Informasi

Abi Hurairah Purna Tugas: Menutup Pengabdian di Garis Depan Pelayanan Darurat

Abi Hurairah Purna Tugas: Menutup Pengabdian di Garis Depan Pelayanan Darurat – Foto Istimewa

Kota Bekasi – Menjelang masa purna bakti, Abi Hurairah menutup perjalanan panjang pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara (ASN) dengan mengakhiri tugas sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi.

Jabatan tersebut menjadi penugasan terakhir Abi Hurairah setelah hampir tiga dekade berkiprah di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, terutama di sektor pelayanan publik dan kedaruratan.

Dalam kesempatan itu, ia merefleksikan perjalanan karier yang dijalaninya sejak usia muda hingga mendekati masa pensiun.

Ia menyebut pengabdian sebagai ASN bukan sekadar profesi, melainkan pilihan hidup yang menuntut konsistensi, disiplin, dan kesiapsiagaan tanpa henti.

“Saya tidak pernah benar-benar menikmati usia muda dalam arti bersantai. Ritme kerja dan tanggung jawab itu sudah menjadi bagian hidup sejak awal,” ujarnya.

Abi Hurairah menempuh pendidikan dasar di Bandung dan melanjutkan pendidikan menengah di Indramayu.

Setelah lulus dari SMA Negeri Sindang Indramayu pada 1985, ia memilih jalur pemerintahan dengan menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), kemudian melanjutkan studi di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta Selatan.

Bekal pendidikan tersebut menjadi fondasi awal perjalanan karier birokrasi yang dijalaninya.

Karier Abi Hurairah di Pemerintah Kota Bekasi dimulai pada 1997.

Sejak itu, ia dipercaya menduduki berbagai jabatan kewilayahan dan struktural, mulai dari lurah, sekretaris kecamatan, kepala bidang, hingga camat di sejumlah wilayah.

Salah satu capaian yang masih diingatnya adalah keberhasilan Kelurahan Bojong Rawalumbu meraih penghargaan sebagai juara pertama kelurahan percontohan tingkat Provinsi Jawa Barat.

Setelah menuntaskan penugasan di tingkat kewilayahan, Abi Hurairah dipercaya mengemban jabatan strategis lain, antara lain sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Bekasi.

Baca juga :  Unlocking the Secret: The Medicinal Properties of Indonesian Spices

Pada fase akhir kariernya, ia ditugaskan memimpin Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi selama sekitar satu tahun tujuh bulan.

Di bawah kepemimpinannya, Abi Hurairah menekankan bahwa tugas pemadam kebakaran tidak lagi terbatas pada pemadaman api.

Fungsi penyelamatan, evakuasi, dan respons terhadap berbagai kondisi darurat menjadi bagian penting dari pelayanan Disdamkarmat kepada masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan standar waktu tanggap atau response time maksimal 15 menit sebagaimana diatur dalam standar operasional prosedur (SOP).

Namun, ia mengakui implementasi di lapangan masih kerap menghadapi kendala, seperti kemacetan lalu lintas, akses jalan sempit, serta rendahnya kesadaran sebagian pengguna jalan terhadap kendaraan darurat.

Selain aspek operasional, Abi Hurairah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik rumah tangga.

Berdasarkan data internal, sekitar 54 persen kejadian kebakaran di Kota Bekasi disebabkan oleh korsleting listrik.

Ia juga menilai tantangan ke depan akan semakin kompleks, seiring berkembangnya teknologi, termasuk munculnya kendaraan listrik yang membutuhkan metode penanganan kebakaran berbeda serta kesiapan sumber daya manusia dan sarana pendukung yang memadai.

Menjelang purna tugas, Abi Hurairah menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan dan mentor yang selama ini memberikan arahan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Ia berharap penguatan aspek pencegahan dan keselamatan dapat menjadi kesadaran bersama masyarakat.

“Pencegahan selalu lebih baik daripada penanganan. Masyarakat perlu memastikan instalasi listrik di rumah aman dan sesuai standar,” katanya.

Setelah pensiun, Abi Hurairah mengaku berencana mengisi waktu dengan kegiatan sederhana di luar birokrasi, seperti mengurus pertanian dan menyalurkan hobi memancing.

Dengan berakhirnya masa tugas di Disdamkarmat, ia menutup satu bab panjang pengabdian sebagai ASN, sekaligus meninggalkan jejak pengabdian di sektor pelayanan darurat Kota Bekasi.**/Ugm

Simak berita dan artikel pilihan Gensa Media Indonesia langsung dari WhatsApp Channel, klik disini : "https://whatsapp.com/GensaClub" dan pastikan kamu memiliki aplikasi WhatsApp yaa.
Sebelumnya

Launching Dua Posyandu Baru di Rawalumbu, Pemerintah Dorong Penguatan Layanan

Selanjutnya

Lanal Dumai Sambut Tim Wasrik Itjen Koarmada RI

Firman Ugm
Penulis

Firman Ugm

Gensa Media Indonesia