Hercules TNI AU Bawa 500 Koli APD untuk Perkuat Penanganan Karhutla Kalsel
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banjarbaru – Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara A-1328 kembali mendarat di Lanud Sjamsudin Noor, Sabtu, 5 September 2026.
Pesawat tersebut membawa 500 koli Alat Pelindung Diri (APD) dari Kementerian Pertahanan RI dan dua koli masker dari Puskes TNI AU.
Bantuan itu disiapkan untuk memperkuat keselamatan serta kesiapan personel yang bertugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.
Setibanya di apron Lanud Sjamsudin Noor, petugas langsung menerima seluruh bantuan untuk selanjutnya menyiapkannya menuju kebutuhan operasional lapangan.
Ketersediaan perlengkapan keselamatan menjadi penting karena personel menghadapi paparan asap, panas, dan medan yang menantang selama penanganan karhutla.
Keselamatan Personel Jadi Prioritas
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan keselamatan personel harus menjadi prioritas selama pelaksanaan tugas.
Menurut dia, APD dan masker memiliki peran penting dalam melindungi personel selama menjalankan tugas di lapangan.
Dukungan perlengkapan tersebut juga membantu personel bekerja secara maksimal tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan.
Dengan demikian, dukungan logistik tidak hanya menyangkut kebutuhan operasional, tetapi juga perlindungan bagi personel yang menghadapi kondisi lapangan.
Lanud Sjamsudin Noor juga memastikan dukungan transportasi udara dan penerimaan logistik berjalan sesuai kebutuhan penanganan karhutla.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi perlengkapan menuju wilayah yang membutuhkan dukungan tambahan.
Perkuat Sinergi Antarunsur
Menurut Hilman, Lanud Sjamsudin Noor akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur terkait dalam penanganan karhutla.
Koordinasi mencakup Kementerian Pertahanan, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur lain yang terlibat dalam penanganan di Kalimantan Selatan.
Sinergi tersebut diperlukan agar kebutuhan operasional dapat terpenuhi secara cepat ketika kondisi lapangan membutuhkan tambahan logistik.
Dalam situasi karhutla, dukungan transportasi udara memiliki peran strategis untuk mempercepat pergerakan perlengkapan dari satu wilayah menuju daerah terdampak.
Kehadiran Hercules A-1328 kembali memperlihatkan fungsi dukungan udara dalam menjaga kesinambungan operasi penanganan karhutla.
Pesawat angkut tersebut membawa perlengkapan yang langsung berkaitan dengan keselamatan personel selama menjalankan tugas.
Selain memperkuat kesiapan, distribusi APD dan masker juga menunjukkan perhatian terhadap risiko kesehatan yang muncul selama operasi.
Paparan asap dan panas dapat menambah tantangan bagi personel yang bekerja di sekitar lokasi karhutla.
Karena itu, ketersediaan perlengkapan pelindung menjadi bagian penting dalam menjaga kemampuan personel menjalankan tugas.
Logistik Bergerak Bersama Operasi
Penanganan karhutla membutuhkan lebih dari sekadar pengerahan personel dan kegiatan pemadaman.
Ketersediaan perlengkapan keselamatan, dukungan logistik, transportasi, serta koordinasi antarlembaga turut menentukan kelancaran operasi.
Dalam konteks tersebut, Lanud Sjamsudin Noor menjadi salah satu bagian dari rantai dukungan udara bagi penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.
Bantuan dari Kementerian Pertahanan dan Puskes TNI AU kemudian bergerak melalui jalur udara untuk mendukung kebutuhan di lapangan.
Sebanyak 500 koli APD dan dua koli masker menjadi bagian dari dukungan yang dikirim melalui Hercules A-1328.
Langkah itu sekaligus memperkuat kesiapan unsur yang bertugas menghadapi karhutla dengan kondisi lingkungan yang penuh tantangan.
Melalui dukungan logistik tersebut, TNI AU menunjukkan peran dalam membantu memastikan kebutuhan operasional penanganan karhutla tersedia secara tepat waktu.
Upaya itu diharapkan memperkuat keselamatan personel sekaligus menjaga efektivitas penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.
Penulis Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi
