Perkuat Organisasi, Asri Hadi Diangkat Jadi Dewan Pembina AMKI
Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat periode 2025–2030, Dadang Rachmat, memperkuat struktur organisasi dengan mengangkat Drs. Asri Hadi, M.A. sebagai Dewan Pembina. Dadang mengambil langkah tersebut...

Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat periode 2025–2030, Dadang Rachmat, memperkuat struktur organisasi dengan mengangkat Drs. Asri Hadi, M.A. sebagai Dewan Pembina.
Dadang mengambil langkah tersebut setelah Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) AMKI Pusat 2026 menetapkannya sebagai ketua umum.
RALB berlangsung di Graha Cartic, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (19/8/2026), sekaligus menandai awal kepengurusan baru AMKI.
Penguatan struktur tersebut menjadi bagian dari agenda Dadang untuk meningkatkan kapasitas organisasi menghadapi perubahan cepat industri media.
Asri Hadi memiliki pengalaman di bidang media massa, akademik, dan organisasi sosial yang dinilai relevan dengan kebutuhan AMKI.
Selain itu, Asri Hadi juga menjalankan tugas sebagai Dewan Redaksi Indonews.id dan aktif dalam berbagai kegiatan organisasi.
Kehadiran Asri dalam Dewan Pembina diharapkan memberikan gagasan, pengalaman, serta perspektif strategis bagi pengembangan AMKI.
Dadang menilai pengalaman tersebut dapat membantu AMKI memperkuat organisasi sekaligus memperluas kontribusinya terhadap perkembangan industri media nasional.
“Dengan bergabungnya Pak Asri Hadi di AMKI, kami berharap organisasi ini semakin maju, solid, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar,” ujar Dadang.
Hadapi Perubahan Industri Media
Menurut Dadang, perkembangan teknologi telah mengubah pola produksi, distribusi, hingga konsumsi informasi masyarakat.
Karena itu, organisasi media membutuhkan kemampuan adaptasi sekaligus tata kelola yang profesional untuk menghadapi perubahan tersebut.
Konvergensi media cetak, elektronik, digital, dan multimedia juga menuntut pelaku industri memperkuat kolaborasi serta inovasi.
“AMKI membutuhkan dukungan berbagai pihak yang memiliki pengalaman dan pemahaman terhadap dinamika industri media,” kata Dadang.
Ia menilai kolaborasi dengan tokoh media, akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat memperkuat peran AMKI.
Selain itu, kepengurusan baru akan mendorong komunikasi yang lebih luas dengan berbagai organisasi media dan pemangku kepentingan.
Langkah tersebut diharapkan membuka ruang pertukaran gagasan sekaligus memperluas kerja sama dalam menghadapi tantangan industri media.
Dadang juga menegaskan AMKI harus mampu menjadi wadah bersama bagi perusahaan dan pelaku industri media konvergensi.
“AMKI harus menjadi rumah bersama bagi para pelaku industri media konvergensi,” tegasnya.
Ia menambahkan, organisasi membutuhkan tata kelola yang profesional, transparan, solid, serta berorientasi pada manfaat nyata bagi anggota.
Asri Hadi Diharapkan Perkuat Pembinaan
Sementara itu, masuknya Asri Hadi ke jajaran Dewan Pembina diharapkan memperkuat fungsi pembinaan dalam struktur organisasi AMKI.
Pengalaman Asri sebagai praktisi media dan akademisi dinilai dapat memberikan perspektif strategis dalam penyusunan program organisasi.
Perspektif tersebut menjadi semakin penting ketika industri pers menghadapi perubahan teknologi dan pergeseran perilaku masyarakat dalam memperoleh informasi.
Karena itu, Dewan Pembina diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif terhadap arah pengembangan AMKI.
Dadang menegaskan penguatan struktur organisasi menjadi salah satu agenda awal setelah dirinya memperoleh mandat melalui RALB.
Ia mengajak seluruh jajaran pengurus mengutamakan profesionalisme, integritas, kolaborasi, dan kepentingan organisasi dalam menjalankan tugas.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bekerja bersama. Saya berharap seluruh pengurus memberikan sumbangsih pemikiran dan tenaga untuk membesarkan AMKI,” ujarnya.
Menurut Dadang, soliditas internal menjadi modal penting agar AMKI mampu menjalankan program secara konsisten dan terukur.
Selain memperkuat struktur internal, AMKI juga perlu membangun hubungan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan industri media.
Dengan masuknya Asri Hadi sebagai Dewan Pembina, kepengurusan Dadang berharap AMKI memiliki tambahan kekuatan dalam menghadapi dinamika industri media nasional.
Penguatan tersebut juga diharapkan memperluas ruang kolaborasi, meningkatkan profesionalisme organisasi, dan memberikan manfaat konkret bagi anggota.
Pada akhirnya, AMKI menargetkan peran yang lebih kuat sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan pengembangan industri media konvergensi Indonesia di era digital.










