Jumat, 23 Okt 2026
Beranda » FOTO » Ribuan Ular Dievakuasi, Patriot Fauna Soroti Dampak Kemarau di Bekasi

Ribuan Ular Dievakuasi, Patriot Fauna Soroti Dampak Kemarau di Bekasi

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Musim kemarau yang ditandai dengan meningkatnya suhu udara dalam beberapa pekan terakhir memicu semakin seringnya kemunculan ular di kawasan permukiman warga Kota Bekasi.

Kondisi tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah laporan evakuasi ular yang diterima petugas penyelamatan sepanjang 2026.

Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan penanganan secara mandiri apabila menemukan ular, terutama yang berbisa atau berukuran besar.

Fenomena meningkatnya aktivitas ular di lingkungan permukiman disebut berkaitan dengan perubahan musim yang membuat satwa melata tersebut keluar dari habitat alaminya untuk mencari sumber air, makanan, maupun lokasi yang lebih sejuk.

Situasi ini juga diperkuat oleh data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi yang mencatat ular sebagai satwa liar yang paling banyak dievakuasi selama tahun 2026.

Humas Patriot Fauna Kota Bekasi, Firman Ugama, mengatakan cuaca panas berkepanjangan menjadi faktor utama meningkatnya pergerakan ular ke wilayah yang berdekatan dengan aktivitas manusia.

Menurut Firman, berdasarkan data evakuasi Disdamkarmat Kota Bekasi, sebanyak 1.779 ekor ular telah dievakuasi sepanjang 2026.

Jumlah tersebut menjadi angka evakuasi ular tertinggi dalam dua tahun terakhir.

“Cuaca yang sangat panas membuat ular keluar dari habitat alaminya untuk mencari tempat yang lebih teduh, sumber air, dan mangsa. Karena itu masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat membersihkan pekarangan atau area yang jarang tersentuh,” kata Firman, Jumat (1/8/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah lokasi di lingkungan permukiman memiliki potensi tinggi menjadi tempat persembunyian ular.

Di antaranya saluran air, kebun yang ditumbuhi semak lebat, tumpukan barang bekas, gudang yang jarang dibersihkan, hingga kandang ternak.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi habitat sementara yang ideal karena menyediakan tempat berlindung sekaligus sumber makanan bagi ular, terutama keberadaan tikus yang populasinya cukup tinggi di lingkungan padat penduduk.

Pilihan Editor :  Gensa Adalah Website Berbagi Informasi Menarik

Firman menegaskan masyarakat sebaiknya tidak mencoba menangkap, mengusir, apalagi membunuh ular secara mandiri.

Selain berisiko memicu serangan dari satwa tersebut, tindakan tanpa keahlian juga dapat membahayakan keselamatan warga.

“Apabila menemukan ular berbisa maupun berukuran besar, masyarakat diminta segera menghubungi petugas penyelamat atau komunitas penanganan satwa liar agar evakuasi dilakukan secara aman dan profesional,” ujarnya.

Selain menghubungi petugas, warga juga diminta mengamankan lokasi dengan menjaga jarak dari ular serta memastikan anak-anak maupun hewan peliharaan tidak mendekati area tersebut hingga proses evakuasi selesai dilakukan.

Upaya Pencegahan dan Pentingnya Menjaga Predator Alami

Patriot Fauna Kota Bekasi turut mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah-langkah pencegahan agar lingkungan rumah tidak menjadi habitat yang menarik bagi ular selama musim kemarau.

Beberapa langkah yang disarankan antara lain memangkas rumput dan semak yang terlalu rimbun, membersihkan tumpukan material atau barang bekas, menutup lubang yang berpotensi menjadi sarang ular, serta mengendalikan populasi tikus yang menjadi sumber makanan utama reptil tersebut.

Firman menekankan bahwa ular pada dasarnya bukan satwa yang agresif terhadap manusia.

Serangan umumnya terjadi ketika ular merasa terancam atau terpojok.

“Ular pada dasarnya tidak menyerang manusia jika tidak merasa terancam. Langkah terbaik adalah menjaga jarak, mengamankan lokasi, lalu segera melaporkan kepada petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman,” katanya.

Lebih lanjut, Patriot Fauna Kota Bekasi berharap meningkatnya kesadaran masyarakat dapat meminimalkan konflik antara manusia dan satwa liar selama musim kemarau.

Di sisi lain, keselamatan masyarakat tetap harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian satwa yang memiliki peran penting dalam keseimbangan ekosistem.

Firman juga menyoroti pentingnya menjaga keberadaan predator alami ular di alam.

Pilihan Editor :  PWI Bekasi Raya Gelar Tasyakuran: Akhiri Dualisme, Teguhkan Persatuan Wartawan

Menurutnya, perburuan biawak secara masif berpotensi mengganggu keseimbangan rantai makanan sehingga populasi ular semakin sulit dikendalikan.

“Untuk menekan ular yang semakin banyak masuk ke rumah, baik ular berbisa maupun ular lilit, salah satu caranya adalah menghentikan perburuan biawak secara masif. Jika predator alaminya terus diburu, maka ke depan populasi ular akan semakin sulit dikendalikan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penanganan kasus gigitan ular berbisa masih memiliki keterbatasan.

Menurutnya, ketersediaan serum antibisa ular di Indonesia belum mencakup seluruh jenis ular berbisa dan umumnya hanya tersedia di rumah sakit rujukan berskala besar.

Karena itu, Firman menilai langkah pencegahan tetap menjadi upaya paling efektif dibandingkan penanganan setelah terjadi insiden.

Ia mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan ular di sekitar permukiman.

Dengan meningkatnya laporan evakuasi ular sepanjang tahun ini, kewaspadaan warga dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya korban akibat konflik antara manusia dan satwa liar, tanpa mengabaikan upaya pelestarian ekosistem yang menjadi habitat alami reptil tersebut.**/Red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • TNI AL Bantu Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Bencana

    TNI AL Bantu Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Bencana

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan — TNI Angkatan Laut melalui Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam misi kemanusiaan. Pada Sabtu (29/11/2025), Kodaeral I melaksanakan proses embarkasi bantuan pangan dari Pemerintah Kota Langsa untuk warga yang terdampak bencana. Kegiatan berlangsung di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Sumatera Utara, dengan dukungan penuh dari prajurit KRI SSA-378. […]

  • Pasmar 3 Resmikan Lapangan Multifungsi dan Fitnes Center

    Pasmar 3 Resmikan Lapangan Multifungsi dan Fitnes Center

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dispen Kormar Sorong — Semangat kebersamaan dan optimisme menyelimuti Kesatrian Marinir Agoes Soebekti, Mako Pasmar 3, Sorong, Papua Barat Daya, Senin (22/9/2025). Komandan Pasmar 3 Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat M. meresmikan dua fasilitas kebanggaan baru: Lapangan Multifungsi dan Fitnes Center Pasmar 3. Dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, Brigjen Andi Rahmat, didampingi Ketua Korcab […]

  • Car Free Day Lanud Sultan Hasanuddin Hadirkan Drum Band SD Angkasa 1 Mandai

    Car Free Day Lanud Sultan Hasanuddin Hadirkan Drum Band SD Angkasa 1 Mandai

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar — Suasana akhir pekan di Lanud Sultan Hasanuddin terasa semakin hidup dan penuh energi. Kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar di sepanjang Jl. Dakota dan terpusat di Lapangan Angkasa Lanud Sultan Hasanuddin, Minggu (16/11/2025), menjadi magnet bagi masyarakat Maros dan sekitarnya untuk berolahraga, bersantai, sekaligus menikmati hiburan keluarga. Pada pelaksanaan minggu ini, CFD […]

  • ASI Perah Bisa Dibawa Sebagai Stok Makanan Bayi, Ini Cara Aman Menyimpannya

    ASI Perah Bisa Dibawa Sebagai Stok Makanan Bayi, Ini Cara Aman Menyimpannya

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Penyimpanan ASI perah dan MPASI yang tepat sangat penting untuk menjaga kandungan gizi dan keamanannya bagi bayi

  • Apel Gelar Kendaraan Kodaeral X: Tegaskan Kendaraan Dinas sebagai Aset Negara yang Wajib Terawat

    Apel Gelar Kendaraan Kodaeral X: Tegaskan Kendaraan Dinas sebagai Aset Negara yang Wajib Terawat

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Jayapura, 29 Desember 2025 – Komandan Kodaeral X Mayjen TNI (Mar) Werijon, M.Han., CIQnR., CIQaR., memimpin apel gelar kendaraan sekaligus memeriksa seluruh kendaraan dinas Kodaeral X di Lapangan Apel Kodaeral X. Melalui kegiatan ini, beliau langsung memastikan kesiapan sarana pendukung tugas serta memperkuat pembinaan satuan. Selanjutnya, Dankodaeral X meninjau kelengkapan administrasi, menilai kondisi […]

  • Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar di Jakut dan Jakbar

    Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar di Jakut dan Jakbar

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Polda Metro Jaya kembali menggelar Patroli Skala Besar pada Rabu sore (8/10/2025). Sebanyak 119 personel gabungan dari berbagai satuan kerja (satker) dikerahkan untuk menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Kegiatan yang dipimpin Panit Patko Ditsamapta Polda Metro Jaya, Iptu Muamin, […]

expand_less