Kamis, 1 Okt 2026
Beranda » BERITA » Bekasi Benahi Angkot, Trayek Ditata Ulang dan Armada Diremajakan

Bekasi Benahi Angkot, Trayek Ditata Ulang dan Armada Diremajakan

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi memastikan akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap angkutan kota (angkot) melalui peremajaan armada dan penataan ulang trayek.

Kebijakan tersebut disampaikan Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai bagian dari transformasi transportasi publik agar lebih tertata, efisien, dan terintegrasi dengan sistem transportasi massal yang berkembang di wilayah penyangga ibu kota itu.

Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menyatakan langkah tersebut diambil karena banyak trayek angkot yang dinilai sudah tidak lagi relevan dengan pola mobilitas masyarakat saat ini.

Evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap rute-rute yang tumpang tindih dan dinilai tidak efektif secara operasional.

“Kita akan lakukan peremajaan angkot secara bertahap. Bukan hanya kendaraannya yang diperbaiki, tapi sistem operasional dan trayeknya juga kita tata ulang,” ujar Zeno, Senin (23/2/2026).

Menurut Zeno, kondisi eksisting menunjukkan sejumlah trayek saling bersinggungan dan berebut penumpang di ruas jalan yang sama.

Situasi tersebut tidak hanya memicu persaingan tidak sehat antar pengemudi, tetapi juga berdampak pada kemacetan serta ketidakteraturan lalu lintas.

Ia menegaskan, evaluasi akan dilakukan dengan pendekatan rasional dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Trayek yang sudah tidak efektif berpotensi digabung, dipendekkan, atau diperpanjang sesuai dengan hasil kajian teknis Dishub.

“Trayek yang sudah tidak efektif akan kita evaluasi. Bisa saja ada penggabungan jalur, pemendekan, atau perpanjangan trayek supaya tidak saling berebut penumpang dan lebih rasional secara operasional,” katanya.

Pembenahan tersebut, lanjut Zeno, bukan bertujuan menghapus keberadaan angkot. Sebaliknya, pemerintah ingin menghidupkan kembali peran angkot sebagai bagian penting dalam sistem transportasi perkotaan.

Dishub menilai angkot masih memiliki potensi besar jika dikelola dengan sistem yang lebih modern, tertib, dan terintegrasi.

Pilihan Editor :  KDM Minta Wali Kota Bekasi Pecat Oknum Dishub Diduga Peras Sopir

“Kita ingin angkot tetap eksis. Tapi eksis dengan sistem yang lebih baik, lebih aman, nyaman, dan terintegrasi dengan moda transportasi lain,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, peremajaan armada menjadi aspek krusial.

Dishub akan mendorong pembaruan kendaraan secara bertahap guna meningkatkan standar keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Meski belum merinci skema pembiayaan maupun jadwal implementasi, Zeno memastikan proses akan dilakukan bertahap dan terukur.

Integrasi dengan Moda Transportasi Massal

Zeno menjelaskan, arah kebijakan pembenahan angkot sejalan dengan penguatan konektivitas antarmoda di Kota Bekasi.

Angkot akan diarahkan berfungsi sebagai pengumpan (feeder) menuju simpul transportasi massal, sehingga mobilitas warga menjadi lebih efisien.

Konsep integrasi ini dinilai penting mengingat Kota Bekasi merupakan wilayah penyangga dengan mobilitas komuter tinggi menuju dan dari Jakarta.

Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan transportasi massal seperti LRT Jabodebek dan layanan KRL Commuter Line di wilayah Bekasi terus berlangsung.

Menurut Dishub, tanpa sistem pengumpan yang tertata, kehadiran moda transportasi massal tersebut tidak akan optimal.

Banyak warga masih bergantung pada kendaraan pribadi untuk menjangkau stasiun atau halte, sehingga tujuan mengurangi kemacetan belum sepenuhnya tercapai.

“Konsepnya integrasi. Angkot menjadi penghubung dari permukiman ke titik-titik transportasi massal. Jadi masyarakat tidak perlu lagi bergantung pada kendaraan pribadi untuk mobilitas harian,” kata Zeno.

Ia menambahkan, pembenahan ini juga diharapkan berdampak pada peningkatan minat masyarakat menggunakan transportasi umum.

Selama ini, citra angkot kerap dikaitkan dengan kondisi armada yang kurang layak, waktu tunggu tidak pasti, serta rute yang tidak jelas.

Melalui penataan ulang dan peningkatan standar pelayanan, pemerintah berharap persepsi tersebut dapat berubah.

Secara lebih luas, kebijakan ini juga diklaim sebagai bagian dari upaya mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas udara.

Pilihan Editor :  Polsek Cabangbungin Perketat Pengamanan Wilayah

Kota Bekasi selama ini menghadapi tekanan lalu lintas akibat pertumbuhan kendaraan pribadi yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan.

Namun demikian, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada pelaksanaan di lapangan.

Penataan trayek berpotensi menimbulkan resistensi dari sebagian pengemudi atau pemilik armada yang terdampak perubahan rute.

Karena itu, Dishub perlu memastikan proses sosialisasi dan dialog dengan para pemangku kepentingan berjalan terbuka dan transparan.

Zeno memastikan pihaknya akan melibatkan berbagai unsur, termasuk organisasi angkutan dan pemilik kendaraan, dalam proses evaluasi.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan ini bukan semata-mata penataan administratif, melainkan bagian dari reformasi sistem transportasi perkotaan.

“Kita ingin transportasi publik di Kota Bekasi semakin tertib, modern, dan benar-benar menjadi pilihan utama warga,” ujarnya.

Dengan rencana peremajaan armada dan penataan ulang trayek tersebut, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan angkot tidak lagi dipandang sebagai moda transportasi konvensional yang tertinggal, melainkan sebagai elemen penting dalam ekosistem transportasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Kapolres Metro Bekasi Kota Hadiri Kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dalam Rangka TMMD Ke-122 T.A 2024

    Kapolres Metro Bekasi Kota Hadiri Kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dalam Rangka TMMD Ke-122 T.A 2024

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Dani Hamdani S.I.K M.P.M, menghadiri kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-122 Tahun Anggaran 2024 di Kodim 0507/Bekasi, Kelurahan Jatiluhur, Rabu (9/10/2024). Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara diselenggarakan Kodim 0507/Bekasi dengan dengan hadirnya narasumber Letkol […]

  • Harga Daging Sapi di Bekasi Tembus Rp160 Ribu per Kg Jelang Lebaran

    Harga Daging Sapi di Bekasi Tembus Rp160 Ribu per Kg Jelang Lebaran

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    “Situasi ini menuntut respons cepat dari seluruh pemangku kepentingan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa tekanan harga”

  • Pemkab Sumedang Siapkan Strategi Besar, Pajak Minerba Jadi Andalan PAD

    Pemkab Sumedang Siapkan Strategi Besar, Pajak Minerba Jadi Andalan PAD

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang semakin serius menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan mineral bukan logam dan batuan (Minerba). Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldula, bersama Sekretaris Daerah Tuti Ruswati dan jajaran perangkat daerah, menggelar rapat strategis untuk mengoptimalkan penerimaan pajak Minerba di Ruang Rapat Wakil Bupati, Senin (24/3/2025). Dalam rapat tersebut, hadir […]

  • Brimob Polda Metro Jaya Hadir Humanis Kawal Aksi Unjuk Rasa Damai di Monas

    Brimob Polda Metro Jaya Hadir Humanis Kawal Aksi Unjuk Rasa Damai di Monas

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Brimob Polda Metro Jaya bersama TNI, Polres Metro Jakarta Pusat, serta unsur terkait melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025). Aksi pertama berlangsung di Silang Selatan Monas, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, sekitar pukul 12.50 WIB. Massa aksi dari Gerakan Rakyat untuk Damai berjumlah sekitar 500 orang dengan […]

  • Take Over Mobil Lesing, Solusi Untuk Kredit Macet

    Take Over Mobil Lesing, Solusi Untuk Kredit Macet

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2023
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Apakah kamu sedang mengalami masalah dalam membayar cicilan mobil lesing? Jangan khawatir, karena ada solusi terbaik yang bisa kamu terapkan yaitu dengan menggunakan layanan Take Over Mobil. kita akan membahas lebih dalam mengenai solusi ini, serta mengapa ini bisa menjadi solusi terbaik untuk mengembalikan uang DP. Take Over Mobil adalah suatu solusi yang bisa kamu gunakan […]

  • Panglima TNI Tegaskan Revisi UU TNI Tetap Jaga Prinsip Demokrasi dan Supremasi Sipil

    Panglima TNI Tegaskan Revisi UU TNI Tetap Jaga Prinsip Demokrasi dan Supremasi Sipil

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) disusun untuk memperkuat profesionalisme prajurit, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi dan supremasi sipil. Hal tersebut disampaikan dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Pa Sahli Tk-III Bidang Banusia Panglima TNI, Mayjen TNI (Mar) Suherlan, saat memimpin […]

expand_less