Pembangunan SMP Negeri di Mustikasari Ditargetkan Mulai 2027, Ini Kata Sarwin
- account_circle Firman Ugm
- calendar_month 53 menit yang lalu
- print Cetak

BEKASI – Ketiadaan gedung sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, menjadi sorotan dalam Reses III Tahun 2026 anggota DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, Sabtu (10/10/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung di RW 04 Kelurahan Mustikasari tersebut, Sarwin mendesak Pemerintah Kota Bekasi memastikan rencana pembangunan SMP negeri di wilayah itu masuk dalam agenda pembangunan yang jelas, termasuk kepastian perencanaan dan pelaksanaan pada 2027.
Ketua Fraksi Golkar Solidaritas DPRD Kota Bekasi itu menilai kebutuhan sekolah negeri di Mustikasari perlu mendapat perhatian serius seiring perkembangan wilayah dan kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pendidikan yang memadai.
“Mustikasari termasuk salah satu kelurahan yang belum memiliki gedung SMP negeri. Kami akan mendorong agar pembangunan SMP negeri ini bisa segera terealisasi,” kata Sarwin.
Ia berharap pembangunan sekolah tersebut dapat dimulai pada 2027. Sarwin juga menyebut pihaknya memperoleh informasi mengenai rencana pembangunan SMP Negeri 61 di wilayah Mustikasari.
“Mudah-mudahan pada 2027 pembangunan SMP negeri di Mustikasari sudah bisa dimulai. Kami mendengar informasi akan ada pembangunan SMPN 61 untuk wilayah ini,” ujarnya.
Meski demikian, rencana pembangunan tersebut masih membutuhkan kepastian lebih lanjut. Informasi mengenai rencana pendirian SMP Negeri 61 belum dengan sendirinya memastikan proyek akan dimulai pada 2027.
Kejelasan status perencanaan, penetapan lokasi, alokasi anggaran, serta jadwal pelaksanaan menjadi sejumlah aspek penting yang perlu dipastikan Pemerintah Kota Bekasi agar kebutuhan pendidikan warga tidak terus tertunda.
Bagi masyarakat Mustikasari, keberadaan SMP negeri di wilayah sendiri diharapkan dapat memperluas akses terhadap pendidikan negeri. Namun, realisasi kebutuhan tersebut bergantung pada tindak lanjut konkret pemerintah daerah terhadap rencana yang telah disampaikan.
Selain persoalan pendidikan, warga juga menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur lingkungan dalam reses tersebut.
Usulan Jalan dan Saluran Air Telah Direalisasikan
Sarwin menyebut dua usulan warga yang disampaikan dalam reses sebelumnya telah direalisasikan pada 2026, yakni pengecoran jalan lingkungan dan pembangunan saluran air menggunakan konstruksi U-Ditch.
Ketua RW 04 Kelurahan Mustikasari, Nurjan, membenarkan bahwa kedua pekerjaan tersebut telah dilaksanakan di wilayahnya.
Menurut Nurjan, pengecoran Jalan Gardu yang menembus Jalan Air Mancur telah dilakukan sepanjang 200 meter. Sementara itu, pembangunan saluran air mencapai 94 meter.
“Alhamdulillah, usulan yang kami sampaikan telah terealisasi tahun ini melalui perjuangan Pak Sarwin. Pengecoran Jalan Gardu menembus Jalan Air Mancur sepanjang 200 meter dan saluran air sepanjang 94 meter,” kata Nurjan.
Ia berharap usulan masyarakat yang kembali dihimpun melalui Reses III Tahun 2026 juga memperoleh tindak lanjut dari pemerintah daerah.
Nurjan menilai pengawalan aspirasi diperlukan agar kebutuhan pembangunan di tingkat lingkungan dapat dipenuhi secara bertahap sesuai prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
“Kami berharap Pak Sarwin terus mengawal usulan-usulan yang kami sampaikan agar bisa terealisasi, sehingga wilayah Kelurahan Mustikasari semakin berkembang dan pembangunan berjalan lebih baik,” tuturnya.
Persoalan belum tersedianya SMP negeri di Mustikasari menjadi salah satu kebutuhan pembangunan yang memerlukan perhatian berkelanjutan. Berbeda dengan usulan infrastruktur yang telah direalisasikan, rencana pembangunan sekolah masih membutuhkan kejelasan mengenai tahapan dan kepastian pelaksanaannya.
Pemerintah Kota Bekasi diharapkan dapat memberikan informasi terbuka mengenai perkembangan rencana pembangunan SMP negeri tersebut, termasuk kepastian target 2027 dan langkah yang telah disiapkan untuk merealisasikannya.
Dengan demikian, aspirasi yang disampaikan warga melalui forum reses tidak berhenti pada pencatatan kebutuhan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan yang terukur dan dapat dipantau masyarakat.
FAQ Seputar Pembangunan SMP Negeri di Mustikasari
Apa persoalan pendidikan yang disoroti di Kelurahan Mustikasari, Kota Bekasi?
Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, belum memiliki gedung SMP negeri. Kebutuhan fasilitas pendidikan tersebut menjadi salah satu aspirasi warga dalam Reses III Tahun 2026.
Siapa yang mendorong pembangunan SMP negeri di Mustikasari?
Sarwin Edi Saputra, Ketua Fraksi Golkar Solidaritas DPRD Kota Bekasi, mendorong Pemerintah Kota Bekasi agar memastikan rencana pembangunan SMP negeri di Mustikasari ditindaklanjuti.
Kapan pembangunan SMP negeri di Mustikasari diharapkan dimulai?
Sarwin berharap pembangunan SMP negeri di Mustikasari dapat dimulai pada 2027. Namun, kepastian pelaksanaan masih memerlukan kejelasan perencanaan, anggaran, lokasi, dan jadwal pembangunan.
Apakah SMP Negeri 61 direncanakan dibangun di Mustikasari?
Sarwin menyampaikan bahwa pihaknya mendengar informasi mengenai rencana pembangunan SMP Negeri 61 di wilayah Mustikasari. Status dan kepastian realisasi rencana tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada Pemerintah Kota Bekasi.
Apa pembangunan lingkungan yang telah direalisasikan di RW 04 Mustikasari?
Menurut Ketua RW 04 Mustikasari, Nurjan, pengecoran Jalan Gardu yang menembus Jalan Air Mancur telah dilaksanakan sepanjang 200 meter, disertai pembangunan saluran air sepanjang 94 meter.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Firman Ugm
Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

