto, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Ibrani Sababalat, serta Danramil Sioban Kapten Inf Baringbing.
Kehadiran pimpinan TNI AD di lokasi pembangunan dinilai menjadi dorongan moral bagi personel Satgas yang tengah menjalankan tugas di lapangan.
Peninjauan tersebut juga menjadi sarana evaluasi untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Program Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan di wilayah terluar Indonesia.
Melalui pembangunan infrastruktur, rehabilitasi sarana pendidikan, rumah ibadah, penyediaan air bersih, serta fasilitas sanitasi, program ini diarahkan untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan berbagai sasaran fisik yang tengah dikerjakan, program tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan dalam waktu dekat, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi pertumbuhan sosial, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat Kepulauan Mentawai.**/Fais









