Nurdin Barok Melayat ke Rumah Duka, Warga Apresiasi Kepedulian Kepala Desa
KABUPATEN BEKASI – Kepala Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Nurdin Barok, menghadiri rumah duka salah seorang warga di Perumahan Kirana Cibitung Blok M, Desa Wanajaya, Selasa (14/7/2026). Kehadiran orang...

KABUPATEN BEKASI – Kepala Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Nurdin Barok, menghadiri rumah duka salah seorang warga di Perumahan Kirana Cibitung Blok M, Desa Wanajaya, Selasa (14/7/2026).
Kehadiran orang nomor satu di tingkat desa tersebut menjadi bentuk empati dan kepedulian pemerintah desa terhadap warganya yang tengah mengalami musibah.
Nurdin Barok datang untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam kesempatan itu, ia mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Wanajaya, saya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya salah satu warga kami. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Nurdin Barok di rumah duka.
Kehadiran kepala desa di tengah suasana duka disambut baik oleh keluarga maupun warga sekitar.
Bagi masyarakat, kehadiran pemimpin desa pada momen seperti ini bukan sekadar menjalankan tugas pemerintahan, melainkan juga menunjukkan kepedulian sosial yang nyata.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitas lengkapnya dan hanya memperkenalkan diri sebagai RD mengatakan, kehadiran Nurdin Barok memberikan kesan positif karena tetap meluangkan waktu di tengah kesibukannya sebagai kepala desa.
“Alhamdulillah, sosok kepala desa benar-benar menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Di tengah kesibukannya, beliau masih menyempatkan hadir untuk melayat warganya yang meninggal dunia. Kehadiran beliau saat masyarakat sedang berduka menjadi bentuk perhatian yang sangat dirasakan,” kata RD.
Menurutnya, hubungan emosional antara pemimpin dan masyarakat dapat terbangun melalui tindakan sederhana namun bermakna, seperti hadir ketika warga mengalami musibah.
Senada dengan itu, Ketua RT setempat, Sigit Supriyanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Desa Wanajaya yang dinilai memberikan teladan bagi seluruh aparatur pemerintahan di tingkat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa Wanajaya yang telah meluangkan waktunya untuk datang melayat salah satu warga kami. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata bahwa pemerintah desa dekat dengan masyarakat dan memiliki kepedulian terhadap warganya,” ujar Sigit.
Kehadiran Pemimpin Dinilai Perkuat Kedekatan dengan Warga
Dalam kehidupan bermasyarakat, tradisi takziah atau melayat merupakan salah satu bentuk penghormatan terakhir kepada warga yang meninggal dunia sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kehadiran pemimpin wilayah pada momen tersebut juga dinilai memiliki makna simbolis bahwa pemerintah hadir tidak hanya dalam urusan administrasi dan pelayanan publik, tetapi juga dalam berbagai peristiwa sosial kemasyarakatan.
Warga berharap sikap yang ditunjukkan Kepala Desa Wanajaya dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Menurut mereka, perhatian yang diberikan pemimpin pada saat warga mengalami kesedihan mampu mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, doa bersama juga dipanjatkan agar almarhum memperoleh ampunan atas segala khilaf semasa hidupnya serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Warga juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi masa berkabung.
Kehadiran Kepala Desa Wanajaya di rumah duka menjadi salah satu bentuk implementasi nilai kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat desa.
Selain menyampaikan belasungkawa, momentum tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dengan masyarakat di lingkungan Perumahan Kirana Cibitung.
Peristiwa tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri keluarga almarhum, kerabat, tetangga, serta sejumlah warga sekitar yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Hingga prosesi takziah selesai, suasana berlangsung penuh rasa duka, kebersamaan, dan saling menguatkan antarwarga.**/Risdy













