Sabtu, 24 Okt 2026
Beranda » BERITA » Kali Bekasi Menghitam, Pemkot Telusuri Dugaan Limbah dari Hulu

Kali Bekasi Menghitam, Pemkot Telusuri Dugaan Limbah dari Hulu

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menelusuri penyebab perubahan warna air menjadi hitam pada salah satu aliran sungai di wilayahnya.

Pemkot Bekasi menduga perubahan tersebut dapat berkaitan dengan aktivitas pembuangan limbah dari wilayah hulu, namun dugaan itu masih harus dibuktikan melalui penelusuran dan pemeriksaan oleh instansi berwenang.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengatakan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) untuk mencari sumber perubahan warna air tersebut.

“Kita sekarang sudah konsultasikan ke teman-teman LH dan BPSDA untuk coba menyusuri, telusuri lagi ini dari mana sumbernya,” kata Abdul Harris, Kamis (20/8/2026).

Menurut Abdul Harris, kondisi air yang berubah menjadi hitam perlu mendapat perhatian serius.

Terlebih, perubahan warna tersebut terjadi ketika debit air justru sedang menurun.

“Karena ini kan airnya berkurang. Kalau berkurang kok jadi hitam, ini kelihatannya ada pembuangan,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah belum menyimpulkan bahwa perubahan warna air tersebut secara pasti disebabkan oleh pembuangan limbah.

Pemkot Bekasi masih melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber pencemar serta memastikan faktor yang menyebabkan perubahan kondisi air.

Penelusuran menjadi penting karena aliran sungai yang melintasi wilayah Kota Bekasi dapat menerima dampak aktivitas dari daerah hulu.

Pemerintah Kota Bekasi membuka kemungkinan sumber persoalan berada di wilayah Kabupaten Bogor.

Kondisi tersebut membuat penanganan pencemaran sungai tidak dapat hanya mengandalkan kewenangan satu daerah.

Pemkot Bekasi perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi teknis di wilayah yang berada di sepanjang aliran sungai.

Pemkot Bekasi Akui Terbatas Kewenangan

Abdul Harris mengatakan, Pemkot Bekasi tidak memiliki kewenangan untuk melakukan intervensi langsung terhadap aktivitas industri yang berada di wilayah Kabupaten Bogor.

Pilihan Editor :  Temuan Obat Kedaluwarsa Berulang, DPRD Kota Bekasi Soroti Sistem Pengawasan Dinkes

Pengawasan dan tindakan terhadap kegiatan usaha di wilayah tersebut menjadi kewenangan pemerintah daerah serta instansi terkait sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita tidak bisa intervensi langsung ke pabrik-pabrik di sana. Itu adalah kewenangan di Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Karena itu, Pemkot Bekasi memilih memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan instansi terkait untuk mengetahui titik awal persoalan.

Penelusuran dari wilayah hilir ke hulu diharapkan dapat membantu mengidentifikasi sumber perubahan warna air.

Pemerintah juga perlu memastikan apakah terdapat aktivitas pembuangan limbah yang menyebabkan kualitas air menurun atau terdapat faktor lain yang memengaruhi kondisi sungai.

Kepastian tersebut harus didasarkan pada pemeriksaan teknis dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Jika hasil pemeriksaan menemukan adanya aktivitas pembuangan limbah yang melanggar ketentuan, penanganan dan penindakan menjadi kewenangan instansi yang memiliki yurisdiksi terhadap sumber pencemaran tersebut.

Sebaliknya, apabila pemeriksaan menunjukkan penyebab lain, pemerintah dapat menentukan langkah penanganan berdasarkan hasil kajian teknis. Dengan demikian, dugaan pencemaran tidak berhenti pada perubahan warna air, tetapi harus dilanjutkan dengan pengujian kualitas air dan penelusuran sumber secara menyeluruh.

Persoalan tersebut juga menunjukkan pentingnya pengawasan kualitas lingkungan secara lintas wilayah. Sungai tidak mengikuti batas administratif pemerintahan. Aktivitas di wilayah hulu dapat memengaruhi kondisi lingkungan dan masyarakat yang berada di wilayah hilir.

Abdul Harris menegaskan perlunya koordinasi antardaerah dalam menangani persoalan tersebut. Menurut dia, pencemaran sungai dapat menimbulkan dampak yang meluas karena aliran air bergerak melewati batas wilayah administratif.

“Mengingat persoalan pencemaran sungai tidak mengenal batas administratif dan dampaknya dapat dirasakan masyarakat di wilayah hilir,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Pemkot Bekasi masih menunggu hasil penelusuran bersama instansi terkait untuk memastikan sumber dan penyebab perubahan warna air. Pemerintah perlu menyampaikan hasil pemeriksaan secara terbuka agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai kondisi sungai serta langkah penanganan yang akan dilakukan.

Pilihan Editor :  Polsek Cabangbungin Gencarkan Patroli Dialogis
Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Dandim 1715/Yahukimo Hadiri HUT ke-23 Kabupaten Yahukimo dan Natal

    Dandim 1715/Yahukimo Hadiri HUT ke-23 Kabupaten Yahukimo dan Natal

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Yahukimo – Suasana penuh sukacita dan kekeluargaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Yahukimo yang dirangkaikan dengan Natal Bersama Korpri, TNI/Polri, dan masyarakat di Kantor Bupati Yahukimo, Distrik Dekai, Kamis (11/12/2025). Komandan Kodim 1715/Yahukimo, Letkol Inf Didiet Trilaksono, S.M., M.H.I., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Acara dibuka dengan ibadah Natal yang berlangsung khidmat, kemudian […]

  • Panglima TNI Sambut Kedatangan Presiden RI Prabowo Usai Kunjungan Diplomatik ke Timur Tengah

    Panglima TNI Sambut Kedatangan Presiden RI Prabowo Usai Kunjungan Diplomatik ke Timur Tengah

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan sambutan hangat kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (15/4/2025), setelah Presiden menyelesaikan lawatan diplomatik ke lima negara di Timur Tengah. Presiden Prabowo melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan para pemimpin negara sahabat di Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, Qatar, […]

  • Satsiber TNI Gelar Latihan Siber 2025: Perkuat Pertahanan Digital Nasional

    Satsiber TNI Gelar Latihan Siber 2025: Perkuat Pertahanan Digital Nasional

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Agustus 2025 – Tantangan keamanan di era digital terus berkembang pesat. Menjawab kebutuhan itu, Satuan Siber (Satsiber) TNI menggelar Latihan Siber TNI Tahun Anggaran 2025 yang mengusung tema “Komando Tugas Gabungan Siber TNI Menyelenggarakan Operasi Siber di Ruang Digital Dalam Rangka Mendukung Operasi Gabungan TNI”. Latihan yang berlangsung di GOR A. Yani, Mabes […]

  • Ribuan Keluarga di Bekasi Terima Bansos PKH dan Sembako Tahap I

    Ribuan Keluarga di Bekasi Terima Bansos PKH dan Sembako Tahap I

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan program bansos ini dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat

  • Rumah TMMD Sorong Selatan Hampir Rampung, Warga Segera Tempati

    Rumah TMMD Sorong Selatan Hampir Rampung, Warga Segera Tempati

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong Selatan – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan hampir menuntaskan pembangunan rumah Tipe 36 semi permanen di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Minggu (2/8/2026). Memasuki H+17 atau hari ke-18 pelaksanaan TMMD, pembangunan telah mencapai tahap akhir. Rumah tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD […]

  • Patroli Polsek Penjaringan Diperketat, Polisi Tekan Tawuran dan Kejahatan Jalanan

    Patroli Polsek Penjaringan Diperketat, Polisi Tekan Tawuran dan Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara, 11 April 2026 – Polsek Metro Penjaringan mengintensifkan patroli malam melalui KRYD untuk menekan tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan di sejumlah titik rawan. Kegiatan dimulai pukul 23.50 WIB hingga dini hari dengan menyasar kawasan strategis yang selama ini memiliki potensi gangguan kamtibmas. Sebanyak 14 personel turun langsung dalam operasi tersebut di bawah […]

expand_less